Uncategorized
Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo: Saya Bangga Dengan Provinsi Jatim Yang Mempunyai Perusahaan Eskpor di Lamongan
Polres Kediri Kota,- Pada hari Kamis 6 Mei 2021, personel gabungan dari Pemerintah Provinsi, TNI, Polri (Polda Jatim), melaksanakan pelaksanaan pengamanan rombongan Presiden Republik Indonesia. Joko Widodo, saat melakukan peninjauan Fasilitas Ekspor Undang Vannamei di PT. Bumi Menara Internusa (BMI), Lamongan, Jawa Timur.
Dalam giat tersebut selain dihadiri langsung oleh Presiden RI, hadir juga Menteri Sekretaris Negara RI, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Direktur Marketing PT. BMI, Forkopimda Jawa Timur, Dandim 0812 Lamongan, Kapolres Lamongan dan Bupati Lamongan.
Presiden RI beserta rombongan didampingi Forkopimda Jatim, sebelum melaksanakan peninjauan di PT. Bumi Menara Internusa (BMI). Melakukan sholat dzuhur berjamaah terlebih dahulu.
Usai melaksanakan sholat, Presiden RI melanjutkan peninjauan Fasilitas Ekspor Undang Vannamei di PT. Bumi Menara Internusa (BMI), Lamongan yang dipandu oleh Aris Utama, selaku Direktur Marketing PT. BMI.
Saat meninjau Fasilitas Ekspor Undang Vannamei di PT. Bumi Menara Internusa (BMI). Presiden Joko Widodo menyebutkan, bahwa dirinya bangga dengan Provinsi Jawa Timur, dimana mempunyai perusahaan Ekspor, seperti di Kabupaten Lamongan.
Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan berakhir, yang kemudian Presiden RI beserta rombongan didampingi Forkopimda Jatim menuju ke lokasi Kunjungan selanjutnya yaitu Pengolahan Sampah Energi Listrik Tempat Pemrosesan Akhir (PSEL TPA) di Benowo, Surabaya.
Peristiwa
Sungai Kresek Mengering dan Berbau, Polsek Kediri Kota Minta Pedagang Tidak Buang Limbah Daging ke Sungai
Kediriselaludihati.com – Keluhan warga mengenai bau tidak sedap dari limbah sisa pengolahan daging dan ayam di Sungai Kresek, kawasan Pasar Ngaglik, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, mendapat perhatian aparat kepolisian dan pemerintah kelurahan. Petugas gabungan tiga pilar turun langsung ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, pada Selasa (13/10/2026).
Bau tersebut dikeluhkan warga di lingkungan RW 10, sekitar Pasar Ngaglik. Berdasarkan laporan yang diterima petugas, sisa lemak dan limbah pengolahan daging diduga masuk ke aliran Sungai Kresek.
Kondisi sungai yang sedang mengering menyebabkan sisa limbah tertinggal dan ikut mengering di dasar sungai sehingga menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan sekitar.
Menanggapi keluhan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H., bersama unsur tiga pilar melaksanakan sambang dan pengecekan lingkungan sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan melibatkan Lurah Dandangan, Babinsa, Kasi Ketenteraman, Ketertiban dan Sosial Kelurahan Dandangan, serta para penjual daging dan ayam di kawasan tersebut.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa kehadiran petugas merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai gangguan kenyamanan lingkungan akibat bau limbah.
“Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan bersama tiga pilar menindaklanjuti laporan warga RW 10 terkait bau dari sisa lemak dan pengolahan daging di Sungai Kresek. Kondisi sungai yang mengering menyebabkan sisa limbah tertinggal dan menimbulkan bau di sekitar lingkungan,” kata Kompol Bowo.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog dengan para pedagang daging dan ayam untuk menyampaikan pentingnya pengelolaan limbah yang tidak mengganggu lingkungan.
Pedagang diimbau agar tidak membuang sisa pengolahan daging maupun lemak langsung ke sungai.
