Connect with us

Peristiwa

Perkuat Layanan Gizi Masyarakat, Polisi Dorong Sinergi TNI–Pemdes–Relawan melalui Dukungan SPPG Sembak Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya peningkatan layanan gizi masyarakat di wilayah Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan. Bhabinkamtibmas Desa Grogol, Polsek Grogol, Aipda Imam Sugiat, menghadiri kegiatan tasyakuran peresmian Dapur SPPG Sembak yang berlokasi di Dusun Sukorejo, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi penanda resmi beroperasinya Dapur SPPG Sembak sebagai pusat layanan penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Acara berlangsung sederhana namun khidmat, dihadiri unsur TNI, pemerintah desa, relawan, serta tokoh pengelola SPPG.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danramil Grogol Kapten Ansori, Kepala SPPG Sembak Grogol Bayu, perwakilan Pemerintah Desa Grogol Tri Wahyuni, Bhabinkamtibmas Aipda Imam Sugiat, Babinsa Sertu Ali Mustofa, serta tim relawan Dapur SPPG.

Dalam kesempatan itu, Aipda Imam Sugiat menyampaikan apresiasi atas terwujudnya dapur SPPG di wilayah Desa Grogol. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial dan gotong royong warga.

“Dapur SPPG ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat. Kami dari kepolisian mendukung penuh kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Harapannya, pengelolaan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat luas,” ujar Imam di sela kegiatan.

Danramil Grogol Kapten Ansori menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan relawan merupakan kunci keberhasilan program-program berbasis masyarakat. Ia menilai, Dapur SPPG Sembak dapat menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan dasar warga.

Sementara itu, Kepala SPPG Sembak Bayu menjelaskan bahwa dapur ini dirancang sebagai pusat produksi makanan sehat yang higienis dan terjangkau, khususnya bagi kelompok rentan. Ke depan, pihaknya akan menggandeng berbagai elemen masyarakat agar operasional dapur berjalan optimal.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., secara terpisah menyampaikan bahwa Polsek Grogol berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif di tengah masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam peresmian ini merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan warga. Selain memastikan keamanan, kehadiran polisi juga menjadi bentuk dukungan moril terhadap program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selama rangkaian kegiatan tasyakuran berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan keamanan, dan acara berjalan lancar hingga selesai. Kehadiran unsur TNI-Polri bersama pemerintah desa dan relawan mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun Desa Grogol yang sehat, aman, dan berdaya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Polantas Menyapa Pedagang dan Peziarah Jelang Ramadhan untuk Tekan Risiko Kecelakaan

Published

on

Kediriselalaludihati – Menjelang bulan suci Ramadhan, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas di kawasan wisata religi. Salah satunya dilakukan melalui program Polantas Menyapa yang menyasar pedagang serta pengunjung Makam Syekh Al Wasil Setono Gedong, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota. Dalam kegiatan ini, petugas menyampaikan himbauan tertib berlalu lintas kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata religi, baik peziarah maupun pedagang oleh-oleh yang memadati area sekitar makam.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota Tutud Yudho Prastyawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik-titik yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan. Menurutnya, kawasan wisata religi kerap mengalami lonjakan pengunjung, sehingga membutuhkan kesadaran bersama dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan.

Dalam himbauannya, petugas mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Penekanan juga diberikan pada fakta bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran, baik karena kelalaian maupun ketidakpatuhan terhadap aturan.

Selain menyasar pengunjung, edukasi juga difokuskan kepada para pedagang di sekitar lokasi wisata religi. Mereka diimbau untuk turut berperan menjaga ketertiban lingkungan, tidak memanfaatkan badan jalan untuk berjualan atau parkir sembarangan, serta membantu mengingatkan pengunjung agar memarkir kendaraan pada tempat yang telah disediakan.

