Peristiwa
Patroli Backbone Polsek Mojoroto Sasar Perbankan hingga Terminal Kediri, Situasi Wilayah Terpantau Kondusif
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota menggelar patroli harkamtibmas backbone di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah hukumnya, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Patroli dipimpin oleh Aiptu Hari Wahyudi selaku perwira pengendali (Padal) bersama dua anggota lainnya, yakni Aiptu Heri Setiawan dan Aipda Gina Nanang H.
Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran patroli, di antaranya Bank Jatim, minimarket, SPBU, Terminal Tamanan, hingga kawasan PG Mrican.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto mengatakan patroli backbone ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli kami fokuskan pada objek vital dan tempat yang memiliki potensi kerawanan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan petugas keamanan setempat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas. (res/an)
Lalu Lintas
Pantau Arus Malam Hari, Polisi Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kemacetan
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota menggelar patroli blue light dan tim urai di sejumlah titik rawan lalu lintas pada Rabu (18/3/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memastikan kelancaran arus kendaraan.
Patroli dilaksanakan mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dengan menyasar jalur strategis, yakni Simpang Empat Ringinsirah hingga Simpang Empat Lonceng. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota selaku perwira pengendali, dengan melibatkan anggota patroli pengawalan (patwal) dan tim urai.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, patroli blue light merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari.
“Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus lalu lintas agar tetap aman, tertib, dan lancar,” ujarnya dalam laporan kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan dinas roda empat dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai bentuk kehadiran polisi di lapangan. Kehadiran tersebut diharapkan mampu memberikan efek pencegahan terhadap potensi pelanggaran maupun tindak kriminalitas di jalan raya.
Selain melakukan patroli, tim juga disiagakan untuk melakukan penguraian arus apabila terjadi kepadatan kendaraan di titik-titik tertentu. Langkah ini dinilai penting, terutama pada jam-jam rawan peningkatan mobilitas masyarakat di malam hari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sepanjang jalur yang dipantau terpantau aman dan lancar tanpa adanya gangguan menonjol. (res/aro)
Inspirasi
Satgas Preventif Pastikan Keamanan Tempat Ibadah, Nihil Temuan Barang Berbahaya

Kediriselaludihati – Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Kediri Kota melakukan patroli dan pengecekan sejumlah masjid yang akan digunakan untuk pelaksanaan Sholat Tarawih dan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kediri Kota selaku Kasatgas Preventif, AKP Priyo Hadistyo, bersama anggota Sub Satgas Pengamanan Tempat Ibadah serta didukung anggota Humas sebagai bagian dari Satgas Bantuan Operasi.
Sejumlah masjid yang menjadi sasaran patroli dan sterilisasi meliputi Masjid NU Semampir di Jalan Mayor Bismo, Masjid Muhammadiyah di Jalan Pemuda, Masjid NU Setono Gedong di Jalan Dhoho, serta Masjid Agung di Jalan PB Sudirman, Kota Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh di area dalam dan sekitar masjid guna memastikan tidak terdapat barang berbahaya maupun benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Selain itu, dilakukan pula sterilisasi sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan.
Tak hanya itu, petugas juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan pengurus takmir masjid setempat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan tempat ibadah. Koordinasi ini meliputi kesiapan pengamanan, pengawasan lingkungan, serta langkah-langkah mitigasi apabila terjadi potensi gangguan.
Sebagai bagian dari prosedur, setiap kegiatan pengecekan dan sterilisasi didokumentasikan dalam berita acara sebagai bentuk pertanggungjawaban dan pelaporan kepada pimpinan. Hasil kegiatan juga dilaporkan secara real-time melalui sistem Siaga 2.0 guna memastikan monitoring berjalan optimal.
Kasatgas Preventif AKP Priyo Hadistyo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengedepankan langkah pencegahan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Sterilisasi dan patroli ini penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah Tarawih dan nantinya Sholat Idul Fitri,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan di seluruh lokasi, tidak ditemukan adanya barang terlarang maupun benda berbahaya. Secara umum, situasi di seluruh masjid yang dikunjungi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadhan hingga pelaksanaan Idul Fitri sebagai bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/aro)
Inspirasi
Dari Terminal hingga Alun-alun, Personel Dicek, Diberi Arahan, dan Disemangati Jelang Puncak Arus Mudik
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat 2026, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota guna memastikan kesiapan maksimal dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Kunjungan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kabag SDM Kompol Riko Saksono, Kabag Log Kompol Kristin Kusuma Ratih, Kasat Reskrim AKP Achad Elyasyarif Martadinata, Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Samapta AKP Priyo Hadi Setyo, serta perwakilan pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Rombongan melakukan peninjauan secara berurutan ke tujuh titik pos yang menjadi bagian penting dalam pengamanan wilayah. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pos Pengamanan III Terminal, yang berada di bawah tanggung jawab Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. Di lokasi ini, Kapolres melakukan pengecekan kehadiran personel, kesiapan panel data, serta sarana pendukung operasional.
Kunjungan dilanjutkan ke Pos Pengamanan V Gringging yang menjadi tanggung jawab Polsek Banyakan. Di pos ini, Kapolres meninjau kesiapan personel gabungan serta memastikan kelengkapan fasilitas pelayanan masyarakat.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pos Pengamanan IV Mrican yang berada di bawah kendali Polsek Mojoroto. Di lokasi ini, dilakukan pengecekan kondisi pos, kesiapan patroli, serta kesiapan menghadapi potensi kepadatan arus kendaraan.
Tujuan berikutnya adalah Pos Terpadu di Jalan Dhoho Kota Kediri yang dikelola oleh Satuan Samapta. Pos ini menjadi salah satu titik sentral pelayanan terpadu, sehingga Kapolres memberikan perhatian khusus pada kesiapan koordinasi lintas instansi, termasuk fasilitas kesehatan, komunikasi, dan informasi.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Pos Pelayanan Alun-Alun Kota Kediri yang berada di bawah tanggung jawab Satlantas. Di lokasi ini, Kapolres memantau langsung pengaturan lalu lintas, kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta sistem rekayasa lalu lintas yang diterapkan.
Rombongan juga mengunjungi Pos Pengamanan I di Kelurahan Bence yang menjadi tanggung jawab Polsek Pesantren, serta Pos Pengamanan II di Jalan Ahmad Yani yang berada di bawah kendali Polsek Kediri Kota. Di kedua lokasi ini, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta situasi kamtibmas di wilayah sekitar.
Dalam setiap kunjungannya, Kapolres tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga memberikan arahan langsung kepada personel di lapangan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kewaspadaan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kapolres juga memastikan bahwa seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap bertugas, mengingat intensitas kegiatan selama Operasi Ketupat cukup tinggi. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan peralatan, kendaraan operasional, serta fasilitas pendukung lainnya.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan unsur lainnya.
“Pastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan, bukan hanya sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Selain pengecekan teknis, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari juga memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang bertugas. Sebagai bentuk perhatian, rombongan turut menyerahkan bingkisan Lebaran kepada anggota di masing-masing pos.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi langsung di lapangan terkait potensi kerawanan, baik dari sisi lalu lintas maupun gangguan kamtibmas. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain potensi kemacetan di titik rawan, peningkatan mobilitas masyarakat, serta potensi tindak kriminalitas selama periode mudik.
Sekitar pukul 17.30 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama Kapolres Kediri Kota, Ketua Bhayangkari, pejabat utama, serta pengurus Bhayangkari di Pujasera Pojok Bercakap Polres Kediri Kota.
Operasi Ketupat 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum serta kegiatan kehumasan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Selama kegiatan kunjungan kerja berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
