Peristiwa
Peringati HUT Korps Korpri ke-53, Polres Kediri Kota Gelar Tayaskuran
Kediriselaludihati.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-53, Polres Kediri Kota menggelar acara tasyakuran yang berlangsung pada Jumat (29/11/2024) di Grand Panglima Resto, Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota Kediri. Acara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan dedikasi dalam pelayanan publik.
Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan para anggota Korpri Polres Kediri Kota, termasuk purna anggota yang telah memberikan kontribusi besar selama masa tugasnya. Turut hadir Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kompol Dodik Tri Hendro S., serta pejabat utama Polres Kediri Kota.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengurus Korpri Polres Kediri Kota menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Korpri yang kini genap berusia 53 tahun. “Kami telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti anjangsana, pembagian bantuan sosial kepada purna anggota, olahraga bersama, pembinaan teknis e-Kinerja, dan hari ini kita puncaki dengan tasyakuran ini. Semoga Korpri semakin maju dan sukses,” ucapnya penuh optimisme.
Pesan Kapolres untuk Anggota Korpri
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme anggota Korpri dalam menjalankan tugasnya. “Di usia yang ke-53 ini, Korpri harus terus menjadi kekuatan dalam membangun bangsa. Dengan tema besar ‘Korpri untuk Indonesia’, mari kita jadikan momen ini untuk mengingat bahwa keberadaan kita adalah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.
Kapolres juga menggarisbawahi pentingnya menjaga nilai kebhinekaan dan profesionalisme dalam pelayanan publik. “PNS Polri harus menjadi prajurit kebhinekaan, mengedepankan nilai nasionalisme dan inovasi dalam setiap tugas yang diemban,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada para purna anggota dan Ketua Korpri yang lama, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama bertugas. Pemotongan kue ulang tahun oleh Kapolres menjadi simbol kebersamaan, yang kemudian diserahkan kepada anggota Korpri senior sebagai bentuk penghargaan.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.20 WIB ini juga diisi dengan foto bersama dan ramah tamah, menandai akhir acara dengan suasana penuh kehangatan.
HUT Korpri ke-53 ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban oleh para PNS Polri. Dengan semangat “Korpri untuk Indonesia”, acara ini menjadi simbol dedikasi anggota Korpri Polres Kediri Kota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui tasyakuran ini, Polres Kediri Kota berharap seluruh anggota Korpri dapat terus menginspirasi dan menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional, sesuai dengan nilai-nilai integritas dan profesionalisme yang dijunjung tinggi. (res/an).
Inspirasi
Sertijab Dipimpin Kapolda Jatim, Tongkat Komando Kediri Kota Berpindah dalam Semangat Penyegaran Organisasi Polri

Kediriselaludihati – Tongkat kepemimpinan Polres Kediri Kota resmi berganti. AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. yang selama ini memimpin jajaran Polres Kediri Kota mendapat amanah baru di lingkungan SSDM Polri. Posisi Kapolres Kediri Kota selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.
Pergantian tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Kediri Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto di Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (28/7/2026).
Sertijab tersebut merupakan bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi Polri untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat soliditas institusi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mutasi jabatan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335 s.d. ST/1340/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.
AKBP Anggi, Kapolres dengan Jejak Prestasi dan Pendekatan Humanis
AKBP Anggi Saputra Ibrahim meninggalkan Polres Kediri Kota dengan berbagai catatan selama masa kepemimpinannya. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 tersebut dikenal sebagai sosok pemimpin yang menggabungkan ketegasan dalam penegakan hukum dengan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Lahir di Sumedang pada 5 November 1985, AKBP Anggi meniti karier melalui berbagai penugasan di bidang operasional kepolisian. Pengalamannya meliputi fungsi lalu lintas, reserse, hingga jabatan strategis di tingkat kepolisian daerah.
Sebelum menjabat Kapolres Kediri Kota, ia pernah mengemban sejumlah posisi penting, di antaranya Kapolsek Genteng dan Dukuh Pakis Surabaya, Wakapolres Kediri, Wakapolres Tanjung Perak, hingga sejumlah jabatan strategis di Polda Metro Jaya.
Selain perjalanan karier kedinasan, AKBP Anggi juga dikenal melalui prestasi di bidang olahraga kepolisian. Namanya mencuat ketika mewakili Indonesia dalam World Police Pistol Shooting Championship 2018 di Tiongkok dan meraih juara dunia beregu.
