Connect with us

Peristiwa

Lebih dari 200 Pelanggaran Terjaring, Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas Jadi Fokus Utama

Published

on

Kediriselaludihati.com – Operasi Zebra Semeru 2024 kembali digelar hari ini (Jumat, 25 Oktober) di Mako Satlantas Jl. Brawijaya 25 Kota Kediri, dipimpin langsung oleh Kasatlantas AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. Kegiatan ini dilakukan secara terpadu, dengan kehadiran perwakilan dari berbagai fungsi internal Polres Kediri Kota serta dukungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polisi Militer (POM) TNI. Operasi gabungan ini bertujuan untuk memastikan ketertiban berlalu lintas di Kota Kediri, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.

Dalam operasi yang berlangsung sejak 14 Oktober dan dijadwalkan berakhir pada 27 Oktober 2024, telah tercatat lebih dari 200 pelanggaran yang didapati pada operasi cipta kondisi hari ini.

Pada kegiatan hari ini, pelanggaran yang paling banyak ditemukan antara lain penggunaan knalpot brong, pelanggaran terhadap tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), kendaraan yang melintas di jalur terlarang, serta kendaraan yang melebihi kapasitas tonase. Selain itu, pelanggaran terkait kelengkapan berkendara seperti pajak kendaraan, Surat Izin Mengemudi (SIM), dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga menjadi sorotan.

Upaya Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Berkendara

Dalam arahannya, Kasatlantas AKP Afandy Dwi Takdir menegaskan pentingnya Operasi Zebra Semeru ini sebagai upaya preventif dalam meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara,” Dalam operasi ini juga melibatkan Dishun dan POM,” terangnya.

Menurutnya, penggunaan knalpot brong dan kendaraan yang tidak memiliki TNKB yang sesuai tidak hanya melanggar peraturan tetapi juga menimbulkan ketidaknyamanan dan risiko kecelakaan. “Knalpot brong dan pelanggaran TNKB bukan hanya soal ketidaknyamanan bagi pengendara lain, tetapi juga mengganggu ketertiban umum,” jelas AKP Afandy.

Ia juga menyoroti kendaraan yang melintasi area larangan truk serta kendaraan yang melebihi batas tonase, karena keduanya berpotensi besar merusak infrastruktur jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan di ruas jalan yang sempit.

Dengan tindakan tegas pada pelanggaran tersebut, Satlantas Kediri Kota berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menaati aturan lalu lintas.

Fokus Sosialisasi: Edukasi Pentingnya Kepatuhan Lalu Lintas

Selain penindakan, Operasi Zebra Semeru ini juga melibatkan sosialisasi dan edukasi kepada para pengendara terkait pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Personel Satlantas memberikan penjelasan kepada pengendara mengenai aturan larangan truk di beberapa jalan dalam kota, dampak negatif dari penggunaan knalpot tidak standar, dan pentingnya memperbarui pajak serta STNK sebagai bagian dari kewajiban setiap pemilik kendaraan.

Kasatlantas berharap bahwa sosialisasi ini dapat membantu mengubah persepsi masyarakat tentang lalu lintas, sehingga keselamatan dan ketertiban menjadi prioritas bersama.

“Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam mewujudkan Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas),” lanjut AKP Afandy.

Dengan lebih dari 200 pelanggaran yang telah ditindak selama operasi hari ini, harapannya adalah bahwa ketertiban lalu lintas di Kota Kediri akan meningkat dan dapat meminimalkan potensi kecelakaan.

Operasi Zebra Semeru 2024 ini juga menjadi langkah persiapan penting menjelang Pilkada serentak, di mana arus lalu lintas diperkirakan akan meningkat.

Satlantas Kediri Kota berkomitmen untuk terus menggiatkan operasi gabungan dan sosialisasi seperti ini demi menjaga ketertiban lalu lintas di Kota Kediri, menciptakan lingkungan berkendara yang aman, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Sinergi Polri, TNI, dan Dishub Jaga Kelancaran Aktivitas Penumpang

Published

on

Kediriselaludihati – Pengamanan di kawasan Terminal Tamanan Kota Kediri terus diperkuat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota bersama unsur terkait melaksanakan pendampingan dan pemantauan langsung di lokasi terminal.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (22/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan personel Turjawali Satlantas, Babinsa Kelurahan Tamanan, serta petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di terminal.

Petugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang, arus kendaraan umum, serta situasi di sekitar area terminal guna memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas di terminal berjalan tertib, aman, dan lancar, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Lebaran,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Selain pemantauan, petugas juga siap memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila ditemukan kendala, baik terkait transportasi maupun keamanan di area terminal.

Kegiatan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan sinergi lintas instansi. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para penumpang dan pengguna jasa transportasi.

Hingga kegiatan berlangsung, situasi di Terminal Tamanan terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.

Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa Operasi Ketupat Semeru 2026, sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Malam dan KRYD Digelar, Arus Lalu Lintas Terpantau Lancar

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota mengintensifkan kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama momentum Hari Raya Idul Fitri. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan.

Pada Sabtu (21/3/2026) sore, petugas melaksanakan kegiatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di sejumlah lokasi strategis. Di antaranya Simpang Empat Mrican, Simpang Tiga PG Mrican, kawasan Kediri Town Square, hingga Kediri Mall.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas yang tergabung dalam tim urai melakukan pengaturan serta penguraian arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan, terutama di kawasan pusat perbelanjaan yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

“Fokus utama adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas di titik-titik dengan intensitas kendaraan tinggi,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Kegiatan serupa kembali dilanjutkan pada malam hari melalui apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), dilanjutkan patroli kamseltibcarlantas. Patroli menyasar sejumlah titik keramaian, seperti Bundaran Sekartaji, kawasan Wisma Wakapolres, Terminal Tamanan, Simpang Empat Alun-alun, hingga Simpang Empat Sukorame.

Petugas tetap mengedepankan langkah preventif dengan melakukan pengaturan arus serta penguraian kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Hasil pemantauan menunjukkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan gangguan berarti, dan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau relatif terkendali.

Kehadiran perwira dan anggota Satlantas di lapangan menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas selama perayaan Idul Fitri, sekaligus memastikan mobilitas warga tetap aman dan tertib. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Pertokoan hingga Stasiun, Situasi Kamtibmas Terpantau Aman dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati – Pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran terus diperkuat di pusat Kota Kediri. Salah satunya melalui Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2026 di Jalan Dhoho yang menjadi titik strategis pergerakan warga.

Pada Minggu (22/3/2026) dini hari hingga siang, Regu I Pos Terpadu Jl Dhoho melaksanakan rangkaian kegiatan pengamanan yang dipimpin oleh perwira pengendali di lapangan bersama personel gabungan dari berbagai instansi.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang bertujuan memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selanjutnya, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Dhoho yang dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat.

Selain pengaturan lalu lintas, patroli juga difokuskan pada sejumlah objek vital, seperti pertokoan, stasiun kereta api, serta hotel. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama meningkatnya aktivitas masyarakat di masa libur Idul Fitri.

“Pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat yang beraktivitas di pusat kota merasa aman dan nyaman,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Pos Terpadu Jl Dhoho melibatkan 23 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, serta elemen masyarakat seperti Senkom dan Saka Bhayangkara. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian dari sinergi pengamanan terpadu selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan situasi di kawasan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan, sementara arus lalu lintas relatif stabil.

Kehadiran perwira dan anggota di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah di tengah meningkatnya mobilitas selama Lebaran.

Pengamanan di Pos Terpadu Jl Dhoho akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga berakhirnya rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026, dengan fokus pada pelayanan dan perlindungan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page