Connect with us

Peristiwa

Patroli Ngabuburit di Kediri Kota Jadi Bagian Strategi Cipta Kondisi Jelang Idul Fitri

Published

on

Kediriselaludihati – Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui jajaran kewilayahan resmi menggelar Operasi Pekat Semeru 2026 sebagai langkah cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang dan selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi ini digelar di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang dinilai berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

Melalui pendekatan preventif, represif, dan terpadu, Polda Jawa Timur menargetkan berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), baik yang bersifat konvensional maupun berbasis digital. Operasi ini menyasar premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan narkotika, hingga peredaran bahan peledak ilegal seperti petasan dan mercon yang kerap meningkat menjelang Ramadhan.

Perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi diakui membawa kemajuan signifikan. Namun, di sisi lain, muncul kejahatan baru seperti judi online, prostitusi daring, penyebaran pornografi, serta berbagai bentuk kejahatan siber yang terorganisir dan lintas wilayah. Kejahatan jenis ini dinilai semakin sulit terdeteksi dan kerap menyasar kelompok rentan, termasuk anak-anak.

Tekanan ekonomi global dan nasional juga menjadi perhatian. Perlambatan ekonomi, meningkatnya angka pengangguran, serta pemutusan hubungan kerja berpotensi mendorong sebagian masyarakat melakukan pelanggaran hukum. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kasus premanisme, kejahatan jalanan, serta peredaran miras oplosan yang membahayakan keselamatan warga.
Data kriminalitas di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan pengungkapan kasus, terutama pada kejahatan konvensional, narkotika, dan penyakit masyarakat. Kondisi tersebut memperkuat urgensi pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 guna menjaga stabilitas keamanan selama momentum keagamaan.

Di Kota Kediri, implementasi operasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan patroli rutin dan patroli tematik, termasuk patroli ngabuburit yang digelar jajaran Polsek Kediri Kota, Jumat (27/2/2026) sore.

Patroli yang berlangsung pukul 16.00 WIB hingga selesai itu difokuskan di kawasan Jalan Hayam Wuruk, salah satu titik keramaian masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan sekaligus memberikan imbauan kepada pedagang dan pengunjung agar tidak menggunakan badan jalan yang dapat memicu kemacetan maupun gangguan ketertiban.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, mengatakan patroli ngabuburit merupakan bagian dari strategi preventif dalam Operasi Pekat Semeru 2026. Kehadiran polisi di ruang publik diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa sekaligus menekan potensi gangguan kamtibmas.

Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melakukan pemantauan terhadap potensi tindak pidana 3C—pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor—serta mengantisipasi kemungkinan adanya peredaran miras ilegal dan aktivitas premanisme di sekitar lokasi keramaian.

Menurut Bowo, pendekatan dalam Operasi Pekat tidak semata-mata penindakan hukum. Upaya preemtif dan preventif menjadi prioritas, antara lain melalui pembinaan masyarakat, patroli dialogis, serta edukasi kamtibmas kepada pelaku usaha dan warga. Namun demikian, tindakan represif secara tegas dan terukur tetap dilakukan apabila ditemukan pelanggaran hukum.

“Tujuan utamanya adalah menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Masyarakat harus merasa tenang dalam beribadah dan beraktivitas,” ujarnya.

Hasil patroli di wilayah hukum Polsek Kediri Kota dilaporkan berjalan aman dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan menonjol selama kegiatan berlangsung. Kepolisian memastikan kegiatan serupa akan terus ditingkatkan intensitasnya seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

Melalui Operasi Pekat Semeru 2026, jajaran kepolisian berharap stabilitas keamanan di Jawa Timur tetap terjaga. Selain mendukung kekhusyukan ibadah masyarakat, situasi kamtibmas yang kondusif juga dinilai penting untuk menopang aktivitas ekonomi lokal selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Kelurahan Lirboyo Kediri Ajak Sekolah Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Hadi Suwignyo menghadiri kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Berintegritas 2 Kota Kediri, pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Rakyat, Jalan Semeru, Kelurahan Lirboyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar kelurahan bersama pihak sekolah dan Pemerintah Kota Kediri. Kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan kegiatan pendidikan berjalan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi para peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Kelurahan Lirboyo memberikan imbauan kepada pihak sekolah agar terus memperhatikan kondisi anak didiknya, termasuk mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran maupun tindakan yang dapat merugikan siswa.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo Hadi Suwignyo mengatakan, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menjaga perkembangan anak.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar. Kami mengajak pihak sekolah untuk terus melakukan pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan siswa maupun orang tua,” ujar Hadi.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah agar seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Sekolah Rakyat Kota Kediri, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Kepala Kelurahan Lirboyo, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo, serta Babinsa Kelurahan Lirboyo.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan.

“Anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan. Karena itu, keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah harus menjadi perhatian bersama antara sekolah, pemerintah, masyarakat, dan kepolisian,” kata Kompol Rudi.

Menurutnya, sinergi tiga pilar di tingkat kelurahan menjadi salah satu langkah untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat, termasuk sekolah.

Kegiatan penutupan MPLS Sekolah Rakyat Berintegritas 2 Kota Kediri berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman serta kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Jumat Berkah Berbagi Jadi Cara Polisi Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Dermo Kediri Ingatkan Pentingnya Kesehatan Lansia dan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepedulian terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian melalui kehadiran langsung di lingkungan warga. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Aiptu Suhartono melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga yang membutuhkan, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Gunung Agung RT 08 RW 02, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dalam kegiatan itu, Aiptu Suhartono menyerahkan bantuan beras kepada dua warga lanjut usia, yakni Bu Murjani (72) dan Bu Hariyati (73), yang merupakan warga setempat.

Program JUMARI menjadi salah satu bentuk kepedulian Bhabinkamtibmas terhadap warga binaan sekaligus upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat melalui pendekatan sosial.

Aiptu Suhartono mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.

“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika ada persoalan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang dapat mempererat silaturahmi dan kepedulian bersama,” ujar Aiptu Suhartono.

Selain menyerahkan bantuan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kepada warga agar tetap memperhatikan kesehatan, khususnya bagi masyarakat lanjut usia. Warga diimbau untuk mengikuti kegiatan Posyandu Lansia apabila tersedia di lingkungan tempat tinggal.

“Kami mengajak warga lansia untuk rutin memeriksakan kesehatan melalui kegiatan Posyandu Lansia. Selain itu, apabila ada informasi atau permasalahan terkait kamtibmas, segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas,” katanya.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan mampu membangun rasa aman sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan warga,” ujar Kompol Rudi.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti JUMARI juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kepolisian.

“Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama,” katanya.

Kegiatan JUMARI yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo berjalan tertib dan lancar. Kehadiran polisi mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Mojoroto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi warga. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Dari Khutbah Jumat hingga Pengajian Rutin, Polsek Mojo Bangun Kedekatan dengan Masyarakat Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Mojo, Polres Kediri Kota terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dalam berbagai kegiatan warga, termasuk kegiatan keagamaan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.

Bhabinkamtibmas Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Aiptu Eko Setyo Prayitno, S.H., bertindak sebagai khotib sekaligus imam dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Baiturrohman, Dusun Winong RT 06 RW 01, Desa Petungroto, pada Jumat (31/7/2026).

Dalam khutbahnya, Aiptu Eko menyampaikan tema tentang pola hidup sederhana sesuai tuntunan Islam. Selain menyampaikan pesan keagamaan, ia juga mengajak jamaah untuk menjaga sikap bijak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menghindari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para jamaah agar tidak mudah tergoda oleh praktik judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) yang dapat menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi.

“Kami mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, tidak mudah tergiur dengan hal-hal yang dapat merugikan, serta terus menjaga kerukunan antarwarga,” ujar Aiptu Eko.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif dengan meningkatkan kepedulian serta komunikasi antarwarga.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Aipda Yumawan, juga melaksanakan kegiatan sambang melalui kehadiran dalam pengajian rutin yasinan ibu-ibu yang digelar setiap malam Jumat Wage.

Kegiatan tersebut berlangsung di rumah warga, Rohman, Kamis malam (30/7/2026). Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., mengatakan kehadiran anggota Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas kepolisian untuk membangun kemitraan dan menciptakan situasi yang aman.

“Bhabinkamtibmas harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Melalui komunikasi yang baik, polisi dapat mengetahui kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas,” kata Iptu Mahmud.

Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan masyarakat menjadi salah satu cara efektif dalam menjaga hubungan harmonis antara kepolisian dan warga.

“Keamanan lingkungan membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan kebersamaan dan kepedulian warga, situasi kamtibmas akan lebih mudah dijaga,” ujarnya.

Kedua kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Situasi selama pelaksanaan kegiatan di Desa Petungroto dan Desa Mlati, Kecamatan Mojo, berjalan aman serta kondusif. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page