Prestasi internasional tersebut kembali ditorehkan melalui ajang World Police & Fire Games (WPFG) 2025 di Alabama, Amerika Serikat, dengan meraih medali emas dan perunggu bersama tim Indonesia pada cabang olahraga golf.
Di tingkat nasional, AKBP Anggi juga meraih Juara III Kategori Presisi Executive dalam Lomba Menembak Kapolda Jawa Timur Cup 2026.
Baginya, prestasi tersebut bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kesiapan anggota Polri.
“Setiap prestasi bukan semata-mata tentang kemenangan dalam perlombaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas,” ujar AKBP Anggi.
Kini, AKBP Anggi mendapat penugasan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri, membawa pengalaman kepemimpinan dari Kota Kediri menuju amanah berikutnya.
AKBP Wisnu, Membawa Pengalaman Operasional dan Organisasi
Sementara itu, AKBP Kresno Wisnu Putranto hadir sebagai penerus kepemimpinan Polres Kediri Kota dengan bekal pengalaman panjang di berbagai bidang kepolisian.
Lulusan Akpol tahun 2006 ini memiliki perjalanan karier yang banyak bersentuhan dengan fungsi operasional, penyidikan, serta pembinaan organisasi.
Ia pernah bertugas di berbagai wilayah, mulai dari satuan kewilayahan di Kalimantan Timur, Polda Nusa Tenggara Timur, hingga Polda Metro Jaya. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam menghadapi dinamika keamanan dan persoalan masyarakat.
Di lingkungan Polda Metro Jaya, AKBP Wisnu memiliki pengalaman dalam bidang reserse kriminal dan penanganan perkara narkotika. Ia juga pernah mendapat kepercayaan bertugas di lingkungan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, yang memperkuat pengalamannya dalam tata kelola organisasi dan pembinaan personel.
Dengan latar belakang tersebut, AKBP Wisnu menghadapi tantangan baru memimpin Polres Kediri Kota, sebuah wilayah yang memiliki karakter sebagai kota perdagangan, pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan.
Penyambutan dan Pelepasan Dijadwalkan di Kota Kediri

Usai pelaksanaan sertijab di tingkat Polda Jawa Timur, rangkaian pergantian kepemimpinan akan dilanjutkan di tingkat Polres Kediri Kota.
Agenda penyambutan pejabat baru sekaligus pelepasan pejabat lama dijadwalkan berlangsung pada Kamis pagi, 30 Juli 2026 di Kota Kediri.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi Polri. AKBP Anggi meninggalkan warisan berupa prestasi, komunikasi sosial, dan pendekatan pelayanan masyarakat, sementara AKBP Wisnu datang membawa pengalaman baru untuk melanjutkan roda pengabdian di Kota Kediri.
Bagi masyarakat Kota Kediri, pergantian tersebut menjadi harapan agar Polres Kediri Kota semakin profesional, dekat dengan masyarakat, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah perkembangan kota yang terus bergerak. (res/aro)
Peristiwa
Kementerian Kebudayaan Serahkan SK Cagar Budaya Nasional Jembatan Brug Over Den Brantas Kediri, Tegaskan Kediri sebagai Kota Bersejarah dan Living Museum
Kediriselaludihati.com – Pemerintah Kota Kediri memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147 dengan menggelar Upacara Tradisi Manusuk Sima di Taman Tirtayasa, Senin (27/7/2026).
Prosesi sakral yang menjadi simbol penetapan tanah sima atau tanah perdikan tersebut kembali digelar di lokasi yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah lahirnya Kota Kediri, setelah tiga tahun terakhir diselenggarakan di Halaman Balai Kota.
Rangkaian peringatan diawali dengan doa bersama lintas agama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar Kota Kediri senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa Tradisi Manusuk Sima bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat akan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu dalam membangun peradaban Kota Kediri.
“Prosesi Manusuk Sima terus kita lestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi bagi tumbuh dan berkembangnya Kota Kediri. Kemajuan sebuah kota tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui kerja keras, gotong royong, penghormatan terhadap alam, serta komitmen menjaga nilai-nilai yang diwariskan generasi sebelumnya,” ujarnya.
Pada usia ke-1.147 tahun, Kota Kediri mengusung tema “Sinergi Lintas Generasi, Mengalir dengan Inovasi, Teguh dalam Tradisi.” Menurut Vinanda, tema tersebut menjadi arah pembangunan Kota Kediri yang memadukan pengalaman dan kebijaksanaan generasi terdahulu dengan kreativitas serta semangat inovasi generasi muda.