Petugas juga meminta agar limbah yang telah tertinggal di aliran sungai segera diangkat atau dibersihkan untuk mengurangi bau yang dikeluhkan warga.
“Kami mengimbau agar sisa limbah pengolahan daging dan ayam tidak langsung dibuang ke sungai. Limbah yang saat ini tertinggal juga diminta segera diangkat atau dibersihkan supaya tidak menimbulkan bau bagi masyarakat sekitar,” kata Bowo.
Persoalan limbah pengolahan daging perlu mendapat perhatian karena sisa bahan organik, termasuk lemak dan potongan jaringan hewan, dapat menimbulkan bau ketika mengalami proses pembusukan.
Kondisi aliran sungai yang berkurang atau mengering juga dapat memperburuk keadaan karena material yang tertinggal tidak terbawa aliran air.
Apabila limbah dibuang secara terus-menerus, penumpukan material berpotensi mengganggu kebersihan saluran dan kualitas lingkungan.
Namun, penyebab pasti pencemaran, tingkat dampak lingkungan, serta pihak yang bertanggung jawab tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi yang berwenang.
Laporan Polsek Kediri Kota belum menyebutkan adanya pengambilan sampel air, pengujian kualitas lingkungan, maupun pemeriksaan teknis terhadap sistem pembuangan limbah usaha di kawasan Pasar Ngaglik.
Belum ada pula keterangan mengenai volume limbah yang ditemukan atau jumlah pedagang yang diduga membuang sisa pengolahan daging ke Sungai Kresek.
Karena itu, kegiatan yang dilakukan aparat masih berupa tindak lanjut keluhan warga, penyampaian imbauan, dan permintaan pembersihan limbah.
Persoalan tersebut juga menunjukkan pentingnya pengawasan pengelolaan limbah usaha di kawasan pasar dan permukiman.
Pelaku usaha pengolahan maupun penjualan daging perlu memastikan sisa kegiatan usahanya ditangani dengan benar dan tidak langsung dibuang ke badan air.
Sementara itu, pemerintah kelurahan dan instansi teknis terkait memiliki peran dalam melakukan pembinaan serta menindaklanjuti persoalan lingkungan sesuai kewenangan masing-masing.
Keterlibatan tiga pilar dalam penanganan keluhan warga menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan masyarakat melalui komunikasi langsung.
Selain menyampaikan imbauan kepada pedagang, aparat juga berupaya menjaga agar persoalan lingkungan tersebut tidak berkembang menjadi perselisihan antara warga dan pelaku usaha.
Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada 10 hingga 21 Oktober 2026.
Meski bukan penugasan khusus dalam operasi tersebut, kegiatan sambang Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam penanganan persoalan lingkungan, komunikasi antara warga, pelaku usaha, pemerintah kelurahan, dan aparat keamanan diperlukan agar keluhan dapat ditindaklanjuti tanpa menimbulkan gangguan ketertiban.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan penyampaian imbauan di lingkungan Pasar Ngaglik berlangsung aman dan kondusif.
“Kegiatan berjalan aman dan kondusif,” kata Bowo.
Meski demikian, laporan kepolisian belum memastikan apakah seluruh limbah yang dikeluhkan warga telah dibersihkan atau apakah bau di sekitar Sungai Kresek sudah berhasil diatasi.
Tindak lanjut pembersihan dan pengelolaan limbah menjadi hal penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi dan kenyamanan warga di sekitar Pasar Ngaglik dapat terjaga. (res/an)
Peristiwa
Cegah Curanmor dan Kejahatan Jalanan, Polsek Kediri Kota Sisir Lima Titik Rawan Aktivitas Masyarakat Melalui Patroli
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota, Polres Kediri Kota, menggelar patroli keamanan dan ketertiban masyarakat di lima lokasi pusat aktivitas ekonomi, pada Selasa (13/10/2026). Petugas menyasar pusat perbelanjaan, perbankan, kawasan parkir, toko emas, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, terutama pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor atau kejahatan 3C.
