Connect with us

Peristiwa

Pengamanan Wisuda UNP Kediri di IKCC, Polisi Ingatkan Kamtibmas dan Keselamatan Berlalu Lintas Selama Operasi Patuh Semeru 2026

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota menerjunkan personel untuk mengamankan pelaksanaan Wisuda ke-68 Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri yang digelar di Gedung IKCC, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, pada Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.800 orang, terdiri atas wisudawan, wisudawati, dan tamu undangan tersebut mendapat pengamanan dari personel kepolisian bersama unsur TNI guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo, Polsek Kediri Kota, Aipda Andrey V.M., S.H., bersama Babinsa serta personel kepolisian yang telah ditugaskan.

Kegiatan dipimpin perwira pengendali Iptu Murnianto, S.H., yang menjabat sebagai Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Kediri Kota.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat dengan jumlah peserta besar merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada seluruh peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan wisuda berjalan aman, tertib, dan lancar. Dengan jumlah peserta dan tamu undangan yang cukup banyak, koordinasi pengamanan menjadi penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” ujar Kompol Bowo.

Menurutnya, kegiatan wisuda tidak hanya menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan keluarga, tetapi juga melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar menuju lokasi acara.

Karena itu, kesiapan personel pengamanan diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, baik di dalam maupun di sekitar kawasan kegiatan.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo bersama Babinsa turut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar menjaga ketertiban serta mendukung kelancaran acara.

Kompol Bowo mengingatkan seluruh peserta dan tamu undangan untuk tetap memperhatikan keamanan barang bawaan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama berada di lokasi wisuda.

“Kami mengajak seluruh peserta dan keluarga wisudawan untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Ikuti arahan petugas, perhatikan keamanan barang pribadi, dan hindari aktivitas yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan,” katanya.

Pengamanan tersebut juga berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang digelar mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya wisudawan dan keluarga yang menggunakan kendaraan pribadi, agar meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas selama perjalanan menuju maupun meninggalkan lokasi acara.

Pengguna sepeda motor diingatkan untuk menggunakan helm berstandar SNI, sedangkan pengemudi dan penumpang mobil wajib memperhatikan penggunaan sabuk keselamatan.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak melawan arus, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kendaraan dan kelengkapan berkendara memenuhi ketentuan.

Kompol Bowo menekankan bahwa keselamatan perjalanan merupakan bagian penting dari keberhasilan sebuah kegiatan.

“Operasi Patuh Semeru 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Kami mengingatkan para wisudawan dan keluarga agar tetap tertib di jalan. Jangan sampai kebahagiaan merayakan kelulusan terganggu akibat kelalaian saat berkendara,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada petugas melaksanakan pengamanan dan pengaturan apabila terjadi peningkatan aktivitas kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.

Sinergi antara kepolisian, TNI, panitia, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian wisuda.

Berdasarkan laporan Polsek Kediri Kota pada saat pengamanan berlangsung, situasi di Gedung IKCC Kaliombo terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Personel kepolisian tetap melaksanakan tugas pengamanan untuk memastikan kegiatan Wisuda ke-68 UNP Kediri berjalan tertib hingga seluruh rangkaian acara selesai. (res/an)

Continue Reading

Lalu Lintas

Sasar Pengunjung Pusat Perbelanjaan, Polisi Bagikan Brosur Keselamatan Berlalu Lintas di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota memperluas sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2026 dengan mendatangi kawasan pusat perbelanjaan. Kali ini, petugas membagikan brosur keselamatan berlalu lintas di Samudra Supermarket Dhoho Plaza, Jalan PB Sudirman, Kota Kediri, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

Sosialisasi ini merupakan rangkaian Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan informasi mengenai sembilan sasaran pelanggaran yang menjadi perhatian kepolisian selama operasi berlangsung.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sosialisasi dilakukan agar masyarakat semakin memahami aturan lalu lintas dan risiko kecelakaan akibat perilaku berkendara yang tidak tertib.

“Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, kami mengajak masyarakat meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas. Sosialisasi tidak hanya dilakukan di jalan raya, tetapi juga di tempat-tempat aktivitas masyarakat agar pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak orang,” ujar AKP Septia.

Sembilan sasaran pelanggaran yang disosialisasikan meliputi penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) tidak sesuai standar, melawan arus lalu lintas, menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak mengenakan sabuk keselamatan, serta menggunakan helm yang tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap pengendara yang melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, pengemudi dalam pengaruh alkohol atau narkoba, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

Menurut AKP Septia, sejumlah pelanggaran tersebut memiliki potensi membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak sekadar mengetahui jenis pelanggaran yang menjadi sasaran operasi, tetapi juga memahami pentingnya mengubah kebiasaan berkendara.

“Jangan menggunakan ponsel ketika mengemudi, hindari melawan arus, dan selalu gunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan. Kami juga mengingatkan para orang tua agar tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan mengendarai kendaraan bermotor,” katanya.

Pembagian brosur di kawasan Dhoho Plaza menjadi kelanjutan dari kegiatan edukasi yang sebelumnya dilakukan Satlantas Polres Kediri Kota pada Selasa (27/10/2026).

Selain sosialisasi, pada Rabu (28/10/2026) Satlantas juga melaksanakan patroli preventif di sejumlah persimpangan, antara lain kawasan Jembatan Brawijaya, Jalan Veteran, Bandar Ngalim, dan Alun-Alun Kota Kediri.

