Connect with us

Peristiwa

Percepat PTSL, Pemkab Kediri Anggarkan Hibah Rp4 miliar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Mewujudkan percepatan pendaftaran tanah melalui program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten Kediri menganggarkan hibah pola Trijuang dari APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp4 miliar.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, pemberian dana hibah itu sebagai keseriusan pemerintah daerah dalam rangka menuju Kabupaten Kediri lengkap pada 2024.

“Harapannya dengan adanya pemberian hibah itu dapat mempercepat proses sertifikasi terhadap tanah milik masyarakat Kabupaten Kediri dan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Kediri,” katanya, Kamis (26/1/2023).

Dalam rangka menuju Kabupaten Kediri lengkap PTSL tahun 2024, Bupati Hanindhito Himawan Pramana melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan dengan kepala Kantor BPN Kabupaten Kediri, Kejaksaan Negeri, Polres dan Polres Kediri Kota.

Menurut Mas Dhito, dalam mewujudkan percepatan PTSL, dibutuhkan dukungan sinergisitas dan kerjasama semua pihak mulai dari tingkat desa yakni kepala desa sampai panitia /Pokmas.

“MoU hari ini memperkuat dukungan bahwa Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten serius dalam menjalankan program prioritas pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri Eko Priyanggodo dalam laporannya mengungkapkan, sesuai dengan daftar himpunan ketetapan pajak tahun 2022, bidang tanah yang ada di Kabupaten Kediri sebanyak 886.207 bidang.

Dari jumlah itu, bidang tanah yang sudah bersertifikat 587.545 bidang atau 66,3 persen. Sedang, 298.662 bidang atau 33,7 persen belum bersertifikat.

“Jadi PR kita masih 33,7 persen untuk menuju ke kabupaten lengkap,” urainya.

Program PTSL yang dimulai sejak 2017, sampai dengan 2022 dari 343 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Kediri sudah ada 165 desa yang mengikuti PTSL. Dengan begitu, hingga tahun ini masih menyisakan 179 desa sebagai lokasi PTSL baru.

Target PTSL tahun 2023, ada beberapa kegiatan salah satunya terkait peta bidang tanah kegiatan non PTSL sebanyak 340 bidang dan peta bidang tanah PTSL 26.537 hektar.

“Terkait peta bidang tanah menuju kualitas kabupaten lengkap, tahun 2023 ini Kelurahan Pare ditetapkan sebagai lokasi PTSL,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Eko, terkait sertifikat hak atas tanah non sistematis sebanyak 340 bidang dan sertifikat hak atas tanah untuk PTSL ditargetkan 45.383 bidang.

“PTSL tahun 2023 ini lokasi desa baru ada 67 desa, sedangkan desa lama pada tahun 2022 yang targetnya peta bidang tanah, tahun ini kita naikkan untuk sertifikat (sebanyak) 36 desa,” tandasnya.(res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

AKBP Wisnu Dorong Jajaran Polsek Perkuat Pelayanan Humanis dan Sinergi dengan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu melakukan kunjungan kerja ke jajaran Polsek Mojo dan Polsek Pesantren, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi internal sekaligus memastikan kesiapan jajaran kepolisian di tingkat kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta Pejabat Utama Polres Kediri Kota. Rombongan diterima langsung oleh Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan, S.H., beserta jajaran dan Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., beserta anggota.

Di Polsek Mojo, Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan menyampaikan kondisi wilayah hukumnya yang memiliki karakter geografis cukup beragam. Wilayah Mojo terdiri dari 20 desa dengan sebagian berada di kawasan pegunungan dan sebagian lainnya berada di dataran rendah.

Menurutnya, kondisi geografis tersebut menjadi perhatian tersendiri, terutama saat musim penghujan karena sejumlah wilayah memiliki potensi bencana alam seperti longsor. Selain itu, jalur penghubung Kediri–Tulungagung juga menjadi salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.