Patroli yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang menitikberatkan upaya penanggulangan tindak kriminalitas dan peningkatan keamanan masyarakat.
Lima lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain, Golden Swalayan, Maybank di Jalan Hayam Wuruk, area parkir Jalan Dhoho, Toko Emas Mulia, serta SPBU di Jalan Sersan Suharmaji, Kota Kediri.
Kegiatan melibatkan lima personel Polsek Kediri Kota dan dipimpin Iptu Murdijono selaku perwira pengawas bersama Aiptu Dwi Sasongko sebagai perwira pengendali.
Tiga personel lainnya adalah Aiptu Hendrik K., Aiptu Bintoro, dan Aiptu Mahardika.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa patroli dilaksanakan untuk memperkuat pengawasan di sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat dan transaksi ekonomi.
“Patroli harkamtibmas kami laksanakan di pusat perbelanjaan, perbankan, kawasan parkir, toko emas, dan SPBU. Kegiatan ini untuk mengantisipasi kejahatan 3C sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Kompol Bowo.
Di Golden Swalayan, petugas melakukan patroli sambang untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman.
Kehadiran polisi di pusat perbelanjaan menjadi bagian dari langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di tempat yang dikunjungi masyarakat.
Sementara itu, di Maybank Jalan Hayam Wuruk, petugas berdialog dengan satuan pengamanan atau satpam bank.
Polisi mengingatkan petugas keamanan yang melakukan pergantian sif agar tetap memperhatikan kondisi lingkungan bank, termasuk memeriksa ruang anjungan tunai mandiri (ATM).
Pengawasan ruang ATM menjadi salah satu perhatian karena fasilitas tersebut digunakan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan secara mandiri.
Petugas keamanan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar area perbankan.
“Petugas memberikan imbauan kepada satpam bank, khususnya saat pergantian sif, agar selalu mengecek kondisi ruang ATM dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan,” kata Bowo.
Patroli kemudian menyasar area parkir di Jalan Dhoho, salah satu kawasan aktivitas perdagangan di pusat Kota Kediri.
Di lokasi tersebut, polisi berdialog dengan juru parkir dan menyampaikan imbauan agar meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang dititipkan masyarakat.
Kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor menjadi salah satu fokus dalam patroli tersebut.
Juru parkir diingatkan untuk memperhatikan situasi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Selain pengawasan oleh petugas parkir, pemilik kendaraan juga perlu meningkatkan keamanan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan serta tidak meninggalkan kunci pada kendaraan.
Sasaran patroli berikutnya adalah Toko Emas Mulia.
Di tempat tersebut, polisi melakukan dialog dengan karyawan toko dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kemungkinan tindak kriminalitas.
Toko emas menjadi salah satu lokasi yang memerlukan perhatian keamanan karena aktivitas usahanya berkaitan dengan barang bernilai tinggi.
Petugas mengimbau karyawan untuk tetap memperhatikan situasi sekitar dan meningkatkan komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Patroli juga dilakukan di SPBU Jalan Sersan Suharmaji.
Selain memantau situasi keamanan, petugas melakukan pengecekan terkait ketersediaan stok bahan bakar minyak bagi masyarakat.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari pemantauan pelayanan di fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari.
Namun, laporan Polsek Kediri Kota tidak merinci jumlah persediaan BBM maupun jenis bahan bakar yang diperiksa.
Karena itu, kegiatan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan besaran stok atau ketahanan pasokan BBM di SPBU tersebut.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan patroli dialogis menjadi salah satu langkah kepolisian untuk membangun kewaspadaan bersama antara petugas keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Petugas berdialog dengan juru parkir untuk mengantisipasi curanmor, mengingatkan karyawan toko emas agar waspada terhadap pelaku kejahatan, serta memantau keamanan dan pelayanan masyarakat di SPBU,” kata Bowo.
