Connect with us

Uncategorized

Kunjungi Polres Tuban, Kapolda Jatim Tegaskan Penertiban Tugu Perguruan Silat Jalan Terus

Published

on

TUBAN – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol. Dr. Toni Harmanto, M.H, bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke satuan wilayah jajaran Polda Jawa Timur. Kali ini Kapolda Jatim mengunjungi Polres Tuban. 

Diiringi lantunan Sholawat, kedatangan orang nomor satu di jajaran Polda Jatim itu disambut hangat oleh Kapolres Tuban AKBP Suryono, S.H., S.I.K., M.H., beserta Forkopimda kabupaten Tuban dan para pejabat utama serta Kapolsek jajaran dilanjutkan foto bersama di halaman depan Mapolres setempat, Senin (04/09/23).

Usai foto bersama, Irjen Pol. Dr. Toni Harmanto berserta rombongan langsung menuju Lobi untuk melaksanakan ramah-tamah, dilanjutkan pemberian arahan kepada anggota polres Tuban di gedung sanika satyawada Mapolres setempat. 

Sebelum arahan dari Kapolda Jatim terlebih dahulu Kapolres Tuban AKBP Suryono menyampaikan paparan terkait situasi yang ada di wilayah hukum Polres Tuban.

Dalam paparannya AKBP Suryono menyampaikan permasalahan klasik yang terjadi dilingkup Kepolisian yakni kekurangan jumlah personil. 

Kapolres Tuban menyampaikan jumlah keseluruhan anggota Polres Tuban sebanyak 812 diantaranya yang bertugas di Polres sebanyak 439 personel sedangkan 373 personel lainnya tersebar di 20  Polsek jajaran.

“Alhamdulillah situasi wilayah hukum Polres Tuban cukup kondusif Jenderal,”ungkap AKBP Suryono.

Sementara itu dalam arahannya, Irjen Pol Dr.Toni Harmanto, M.H menyampaikan bahwa kunjungan kerja (kunker) kali ini bertujuan untuk bersilaturahmi serta bertatap  muka secara langsung dengan anggota Polres Tuban.

Ia menerangkan bahwa kedatangannya di Polres Tuban merupakan kunjungan yang ke 35 diantara Polres jajaran selama kurang lebih 11 bulan menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

“Ini bentuk sayang kami sebagai pimpinan untuk bertatap muka bersilaturahmi bahkan sekaligus mendengarkan masukan yang bisa disampaikan sebagai langkah perbaikan Kepolisian,”ungkap Irjen Toni.

Dalam kesempatan itu, Irjen Toni Harmanto menjelaskan Polri punya peran besar terhadap kondusifitas yang ada di masyarakat, karena keamanan dan ketertiban masyarakat sangat penting.

Ia berharap satuan kerja dibawahnya bisa menggandeng pemerintah setempat untuk membangun ruang pantau dengan memasang CCTV diruang publik.

“Kalau aktifitas masyarakat aman dan nyaman jam berapapun dan bersama siapapun tentunya dinamika ekonomi juga pasti akan tumbuh” terangnya.

Terkait dengan pelayanan prima yang diberikan oleh anggota masyarakat kepada masyarakat, Irjen Toni berharap agar seluruh anggota bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk menumbuhkan kepercayaan dari Masyarakat. 

“Harus ada kerja keras dan komitmen Kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat,” tutur Irjen Toni.

Terkait dengan konflik antar oknum perguruan pencak silat yang terjadi di wilayah hukum Polda Jawa timur, Kapolda meminta agar kejadian tersebut menjadi atensi dan dicari akar penyebabnya serta solusi pemecahan permasalahannya, 

Pendirian tugu perguruan silat disinyalir menjadi salah satu pemicu konflik antar oknum perguruan silat. 

Saat ini terdapat 4.504 Tugu pencak silat yang ada di seluruh Jawa timur, 3.173 Tugu diantaranya dibangun diatas tanah negara sedangkan 1331 dibangun diatas tanah pribadi. 

“Perhari ini sudah ada  sekitar 124 tugu yang sudah dibongkar,dan kita akan tetap melakukan penertiban,” terang Kapolda Jatim.

Sebelumnya mengakhiri arahannya, Irjen Pol. Dr. Toni Harmanto mengingatkan kepada seluruh personel Polres Tuban yang hadir agar tidak memamerkan kehidupan hedonis yang bisa menurunkan Citra Polri di masyarakat.

Dalam kunjungan Kerja itu Kapolda Jatim menyempatkan diri melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Baitul Mu’min Polres Tuban.

Usai Sholat berjamaah dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan dengan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan lapangan tembak “Tantya Sudhira Jati” Polres Tuban, serta penanaman Pohon Pule disekeliling lapangan apel Mapolres setempat oleh Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat utama. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Jaringan Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

Published

on

Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Sabtu (9/5/2026), sebanyak 321 warga negara asing (WNA) diamankan saat tengah menjalankan aktivitas perjudian online.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam penegakan hukum terhadap perjudian online jaringan internasional.

“Ini merupakan satu bagian yang terintegrasi dengan program Bapak Presiden Republik Indonesia, Program Asta Cita, di mana implementasi dalam proses penegakan hukum, khususnya terkait perjudian online jaringan internasional,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu (09/05/2026).