“Secara umum situasi wilayah hukum Polsek Mojo sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. Hal tersebut tidak lepas dari kerja sama anggota, pemerintah kecamatan, Koramil, serta masyarakat,” ujar IPTU Mahmud dalam penyampaiannya.

Menanggapi laporan tersebut, AKBP Wisnu menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bukan sekadar memberikan arahan, tetapi menjadi kesempatan untuk berdialog dan mendengarkan langsung kondisi anggota di lapangan.

Ia menegaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian karena menjadi personel yang paling dekat dengan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas adalah tulang punggung Polsek. Gambaran Polres dan Polsek di tengah masyarakat ada pada Bhabinkamtibmas. Karena itu, Bhabinkamtibmas harus didukung agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” kata AKBP Wisnu.

Menurutnya, tugas kepolisian saat ini tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang berjarak dengan masyarakat. Polisi harus mampu membangun komunikasi, mendengarkan keluhan, dan memberikan pelayanan yang humanis.

“Kita bukan warga yang superior. Kita harus menempatkan diri sejajar, bahkan lebih rendah dari masyarakat, karena tugas kita adalah melayani masyarakat,” tegasnya.

AKBP Wisnu juga meminta seluruh jajaran agar setiap persoalan yang muncul di masyarakat dapat segera ditangani dan diselesaikan secara tuntas.

“Jangan takut untuk melaporkan setiap permasalahan kepada pimpinan. Dengan komunikasi yang baik, setiap hambatan dapat segera kita selesaikan,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah anggota Polsek Mojo menyampaikan beberapa kebutuhan operasional, di antaranya keterbatasan kendaraan dinas untuk mendukung tugas di wilayah pegunungan serta kebutuhan bahan bakar operasional Bhabinkamtibmas.

Terkait hal tersebut, AKBP Wisnu menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan kebutuhan kendaraan sesuai karakteristik wilayah dan akan mengupayakan pemenuhan secara bertahap melalui mekanisme yang berlaku.

Selain itu, Kapolres juga menanggapi aspirasi terkait kegiatan masyarakat, termasuk rencana kegiatan karnaval di wilayah Tambi Bendo. Ia meminta agar setiap kegiatan masyarakat tetap dikomunikasikan dengan unsur terkait sehingga dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.

“Kegiatan masyarakat harus kita dukung, tetapi tetap perlu koordinasi agar aspek keamanan dan kelancaran masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Usai kegiatan di Polsek Mojo, rombongan melanjutkan kunjungan ke Polsek Pesantren.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi menyampaikan bahwa wilayah hukumnya memiliki jumlah penduduk yang cukup besar dengan dukungan personel sebanyak 63 anggota. Secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pesantren berjalan kondusif dengan dukungan sinergitas bersama berbagai pihak.

Dalam arahannya, AKBP Wisnu kembali menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Dengan jumlah personel yang terbatas dibandingkan jumlah masyarakat yang harus dilayani, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus memberdayakan masyarakat sebagai bagian dari sabuk kamtibmas,” ungkapnya.

Kapolres juga mengapresiasi peran masyarakat yang selama ini ikut membantu kepolisian menjaga situasi keamanan.

Menurutnya, pendekatan humanis harus terus dikedepankan, terutama dalam pelayanan maupun penegakan hukum.

“Kita harus memposisikan diri dari sudut pandang masyarakat, baik sebagai pelapor maupun korban. Dengan begitu pelayanan dan penegakan hukum dapat berjalan secara humanis,” ujar AKBP Wisnu.

Ia kembali menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan wajah Polri di tengah masyarakat.

“Jika Bhabinkamtibmas mampu melakukan deteksi dini dan problem solving, maka berbagai persoalan dapat segera diatasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.

Dalam dialog bersama anggota Polsek Pesantren, sejumlah masukan juga disampaikan, salah satunya terkait kebutuhan personel serta dukungan sarana CCTV untuk membantu pengungkapan perkara.

