Connect with us

Peristiwa

Perangkat BTS Telkomsel 2 Lokasi di Kota Kediri Dicuri, Polsek Mojoroto Lakukan Penyelidikan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Piket Reskrim Polsek Mojoroto menerima laporan pencurian 4 modul UBBPd6 dan 12 SFP SM 10G milik Telkomsel di BTS Telkomsel KED317_LAWU2-TBG Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dan di BTS Telkomsel KED151_SUPARJAN-PAB Jl. Mangunwijaya 33 Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Kegiatan dilaporkan pada Hari Kamis 18 April 2024, sekira pukul 01.15 WIB. Sementara waktu kejadian, pada Selasa 16 April 2024 sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H mengatakan, awal Mula Kejadian Pada hari Selasa 16 April 2024 diketahui sekitar pukul 12.30 WIB telah terjadi pencurian 4 modul UBBPd6 dan 12 (dua belas) SFP SM 10G milik Telkomsel di di BTS dan di BTS Telkomsel KED151_SUPARJAN-PAB.

Kemudian pihak korban mengecek aplikasi INEOM dan terdapat 2 notifikasi alarm bahwa Board not in position yang menandakan modul UBBPd6 yang terdapat di BTS di Jalan Lawu Kel.Pojok Kec.Mojoroto Kota Kediri dan modul UBBPd6 di BTS Jalan Suparjan Mangunwijaya Kel.Mojoroto Kec.Mojoroto Kota Kediri telah dicabut.

“Setelah mengetahui modul UBBPd6 di BTS Telkomsel KED317_LAWU2-TBG dan modul UBBPd6 di BTS Telkomsel KED151_SUPARJAN-PAB dicabut pelapor langsung menginformasikan ke pihak telkomsel lalu pelapor bersama saksi langsung ke BTS Telkomsel PG Mrican Kel. Mrican Kec. Mojoroto Kota Kediri untuk stanby menjaga / menunggu pencuri tersebut beraksi di BTS PG Mrican,” terang Kompol Mukhlason.

Namun setelah menunggu 30 menit, petugas langsung mengecek ke BTS Telkomsel KED151_SUPARJAN-PAB Jl. Mangunwijaya 33 Kel. Mojoroto Kec. Mojoroto Kota Kediri saat tiba di BTS Telkomsel KED151 mendapati rak BTS masih terkunci serta tidak ada yang rusak.

Kemudian pegawai membuka rak BTS pelapor melihat modul UBBPd6 dan SFP SM 10G di rak BTS sudah tidak ada / hilang diambil orang. Lalu, sekira pukul 15.17 wib mengecek ke BTS Telkomsel KED317_LAWU2-TBG Ds. Pojok Kec. Mojoroto Kota Kediri saat tiba di ke BTS Telkomsel KED317_LAWU2-TBG pelapor mendapati rak BTS masih terkunci dan tidak ada yang rusak.

Serta saat saksi membuka rak BTS melihat modul UBBPd6 dan SFP SM 10G di rak BTS sudah tidak ada / hilang diambil orang.

Setelah itu, korban kembali ke mess Jl. Karanglo Ds. Paron Kec. Ngasem Kab. Kediri menunggu surat kuasa untuk melaporkan ke Polsek Mojoroto pada Kamis sekira jam 01.15 WIB untuk proses lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian kurang lebih sejumlah Rp.120.000.000.

“Kami sudah menerima laporan informasi. Mendatangi TKP. Pulbaket dan Melakukan Penyelidikan. Lalu memeriksa pelapor dan saksi, serta melapor ke pimpinan,” beber Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H.

Pelapor hanya membawa foto tempat modul UBBPd6 dan SFP SM 10G yang hilang di BTS (Base Transiefer Station) Telkomsel KED317_LAWU2-TBG Jalan Lawu Kel. Pojok Kec. Mojoroto Kota Kediri dan di BTS (Base Transiefer Station) Telkomsel KED151_SUPARJAN-PAB Jl. Suparjan Mangunwijaya 33 Kel. Mojoroto Kec. Mojoroto Kota Kediri. Pelapor dan saksi bekerja di P.T. Radhita Pratangga Jagadita. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

AKBP Wisnu Bersama Forkopimda dan Tokoh Pesantren Hadir dalam Peringatan Keagamaan di Masjid Darunnajah

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul KH Abu Bakar ke-71 yang digelar di Masjid Darunnajah, Jalan KH Hasyim Asy’ari, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa (8/9/2026) malam.

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah Dr. KH Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., KH Ahmad Sholeh Abdul Jalil (Gus Soleh), KH Abdul Hamid Abdul Kodir selaku Pengasuh Pondok Pesantren Maunah Sari, KH Zubaddus Zaman Thoha (Gus Bad), serta sejumlah tokoh pesantren lainnya.

Selain Kapolres Kediri Kota, hadir pula Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., Danramil 0809/03 Mojoroto Kapten Cke Mulyono, Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo Widodo, S.H., Babinsa Kelurahan Bandar Kidul Sertu Solihin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Kidul Aiptu Sugiono, serta jajaran Polsek Mojoroto.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Yasin, tahlil dan tahmid, serta lantunan hadroh dari Al Muttaqin.