Patroli tersebut berlangsung pada hari keempat pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan mulai 10 hingga 21 Oktober 2026.
Operasi Sikat Semeru diarahkan pada penanganan tindak kriminalitas, terutama kejahatan yang menjadi sasaran operasi, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Langkah pencegahan melalui patroli di pusat aktivitas ekonomi menjadi salah satu upaya yang sejalan dengan tujuan menjaga keamanan selama periode operasi.
Meski demikian, laporan Polsek Kediri Kota tidak secara khusus menyebutkan patroli tersebut sebagai penugasan dalam struktur Operasi Sikat Semeru 2026.
Kegiatan itu dilaporkan sebagai patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau harkamtibmas, dengan fokus mengantisipasi kejahatan 3C.
Melalui patroli dialogis, kepolisian berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kriminalitas.
Petugas keamanan bank, juru parkir, dan karyawan toko memiliki peran penting dalam mengamati kondisi lingkungan kerja masing-masing.
Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya dugaan tindak kriminalitas, masyarakat dapat segera menghubungi kantor kepolisian terdekat atau layanan Polisi 110.
Polsek Kediri Kota juga memantau situasi lalu lintas selama kegiatan patroli berlangsung.
Berdasarkan laporan kegiatan, situasi keamanan di lima lokasi yang disambangi tetap kondusif dan arus lalu lintas terpantau lancar.
“Selama pelaksanaan patroli, situasi kamtibmas aman dan kondusif serta arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kediri Kota berjalan lancar,” kata Bowo.
Tidak terdapat laporan mengenai penangkapan tersangka, pengungkapan kasus, maupun kejadian kriminalitas selama patroli berlangsung.
Melalui pengawasan di pusat perbelanjaan, bank, kawasan parkir, toko emas, dan SPBU, Polsek Kediri Kota berupaya memperkuat langkah pencegahan kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)
Peristiwa
Cegah Penyimpangan Bantuan RTLH 2026, Polsek Kediri Kota Pantau Empat Rumah Warga dan Dampingi Pengajuan Perlinsos
Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Kediri Kota, Polres Kediri Kota, melakukan pemantauan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026 di Kelurahan Ringinanom dan Ngadirejo, sekaligus membantu masyarakat Kelurahan Setonopande mengajukan bantuan sosial melalui layanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara daring, pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang melibatkan Bhabinkamtibmas, pemerintah kelurahan, pendamping program, dan unsur tiga pilar tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran bantuan pemerintah, mengantisipasi potensi penyimpangan, serta memperkuat komunikasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa pendampingan di lapangan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar warga.
Di Kelurahan Ringinanom, Bhabinkamtibmas Aipda Eko Prayitno bersama Lurah Ringinanom dan pendamping RTLH melakukan pengecekan pengerjaan rumah milik Hary Dwianto di lingkungan RT 01 RW 01.
Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut bertujuan untuk memantau pelaksanaan program bantuan perbaikan rumah tahun 2026 sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyimpangan.
“Bhabinkamtibmas Kelurahan Ringinanom bersama lurah dan pendamping RTLH melaksanakan sambang serta pengecekan pengerjaan bantuan rumah tidak layak huni tahun 2026 untuk mengantisipasi penyimpangan,” kata Kompol Bowo.
Selain melakukan pemantauan pekerjaan, petugas menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada warga agar situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Pada hari yang sama, kegiatan serupa berlangsung di Kelurahan Ngadirejo dengan menyasar tiga rumah warga penerima bantuan RTLH dari Pemerintah Kota Kediri.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngadirejo Aiptu Bekti Purwanto bersama unsur tiga pilar dan tim pelaksana mengunjungi rumah Wahyu di RT 03 RW 07, Feri di RT 03 RW 03, serta Jefri di RT 06 RW 02.