AKBP Wisnu menyampaikan bahwa setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

Selain memberikan arahan kepada personel, Kapolres Kediri Kota juga mengingatkan peran keluarga besar Bhayangkari agar selalu menjaga sikap di lingkungan masyarakat maupun ruang digital.

“Sikap kita maupun keluarga dapat mempengaruhi citra institusi. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” pesannya.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan pengecekan kesiapan Sistem Pengamanan Markas (Sispam Mako), peninjauan UMKM Bhayangkari Ranting Mojo dan Pesantren, ramah tamah, serta foto bersama.

Melalui kunjungan tersebut, AKBP Wisnu berharap seluruh jajaran Polsek semakin solid, mampu menjawab tantangan di wilayah masing-masing, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kehadiran Polisi di Tengah Warga, Bhabinkamtibmas Mojoroto Kediri Fasilitasi Komunikasi Orang Tua dan Anak

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Aiptu Andri Jatmiko bersama Bhabinkamtibmas Desa Ngablak Aiptu Agus Setyawan melakukan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada warga terkait persoalan keluarga, pada Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan menyusul laporan warga Banyakan atas nama Sulasmiati terkait anaknya, Dea Indana Zulfa, yang belum bersedia kembali ke rumah dan saat ini tinggal di tempat kos wilayah RT 33 RW 05, Kelurahan Mojoroto.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mempertemukan pihak keluarga untuk membuka ruang komunikasi dan mencari penyelesaian secara baik-baik dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

Aiptu Andri Jatmiko menyampaikan imbauan agar seluruh pihak tetap menjaga komunikasi dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila terdapat perkembangan situasi maupun permasalahan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam persoalan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan melalui komunikasi dan pendekatan humanis.

“Setiap persoalan di masyarakat perlu dikedepankan penyelesaian yang bijaksana. Bhabinkamtibmas hadir untuk membantu membuka komunikasi agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Kompol Rudi.

Menurutnya, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu cara Polri membangun kepercayaan serta menjaga hubungan baik dengan warga.

“Apabila ada permasalahan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun kepolisian terdekat agar dapat segera dicarikan solusi,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan dan komunikasi tersebut berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Polri terus mendorong peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang aman serta harmonis. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Dari Kelas Ibu Balita hingga Wisuda Lansia, Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota Dorong Kepedulian dan Keamanan Lingkungan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Kediri Kota terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang dan pendampingan berbagai aktivitas warga.

Pada Kamis (20/8/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Ringinanom Aipda Eko Prayitno menghadiri kegiatan Kelas Ibu Balita yang digelar Puskesmas Kota Wilayah Utara di Panti PKK Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri.

Kegiatan tersebut diikuti unsur pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader kesehatan, Babinsa, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Ringinanom.

Selain mendampingi kegiatan masyarakat, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada peserta agar bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan antara kepolisian dengan warga.

“Melalui kegiatan sambang, anggota dapat mengetahui secara langsung kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan terkait keamanan lingkungan,” ujar Kompol Bowo.

Menurutnya, pendekatan tersebut penting karena keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Di wilayah lain, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan juga melaksanakan kegiatan sambang bersama tiga pilar dalam acara Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) 2 BKL “Lestari” Kelurahan Jagalan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna tersebut menjadi momentum apresiasi terhadap 24 peserta lansia yang telah mengikuti program pembelajaran dan pendampingan.

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan turut memberikan imbauan kamtibmas agar lingkungan tetap aman dan kondusif.

“Peran serta masyarakat dari berbagai kelompok usia sangat penting dalam menjaga lingkungan. Lansia juga memiliki peran melalui pengalaman dan kepedulian sosial yang dimiliki,” kata Kompol Bowo.

Ia menambahkan, keterlibatan tiga pilar bersama masyarakat merupakan bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan saling mendukung.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kediri Kota terus mendorong pola pelayanan yang mengedepankan komunikasi, kehadiran anggota di tengah warga, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page