Connect with us

Peristiwa

Patroli di Perum Mojoroto Indah, Polsek Mojoroto Pesan Warga Taati Prokes

Published

on

Kediriselaludihati.com -Kegiatan Patroli pemantauan dan update  kampung tangguh serta Pondok Tangguh Semeru di Wilayah hukum Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, pada Senin 31 Mei  2021

Lokasinya di Kampung Tangguh Kel.Mojoroto  Kampung Tangguh Kel.Bandar Lor,  Pondok Tangguh Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Bentuk kegiatan berupa cek posko keamanan kampung tangguh dan Pondok Tangguh Semeru di Kel.Mojoroto, Kel.Bandar Lor,  Pondok Lirboyo, Kota Kediri.

Dengan memberikan pesan pesan Kamtibmas kepada masyarakat lingkungan Kampung tangguh. Diantaranya masalah perkembangan Covid 19 di Kota Kediri khususnya, berpesan kepada masyarakat untuk memutus perkembangan mata rantai Covid -19.

“Selalu mematuhi prokes dan memakai masker. Pondok tangguh bahwa saat ini pondok lirboyo para santri dan santriwatinya pada pulang dan tidak ada kegiatan di pondok,” ujar AKP Ni Ketut S, Kasubbag Humas Polre Kediri Kota.

Polsek Mojoroto juga melaksanakan sambang dan patroli di Perum Mojoroto Indah , nitip pesan kamtibmas kepada security dan mengingatkan agar melaksanakan patroli lingkungan guna antisipasi / cegah 3 C.  Serta Tidak Lupa Mengingatkan Untuk Senantiasa Melaksanakan “Protkes” guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sementara Polsek Semen melaksanakan giat patroli dan Kontrol Pos keamanan Gereja Katolik Puhsarang memberikan pesan Kamtibmas agar tetap waspada dan meningkatkan pengamanan lingkungan Gereja sehingga diharapkan tercapainya situasi yang aman dan tetap Disiplin mematuhi Protokol Kesehatan dengan 5 M. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Upacara Korp Rapor Warnai Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Penghargaan atas Dedikasi dan Kinerja Personel

Published

on


Kediriselaludihati – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota menggelar Upacara Korp Rapor Kenaikan Pangkat bagi anggota Polri periode 1 Juli 2026 di halaman apel Mapolres Kediri Kota, Selasa (30/6/2026). 

Sebanyak 102 personel menerima kenaikan pangkat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Wakapolres Kediri Kota, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, anggota Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Kediri Kota.

Prosesi korp rapor berlangsung khidmat diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, penyematan kenaikan pangkat kepada perwakilan personel, hingga penyampaian amanat Kapolres Kediri Kota. Seusai upacara, seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat menerima ucapan selamat dari Kapolres dan jajaran pejabat utama sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut.

Pada periode 1 Juli 2026 ini, sebanyak 102 personel memperoleh kenaikan pangkat dengan rincian satu personel dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) menjadi Komisaris Polisi (Kompol) melalui kenaikan pangkat pengabdian, 29 personel dari Aipda menjadi Aiptu, 11 personel dari Bripka menjadi Aipda, enam personel dari Brigadir menjadi Bripka, delapan personel dari Briptu menjadi Brigadir, serta 14 personel dari Bripda menjadi Briptu.

Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi merupakan amanah yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, disiplin, dan kinerja yang telah ditunjukkan. Namun, di balik penghargaan tersebut terdapat tanggung jawab yang semakin besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga marwah institusi Polri,” ujarnya.

Menurut Kapolres, momentum kenaikan pangkat yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri dituntut terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat melayani masyarakat.

“Kenaikan pangkat hendaknya menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, lebih profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. Jadikan pencapaian ini sebagai penyemangat untuk terus mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan serta menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

AKBP Anggi juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para personel yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung keberhasilan anggota menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara.

“Keberhasilan seorang anggota tidak lepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar personel yang selama ini turut memberikan semangat sehingga anggota dapat menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., menjelaskan bahwa proses kenaikan pangkat dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan berdasarkan penilaian terhadap masa dinas, kinerja, disiplin, serta pemenuhan berbagai persyaratan administrasi.

“Kenaikan pangkat merupakan bagian dari sistem pembinaan karier personel Polri. Harapannya, seluruh anggota yang memperoleh kenaikan pangkat dapat terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi maupun masyarakat,” ujarnya.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Suasana penuh kebanggaan tampak mewarnai wajah para personel yang menerima kenaikan pangkat beserta keluarga yang turut menyaksikan momen tersebut.

Melalui upacara korp rapor ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya. 

Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh personel untuk semakin memperkuat dedikasi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres Apresiasi Inovasi Wayang Cangkrukan Waton Sae, Padukan Budaya Lokal dan Pesan Kamtibmas

Published

on



Kediriselaludihati – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Kediri Kota dikemas dengan cara berbeda. Tidak hanya melalui kegiatan seremonial, kepolisian menghadirkan pendekatan budaya melalui pagelaran Wayang Cangkrukan Waton Sae (Wayang Karton Sarana Edukasi) yang berlangsung di Mapolsek Kediri Kota, Senin (29/6/2026) malam.

