Peristiwa
Operasi Yustisi di Pasar Burung GOR Joyoboyo, Polsek Mojoroto Tegur Belasan Pelanggar
Polres Kediri Kota – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanaan operasi yustisi penerapan perda prov jatim nomor 2 th 2020, perwalikota kediri nomor 32 th 2020 dan penerapan se walikota terbaru 443 /2/419.003/2021. Terkait ppkm (pembatasan pelaksanaan kegiatan masyarakat). Kegiatan berlangsung, pada Rabu 23 Juni 2021.
Kegiatan Operasi dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto dipimpin Pawas Iptu Sarwo Edy, S.h. & Padal Ipda Agung Indarto. Hasil Razia di tempat pasar Burung GOR Kelurahan urahan Banjarmlati Kecamatan mojoroto Kediri
Sanksi yang diberikan berupa, teguran lisan 16, himbauan 11. Petugas Polsek Mojoroto dan Instansi juga melakukan membagikan masker 21 buah. “Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Gatot Setyo. (res/an).
Peristiwa
Program Police Goes To School, Satlantas Polres Kediri Kota Tekankan Safety Riding dan Etika Berkendara
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus mengintensifkan upaya edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar melalui program Police Goes To School. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di SMK PGRI 1 Kota Kediri, pada Kamis (29/1/2026), dengan fokus pada materi safety riding dan etika berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 09.00 WIB itu diikuti oleh ratusan siswa dan siswi SMK PGRI 1 Kota Kediri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota bersama jajaran anggota, Wakil Kepala Sekolah beserta para guru, serta seluruh peserta didik.
Dalam penyampaian materi, petugas Satlantas menekankan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas sejak usia sekolah. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai aturan dasar berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta bahaya perilaku ugal-ugalan di jalan raya, termasuk aksi konvoi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan bahwa pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terlibat kecelakaan lalu lintas, sehingga perlu dibekali pemahaman yang benar sejak dini.
“Melalui Police Goes To School, kami ingin membentuk karakter pelajar yang disiplin dan taat aturan berlalu lintas. Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh, tetapi juga pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar AKP Tutud Yudho.
Ia menegaskan, edukasi semacam ini menjadi bagian penting dari strategi pencegahan kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, penegakan hukum saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan pembinaan dan penyadaran kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Selain safety riding, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai etika berlalu lintas, seperti saling menghormati sesama pengguna jalan, tidak memaksakan kehendak saat berkendara, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai edukasi langsung dari kepolisian mampu memberikan dampak yang lebih kuat bagi siswa. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan keseharian pelajar, khususnya mereka yang sudah menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi ke sekolah.
Satlantas Polres Kediri Kota memastikan program Police Goes To School akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah, sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman di wilayah Kota Kediri. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Titip Pesan Kamtibmas kepada Pelaku Usaha Perhotelan di Ngadirejo Kediri
Kediriselaludihati.com – Kepolisian Sektor Kediri Kota meningkatkan langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan Ramadan dengan menyasar sektor perhotelan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan patroli sambang yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngadirejo, Aiptu Bekti Purwanto, ke manajemen Citihub Hotel, pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang lobi Citihub Hotel, Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, itu bertujuan untuk memperkuat kewaspadaan pelaku usaha terhadap potensi tindak kriminal, khususnya penipuan bermodus bantuan sosial maupun paket sembako yang kerap marak menjelang Ramadan.
Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kamtibmas kepada pihak manajemen hotel agar lebih selektif dalam menerima tamu dan selalu meningkatkan pengawasan lingkungan sekitar. Ia juga mengingatkan pentingnya memaksimalkan fungsi kamera pengawas atau CCTV sebagai bagian dari sistem keamanan internal.
Selain itu, manajemen hotel diminta untuk segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan tamu maupun lingkungan sekitar.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan bahwa kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat cukup tinggi.
“Menjelang Ramadan, potensi kejahatan seperti penipuan dengan berbagai modus biasanya meningkat. Karena itu, kami mengintensifkan kegiatan sambang dan imbauan kamtibmas, termasuk kepada pelaku usaha perhotelan, agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kompol Bowo saat dikonfirmasi.
Menurut dia, sektor perhotelan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan pendatang. Kewaspadaan sejak dini dinilai mampu mencegah terjadinya tindak pidana yang dapat merugikan pelaku usaha maupun masyarakat luas.
“Kami mengajak seluruh pengelola hotel dan tempat usaha lainnya untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan lembaga tertentu dengan iming-iming bantuan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat,” kata Kapolsek.
Polsek Kediri Kota memastikan kegiatan sambang dan patroli dialogis akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Melalui pendekatan preventif dan komunikasi langsung dengan warga serta pelaku usaha, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Kediri tetap terjaga aman dan kondusif. (res/an)
Lalu Lintas
Kasat Lantas Polres Kediri Kota : Kendaraan Umum Seharusnya Menjadi Contoh Tertib Berlalu Lintas
Kediriselaludihati- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota menindak tegas dua bus antar kota yang kedapatan melanggar marka garis lurus di dua titik berbeda wilayah Kota Kediri, Selasa (27/1/2026). Penindakan dilakukan dalam kegiatan operasi rutin pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas yang dipimpin langsung Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota, Ipda Arifin Prio Ananto.

Pelanggaran pertama dilakukan oleh Bus Bagong di simpang tiga Jetis. Kendaraan tersebut kedapatan tidak mematuhi marka garis lurus yang seharusnya tidak boleh dilintasi kendaraan untuk berpindah jalur maupun mendahului.
Selanjutnya, petugas juga menindak Bus Harapan Jaya yang melakukan pelanggaran serupa di simpang empat Mojoroto Gang 3. Bus tersebut melintas dan memotong marka garis lurus yang berfungsi sebagai pembatas arus demi keselamatan pengguna jalan lain.
Ipda Arifin menjelaskan, penindakan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu pelanggaran marka jalan, khususnya oleh kendaraan besar.
“Marka garis lurus dibuat untuk menjaga keteraturan dan keselamatan arus lalu lintas. Jika dilanggar, risikonya sangat besar, terutama bagi pengendara lain di sekitar kendaraan besar seperti bus,” ujarnya di sela kegiatan.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan kendaraan umum, karena membawa banyak penumpang dan memiliki dampak risiko lebih besar.
“Penindakan ini sebagai bentuk komitmen kami dalam menciptakan kamseltibcarlantas. Kendaraan umum seharusnya menjadi contoh tertib berlalu lintas, bukan justru melakukan pelanggaran,” kata AKP Tutud Yudho.
Ia menambahkan, pelanggaran marka lurus kerap menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan, terutama di persimpangan yang memiliki tingkat kepadatan arus tinggi.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau seluruh pengemudi, khususnya sopir angkutan umum, agar lebih disiplin mematuhi rambu dan marka jalan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Kegiatan penindakan berjalan lancar dan situasi lalu lintas di kedua lokasi tetap terkendali. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pengawasan terhadap pelanggaran serupa akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
