Peristiwa
Perhatian Terhadap Keselamatan Berkendara di Kediri Kota: Kasat Lantas Soroti Tren Kecelakaan
Kediriselaludihati – Meski jumlah kecelakaan di wilayah Kediri Kota mengalami penurunan pada bulan September, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K, S.I.K., Kasat Lantas Polres Kediri Kota, mengingatkan pentingnya tetap waspada saat berkendara.
Dalam wawancaranya, Selasa 8 Oktober 2024 AKP Afandy mengungkapkan bahwa meskipun angka kejadian turun, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Yang kami lihat memang ada penurunan jumlah kecelakaan, dari 33 kejadian di bulan Agustus menjadi 26 kejadian di September. Ini kabar baik, tetapi bukan berarti kita boleh lengah,” ujar Afandy dengan bijak.
Afandy menekankan bahwa yang paling mengkhawatirkan adalah peningkatan korban luka berat. “Bulan lalu, ada satu korban yang mengalami luka berat. Ini sesuatu yang tidak boleh kita anggap sepele,” jelasnya.
Menurutnya, meski korban meninggal dunia tetap di angka 6 orang, penting untuk memahami bahwa satu nyawa atau satu korban luka berat adalah hal yang sangat berarti.
Selain itu, Afandy juga menyoroti waktu-waktu rawan kecelakaan yang ternyata paling banyak terjadi pada malam hari, antara pukul 18.00 hingga 00.00. “Kami mencatat 12 kejadian pada waktu tersebut, yang cukup mengejutkan. Di sinilah kami perlu mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama pada malam hari, ketika kondisi jalan bisa lebih menantang.”
Selain korban dan waktu kejadian, Afandy juga mengungkapkan bahwa kendaraan roda dua masih mendominasi kecelakaan di Kediri. Namun, ia juga menambahkan bahwa ada peningkatan kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar seperti mobil barang dan bus.
“Hal ini tentunya menjadi perhatian kami, karena jenis kendaraan ini biasanya berdampak lebih besar pada kerugian material,” tambahnya.
Di balik semua angka dan data tersebut, Afandy tetap optimis. “Kami percaya bahwa dengan kesadaran yang lebih baik dari masyarakat, kita bisa menurunkan angka kecelakaan ini lebih jauh,” katanya dengan harapan. “Kuncinya adalah disiplin dalam berkendara dan saling menghargai sesama pengguna jalan.”
Afandy juga menyinggung pentingnya melengkapi diri dengan surat-surat resmi seperti SIM. Berdasarkan data yang dimiliki, banyak pengendara yang terlibat kecelakaan ternyata belum memiliki SIM. “Ini adalah sesuatu yang akan terus kami awasi. Kami ingin memastikan bahwa semua pengendara memiliki kelengkapan yang diperlukan untuk keselamatan mereka sendiri.” Ungkap AKP Afandy.
Dalam wawancara ini, Afandy menutup dengan pesan sederhana namun mendalam: “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita semua. Setiap pengendara punya peran dalam menjaga dirinya sendiri dan orang lain.”tandasnya
Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dan sosialisasi yang terus dilakukan oleh pihak kepolisian, Afandy berharap ke depan, Kediri Kota bisa menjadi kota yang lebih aman dan ramah bagi para pengendara.(res/aro)
Lalu Lintas
Sinergi Polri, TNI, dan Dishub Jaga Kelancaran Aktivitas Penumpang
Kediriselaludihati – Pengamanan di kawasan Terminal Tamanan Kota Kediri terus diperkuat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota bersama unsur terkait melaksanakan pendampingan dan pemantauan langsung di lokasi terminal.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (22/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan personel Turjawali Satlantas, Babinsa Kelurahan Tamanan, serta petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di terminal.
Petugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang, arus kendaraan umum, serta situasi di sekitar area terminal guna memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas di terminal berjalan tertib, aman, dan lancar, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Lebaran,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Selain pemantauan, petugas juga siap memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila ditemukan kendala, baik terkait transportasi maupun keamanan di area terminal.
Kegiatan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan sinergi lintas instansi. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para penumpang dan pengguna jasa transportasi.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di Terminal Tamanan terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.
Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa Operasi Ketupat Semeru 2026, sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. (res/aro)
Peristiwa
Patroli Malam dan KRYD Digelar, Arus Lalu Lintas Terpantau Lancar
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota mengintensifkan kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama momentum Hari Raya Idul Fitri. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan.
Pada Sabtu (21/3/2026) sore, petugas melaksanakan kegiatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di sejumlah lokasi strategis. Di antaranya Simpang Empat Mrican, Simpang Tiga PG Mrican, kawasan Kediri Town Square, hingga Kediri Mall.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas yang tergabung dalam tim urai melakukan pengaturan serta penguraian arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan, terutama di kawasan pusat perbelanjaan yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.
“Fokus utama adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas di titik-titik dengan intensitas kendaraan tinggi,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Kegiatan serupa kembali dilanjutkan pada malam hari melalui apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), dilanjutkan patroli kamseltibcarlantas. Patroli menyasar sejumlah titik keramaian, seperti Bundaran Sekartaji, kawasan Wisma Wakapolres, Terminal Tamanan, Simpang Empat Alun-alun, hingga Simpang Empat Sukorame.
Petugas tetap mengedepankan langkah preventif dengan melakukan pengaturan arus serta penguraian kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
Hasil pemantauan menunjukkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan gangguan berarti, dan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau relatif terkendali.
Kehadiran perwira dan anggota Satlantas di lapangan menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas selama perayaan Idul Fitri, sekaligus memastikan mobilitas warga tetap aman dan tertib. (res/aro)
Peristiwa
Patroli Pertokoan hingga Stasiun, Situasi Kamtibmas Terpantau Aman dan Kondusif
Kediriselaludihati – Pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran terus diperkuat di pusat Kota Kediri. Salah satunya melalui Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2026 di Jalan Dhoho yang menjadi titik strategis pergerakan warga.
Pada Minggu (22/3/2026) dini hari hingga siang, Regu I Pos Terpadu Jl Dhoho melaksanakan rangkaian kegiatan pengamanan yang dipimpin oleh perwira pengendali di lapangan bersama personel gabungan dari berbagai instansi.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang bertujuan memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selanjutnya, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Dhoho yang dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat.
Selain pengaturan lalu lintas, patroli juga difokuskan pada sejumlah objek vital, seperti pertokoan, stasiun kereta api, serta hotel. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama meningkatnya aktivitas masyarakat di masa libur Idul Fitri.
“Pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat yang beraktivitas di pusat kota merasa aman dan nyaman,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Pos Terpadu Jl Dhoho melibatkan 23 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, serta elemen masyarakat seperti Senkom dan Saka Bhayangkara. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian dari sinergi pengamanan terpadu selama Operasi Ketupat Semeru 2026.
Hasil pemantauan menunjukkan situasi di kawasan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan, sementara arus lalu lintas relatif stabil.
Kehadiran perwira dan anggota di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah di tengah meningkatnya mobilitas selama Lebaran.
Pengamanan di Pos Terpadu Jl Dhoho akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga berakhirnya rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026, dengan fokus pada pelayanan dan perlindungan masyarakat. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