Pagelaran yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 22.30 WIB tersebut menjadi ruang silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus media penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pertunjukan seni tradisional yang dikemas secara kreatif dan menghibur.

Kegiatan dihadiri Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kota Kediri, pejabat utama Polres Kediri Kota, para Kapolsek jajaran, unsur TNI, Perhutani, tokoh agama, kepala kelurahan, Karang Taruna, hingga berbagai elemen masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan sambutan Kapolres Kediri Kota yang memberikan apresiasi atas kreativitas Polsek Kediri Kota dalam memanfaatkan seni budaya sebagai media edukasi kepada masyarakat.

Sebagai penanda dimulainya pertunjukan, dilakukan penyerahan cinderamata dan gunungan wayang kepada dalang. Suasana semakin semarak ketika Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., tampil sebagai dalang dalam pementasan Wayang Cangkrukan Waton Sae. Dengan menggunakan tokoh-tokoh wayang berbahan karton, pertunjukan dikemas ringan, komunikatif, dan sarat pesan moral mengenai pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta keamanan lingkungan.

Tidak hanya itu, penonton juga disuguhkan atraksi barongan yang dibawakan Aipda Agus, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemasan. Penampilan tersebut disambut antusias masyarakat dan dilanjutkan dengan sesi limbukan yang menghadirkan suasana penuh keakraban dan tawa sebelum acara ditutup dengan foto bersama seluruh tamu undangan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, pelestarian budaya lokal dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

“Wayang Cangkrukan Waton Sae merupakan inovasi yang memadukan pelestarian budaya lokal dengan penyampaian pesan-pesan edukasi. Melalui pendekatan budaya seperti ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, menanamkan nilai-nilai kebersamaan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.

Menurut AKBP Anggi, tema Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus bertransformasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus bertransformasi, hadir dengan cara-cara yang humanis, kreatif, dan semakin dicintai masyarakat. Kami ingin membuktikan bahwa menjaga keamanan tidak selalu dilakukan melalui pendekatan formal, tetapi juga bisa melalui seni dan budaya yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menilai Wayang Cangkrukan Waton Sae menjadi inovasi dalam melestarikan budaya sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan cara yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Wayang bukan hanya warisan budaya, tetapi juga media komunikasi yang sangat efektif. Lewat cerita yang ringan dan menghibur, masyarakat dapat menerima pesan-pesan moral, pentingnya menjaga persaudaraan, menjauhi tindak kriminalitas, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pertunjukan. Tidak sedikit penonton yang mengapresiasi konsep pementasan yang berbeda dari pagelaran wayang pada umumnya karena menggunakan tokoh berbahan karton dengan alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota berharap seni budaya lokal tetap lestari sekaligus menjadi jembatan dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Dengan pendekatan budaya yang humanis, semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan mampu mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, serta kondusif di Kota Kediri.(res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Tertib, Aman, dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, melaksanakan pengamanan aksi damai yang digelar Aliansi Pemuda Bersatu di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (29/6/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung tertib, aman, serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Ipda Fery Widianto, S.H., dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko, serta dukungan personel gabungan Polres Kediri Kota.

Aksi damai diikuti sekitar 15 orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bersatu di bawah koordinasi Ahmad Maslianto. Dalam penyampaian aspirasinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penanganan dugaan kasus di lingkungan pendidikan, di antaranya meminta evaluasi terhadap kepala sekolah, penanganan tegas terhadap dugaan predator anak di lingkungan sekolah, serta penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana asusila yang melibatkan tenaga pendidik.

Sejak awal kegiatan, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan pengamanan terbuka sekaligus melakukan komunikasi kepada peserta aksi agar penyampaian pendapat dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Polri memiliki tanggung jawab untuk mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat agar dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai aturan. Kami mengedepankan pendekatan persuasif sehingga seluruh pihak dapat menyampaikan pendapatnya dengan baik tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Menurut Kompol Rudi, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, menghindari tindakan provokatif, serta menghormati hak pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara santun, menjaga situasi tetap kondusif, dan mematuhi arahan petugas. Dengan komunikasi yang baik, seluruh kegiatan dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas,” katanya.

Pengamanan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aiptu Margono, Aiptu Andri Jatmiko, AIPTU Sugiono, Aiptu Hengky AP, Aipda Yuda Kuswantoro, Aipda Terry, Aipda Krisnawan, Aipda Indra Kusuma, Aipda Tri Retno, Aipda Sodik, serta personel gabungan Polres Kediri Kota.

Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap jalannya aksi sekaligus berkoordinasi dengan pihak penyelenggara dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kompol Rudi menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga keseimbangan antara perlindungan terhadap kebebasan menyampaikan pendapat dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap warga negara memiliki hak menyampaikan aspirasi. Tugas kami adalah memastikan hak tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketenteraman masyarakat. Itulah wujud pelayanan Polri yang humanis dan profesional,” tegasnya.

Setelah seluruh aspirasi disampaikan, kegiatan berakhir dalam suasana tertib dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun insiden yang menonjol selama pelaksanaan aksi damai.

Keberhasilan pengamanan tersebut kembali menunjukkan komitmen Polsek Mojoroto dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan dialogis serta pengamanan yang profesional, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page