Patroli dan pembagian brosur tersebut merupakan dua pendekatan yang saling melengkapi dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Kehadiran petugas di jalan ditujukan untuk mencegah pelanggaran, sementara sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.

AKP Septia menegaskan bahwa tujuan utama operasi adalah membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib, bukan sekadar meningkatkan jumlah penindakan.

“Harapan kami, masyarakat tetap disiplin meskipun Operasi Patuh Semeru telah berakhir. Keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebiasaan setiap hari karena satu pelanggaran dapat menimbulkan risiko bagi banyak orang,” ujarnya.

Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memeriksa kelengkapan kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan sebelum melakukan perjalanan. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Polisi Awasi Titik Lalu Lintas Kota Kediri Selama Operasi Patuh Semeru

Published

on

Kediriselaludihati- Satlantas Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli di sejumlah persimpangan jalan sebagai bagian dari kegiatan preventif Operasi Patuh Semeru 2026. Patroli tersebut dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan sekaligus mencegah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (28/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB, menyasar empat titik, yakni Simpang Empat Jembatan Brawijaya, Simpang Empat Veteran, Simpang Empat Bandar Ngalim, dan Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri.

Patroli dilaksanakan anggota Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Kediri Kota di bawah pengawasan Kanit Turjawali.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa patroli preventif dilakukan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

“Operasi Patuh Semeru 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli dan edukasi. Kami ingin masyarakat semakin disiplin sehingga potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ujar AKP Septia.

Menurutnya, keberadaan petugas di sejumlah persimpangan diharapkan dapat mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan ketika melintas di kawasan dengan pertemuan arus kendaraan.

Dalam Operasi Patuh Semeru 2026, terdapat sembilan jenis pelanggaran yang menjadi perhatian kepolisian.

Sasaran tersebut meliputi penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai standar, melawan arus lalu lintas, menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak mengenakan sabuk keselamatan, serta menggunakan helm yang tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, operasi menyasar pengendara yang melampaui batas kecepatan, pengendara di bawah umur, pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

AKP Septia mengingatkan bahwa pelanggaran tersebut bukan sekadar persoalan ketidakpatuhan terhadap aturan, tetapi juga berkaitan langsung dengan risiko keselamatan pengguna jalan.

“Melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, dan mengabaikan perlengkapan keselamatan merupakan perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menghindari pelanggaran tersebut,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (27/10/2026), Satlantas Polres Kediri Kota juga melaksanakan pembagian brosur dan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2026 kepada pengguna jalan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan edukatif agar masyarakat mengetahui sasaran operasi serta memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

Melalui patroli yang dilaksanakan di empat persimpangan pada Rabu, kepolisian melanjutkan upaya pencegahan dengan meningkatkan kehadiran personel di jalan.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada operasi kepolisian. Kami berharap masyarakat selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu, dan menghormati pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Septia.

Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 dengan berkendara secara tertib dan mengutamakan keselamatan. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres dan Wakil Wali Kota Kediri Lepas Ratusan Mahasiswa, Ajak Generasi Muda Terus Belajar dan Berkarya

Published

on

Kediriselaludihati- Sebanyak 128 mahasiswa asal Kota Kediri diberangkatkan menuju Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya untuk mengikuti Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).

Pemberangkatan berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Kediri dan dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, S.Pd.I., bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.

Para mahasiswa diberangkatkan menggunakan tiga armada bus yang telah disiapkan untuk mengikuti kegiatan Apel Kebangsaan yang diselenggarakan Polda Jawa Timur.

Sebelum keberangkatan, para mahasiswa berkumpul di halaman Kantor Pemkot Kediri sejak pukul 09.00 WIB untuk mengikuti pengarahan, menerima pembagian konsumsi, serta mempersiapkan perjalanan menuju Surabaya.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang bersedia mengambil bagian dalam kegiatan kebangsaan tersebut.

Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa menjadi salah satu wujud kepedulian generasi muda terhadap semangat persatuan dan kebangsaan yang diwariskan melalui peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

“Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan ini. Keikutsertaan kalian merupakan bukti bahwa anak-anak muda mampu bergerak bersama dan selaras dalam semangat kebangsaan,” ujar AKBP Wisnu.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan selama perjalanan dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara.

“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga kesehatan, mengikuti aturan panitia, serta menjaga ketertiban selama perjalanan maupun saat mengikuti Apel Kebangsaan di Polda Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat semangat belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri agar dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Mulai sekarang tanamkan karakter yang baik. Pemuda harus terus belajar dan belajar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan karakter dan kemampuan yang baik, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik,” ujar KH Qowimuddin Thoha.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan seremonial, tetapi juga mampu membawa pulang nilai-nilai kebangsaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial dinilai penting untuk membangun generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah.

“Setelah itu, mari bersama-sama membangun Kota Kediri menjadi kota yang MAPAN dan berjaya,” pesannya.

Kegiatan pemberangkatan tersebut juga dihadiri Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, serta Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata.

Setelah mengikuti pengarahan dan doa bersama, seluruh mahasiswa memasuki tiga bus yang disiapkan untuk membawa rombongan menuju Polda Jawa Timur.

Keikutsertaan 128 mahasiswa Kota Kediri dalam Apel Kebangsaan menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang menekankan peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu dengan peserta dari daerah lain serta memperluas pengalaman dalam kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebersamaan.

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini diharapkan tidak berhenti pada upacara atau kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan potensi, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.Pemberangkatan rombongan mahasiswa dari Kantor Pemkot Kediri menuju Polda Jawa Timur berlangsung aman dan lancar. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page