Connect with us

Peristiwa

Patut Diacungi Jempol Anggota Sat Samapta Polres Kediri Kota Ini Rela Lepas Rompi Polisinya Untuk Lindungi Bayi Saat Hujan Deras

Published

on

Kediriselaludihati.com -Seorang ibu dengan menggendong anak yang masih bayi terlihat kebingungan di dekat panggung acara Battle Sound Balap 2024 yang di gelar di lapangan Grogol Kabupaten Kediri,Sabtu (9/11/2024) malam.

Ibu beserta bayi tersebut ditemukan Perwira polisi Sat Samapta Polres Kediri Kota Polda Jatim yakni Kasat Samapta Iptu Priyo Hadistyo S.H, saat melihat dari kejauhan, terlihat ibu- ibu tersebut tampak takut dan kebingungan.

Iptu Priyo yang Sedang memimpin Anggotanya dalam pengamanan acara Sound Horeg di lapangan Grogol dari atas panggung melihat seorang ibu yang menggendong seorang anak yang masih bayi, Iptu Priyo langsung menghampiri.

“Ada Apa Buk…” sapa Iptu Priyo yang biasa dekat dengan anak kecil ini. Maaf Pak Polisi saya terpisah dari suami saya saat di tengah lapangan tadi, karena saya gak bawa HP jadi saya gak tahu harus gimana…ucap ibu ini kepada Iptu Priyo dengan muka yang pucat.

Ibu dan anaknya itu terpisah dari suaminya lantaran melihat acara Battle Sound Balap yang di gelar di lapangan Grogol, karena kondisi yang gelap dan jumlah penonton puluhan ribu menjadi satu, Ibu dan bayinya ini terpisah dari suaminya.

Dengan alasan keamanan yang menyangkut Bayi dan Ibunya tersebut , akhirnya saat selesainya acara,Kasat Samapta dan Anggotanya berniat mengawal ibu tersebut untuk keluar dari lokasi kerumunan sambil mencari keberadaan suaminya.

Dalam kondisi yang mendadak hujan, Iptu Priyo di dampingi Anggotanya mengawal dengan berjalan kaki menuju pintu keluar lokasi acara yang lumayan jauh. Karena Sangat padatnya pengunjung yang memadati jalan, membuat Perwira Dua balok emas ini harus ekstra mencarikan jalan buat ibu dan bayinya ini agar secepatnya bisa menembus kerumunan pemotor yang pulang dari acara tersebut karena kondisi hujan.

Hal mengharukan terjadi saat
Bripda Arga Pradipta Firmansyah Anggota Sat Samapta Polres Kediri Kota yang mendampingi Iptu Priyo mengawal ibu dan bayinya tersebut, tiba – tiba melepas Rompi Polisinya untuk menutupi Bayi yang sedang di gendong ibunya dari hujan yang semakin deras.

Reaksi Anggota Sat Samapta Polres Kediri Kota ini patut di acungi jempol,walau dirinya sendiri juga basah kuyup karena hujan,tapi masih memikirkan bayi di sebelahnya yang terlihat pucat kedinginan di gendongan ibunya tersebut.
Senyum dari seorang ibu tiada terhentinya begitupun isak tangis dari anak satunya dan suami disaat keduanya telah bertemu kembali. Pertemuan keduanya ini lokasi pintu keluar dari lokasi acara tersebut.

Iptu Priyo menuturkan,bahwa suami dan anaknya yang pertama waktu itu terpisah dengan istri dan anak keduanya yang masih bayi saat di tengah lapangan, karena kondisi yang gelap dan berisik suara sound,maka keduanya saling kebingungan mencari,sedang istrinya tidak membawa alat komunikasi apapun.

Suaminya mengucapkan terima kasih kepada Polisi karena sudah di lindungi anak dan istrinya, si suami lalu mengajak pulang sang ibu dan langsung meninggalkan lokasi, sedangkan Kasat Samapta melanjutkan untuk melaksanakan tugas.
Perasaan bangga mengiringi kepergian Ibu dan bayi tersebut ,Iptu Priyo tersenyum sambil berkata kepada anggotanya kita sebagai poliisi jangan berhenti berbuat baik,karena kita sesungguhnya adalah pengayom dan pelindung masyarakat.seperti apa yang di contohkan Bapak Kapolres Kediri Kota yakni,

“Jadilah Polisi Yang Yang Terus Menebar Kebaikan”.
“Alhamdulillah malam ini kita ada celah untuk berbuat baik kepada orang lain,”Ungkapnya haru Saat Ditemui jurnalis media ini di ruang kerjanya.
Fenomena yang terjadi tadi malam, hari Sabtu (9/10/2024), di wilayah Grogol Kabupaten Kediri ini, merupakan salah satu wujud kepedulian seorang Polisi dengan warga masyarakat , dimana mereka berusaha membantu masyarakat yang membutuhkan perlindungannya.

Kejadian mengharukan tersebut sempat tertangkap kamera jurnalis media ini saat melintas di dekatnya dan berhasil mengabadikan momentum tersebut di tengah derasnya hujan yang mengguyur.

Tampak hadir dalam giat pengamanan Battle Sound Balap 2024 yakni
Wakapolres Kediri Kota Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K. , sambil patroli memantau situasi, Kompol Dodik terlihat memberikan himbauan kepada penonton yang membawa anak kecil,” Bu tolong jangan dekat-dekat ya,kasihan telinga anaknya, Eman karena masa depannya masih panjang,” ucapnya.

Dalam pantauan media ini,terlihat Wakapolres beberapa kali di hampiri oleh penonton yang melaporkan kehilangan HP nya,Kompol Dodik menyarankan untuk melacak pakai nomor IMEI Hp tersebut,dan menghimbau agar yang lain lebih berhati-hati,karena dalam kegiatan yang mendatangkan ribuan orang seperti ini pasti akan banyak copet yang berkeliaran. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengaturan Lalu Lintas Dilakukan di Sejumlah Simpang Kota Kediri Saat Kegiatan Gowes Malam

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melakukan pengamanan jalur dalam kegiatan komunitas gowes KLFR yang berlangsung di sejumlah ruas jalan Kota Kediri, pada Jumat malam (28/8/2026).

Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan kegiatan masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan umum dapat berjalan tertib tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian petugas antara lain Simpang Empat Adi Sucipto, Simpang Empat Ringinsirah, Simpang Empat Lonceng, serta Simpang Empat Jembatan (Jbt).

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota selaku perwira pengendali memimpin personel dalam kegiatan pengamanan tersebut. Anggota Turjawali ditempatkan pada titik-titik persimpangan guna melakukan pengaturan arus kendaraan serta memberikan rasa aman kepada peserta gowes maupun pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pengamanan kegiatan masyarakat menjadi bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, khususnya terkait keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

“Kami melakukan pengamanan dan pengaturan di beberapa titik jalur yang dilalui komunitas gowes agar seluruh peserta dapat beraktivitas dengan aman serta pengguna jalan lain tetap dapat melintas dengan nyaman,” ujar AKP Septia Intan.

Menurutnya, koordinasi dan kehadiran personel di lapangan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas, terutama ketika terdapat kegiatan masyarakat yang melibatkan pergerakan kelompok di jalan raya.

Kegiatan pengamanan jalur tersebut berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai. Selama pelaksanaan, personel Satlantas Polres Kediri Kota melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas di lokasi yang telah ditentukan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page