Peristiwa
Muspida Kota Kediri Laksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hydrometerologi
Kediriselaludihati.com – Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam HidroMeterologi ( Cuaca Ekstrem , Banjir , dan Tanah Longsor ) Kota Kediri Tahun 2021 digelar di Lapangan Gajahmada Kelurahan Pesantren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Senin (25/10).
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Kediri Bp Abdullah Abubakar , Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi.SIK.MH Dandim 0809 Kediri diwakili Kasdim 0809 Kediri Mayor CZI Gatot Palwo Edi, Danbrig 16 WY diwakili oleh Kap Inf Rino, Danyonif 521 DY diwakili Letda Inf Asmaun, Danki C SatBrimob Polda Jatim AKP Alito.
Lalu, Dansub Den Pom V/2 – 2 Kediri Kap CPM Mustofa. Para Kapolsek Jajaran Polres Kediri Kota, Para Danramil, Para Camat sekota kediri, Kadishub Kota Kediri , Kasatpol PP KOTA kediri Eko Lukmono Hadi, Kadinkes Kota Kediri , Plt Kadis PU Kota Kediri Ir Hadi Wahyono, Kadis Perkim Kota Kediri Ir Hadi Wahyono.
Kadis DLHKP Kota Kediri Bp Anang Kurniawan. Direktur PLN Kediri , Direktur PT Telkom, Kabulog Cabang Kediri Mara Kamin Siregar, Ketua PMI Kota Kediri dr Indrakso, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Ibu Indun Munawaroh dan Ketua PCNU Kota Kediri KH.Abubakar Abdul Jalil / Gus Ab.
Bertindak sebagai Pimpinan Apel adalah Walikota Kediri Bp Abdullah Abu Bakar. Komandan Apel AKP H.Karyoko. Perwira Apel Pasi Ops Kodim 0809 Kediri Kap Inf Nanang Mashuri. Pembaca doa KH Abubakar Abdul Jalil /Gus Ab
Peserta Apel Siap Siaga. Polres Kediri Kota 30 orang Personil. Kodim 0809 Kediri 30 orang personil. Brimob Kediri 30 orang personil. PMI Kota Kediri 30 orang personil. Satpol PP Kota Kediri 30 orang personil. Dinas Perhubungan 20 orang personil. Senkom 30 orang personil. Banser 30 orang personil. Korsik 15 orang personil. Tagana 20 orang personil
Pasukan Ranmor dan Peralatan. Subdenpom V/2-2 2 unit ranwal 2. Kodim 0809 Kediri. 1 unit mobil ambulance. 1 unit mobil dinas Estrada. 5 unit trail KLX. 10 unit motor dinas vixion. 1 unit perahu LCR. 1 set perlengkapan lapangan dan 1 set perlengkapan dapur
Brimob ki C Polda Jatim. 2 unit truck angkot personil. 1 set perlengkapan SAR. 1 set dapur umum dan 1 unit perahu LCR. Polres Kediri Kota . 1 unit mobil ambulance. 1 unit mobil water canon. 1 unit truck pengangkut personil. 1 unit mobil back bone. 5 unit motor KLX
Damkar Kota 2 unit mobil Damkar, 6. Dinkes Kota Kediri – a. 1 unit mobil ambulance P3K. Perlengkapan alat pelindung prokes. Dinsos 1 unit perlengkapan dapur. DPUR Kota Kediri . 1 unit truck pengangkut 2 toilet portabel b. 1 unit kendaraan R3 tangki air
DPKP 1 unit mobil tangga hidrolik. DLHKP – a. 1 unit truck tangki air – b. 1 unit mobil tangga hidrolik. PT gudang garam 1 unit PMK. PLN Area Kediri 1 unit kendaraan tehnis ops lapangan. Rumah Zakat 1 unit mobil ambulance. BPBD Kota Kediri. 1 unit mobil operation lapangan. 2 unit kendaraan kas. Log tanggap darurat. Tenda pengungsi. 1 set perlengkapan dapur umum. Senkom. 2 unit R4 kendaraan rescue. 3 unit R2 motor trail
“Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada TNI POLRI dan stackholder yang telah membantu Pemkot.Kediri dalam menananggulagi covid 19. Kota Kediri merupakan tempat langganan bencana hidromererologi , karena pengaruh badai lalina oleh sebab itu kita semua perlu waspada dan bekerjasama untuk menanggulaginya. Apel kesiapsiagaan ini bukti nyata kita semua stackholder untuk bersama sama mencegah menanggulangi bencana , hindari ego sektoral untuk penanganan bencana. Agar para instansi selalu mengecek peralatan sehingga peralatan tersebut sudah siap di pergunakan apabila terjadi bencana,” kata Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri
Pukul 07.45 WIB Penyerahan APD secara simbolis kepada perwakilan oleh Walikota Kediri Pukul 07.48 WIB pembacaan doa oleh Ketua PCNU Kota Kediri KH Abubakar Abdul Jalil / Gus Ab. Bahwa kegiatan di Lapangan Gajahmada Kelurahan Pesantren Kecamatan Pesantren Kota Kediri dalam rangka Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam HidroMeterologi ( Cuaca Ekstrem , Banjir , dan Tanah Longsor ) Kota Kediri Tahun 2021 oleh BPBD Kota Kediri. (res/an).
