Connect with us

Peristiwa

Pelepasan Hak Lahan Resmi Dilakukan, Proyek Tol Kediri–Tulungagung Masuki Tahap Percepatan Pembangunan

Published

on

Kediriselaludihati – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung kembali mencatat kemajuan signifikan. Sebanyak 18 bidang tanah di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, resmi menerima pembayaran uang ganti kerugian (UGR) dengan total nilai mencapai Rp18,3 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Gayam, Selasa (23/6).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.05 WIB tersebut sekaligus menjadi tahapan pelepasan hak atas objek pengadaan tanah yang akan digunakan untuk pembangunan salah satu proyek strategis nasional di wilayah Kediri dan Tulungagung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti, S.H., M.Kn., QRMP, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni, S.S.AP., M.AP., Camat Mojoroto Abdul Rahman, S.H., M.Si., perwakilan Bank BNI, pihak pelaksana proyek, unsur pemerintah daerah, serta warga penerima ganti kerugian.

Kepala Kelurahan Gayam Kusumawanti, S.Sos., M.M., dalam sambutannya mengingatkan warga agar memanfaatkan dana ganti kerugian secara bijaksana untuk kepentingan jangka panjang.

“Alhamdulillah proses yang panjang akhirnya sampai pada tahap pembayaran. Kami berharap uang ganti kerugian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga untuk investasi yang bermanfaat bagi masa depan keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Gayam dan Kota Kediri secara umum.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti menegaskan bahwa pembayaran ganti kerugian yang dilakukan hari ini merupakan titik akhir dari proses administrasi pengadaan tanah yang telah berlangsung cukup panjang.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting. Setelah proses yang panjang, akhirnya sampai pada tahap pembayaran ganti kerugian. Setelah dana masuk ke rekening masing-masing pihak yang berhak dan pelepasan hak ditandatangani, maka secara hukum hak atas tanah tersebut telah beralih kepada negara untuk kepentingan pembangunan jalan tol,” jelasnya.

Asri juga mengingatkan masyarakat agar mengelola dana yang diterima secara bijaksana dan produktif.

“Gunakan uang ganti rugi ini dengan baik. Jangan hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi pikirkan investasi dan masa depan keluarga. Pembangunan ini merupakan program pemerintah yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program pembangunan nasional dengan merelakan lahannya digunakan untuk kepentingan umum.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah mendukung proses pengadaan tanah. Per hari ini, setelah pelepasan hak ditandatangani, status tanah secara resmi beralih menjadi tanah negara dan dapat segera dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan jalan tol,” ujarnya.

Menurut Linanda, total pembayaran uang ganti kerugian yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai Rp18,3 miliar untuk 18 bidang tanah yang berada di Kelurahan Gayam.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan menegaskan komitmen kepolisian untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan agar berjalan aman dan kondusif.

“Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan proyek strategis yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini untuk memastikan seluruh proses berjalan secara aman, tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

AKP Laksono menambahkan bahwa pihaknya memahami tanah yang terdampak memiliki nilai ekonomi maupun emosional bagi masyarakat. Karena itu, seluruh aspirasi warga harus dihormati dan diselesaikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah dan pihak terkait. Apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dijelaskan, silakan disampaikan melalui jalur yang tersedia sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kepemilikan tanah kepada Kantor Pertanahan Kota Kediri untuk dilakukan validasi. Setelah dinyatakan lengkap, para pihak menandatangani berita acara pelepasan hak dan berita acara pemberian ganti kerugian.

Tahap berikutnya, warga yang berhak menerima buku rekening Bank BNI dan pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung sendiri diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan Mataraman, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol.

Selama pelaksanaan kegiatan pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya kegiatan. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Polisi Pantau Arus Lalu Lintas di Ringin Sirah dan Simpang Lonceng Kediri, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar Blue Light Patrol di sejumlah ruas jalan pada Jumat (2/10/2026) malam. Patroli difokuskan pada pemantauan arus kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan menyasar dua titik, yakni Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng.

Patroli berada di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Patwal.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, Blue Light Patrol merupakan salah satu langkah preventif kepolisian melalui peningkatan kehadiran personel di jalan pada malam hari.

Dalam kegiatan tersebut, personel menggunakan kendaraan roda empat patroli dengan lampu rotator biru menyala untuk meningkatkan visibilitas keberadaan polisi di tengah aktivitas masyarakat.

Petugas melakukan pemantauan terhadap pergerakan kendaraan di Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng.

Dua persimpangan tersebut menjadi sasaran pemantauan untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak serta mendeteksi lebih awal apabila terjadi gangguan lalu lintas yang membutuhkan penanganan.

Selain memantau kondisi lalu lintas, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di sepanjang kawasan yang dilalui petugas.

Menurut Septia, kegiatan tersebut diarahkan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Patroli pada malam hari memungkinkan personel melakukan pemantauan secara langsung terhadap situasi jalan ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung.

Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu biru juga diharapkan memberikan efek preventif terhadap potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan di jalan.

Personel Patwal melakukan pemantauan secara mobile sekaligus bersiaga apabila ditemukan kepadatan atau kondisi lain yang membutuhkan respons kepolisian.

Satlantas Polres Kediri Kota juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin berlalu lintas meskipun kondisi jalan pada malam hari relatif lebih lengang.

Pengendara diimbau tetap mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan serta menjaga kecepatan kendaraan sesuai kondisi jalan.