Ia menyebut pengungkapan tersebut menjadi perhatian bersama karena praktik perjudian online lintas negara terus berkembang dan dilakukan secara terorganisasi.

Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra menjelaskan pengungkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan sejumlah warga negara asing di sebuah gedung di Jakarta Barat.

“Dari hasil penyelidikan tersebut, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan warga negara asing dari berbagai macam negara,” kata Brigjen Pol. Wira.

Sebanyak 321 orang diamankan dengan rincian 57 warga negara Tiongkok, 228 warga negara Vietnam, 11 warga negara Laos, 13 warga negara Myanmar, 3 warga negara Malaysia, 5 warga negara Thailand, dan 3 warga negara Kamboja.

“Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam arti para pelaku sudah melakukan operasional ataupun kegiatan perjudian online,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui telah beroperasi selama kurang lebih dua bulan. Polisi juga menemukan sekitar 75 domain dan website yang digunakan sebagai sarana perjudian online.

Selain mengamankan para pelaku, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa paspor, handphone, laptop, PC komputer, dan uang tunai berbagai mata uang.

Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan dengan Pasal 426 dan/atau Pasal 607 junto Pasal 20 dan/atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“Kami juga akan melakukan tracing terhadap aliran dana dan penelusuran terhadap server ataupun IP address daripada jaringan komunikasi,” jelas Brigjen Pol. Wira.

Sementara itu, Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko mengatakan fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran aktivitas tindak pidana siber transnasional ke Indonesia.

“Pasca ditertibkannya pola operasi daring di Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam, mulai terjadi pergeseran ke Indonesia,” ujar Brigjen Pol. Untung.

Saat ini, Bareskrim Polri masih terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan perjudian online internasional tersebut.

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Polisi dan TNI Pastikan Jalan Kreasi Milad ke-48 MAN 1 Kota Kediri Berjalan Aman dan Lancar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo, Polsek Kediri Kota Aiptu Aris Hadi Suryanto bersama personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo dan Babinsa melaksanakan pengamanan serta pemantauan kegiatan Jalan Kreasi dalam rangka Milad ke-48 MAN 1 Kota Kediri, pada Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut berlangsung di lingkungan MAN 1 Kota Kediri dan diikuti oleh siswa, guru, serta keluarga besar sekolah dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun lembaga pendidikan tersebut.

Kehadiran aparat keamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu arus aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo Aiptu Aris Hadi Suryanto mengatakan pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan banyak peserta, menjadi bagian dari pelayanan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami melakukan pemantauan dan pengamanan agar kegiatan masyarakat seperti Jalan Kreasi ini dapat berlangsung tertib, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta,” ujar Aris.

Ia juga mengapresiasi koordinasi panitia kegiatan dengan aparat keamanan sehingga pelaksanaan acara dapat berjalan sesuai rencana.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kolaborasi antara kepolisian, TNI, dan pihak sekolah penting dalam mendukung kegiatan masyarakat yang aman dan kondusif.

“Kegiatan pendidikan dan perayaan sekolah perlu didukung dengan pengamanan yang baik. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan serta menjaga kamtibmas tetap kondusif,” kata Bowo.

Menurut dia, pengamanan kegiatan masyarakat juga menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan lingkungan pendidikan.

Selama pelaksanaan Jalan Kreasi Milad ke-48 MAN 1 Kota Kediri, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas dan Muspika Kalipang Kediri Bahas Tindak Lanjut Perawatan Warga Sakit

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Aiptu Sugeng Sampir bersama unsur Muspika melaksanakan koordinasi terkait tindak lanjut pengobatan dan perawatan warga sakit di Kantor Desa Kalipang, pada Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut membahas penanganan terhadap warga bernama Damin, warga RT 03 RW 02 Dusun Kalinanas, Desa Kalipang, yang membutuhkan perhatian lanjutan dalam proses pengobatan dan perawatan.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Grogol, Danramil Grogol, Wakapolsek Grogol, Kepala Puskesmas Grogol, Kepala Desa Kalipang, Kanit Intel Polsek Grogol, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.

Bhabinkamtibmas Desa Kalipang Aiptu Sugeng Sampir mengatakan koordinasi lintas sektor dilakukan agar penanganan warga yang membutuhkan bantuan kesehatan dapat berjalan optimal.

“Melalui koordinasi ini, kami berharap seluruh pihak terkait dapat bergerak bersama dalam memberikan pendampingan dan solusi terbaik bagi warga yang membutuhkan penanganan kesehatan,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung penanganan persoalan warga.

Kapolsek Grogol AKP Andang W., S.H., M.H., menegaskan sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, tenaga kesehatan, dan aparat keamanan menjadi elemen penting dalam penyelesaian persoalan sosial di masyarakat.

“Kami mendukung penuh langkah koordinatif seperti ini karena persoalan warga tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Kolaborasi lintas instansi sangat diperlukan agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” kata Andang.

Menurut dia, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga mendukung penyelesaian persoalan sosial dan kemanusiaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Koordinasi ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal tindak lanjut perawatan warga hingga memperoleh penanganan yang dibutuhkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page