Kegiatan Polantas Menyapa ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pedagang mengaku memahami pentingnya tertib berlalu lintas, terutama pada jam-jam ramai kunjungan. Mereka berharap kehadiran polisi lalu lintas secara rutin dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi peziarah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti. Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan persuasif dan edukatif, sejalan dengan semangat PRESISI dan kebijakan keselamatan lalu lintas yang digariskan Polda Jawa Timur. Upaya ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas, khususnya selama Ramadhan, demi keselamatan bersama di jalan raya. (Res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Wakapolres Ingatkan Personel Hindari Arogansi dan Pelanggaran Selama Operasi

Published

on

Kediriselalaludihati – Jajaran Polres Kediri Kota menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Semeru 2026 sebagai langkah awal memantapkan kesiapan personel sebelum operasi penertiban penyakit masyarakat digelar. Kegiatan tersebut berlangsung di Rupatama Wicaksana Laghawa Polres Kediri Kota, Rabu (25/2/2026) siang.

Latihan dipimpin langsung Wakapolres Kediri Kota Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko, S.IK.M.IK, didampingi Kabag Ops Iwan Setyo Budhi, serta diikuti para pejabat utama dan personel yang tergabung dalam Surat Perintah Operasi Pekat Semeru 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan dan rangkaian operasi kepolisian berikutnya.

Dalam sambutannya, Wakapolres menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru 2026 difokuskan pada penanggulangan berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti premanisme, prostitusi, perjudian online, hingga penyalahgunaan narkoba. Namun demikian, ia menekankan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap tindakan di lapangan.

“Laksanakan tugas dengan cara-cara yang humanis, kurangi sifat arogansi. Setiap personel wajib memahami target operasi dan menjalin kerja sama lintas fungsi agar pelaksanaan operasi berjalan optimal,” ujar Wakapolres. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota menghindari pelanggaran sekecil apa pun selama operasi berlangsung, serta memanfaatkan Operasi Pekat sebagai jembatan menuju kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026.

Kabag Ops Polres Kediri Kota dalam pemaparan materinya menjelaskan dasar hukum dan teknis pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, terhitung mulai 25 Februari 2026, dengan kekuatan personel sebanyak 80 anggota dari berbagai fungsi.

Selain paparan dari Kabag Ops, materi juga disampaikan oleh Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota. Materi tersebut mencakup pemetaan potensi kerawanan wilayah, sasaran operasi, serta pola penindakan yang diharapkan mampu menekan angka gangguan kamtibmas secara efektif dan berkelanjutan.

Kasat Intelkam Polres Kediri Kota Laksono Setiawan menyampaikan bahwa Lat Pra Ops ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh personel agar pelaksanaan operasi di lapangan berjalan terukur dan sesuai prosedur. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan Operasi Pekat Semeru 2026 dapat memberikan dampak nyata bagi terciptanya rasa aman dan tertib di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui langkah-langkah preventif dan represif yang profesional, proporsional, serta berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan semangat PRESISI yang diusung Kepolisian Negara Republik Indonesia di bawah naungan Polda Jawa Timur. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Operasi Pekat Semeru 2026 Jadi Landasan Cipta Kondisi Aman dan Tertib Selama Ramadhan

Published

on

Kediriselaludihati -Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (25/2/2026) sore. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Tim Subdit Kamsel Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB tersebut dipusatkan di depan Mako Satlantas Polres Kediri Kota, Jalan Brawijaya No. 25. Hadir dalam kegiatan ini Kasi Dikmas Subditkamsel Ditlantas Polda Jawa Timur AKP Harrio Bobyans Saputra, S.T., M.H., bersama anggota, KBO Satlantas Polres Kediri Kota, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota beserta anggota, serta masyarakat umum sebagai penerima manfaat.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan bagi takjil ini tidak sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Di sela pembagian takjil, petugas memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan, khususnya saat berkendara menjelang waktu berbuka puasa.

“Kegiatan ini kami kemas dengan pendekatan persuasif dan humanis. Selain berbagi kepada sesama, kami juga menyampaikan pesan-pesan kamtibcarlantas agar masyarakat tetap aman dan selamat di jalan,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang tengah digelar jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang dan selama bulan Ramadhan, dengan menekan potensi gangguan kamtibmas, termasuk pelanggaran lalu lintas dan kejahatan jalanan.

Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat pada sore hari saat Ramadhan berpotensi menimbulkan kerawanan, baik kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Karena itu, edukasi langsung di lapangan menjadi salah satu langkah preventif yang dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Masyarakat yang menerima takjil menyambut positif kehadiran petugas dan mengapresiasi imbauan yang disampaikan. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung Operasi Pekat Semeru 2026 serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Kediri selama bulan Ramadhan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page