Dalam kesempatan tersebut, KH Abu Bakar Abdul Jalil menyampaikan sambutan kepada para jamaah, kemudian dilanjutkan sambutan dari Dandim 0809/Kediri dan Kapolres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang menjadi ruang mempererat hubungan antara ulama, masyarakat, dan aparat keamanan.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Ulama, masyarakat, dan aparat memiliki peran masing-masing dalam menjaga kehidupan yang harmonis dan kondusif,” ujar AKBP Wisnu.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi landasan penting dalam membangun karakter masyarakat yang mengedepankan akhlak, kepedulian, dan persaudaraan.

“Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dengan para tokoh agama dan masyarakat terus terjaga, sehingga Kota Kediri menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan,” katanya.

Puncak kegiatan diisi tausyiah oleh Dr. KH Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada para jamaah, kemudian ditutup dengan doa bersama.

Melalui kehadiran dalam kegiatan keagamaan tersebut, Polres Kediri Kota terus membangun kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya tokoh agama dan pesantren, sebagai bagian dari upaya menciptakan hubungan sosial yang kuat dan menjaga situasi kamtibmas di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

AKBP Wisnu Apresiasi Panitia, Fasilitas Olahraga Polres Kediri Kota Dimanfaatkan untuk Kegiatan Positif

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. membuka secara resmi turnamen bulu tangkis yang digelar di GOR Tathya Dharaka Polres Kediri Kota, Selasa (8/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., pejabat utama Polres Kediri Kota, panitia penyelenggara, serta para peserta turnamen.

Rombongan Kapolres Kediri Kota tiba di GOR Tathya Dharaka sekitar pukul 19.10 WIB. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Kapolres Kediri Kota.

Dalam sambutannya, AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menginisiasi kegiatan olahraga tersebut. Menurutnya, turnamen bulu tangkis menjadi kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan dan membangun semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah kita semua bisa hadir dalam kegiatan pembukaan turnamen bulu tangkis ini dalam keadaan sehat wal afiat. Terima kasih kepada panitia yang telah mengadakan kegiatan ini,” ujar AKBP Wisnu.

Kapolres mengatakan, Polres Kediri Kota memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif bagi anggota maupun masyarakat.

“Polres Kediri Kota memiliki banyak fasilitas olahraga, salah satunya GOR bulu tangkis ini. Saya berharap fasilitas yang ada dapat terus dimanfaatkan untuk kegiatan yang membangun,” katanya.

AKBP Wisnu juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen tersebut.

“Sekali lagi terima kasih kepada panitia yang telah berjuang mengadakan kegiatan turnamen bulu tangkis ini. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, turnamen bulu tangkis saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

Pembukaan turnamen ditandai dengan prosesi pemukulan shuttlecock secara simbolis atau servis pertama yang dilakukan oleh Kapolres Kediri Kota bersama Wakil Wali Kota Kediri.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi serta foto bersama Kapolres, Wakil Wali Kota, panitia, dan peserta turnamen.

Kapolres Kediri Kota mengatakan, kegiatan olahraga seperti ini menjadi salah satu sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarunsur masyarakat.

“Olahraga tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi ruang membangun persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.

Sekitar pukul 20.15 WIB, rombongan Kapolres Kediri Kota meninggalkan GOR Tathya Dharaka setelah seluruh rangkaian pembukaan kegiatan selesai dilaksanakan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota terus mendorong pemanfaatan ruang dan fasilitas olahraga sebagai sarana kegiatan positif yang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Bersama Tiga Pilar Dampingi Proses Klarifikasi 34 Warga Dandanangan Kediri, Dorong Masyarakat Jauhi Judi Online

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan upaya pencegahan terhadap dampak judi online (judol) yang dinilai dapat merugikan masyarakat, termasuk memengaruhi kondisi ekonomi keluarga. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan klarifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial RI terhadap warga Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, pada Selasa (8/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Kantor Kelurahan Dandangan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, tiga pilar kelurahan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), pendamping bansos Kemensos, serta 34 warga yang masuk dalam data klarifikasi.

Klarifikasi tersebut dilakukan terkait adanya indikasi aktivitas judi online berdasarkan pemantauan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang berkaitan dengan data penerima bantuan sosial.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar menjauhi aktivitas judi online serta mengingatkan anggota keluarga masing-masing mengenai bahaya yang ditimbulkan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, kepolisian mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pencegahan terhadap dampak negatif judi online yang dapat merusak kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat.

“Judi online bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga dapat berdampak terhadap kehidupan keluarga, kondisi ekonomi, serta masa depan seseorang. Karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan,” ujar Kompol Bowo.

Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah masyarakat terjerumus dalam aktivitas yang merugikan tersebut.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah tergiur keuntungan instan dari judi online. Apabila ada anggota keluarga yang terindikasi, perlu diberikan pemahaman dan pendampingan agar tidak semakin jauh,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kelurahan Dandangan, pendamping bansos Kemensos, Bhabinkamtibmas, Babinsa Dandangan, FKDM Dandangan, serta warga yang mengikuti proses klarifikasi.

Melalui kegiatan koordinasi dan edukasi tersebut, pemerintah bersama aparat keamanan berharap upaya pencegahan judi online dapat terus diperkuat, sekaligus memastikan program bantuan sosial berjalan sesuai tujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page