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Ikuti Monev Dakgar dan Stock Opname Blangko Tilang Triwulan III
Kediriselaludihati.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur melakukan evaluasi terhadap penanganan pelanggaran lalu lintas sekaligus penggunaan dan pendistribusian blangko tilang di seluruh jajaran. Evaluasi dilakukan untuk memastikan proses penindakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Data Dakgar Lantas serta Stock Opname Blangko Tilang Sat PJR Ditlantas dan Polres jajaran Polda Jatim Triwulan III Tahun Anggaran 2026 tersebut berlangsung di Hotel Horison Trunojoyo, Batu, Jawa Timur, Kamis (24/9/2026).
Satlantas Polres Kediri Kota turut mengikuti kegiatan bersama jajaran satuan lalu lintas dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Kegiatan dihadiri Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, narasumber Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta para Kanit Turjawali dan anggota dari Polres jajaran Polda Jatim.
Dalam arahannya, Dirlantas Polda Jatim melalui Kasubdit Gakkum menekankan bahwa petugas tidak boleh mengabaikan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Jika menemukan pelanggaran di jalan yang membahayakan pengendara lainnya, silakan melaksanakan tindakan tegas dan terukur,” demikian salah satu arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Evaluasi juga menyentuh persoalan administrasi penindakan, terutama pendistribusian dan penggunaan blangko tilang. Seluruh jajaran diminta memastikan penggunaannya sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Terkait blangko tilang, silakan dilaksanakan sesuai dengan arahan. Kita sudah melaksanakan Monev Dakgar tiga kali dan Anev satu kali,” lanjut arahan tersebut.
Selain evaluasi penindakan, jajaran lalu lintas juga diminta mempersiapkan kelengkapan administrasi apabila nantinya terdapat satuan kewilayahan yang menjadi sampel pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
“Persiapan BPK RI silakan dipersiapkan jika salah satu Polres menjadi uji petik,” tegasnya.
Menurut arahan Ditlantas Polda Jatim, fungsi pembinaan juga harus berjalan seiring dengan fungsi penegakan hukum. Permasalahan yang muncul di tingkat kewilayahan diminta segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan penyelesaian.
“Fungsi pembinaan harus berjalan baik. Jika ada suatu permasalahan, silakan dilaporkan dan pasti akan diberikan solusi,” lanjutnya.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan keikutsertaan jajaran Satlantas Polres Kediri Kota dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan penegakan hukum lalu lintas di wilayah.
“Monev ini penting untuk menyamakan pelaksanaan di lapangan, mulai dari data penindakan, penggunaan blangko tilang hingga administrasinya. Hasil evaluasi menjadi bahan bagi kami untuk melakukan pembenahan dan memastikan pelaksanaan tugas sesuai ketentuan,” ujar AKP Septia.
Ia menambahkan, penegakan hukum tidak semata-mata berorientasi pada jumlah penindakan. Petugas juga harus mempertimbangkan aspek keselamatan dan karakter pelanggaran yang ditemukan di jalan.
“Prioritasnya tetap keselamatan. Ketika ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain, petugas harus mengambil langkah yang tepat dan terukur,” katanya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim dan Ipda Nanang, S.H., kemudian pendalaman data pelanggaran lalu lintas serta evaluasi administrasi penindakan.
Melalui evaluasi tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota akan menindaklanjuti hasil pembahasan di tingkat satuan, terutama menyangkut ketertiban data, administrasi penindakan dan penggunaan blangko tilang.
“Administrasi harus tertib, data harus dapat dipertanggungjawabkan, dan pelaksanaan penindakan di lapangan juga harus sesuai prosedur. Itu yang akan kami tindak lanjuti di Satlantas Polres Kediri Kota,” pungkas AKP Septia. (res/aro)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Ngadirejo Kediri: Keamanan Lingkungan Bukan Hanya Tugas Polisi
Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga keamanan lingkungan tidak hanya mengandalkan patroli kepolisian. Warga didorong kembali mengambil peran melalui kegiatan ronda dan sistem keamanan lingkungan yang terorganisasi.
Hal itu dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngadirejo, Polsek Kediri Kota, Aiptu Bekti Purwanto, saat menyambangi Pos Kamling RW 08 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Rabu (23/9/2026) malam.