Blue Light Patrol menjadi bagian dari kegiatan preventif Satlantas Polres Kediri Kota untuk menjaga aktivitas masyarakat pada malam hari sekaligus memastikan jalur-jalur yang menjadi titik pemantauan tetap terpantau oleh petugas. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Propam Polres Kediri Kota Tata Parkir dan Awasi Pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Baiturrahim

Published

on

Kediriselaludihati.com – Suasana berbeda terlihat seusai pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Baiturrahim Polres Kediri Kota, Jumat (2/10/2026). Anggota kepolisian dan masyarakat yang selesai menunaikan ibadah tidak langsung meninggalkan lokasi. Seluruh jemaah mendapat makan gratis dalam kegiatan Jumat Berkah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kebersamaan Polres Kediri Kota dengan masyarakat. Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. turut melaksanakan Shalat Jumat bersama anggota dan warga yang datang ke Masjid Baiturrahim.

Setelah ibadah selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makan gratis kepada seluruh jemaah.

Program Jumat Berkah tersebut sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan antara anggota kepolisian dan masyarakat. Jemaah yang sebelumnya melaksanakan ibadah bersama kemudian menikmati makanan yang telah disediakan.

Sebelum Shalat Jumat dimulai, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kediri Kota telah melakukan pengawasan serta penataan kendaraan di sekitar Masjid Baiturrahim.

Pengawasan melekat dan pengendalian dilakukan Kasi Propam Polres Kediri Kota Iptu Bambang Heri Muljono, S.H. bersama Kanit Provos Ipda Syaiful Annam, S.H., Aipda Gandung dan Brigadir Malik.

Personel melakukan penataan parkir untuk kendaraan anggota maupun masyarakat yang mengikuti Shalat Jumat.

Masjid Baiturrahim yang berada di lingkungan Polres Kediri Kota tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi personel kepolisian. Masyarakat di sekitar Mapolres juga turut memanfaatkan masjid tersebut untuk menunaikan Shalat Jumat berjemaah.

Karena itu, pengaturan kendaraan dilakukan sejak sebelum ibadah dimulai agar akses di sekitar masjid tetap tertata dan tidak mengganggu jemaah.

Selain melakukan penataan parkir, Propam menjalankan fungsi pengawasan terhadap anggota Polres Kediri Kota yang mengikuti kegiatan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu kemudian bergabung bersama anggota dan masyarakat dalam pelaksanaan Shalat Jumat.

Seusai ibadah, kegiatan berlanjut dengan Jumat Berkah berupa makan gratis yang diberikan kepada seluruh jemaah tanpa membedakan antara anggota kepolisian dan masyarakat.

Makan bersama tersebut menjadi ruang interaksi yang lebih cair antara polisi dan warga. Seusai berada dalam satu saf saat beribadah, anggota dan masyarakat kembali berkumpul dalam suasana kebersamaan menikmati hidangan yang disediakan.

Kegiatan Jumat Berkah juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan sosial antara Polres Kediri Kota dan masyarakat melalui kegiatan sederhana yang langsung dirasakan jemaah.

Bagi Polres Kediri Kota, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan rohani personel, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Masjid Baiturrahim menjadi salah satu ruang pertemuan tersebut karena terbuka bagi anggota maupun warga sekitar untuk melaksanakan ibadah.

Rangkaian kegiatan sejak penataan parkir, pelaksanaan Shalat Jumat hingga makan gratis dalam program Jumat Berkah berlangsung tertib.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota berharap kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat tidak hanya terbangun dalam pelaksanaan tugas kamtibmas, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang berlangsung di lingkungan Mapolres Kediri Kota.(res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Tiga Personel Polres Kediri Kota Jalani Perawatan, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Datang Menjenguk

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. menjenguk tiga anggota Polres Kediri Kota yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, pada Jumat (2/10/2026).

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan anggota sekaligus memberikan dukungan dan semangat selama menjalani proses pemulihan.

AKBP Wisnu datang bersama Ketua Bhayangkari Kota Kediri Aie Wisnu dan Kasidokes Polres Kediri Kota Ipda Habib.

Rombongan diterima Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Kediri Kombes Pol. dr. Elyani, Sp.OG.(K) Obsos.

Tiga anggota Polres Kediri Kota yang dikunjungi masing-masing Kanit Samapta Polsek Pesantren AKP Sugito, PS Kanit Pidsus Satreskrim Aiptu Bagus serta PNS Polsek Pesantren Pengatur I Susiati.

Setelah tiba di RS Bhayangkara Kediri, Kapolres bersama Karumkit mendatangi anggota yang tengah menjalani perawatan.

AKBP Wisnu melihat kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan agar tetap bersemangat mengikuti proses perawatan hingga kondisi kesehatan kembali pulih.

Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk perhatian pimpinan kepada personel yang sedang sakit.

Kapolres ingin memastikan anggota yang menjalani perawatan mendapatkan dukungan, tidak hanya dari keluarga, tetapi juga lingkungan institusi tempat mereka bertugas.

Kehadiran Ketua Bhayangkari Kota Kediri dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari dukungan moril kepada anggota dan keluarganya selama menjalani masa perawatan.

Dalam kesempatan itu, rombongan berbincang dengan anggota yang dirawat dan memberikan semangat agar fokus pada proses pemulihan kesehatan.

Karumkit Bhayangkara Tk. II Kediri Kombes Pol. dr. Elyani turut mendampingi Kapolres selama melakukan kunjungan ke ruang perawatan.

Kegiatan visite berlangsung sekitar 40 menit. Setelah memastikan kondisi anggota dan memberikan dukungan, rombongan Kapolres meninggalkan RS Bhayangkara Kediri sekitar pukul 09.40 WIB.

Kunjungan kepada personel yang sakit menjadi bagian dari perhatian internal Polres Kediri Kota terhadap kondisi kesehatan anggotanya.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat bagi personel yang sedang menjalani perawatan untuk menjalani proses pemulihan hingga nantinya dapat kembali beraktivitas. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page