Ia menjelaskan, semangat “mengalir dengan inovasi” mencerminkan keterbukaan Kota Kediri terhadap perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan berbagai pembaruan tanpa meninggalkan identitas budaya yang dimiliki. Sementara “teguh dalam tradisi” menjadi pengingat bahwa sejarah dan kearifan lokal merupakan fondasi penting dalam setiap langkah pembangunan.
“Filosofi inilah yang kami yakini, bahwa inovasi akan memiliki arah ketika dibangun di atas fondasi tradisi, dan tradisi akan tetap hidup ketika diwariskan kepada generasi yang terus berinovasi,” tutur perempuan yang akrab disapa Mbak Wali tersebut.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga kerukunan, merawat warisan budaya, serta menghadirkan berbagai inovasi demi mewujudkan Kota Kediri yang semakin MAPAN.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Direktorat Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI Agus Widiatmoko menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Kediri dalam menghidupkan kembali sejarah melalui rekonstruksi budaya.
Menurutnya, usia Kota Kediri yang telah mencapai 1.147 tahun menjadi bukti bahwa Kediri merupakan salah satu pusat peradaban penting di Nusantara yang telah berkembang sejak sekitar seribu tahun lalu.
“Biasanya prasasti hanya disimpan di museum sebagai benda sejarah. Namun Kota Kediri mampu menginterpretasikan dan merekonstruksinya menjadi sebuah peristiwa budaya yang hidup. Dalam konsep pariwisata modern, ini disebut living museum. Saya yakin apabila terus dikembangkan, tradisi ini akan menjadi kekuatan besar bagi wisata budaya Kota Kediri sekaligus memperkuat identitas sejarah yang dimiliki,” katanya.
Momentum tersebut juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis Surat Keputusan Cagar Budaya Nasional Jembatan Brug Over Den Brantas te Kediri dari Kementerian Kebudayaan kepada Wali Kota Kediri.
Selain itu, Pemerintah Kota Kediri menetapkan empat bangunan sebagai Cagar Budaya tingkat Kota, yakni Gedung Kantor BRI Cabang Kediri, Gedung Bank Indonesia Kantor Cabang Kediri, Kantor Kelurahan Pakelan, dan Rumah Duka Gie Kie Kong Soe.
Tak hanya berfokus pada pelestarian budaya, Pemerintah Kota Kediri juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua ahli waris serta memberikan penghargaan kepada atlet panjat tebing Putra Tri Ramadhani, yang berhasil meraih gelar juara dunia nomor Lead World Climbing Series Praha.
Upacara Tradisi Manusuk Sima turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Deasi Surya Andarina, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, Plt. Karumkit Bhayangkara Kediri AKBP Heri Budiono, unsur Forkopimda, Ketua Kadin Kota Kediri Novianti Handayani, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, jajaran kepala OPD, direktur BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai instansi. (res/an)
Peristiwa
Patroli Dialogis Digelar Polsek Pesantren Kediri, Cegah Aksi Kriminalitas dan Tingkatkan Rasa Aman Masyarakat
Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota terus meningkatkan kegiatan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) sebagai langkah preventif mencegah tindak kriminalitas di wilayah hukumnya.
Patroli dilaksanakan pada Minggu (26/7/2026) mulai pukul 10.00 WIB dengan menyasar sejumlah objek vital dan kawasan permukiman.
Kegiatan patroli dipimpin langsung Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Wahyudi bersama Padal Aiptu Sony W., serta personel Aiptu Santoso Pribadi dan Aiptu Erik Estrada.
Selama patroli, petugas menyambangi berbagai lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), kawasan permukiman, perumahan, perbankan dan mesin ATM, pertokoan, minimarket, serta sejumlah objek vital lainnya di wilayah hukum Polsek Pesantren.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan petugas keamanan, karyawan, pedagang, dan warga yang ditemui di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, patroli rutin merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Patroli Harkamtibmas kami laksanakan secara rutin dengan menyasar objek-objek vital dan lokasi yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, petugas keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Melalui patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Pesantren berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Hingga kegiatan patroli berakhir, kondisi di seluruh wilayah hukum Polsek Pesantren terpantau aman, tertib, dan kondusif. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