Sekitar pukul 21.10 WIB, Aiptu Bekti bertemu dengan Kasat Kamling RW 08, Bayu, serta warga setempat. Pertemuan malam tersebut sekaligus menjadi pembinaan Satkamling SIAP, kependekan dari Sigap, Inklusif, Aktif dan Peduli.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan keberadaan pos kamling akan memiliki manfaat apabila dibarengi keterlibatan warga secara nyata.
“Pos kamling jangan hanya menjadi bangunan yang ada di lingkungan. Yang lebih penting adalah bagaimana warga terlibat, mengenali lingkungannya dan memiliki kepedulian ketika melihat sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan,” kata Kompol Bowo.
Menurutnya, konsep Satkamling SIAP mendorong masyarakat agar sigap merespons potensi gangguan, melibatkan seluruh unsur warga, aktif dalam kegiatan pencegahan serta peduli terhadap keselamatan lingkungan.
Dalam pembinaan tersebut, warga juga didorong menyusun jadwal ronda sehingga pengamanan lingkungan tidak hanya dibebankan kepada beberapa orang. Kelengkapan yang diperlukan saat melakukan ronda juga perlu disiapkan agar kegiatan berjalan efektif.
“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri, dalam arti memiliki kewaspadaan dan kepedulian untuk mencegah gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan,” ujar Bowo.
Bhabinkamtibmas juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara masyarakat dengan tiga pilar di tingkat kelurahan. Informasi mengenai kejadian maupun potensi gangguan sekecil apa pun diharapkan tidak dibiarkan begitu saja.
“Kalau ada kejadian atau informasi yang mencurigakan, segera komunikasikan dengan perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas maupun Babinsa. Jangan menunggu sampai persoalannya menjadi besar,” katanya.
Menurut Bowo, keterlibatan warga memiliki posisi penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling mengenal kondisi lingkungannya, termasuk orang yang tinggal maupun aktivitas yang berlangsung di sekitar tempat tinggal mereka.
Pembinaan di RW 08 Ngadirejo tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat komunikasi antara warga dan kepolisian. Masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi juga dapat menggunakan layanan kepolisian Call Center 110.
“Polisi tidak mungkin berada di setiap gang selama 24 jam. Tetapi ketika warga aktif menjaga lingkungan dan komunikasi dengan petugas berjalan baik, potensi gangguan dapat diketahui lebih cepat. Inilah yang ingin kami bangun melalui Satkamling,” pungkas Bowo. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Kediri Kota Sambangi Petani, Bangun Komunikasi Langsung di Tengah Tegalan
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo, Polsek Kediri Kota Aipda Bintoro Atmojo, S.H. mendatangi lahan pertanian jagung di RT 05 RW 06 Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Kamis (24/9/2026).
Di area tegal tersebut, Aipda Bintoro bertemu langsung dengan salah seorang petani, M. Munir. Patroli sambang dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB untuk melihat aktivitas pertanian sekaligus membangun komunikasi dengan petani di wilayah binaannya.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan petani menjadi bagian penting dalam upaya menjaga produksi pangan. Karena itu, Bhabinkamtibmas didorong untuk mengenali potensi pertanian yang masih terdapat di wilayah perkotaan.
“Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan dan berdialog dengan Pak M. Munir yang mengelola tanaman jagung di Manisrenggo. Kami ingin komunikasi dengan petani di wilayah binaan terus terbangun,” kata Kompol Bowo.
Menurut Bowo, keberadaan lahan pertanian di tengah perkembangan kawasan perkotaan memiliki arti tersendiri. Lahan yang masih produktif dapat terus dimanfaatkan masyarakat untuk menghasilkan komoditas pangan.
“Ketahanan pangan pada akhirnya berhubungan langsung dengan orang-orang yang menanam dan merawat tanaman. Karena itu petani perlu mendapat perhatian dan dukungan agar tetap produktif,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan pemerintah.
Namun, pendekatan yang dilakukan bukan sebatas menyampaikan program. Bhabinkamtibmas juga membuka komunikasi apabila petani menghadapi persoalan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
“Kami sampaikan kepada petani, apabila ada persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun membutuhkan bantuan, jangan ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Kediri Kota,” kata Bowo.
Sambang terhadap petani jagung tersebut menambah rangkaian kegiatan jajaran Polres Kediri Kota dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat wilayah.
Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Gayam dan Ngampel, Kecamatan Mojoroto. Personel mendatangi area persawahan dan berkomunikasi langsung dengan petani jagung.
Kali ini pendekatan dilakukan di Manisrenggo. Di tengah kawasan Kota Kediri, lahan tegal yang masih ditanami jagung menjadi pengingat bahwa produksi pangan tidak selalu berada jauh dari perkotaan.
“Yang terpenting bukan sekadar datang ke lahan, tetapi membangun komunikasi dengan petani. Mereka harus merasa bahwa Bhabinkamtibmas juga menjadi mitra yang bisa dihubungi ketika ada persoalan di lingkungannya,” ujar Bowo. (res/an).
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
