Connect with us

Uncategorized

Perketat Pintu Masuk Demi Kebaikan kita bersama

Published

on

Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Jawa – Bali juga mulai diberlakukan di Banyuwangi. Pengetatan akses masuk Banyuwangi, penutupan sementara mal dan destinasi wisata, dan sejumlah kebijakan lain dilakukan demi meminimalkan potensi penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.
Pada hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat Sabtu lalu (3/9), Bupati Ipuk Fiestiandani melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik. Selain Ipuk, sidak juga diikuti jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi, di antaranya Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Danlanal Banyuwangi Letkol (P) Eros Wasis. Selain itu, anggota DPRD Marifatul Kamila juga ikut serta melakukan sidak Sabtu malam tersebut.
Sasaran pertama sidak kali ini adalah Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang. Pelabuhan ini dipilih sebagai tujuan sidak lantaran merupakan pintu masuk Pulau Jawa dari Bali.
Setiap penumpang dari kendaraan umum maupun pribadi yang melintas, diperiksa kelengkapan persyaratan kartu bebas Covid-19 berupa hasil rapid test antigen dan kartu vaksin.
Kapolresta Nasrun mengatakan, pengetatan di Pelabuhan Ketapang dan di seantero Banyuwangi dilakukan untuk kebaikan kita semua. “Kita tidak ingin PPKM Darurat di Jawa ini, tidak berhasil,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan itu ditemukan sejumlah penumpang yang menuju Jawa tak dilengkapi dokumen Rapidtes Antigen. “Dari hasil temuan di lapangan, ternyata di Bali tidak dilakukan pemeriksaan sehingga banyak yang tidak membawa surat tes bisa lolos,” kata Kapolresta.
Sementara itu, mendapati temuan tersebut Danlanal Banyuwangi Letkol Eros Wasis berjanji akan melakukan pemeriksaan secara rutin selama pelaksanaan PPKM Darurat di Pelabuhan Ketapang. “Kita akan siagakan pasukan untuk melakukan pemeriksaan secara random. Selain itu, kita juga siapkan vaksinasi bagi warga Banyuwangi yang melintas,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan kontrol ketat terhadap pelaksanaan PPKM Darurat di kabupaten The Sunrise of Java ini. “Pengetatan PPKM Darurat ini belum tersosialisasikan dengan baik. Perlu kerja keras lagi untuk menyosialisasikan dan mengontrolnya,” tuturnya.
Ipuk juga meminta kepada warga Banyuwangi untuk dapat mematuhi PPKM Darurat. “Ini berlaku sampai tanggal 20 Juli saja. Mohon kerja sama semuanya untuk mematuhi semua imbauan dan ketentuan PPKM Darurat ini sebagai upaya menekan penyebaran kasus Covid-19 di Banyuwangi,” pintanya.
Selain ke Pelabuhan Ketapang, sidak juga dilakukan ke warung makan dan cafe yang ramai didatangi pengunjung. Dalam kesempatan itu, Ipuk mengimbau agar warung makan hanya melayani pesan bungkus (take away) saja. “Bukan tidak boleh berjualan, tapi tidak boleh dimakan di tempat. Dibungkus, lalu di bawa pulang,” ujar Ipuk di salah satu sentra kuliner Plengsengan.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0825 Letkol Yuli Eko turut mengingatkan pengunjung dan penjual untuk mematuhi aturan PPKM yang telah ditetapkan pemerintah. “Ayo segera pulang, jangan nongkrong sampai larut. Satgas Covid 19 mengimbau dengan tegas seluruh warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah hingga pukul 21.00,” pungkasnya.

Continue Reading

Peristiwa

Kehadiran Polisi Kawal Prosesi Pemakaman, Satlantas Kediri Kota Antisipasi Kepadatan Arus Kendaraan

Published

on

Kediriselaludihati.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan pengamanan jalur dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka prosesi pemakaman Ibu Indrawati di wilayah Kota Kediri, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan rangkaian prosesi pemakaman berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat pengguna jalan.

