Connect with us

Peristiwa

Panen jagung Melimpah, Kepala Desa Gamyok Kediri Apresiasi Peran Bhabinkamtibmas Menjaga Ketahanan Pangan

Published

on

Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah, Bhabinkamtibmas Desa Gambyok Kecamatan Grogo Kabupaten Kediri, Aiptu Hendro Chy. Sukses melaksanakan panen jagung dengan hasil yang melimpah di lahan pertanian milik Bu Jamilah

Dengan hasil ini mendapat apresiasi dari pemerintah kabupaten kediri dan warga masyarakat, salah satunya dari Kepala Desa Gambyok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri Gunawan

Gunawan menjelaksan bahwa keberhasilan ini  wujud komitmen sinergi pemerinta, petani dan Bhabinkamtibmas dari Polres Kediri Kota yang mana Aiptu Hendro Chy  Bhabinkamtibmas Desa Gambyok  turut mendorong para petani untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lokal agar hasil panen lebih maksimal khusunya tanaman jagung.

“Kami ingin memastikan tanaman jagung yang menjadi andalan warga desa ini tumbuh dengan baik. Selain itu, kami juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengembangkan usaha pertanian sebagai bagian dari mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Gunawan

Dalam kesempatan tersebut, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Kediri dan masyarakat Desa Gambyok  juga menyampaikan apresiasi kepada Bhabinkamtibma dan para petani atas kerja keras mereka. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung segala upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian pangan di tingkat desa. Warga pun menyambut baik pendampingan yang diberikan dan berharap program serupa terus berlanjut di masa mendatang, Pungkas Gunawan

Continue Reading

Lalu Lintas

Patroli Malam Difokuskan Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati – Polreskedirikota — Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Blue Light Patrol di sejumlah titik strategis wilayah Kota Kediri, Sabtu (16/5/2026) malam.


Patroli dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan menyasar dua lokasi utama, yakni Simpang Empat Lonceng dan Simpang Empat Ringin Sirah.


Kegiatan dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama personel patroli dan pengawalan (patwal) Satlantas Polres Kediri Kota.


Patroli menggunakan kendaraan roda empat dilengkapi lampu rotator biru sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus melakukan pemantauan arus lalu lintas pada jam malam akhir pekan.


Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H, M.H mengatakan patroli Blue Light menjadi salah satu strategi kehadiran polisi di lapangan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan memastikan arus lalu lintas tetap aman, tertib, serta lancar di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar AKP Yudho.


Menurutnya , titik Simpang Empat Lonceng dan Ringin Sirah dipilih karena merupakan jalur yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi, terutama pada malam hari.


Selain pemantauan arus kendaraan, petugas juga melakukan patroli visual untuk mendeteksi potensi pelanggaran lalu lintas, kerawanan balap liar, serta aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


“Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah gangguan sebelum terjadi serta memberi rasa nyaman bagi pengguna jalan,” katanya.


Blue Light Patrol merupakan agenda rutin Satlantas Polres Kediri Kota dalam rangka menjaga Kamseltibcar Lantas atau keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di kedua lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Satlantas Polres Kediri Kota memastikan patroli serupa akan terus dilaksanakan secara berkala, khususnya pada jam rawan dan akhir pekan, sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Peluncuran Serentak Jadi Langkah Perkuat Ekonomi Desa dan Modernisasi Distribusi Pangan

Published

on

Kediriselaludihati.com — Pemerintah melaksanakan peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari KDKMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Di wilayah hukum Polres Kediri Kota, kegiatan daring dipusatkan di dua lokasi, yakni KDKMP Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, dan KDKMP Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.50 WIB.

Kegiatan di Kota Kediri dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda. Di KDKMP Kelurahan Ngronggo, hadir Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, perwakilan Kodam V/Brawijaya, Kapolres Kediri Kota yang diwakili Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, unsur Kodim 0809 Kediri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Koperasi, camat, lurah, pengurus koperasi, serta tokoh masyarakat.

Sementara di KDKMP Kelurahan Tosaren, kegiatan dihadiri Plt Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartikasari, unsur Ajendam V/Brawijaya, kecamatan, Koramil, Polsek Pesantren, pengurus koperasi, dan tokoh masyarakat.

Dalam agenda utama melalui konferensi video dari Nganjuk, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB sebelum rangkaian acara dimulai dengan lagu kebangsaan, doa, dan sambutan pejabat kementerian.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyebut KDKMP sebagai infrastruktur strategis untuk memperkuat rantai distribusi pangan nasional.

“KDKMP menjadi instrumen penting untuk memutus rantai distribusi yang merugikan petani sekaligus menyerap hasil pangan masyarakat desa seperti jagung, gabah, dan perikanan,” ujar Zulkifli.

Ia menyampaikan hingga Maret 2026, lebih dari 3.000 unit koperasi telah selesai dibangun dan siap beroperasi dari target nasional 81.000 unit.

Menurut dia, koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi pangan, tetapi juga dikembangkan menjadi ekosistem layanan desa modern.

“Ke depan, koperasi ini dilengkapi gerai sembako, apotek desa, unit logistik terpadu, hingga cold storage untuk mendukung efisiensi distribusi dan menekan biaya hidup masyarakat,” katanya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis desa.

