Connect with us

Peristiwa

Operasi di depan Mako Mapolsek, Ini Sasaran Polsek Banyakan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan melaksanakan ops yustisi penegakan disiplin prokes . Operasi yustisi dalam mendukung pelaksanaan PPKM level 1 polsek Banyakan, Jumat 28 Januari 2022.

Lokasi / sasaran     di Jalan Raya Panglima Sudirman depan Mapolsek Banyakan, Kecamatan  Banyakan Kediri.. Sasaran warga yang tidak prokes / tidak memakai masker dan memberikan masker.

Adapun hasil ops yustisi pelanggar protokol kesehatan terdiri dari   tegoran lisan.      4 orang, membagikan masker    9 .

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Kapolsek Banyakan  AKP WAHANA, S.H. (res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

Latih Polisi Cilik, Satlantas Polres Kediri Kota Siapkan Generasi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui berbagai kegiatan preventif dan pembinaan kepada masyarakat.

Pada Kamis (4/6/2026), Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan pemasangan banner Operasi Keselamatan Semeru 2026 sekaligus menggelar latihan Polisi Cilik sebagai bagian dari upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kegiatan pertama dilaksanakan di Simpang Empat Veteran Kota Kediri pada pukul 09.00 hingga 09.30 WIB. Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota memasang banner Operasi Keselamatan Semeru 2026 di lokasi yang menjadi salah satu titik strategis lalu lintas di Kota Kediri.

Pemasangan banner tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berkendara serta mengingatkan pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Melalui media informasi yang dipasang di ruang publik, diharapkan pesan-pesan keselamatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Semeru merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Pemasangan banner ini menjadi salah satu sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan raya. Kesadaran dan disiplin pengguna jalan merupakan faktor utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib,” ujarnya.

Setelah kegiatan pemasangan banner, Unit Kamsel Satlantas melanjutkan agenda pembinaan generasi muda melalui latihan Polisi Cilik yang berlangsung di SDS Pawyatan Daha Kota Kediri pada pukul 11.00 hingga 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SDS Pawyatan Daha yang dipersiapkan untuk mengikuti Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni mendatang. Dalam latihan tersebut, para peserta mendapatkan pembinaan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipandu Kanit Kamsel Satlantas bersama anggota dan tim koreografi CK Dance.

Latihan dilakukan secara intensif guna membentuk kedisiplinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab para peserta. Selain itu, kegiatan Polisi Cilik juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai tertib berlalu lintas dan kepatuhan terhadap aturan sejak usia sekolah.

Menurut AKP Tutud Yudho Prastyawan, pembentukan karakter disiplin melalui program Polisi Cilik merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang sadar hukum dan peduli keselamatan.

“Melalui kegiatan Polisi Cilik, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran berlalu lintas sejak dini. Harapannya mereka dapat menjadi pelopor keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” katanya.

Kepala SDS Pawyatan Daha bersama para guru menyambut positif kegiatan tersebut. Program Polisi Cilik dinilai mampu memberikan pendidikan karakter yang bermanfaat bagi siswa sekaligus memperkuat kerja sama antara sekolah dan kepolisian dalam membangun generasi muda yang berintegritas.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi latihan yang diberikan. Dengan bimbingan langsung dari personel Satlantas dan tim pelatih, para siswa berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai persiapan menghadapi Gebyar Polisi Cilik 2026.

Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan bahwa kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas tidak hanya menyasar pengguna jalan, tetapi juga generasi muda sebagai calon pengguna jalan di masa depan. Melalui pendekatan edukatif dan pembinaan berkelanjutan, diharapkan budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan pemasangan banner Operasi Keselamatan Semeru 2026 maupun latihan Polisi Cilik berjalan lancar serta mendapat dukungan dari berbagai pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu menjadi teladan dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Kediri. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas dan Tiga Pilar Hadiri Pembukaan Program DESTANA di Aula Kelurahan Rejomulyo Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus dilakukan di Kota Kediri. Salah satunya melalui pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) yang mulai digagas di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Program tersebut ditandai dengan kegiatan pembukaan pembentukan DESTANA yang berlangsung di Aula Kelurahan Rejomulyo, pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan dihadiri berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, lembaga kemasyarakatan, hingga perwakilan warga sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Bustanul Arifin hadir mewakili Kapolsek Kediri Kota bersama unsur tiga pilar dalam kegiatan tersebut. Kehadiran kepolisian menjadi bagian dari dukungan terhadap program yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal saat terjadi bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Kepala BPBD Kota Kediri, Camat Kota Kediri, perwakilan Koramil 01 Kota Kediri, unsur tiga pilar Kelurahan Rejomulyo, Ketua dan pengurus LPMK, perwakilan ketua RT dan RW, pengurus PKK, Karang Taruna, Linmas, kader kesehatan, serta kader Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kegiatan pembentukan DESTANA dinilai penting mengingat peran masyarakat menjadi faktor utama dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk mengenali risiko bencana, melakukan langkah pencegahan, serta bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Bustanul Arifin juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada seluruh peserta yang hadir. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat koordinasi antarwarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Ketangguhan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kesiapan menghadapi bencana, tetapi juga melalui terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat komunikasi dengan aparat maupun sesama warga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan DESTANA akan semakin efektif apabila didukung oleh sinergi seluruh unsur masyarakat. Selain meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, program tersebut juga dapat memperkuat solidaritas sosial yang selama ini menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pembentukan DESTANA di Kelurahan Rejomulyo mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat yang hadir. Mereka menyambut positif program tersebut karena dinilai mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembentukan Desa Tangguh Bencana.

“Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam membangun lingkungan yang tangguh. Melalui program DESTANA, masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana sekaligus tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Bowo.

Ia menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas akan terus berperan aktif mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan, edukasi, dan sosialisasi yang mendukung terciptanya keamanan lingkungan serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Kegiatan pembukaan pembentukan DESTANA berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan partisipatif. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias sebagai bentuk dukungan terhadap program penguatan ketangguhan masyarakat di tingkat kelurahan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, Kelurahan Rejomulyo diharapkan mampu menjadi wilayah yang lebih siap, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polres Kediri Kota Dorong Ketahanan Pangan Nasional Melalui Edukasi dan Pendampingan Petani

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Kediri Kota melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah binaan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengecekan hasil panen dan edukasi kepada petani jagung yang dilaksanakan di area persawahan Lingkungan Kresek, RT 10 RW 03, Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh anggota Unit Binmas Polsek Pesantren, Aiptu Agus Karyono, sebagai tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta instruksi Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., terkait penguatan sektor pertanian guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas panen jagung milik petani setempat, Suparno. Selain melakukan pengecekan hasil panen, petugas juga memberikan motivasi dan edukasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga keberlangsungan lahan pangan di wilayahnya.

Hasil panen jagung yang diperoleh pada musim panen kali ini mencapai sekitar satu ton. Jagung yang telah melalui proses pemipilan dan pengeringan tersebut rencananya akan dijual kepada tengkulak dengan harga tertinggi mencapai Rp5.800 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga pembelian yang ditetapkan Bulog, yakni sekitar Rp5.500 per kilogram.

Aiptu Agus Karyono mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar terus semangat meningkatkan hasil produksi pertanian. Ketahanan pangan merupakan salah satu sektor strategis yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, petani memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Oleh karena itu, kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam dialog bersama petani, Bhabinkamtibmas juga mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi pertanian di lapangan, termasuk perkembangan harga hasil panen dan kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya hingga pemasaran.

Petani jagung Suparno menyambut baik perhatian yang diberikan oleh kepolisian terhadap sektor pertanian. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Kami merasa senang karena ada perhatian dan pendampingan dari pihak kepolisian. Harapannya sektor pertanian semakin diperhatikan sehingga hasil panen petani dapat terus meningkat,” katanya.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., menjelaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai sektor kehidupan.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program-program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang ketahanan pangan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan semangat dan dukungan kepada para petani,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Polri akan terus mendukung berbagai langkah yang bertujuan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kegiatan pengecekan hasil panen dan edukasi kepada petani tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan. Selain memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi riil sektor pertanian di wilayah binaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas panen menjadi bukti nyata dukungan Polres Kediri Kota terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page