Kunjungan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB untuk memantau pelaksanaan bantuan sekaligus membangun komunikasi dengan keluarga penerima manfaat.
Petugas juga mengajak warga menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman.
“Di Kelurahan Ngadirejo, Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar dan tim pelaksana menyambangi tiga warga penerima bantuan RTLH dari Pemerintah Kota Kediri. Kami juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap guyub rukun dan menjaga keamanan lingkungan,” kata Bowo.
Dari dua kegiatan tersebut, sedikitnya empat rumah warga menjadi sasaran kunjungan dan pemantauan aparat di Kelurahan Ringinanom dan Ngadirejo.
Program RTLH merupakan upaya perbaikan kondisi hunian masyarakat agar rumah yang ditempati dapat memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal yang lebih layak.
Dalam pelaksanaannya, pemantauan diperlukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan bantuan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Namun, laporan kepolisian belum merinci nilai bantuan yang diterima masing-masing warga, sumber pembiayaan program di Ringinanom, persentase kemajuan pekerjaan, maupun jadwal penyelesaiannya.
Tidak terdapat pula laporan mengenai temuan penyimpangan dalam kegiatan pengecekan tersebut.
Dengan demikian, pengawasan yang dilakukan Bhabinkamtibmas masih bersifat preventif dan tidak menunjukkan adanya kasus penyalahgunaan bantuan.
Sementara itu, pelayanan kepada masyarakat juga dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri.
Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas melaksanakan sambang di lingkungan RW 03 Kelurahan Setonopande untuk membantu warga mengajukan bantuan sosial melalui layanan Perlinsos secara online.
Pendampingan tersebut dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh akses terhadap proses pengajuan secara daring.
Selain membantu pengajuan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat setempat.
“Di Kelurahan Setonopande, Bhabinkamtibmas membantu warga dalam proses pengajuan bantuan sosial secara online melalui Perlinsos, sekaligus menyampaikan imbauan agar keamanan lingkungan tetap terjaga,” kata Bowo.
Pendampingan pengajuan bantuan sosial menjadi penting terutama bagi warga yang memerlukan bantuan dalam mengakses layanan digital.
Meski demikian, pengajuan melalui sistem daring tidak serta-merta menjamin seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan.
Setiap permohonan tetap harus mengikuti mekanisme pemeriksaan data, persyaratan, dan penetapan penerima sesuai ketentuan program yang berlaku.
Laporan Polsek Kediri Kota belum menyebutkan jumlah warga yang dibantu dalam proses pengajuan Perlinsos maupun hasil verifikasi permohonan tersebut.
Rangkaian kegiatan di tiga kelurahan itu berlangsung pada hari keempat Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan mulai 10 hingga 21 Oktober 2026.
Operasi Sikat Semeru berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Sementara itu, kegiatan pemantauan RTLH dan pendampingan pengajuan bantuan sosial merupakan tugas pelayanan serta pembinaan masyarakat yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas.
Laporan kepolisian tidak menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan penugasan khusus dalam Operasi Sikat Semeru 2026.
Namun, kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang dapat mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan dengan memperkuat komunikasi antara aparat dan warga.
Melalui kunjungan langsung, Bhabinkamtibmas dapat memperoleh informasi mengenai kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas.
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif mengawasi pelaksanaan program bantuan pemerintah dan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan penyimpangan melalui saluran pengaduan yang berwenang.
Setiap dugaan pelanggaran tetap harus diperiksa berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa seluruh kegiatan Bhabinkamtibmas di Ringinanom, Ngadirejo, dan Setonopande berlangsung tanpa gangguan keamanan yang dilaporkan.
“Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan aman. Situasi kamtibmas di wilayah kegiatan tetap terkendali,” kata Bowo.
Melalui pemantauan bantuan perbaikan rumah dan pendampingan pengajuan bantuan sosial, Polsek Kediri Kota berupaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan program pemerintah agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
