Connect with us

Peristiwa

Patroli dan Razia Malam Hari Cegah Peredaran Narkoaba di Wilayah Polres Kediri Kota

Published

on

Betapa terkejutnya penjaga warung yang berada di atas trotoar, Jalan Pahlawan Kusuma ( PK ) Bangsa Kota Kediri, Jawa Timur, pada Minggu 08 September 2024 dini hari lalu. Hal itu karna, warung tempatnya bekerja didatangi sosok polisi berkendara trail secara tiba – tiba.

Bermula, ketika Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Mukhlason melakukan patroli bermotor melintasi Jalan PK BANGSA secara tiba – tiba melihat sejumlah remaja bergerombol sambil minum – minuman keras yang dikemas dalam botol air mineral di warung tersebut.

Sejurus kemudian, Eks Kapolsek Mojoroto Polres Kediri Kota ini pun menghampirinya kerumunan remaja tersebut. Lalu dia bertanya kepada pihak penjaga warung itu, ” Apakah menjajakan minuman keras ilegal ? ”

Pantauan wartawan di lokasi, Kabag Ops menanyakan perihal botol air mineral bekas digunakan untuk mengemas minuman keras ( beralkohol) tersebut.
” Itu bekas botol minuman keras, apa di sini jualan minuman keras,” tanya Kabag Ops kepada penjaga warung.
” Kalau memang jualan minuman keras, silahkan keluarkan semuanya !,” kata Kabag Ops.

Mulanya penjaga warung itu sempat mengelak, namun akhirnya mengaku juga. Tak berapa lama, minuman keras dalam kemasan botol berbagai ukuran itu pun dikeluarkan.

Lebih lanjut, Kabag Ops lalu berkoordinasi dengan pihak Sat Samapta Polres Kediri Kota. Beberapa menit kemudian, para personel Sat Samapta datang ke lokasi ( TKP ).

Kepada polisi, penjaga warung itu mengaku bahwa Ia hanya bekerja. Dan dalam kesempatan itu, penjaga warung menghubungi pemilik warung ( owner ) melalui sambungan WhatsApp.

Setelah ditunggu beberapa saat, pemilik warung tak kunjung datang ke lokasi, akhirnya seluruh minuman keras dalam kemasan botol berbagai ukuran itu pun diamankan dan dibawa oleh para personel Sat Samapta ke Mako Polres Kediri Kota guna proses lebih lanjut.

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Muspika dan Dinas Sosial Kota Kediri Kawal Penanganan Warga Desa Kalipang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Aiptu Sugeng Sampir bersama unsur Muspika melaksanakan pendampingan terhadap warga Dusun Kalinanas yang menjalani tindak lanjut pengobatan akibat penyakit kanker wajah, pada Senin (11/5/2026).

Pendampingan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB di Dusun Kalinanas, Desa Kalipang, untuk proses rujukan warga bernama Damin, RT 03 RW 01, menuju RS SLG Kabupaten Kediri guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Camat Grogol, Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial Kabupaten Kediri, perwakilan Koramil Grogol, Wakapolsek Grogol, Kepala Puskesmas Grogol, Kepala Desa Kalipang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Bhabinkamtibmas Desa Kalipang Aiptu Sugeng Sampir mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan warga yang membutuhkan bantuan kesehatan memperoleh akses layanan medis dengan baik.

“Kami bersama unsur Muspika dan instansi terkait hadir untuk memastikan proses rujukan berjalan lancar dan warga mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujar Sugeng.

Ia menyebut keterlibatan lintas sektor diperlukan agar penanganan persoalan kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Kapolsek Grogol AKP Andang W., S.H., M.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berfokus pada keamanan wilayah, tetapi juga mendukung persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Anggota di lapangan harus responsif terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan, termasuk pendampingan sosial dan kesehatan. Ini bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Andang.

Menurut dia, koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dinas sosial, serta aparat keamanan menjadi kunci dalam penyelesaian persoalan sosial masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, proses pendampingan dan rujukan berjalan tertib, aman, dan lancar. Penanganan lanjutan terhadap warga akan terus dipantau oleh pihak terkait. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Edukasi Antibullying dan Pembatasan Gawai Disampaikan Bhabinkamtibmas Burengan Kediri kepada Siswa SD

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Aipda Abdullah Yusuf menjadi pembina upacara di SDN Burengan 2, pada Senin (11/5/2026), dalam rangka kegiatan sambang sekolah sekaligus pembinaan karakter kepada siswa.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut mengangkat tema “Menjadi Generasi Emas” dengan fokus pada edukasi pencegahan perundungan (bullying) serta pentingnya pembatasan penggunaan telepon genggam bagi anak-anak usia sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas Polsek Pesantren, Kepala SDN Burengan 2, seluruh guru, serta siswa-siswi SDN Burengan 2.

Dalam amanatnya, Aipda Abdullah Yusuf mengingatkan siswa agar membangun lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan saling menghargai.

“Anak-anak harus saling menghormati, tidak melakukan bullying kepada teman, serta menggunakan waktu dengan baik untuk belajar dan beraktivitas positif, termasuk membatasi penggunaan handphone agar tidak mengganggu proses belajar,” ujar Abdullah.

Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sebagai bekal menuju generasi unggul di masa depan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian dalam pembinaan generasi muda.

“Sekolah menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, etika, dan kesadaran hukum sejak dini. Kehadiran anggota di sekolah juga memperkuat kedekatan Polri dengan dunia pendidikan,” kata Siswandi.

Menurut dia, edukasi terkait bullying dan penggunaan gawai perlu terus disampaikan mengingat tantangan perkembangan sosial anak yang semakin kompleks.

Selama kegiatan berlangsung, suasana upacara berjalan tertib, aman, dan lancar. Materi pembinaan diterima dengan baik oleh para siswa dan guru yang hadir. (res/an)

Continue Reading

Lalu Lintas

Program Police Goes to School Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Published

on

Kediriselaludihati – Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Police Goes to School di SMK Negeri 1 Semen Kediri, Senin (11/5/2026), sebagai upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti siswa-siswi, guru, serta jajaran sekolah SMK Negeri 1 Semen Kediri. Hadir dalam kegiatan itu Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota, Kepala Sekolah, serta para guru pendamping.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai safety riding dan etika berlalu lintas, termasuk pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta bahaya berkendara secara ugal-ugalan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota menyampaikan kegiatan Police Goes to School menjadi program preventif untuk membangun budaya keselamatan berlalu lintas di lingkungan pendidikan.

“Pelajar merupakan kelompok usia produktif yang perlu dibekali pemahaman sejak dini mengenai disiplin dan keselamatan berlalu lintas agar dapat menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ujarnya.

Selain edukasi keselamatan, personel Satlantas juga mengingatkan siswa agar tidak melakukan konvoi kendaraan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan lain maupun membahayakan diri sendiri.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan edukasi langsung ke sekolah merupakan langkah strategis dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

“Melalui program Police Goes to School, kami ingin menanamkan kedisiplinan berlalu lintas sejak dini sehingga pelajar memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” kata AKP Yudho.

Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar, tertib, dan materi yang disampaikan dipahami dengan baik oleh peserta. Program ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page