Personel Satlantas Polres Kediri Kota diterjunkan di sejumlah titik jalur yang menjadi lokasi pengamanan, di antaranya Gie Kie, Simpang Empat Raden Patah, Simpang Empat Sumurbor, Simpang Empat Alun-Alun, Simpang Empat Bandar Ngalim, Simpang Empat Muning, Simpang Empat Tamanan, Simpang Tiga Lawu, hingga lokasi pemakaman Bong Cino.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., bersama KBO Satlantas dan Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota memimpin langsung pengendalian kegiatan pengamanan jalur tersebut.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Satlantas melakukan pengaturan lalu lintas, penguraian arus kendaraan, serta memastikan jalur yang dilalui rombongan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Pengamanan ini merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga agar aktivitas lalu lintas tetap berjalan dengan baik selama kegiatan berlangsung,” ujar AKP Tutud.

Selain melakukan pengamanan jalur, petugas juga melakukan pemantauan terhadap situasi lalu lintas di sejumlah persimpangan guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan.

Dengan kehadiran personel di lapangan, prosesi pemakaman Ibu Indrawati dapat berlangsung dengan tertib tanpa adanya gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.

Selama kegiatan pengamanan berlangsung, situasi arus lalu lintas di wilayah Kota Kediri terpantau aman, lancar, dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Dermo Kediri Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Jumat Berkah Berbagi

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, melaksanakan kegiatan “JUMARI” (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga binaan yang membutuhkan, pada Jumat (7/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepolisian terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara Polri dengan warga.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo Aiptu Suhartono menyalurkan bantuan beras kepada dua warga di wilayah binaannya, yakni Bapak Didik (49 tahun), warga RT 03 RW 03 Perumahan Griya Intan Permai, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Suhartono memberikan motivasi tetap semangat menjalani pekerjaan sebagai sumber penghasilan keluarga serta mengingatkan agar masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Minto (80 tahun), warga RT 06 RW 02 Jalan Gunung Agung, Kelurahan Dermo.

Kepada warga lanjut usia tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan agar tetap memperhatikan kesehatan dan aktif mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan, termasuk kegiatan posyandu lansia apabila tersedia di lingkungan tempat tinggalnya.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan JUMARI merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin kedekatan dan komunikasi yang baik antara Polri dengan warga binaan,” ujar Kompol Rudi.

Menurutnya, kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Jika ada informasi maupun permasalahan kamtibmas di lingkungan, masyarakat dapat segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas agar dapat ditangani bersama,” katanya.

Program JUMARI tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat penerima bantuan. Warga merasa terbantu dengan perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Mojoroto terus mendorong konsep Polri untuk masyarakat, dengan menghadirkan pelayanan yang humanis serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Grogol Kediri Kawal Penyaluran BLT Dana Desa untuk Warga Desa Kalipang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kalipang, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota, menghadiri kegiatan rapat pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kantor Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Kalipang Aiptu Sugeng Sampir sebagai bentuk pendampingan kepolisian dalam memastikan program bantuan pemerintah kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan tersebut, BLT Dana Desa diberikan kepada sebanyak 15 warga penerima manfaat di Desa Kalipang.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas serta membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Kapolsek Grogol AKP Andang W, S.H., M.H., mengatakan bahwa pendampingan kegiatan masyarakat merupakan salah satu tugas Bhabinkamtibmas dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Bhabinkamtibmas selalu hadir dalam kegiatan masyarakat, termasuk pendampingan program pemerintah di tingkat desa. Hal ini dilakukan agar setiap kegiatan berjalan tertib serta masyarakat dapat menerima pelayanan dengan baik,” ujar AKP Andang.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memanfaatkan bantuan yang diterima sesuai kebutuhan.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan warga.

Kegiatan pencairan BLT Dana Desa di Kantor Desa Kalipang berlangsung aman, tertib, dan lancar. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page