“Program ini adalah pilar strategis untuk membangun ekonomi masyarakat desa melalui semangat gotong royong, kolaborasi, dan kemandirian,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menekankan koperasi tidak boleh hanya menjadi badan administratif, melainkan harus memiliki infrastruktur nyata dan sistem operasional modern.

Presiden juga menargetkan percepatan operasionalisasi lebih dari 25.000 koperasi tambahan dalam dua hingga tiga bulan mendatang.

“Koperasi harus menjadi alat memutus rantai tengkulak, memperkuat posisi petani, nelayan, pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat desa,” katanya.

Pada pukul 11.30 WIB, Presiden secara simbolis meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP dengan penekanan tombol virtual, dilanjutkan dialog daring dengan perwakilan koperasi dari berbagai daerah.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting penguatan ekonomi kerakyatan.

“Operasionalisasi koperasi ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui tata kelola ekonomi desa yang lebih modern dan terintegrasi,” ujar Bowo.

Di wilayah Polres Kediri Kota, koperasi yang diluncurkan serentak meliputi Kelurahan Tosaren dan Ngronggo di Kota Kediri, serta sejumlah desa di Kabupaten Kediri seperti Parang, Sonorejo, Blimbing, Tarokan, Cengkok, Pagung, Petok, Tambibendo, Maesan, dan Ngadi.

Pemerintah menargetkan program KDKMP menjadi salah satu motor utama pembangunan ekonomi berbasis desa dengan dukungan rekrutmen 30.000 manajer koperasi di seluruh Indonesia. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Ribuan Penonton Padati Stadion, Polisi Terapkan Pengamanan Berlapis Sesuai Regulasi

Published

on

Kediriselaludihati.com — Pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Persija Jakarta di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (16/5/2026), berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan.

Laga yang dimulai sejak sore hari tersebut dihadiri sekitar 7.195 penonton. Hingga pertandingan usai, situasi stadion dan area sekitar terpantau kondusif.

Pengamanan dilaksanakan mulai pukul 12.00 WIB hingga 18.30 WIB dengan melibatkan total 670 personel gabungan dari Polres Kediri Kota, TNI, Brimob, Dalmas Polda Jawa Timur, serta sejumlah instansi pendukung.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim memimpin langsung pengamanan bersama Wakapolres Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko dan jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.

Apel kesiapan pengamanan digelar pada pukul 12.00 WIB, dipimpin Wakapolres Kediri Kota, dilanjutkan Tactical Floor Game (TFG) guna mematangkan skema pengamanan dan mitigasi potensi gangguan keamanan.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui pemeriksaan ketat barang bawaan penonton di seluruh pintu masuk stadion.

“Seluruh personel harus melaksanakan pengamanan secara profesional, memastikan tidak ada penonton membawa barang terlarang seperti minuman keras maupun senjata tajam,” ujar Anggi dalam arahannya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk mematuhi ketentuan pengamanan pertandingan sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 10 Tahun 2022, termasuk pembagian zona pengamanan.

Pengamanan dibagi dalam empat ring. Ring 1 atau area dalam stadion sepenuhnya berada di bawah kendali steward dan panitia pelaksana, dengan dukungan unsur intelijen dan reserse.

Ring 2 difokuskan pada area pintu masuk stadion dengan pengamanan ketat oleh personel Polri, TNI, Satpol PP, dan unsur pendukung lainnya.

Ring 3 meliputi perimeter luar stadion yang diperkuat personel Brimob, Dalmas, Raimas, serta satuan gabungan pengurai massa.

Sementara Ring 4 berada di simpul-simpul jalan sekitar stadion yang dijaga Satlantas dan Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Kita harus tetap fokus karena pertandingan Persik selama ini memang berjalan aman, tetapi jangan sampai terlena,” kata Anggi.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi menambahkan pengamanan dilakukan sesuai standar regulasi federasi dan kepolisian.

“Sesuai regulasi PSSI, suporter tamu tidak diperbolehkan hadir. Namun apabila ditemukan penonton pendukung lawan, harus dipisahkan demi mencegah potensi kerawanan,” ujarnya.

Pertandingan sendiri dimulai pukul 15.30 WIB, pada laga tersebut, Persija Jakarta berhasil mengalahkan Persik Kediri dengan skor akhir 3-1.

Sejumlah pemain inti Persik yang tampil antara lain Husna Al Malik, Jon Toral, Telmo Castanheira, dan Rezaldi Hehanussa. Sementara Persija menurunkan nama-nama seperti Andritany Ardhiyasa, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Witan Sulaeman.

Usai pertandingan berakhir pukul 17.30 WIB, penonton mulai meninggalkan stadion secara tertib. Pada pukul 18.15 WIB, area Stadion Brawijaya dilaporkan telah sepi.

Selanjutnya dilakukan apel konsolidasi pengamanan pada pukul 18.40 WIB yang dipimpin Kapolres Kediri Kota untuk evaluasi pelaksanaan pengamanan.

Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan, panitia, steward, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran pertandingan.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian pengamanan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini hasil kerja sama seluruh pihak,” kata AKBP Anggi.

Kepolisian memastikan pola pengamanan berlapis seperti ini akan terus diterapkan pada pertandingan-pertandingan berikutnya guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh penonton maupun peserta pertandingan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page