Connect with us

Peristiwa

Persik Kediri Bersiap Hadapi Persita Tangerang di BRI Liga 1 2024/2025. 800 Polisi Disiagakan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pada tanggal 18 September 2024, laga menarik akan tersaji di Stadion Brawijaya, Kediri, saat Persik Kediri menjamu Persita Tangerang. Pertandingan ini diperkirakan akan menarik ribuan suporter, sehingga persiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara matang oleh pihak kepolisian guna memastikan kelancaran acara.

Data dari Polres Kediri Kota, beberapa potensi kerawanan telah diidentifikasi, seperti penumpukan massa di sekitar stadion, kemungkinan pencopetan, kemacetan lalu lintas, dan potensi kerusuhan.

Fokus utama pengamanan berada di zona sekitar Stadion Brawijaya, di mana kepolisian telah mengatur langkah-langkah mitigasi, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengawalan ketat terhadap pemain dan ofisial.

Sebanyak 63 personel Satuan Lalu Lintas akan ditempatkan di berbagai titik strategis seperti simpang empat Semampir, simpang empat Kodim Utara, dan simpang tiga Burengan. Selain itu, jalur-jalur utama di sekitar stadion akan mengalami penutupan sementara dan pengalihan arus untuk menghindari kemacetan serta menjaga keamanan lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas juga mencakup penutupan jalur menuju Jl. Ahmad Yani dan pengalihan kendaraan roda 6 ke arah barat melalui Jl. Iskandar Muda.

Sebagai langkah antisipasi, sejumlah area parkir telah disiapkan di beberapa lokasi, termasuk Tirtoyoso, Pagora, dan Asrama Polisi, untuk memudahkan akses para suporter.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menjelaskan bahwa pengamanan telah ditingkatkan agar pertandingan antara Persik Kediri dan Persita Tangerang berjalan dengan tertib dan aman. Para suporter juga diimbau untuk mematuhi aturan dan mengikuti arahan dari petugas guna menciptakan suasana yang kondusif selama pertandingan.

Selain itu 800 Polisi juga disiagakan di seputaran dan dalam stadion dibawah Pimpinan Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji dan pengendali lapangan Kabag Ops Kompol Mukhlason.

Persik Kediri akan meladeni tantangan Persita Tangerang dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 musim 2024/2025 yang akan digelar pada pukul 15.30 WIB di Stadion Brawijaya, Kediri. Pertandingan ini dipimpin oleh wasit Amri Nurhadi dengan didukung oleh Mochamad Fatlan dan Eko Haryadi sebagai asisten wasit, serta Tommi Mangopa sebagai operator VAR.

Laga ini menjadi penting bagi kedua tim yang sama-sama berusaha untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara. Persik Kediri, yang diasuh oleh Marcelo Rospide, akan berupaya memaksimalkan pertandingan kandang mereka.

Susunan Pemain Persik Kediri ;

-Leonardo Navacchio (Penjaga Gawang) – Kiper asal Brasil ini diharapkan bisa menjadi benteng terakhir yang tangguh bagi Persik. Tampil konsisten di empat laga sebelumnya, Leonardo menjadi sosok penting di bawah mistar.
-Francisco Pereira Carneiro (Kiko) dan Al Hamra Hehanussa (Bek Tengah) – Keduanya akan menjadi benteng pertahanan. Kiko, yang tampil solid di beberapa pertandingan terakhir, diharapkan mampu menahan serangan-serangan Persita.
-Ze Valente (Kapten) dan Ousmane Fane (Gelandang) – Duet ini akan menjadi motor serangan Persik dari lini tengah. Ze Valente yang dikenal dengan kreativitasnya dan Fane dengan kemampuan bertahannya diharapkan bisa mengendalikan permainan.

  • Ramiro Ezequiel Fergonzi (Penyerang) – Fergonzi menjadi andalan di lini depan dengan harapan bisa menambah koleksi golnya. Tampil impresif di pertandingan-pertandingan sebelumnya, dia diharapkan bisa membobol gawang Persita.

Pemain cadangan yang bisa menjadi alternatif termasuk Brendon Lucas Majed Osman**, dan Husna Al Malik yang siap memberikan kontribusi bila diperlukan.

Susunan Pemain Persita Tangerang:

Di sisi lain, Persita Tangerang di bawah asuhan Marcelo Rospide tidak kalah siap menghadapi tuan rumah. Persita yang dikenal dengan permainan agresifnya akan mengandalkan pemain-pemain kunci seperti:

Igor Carreira Rodrigues (Penjaga Gawang) – Kiper tangguh ini telah menjadi pilihan utama di empat laga sebelumnya dan diharapkan dapat memberikan performa terbaik untuk menjaga gawang dari serangan Persik.
Javlon Guseynov (Bek Tengah) dan Bruno da Cruz (Gelandang) – Keduanya akan menjadi kunci pertahanan Persita dan sekaligus memulai serangan balik.
-Marios Ogkmpoe (Penyerang) – Pemain asal Yunani ini menjadi tumpuan di lini depan Persita. Dengan postur tubuh tinggi dan kemampuan finishing yang baik, ia diharapkan dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Persik.

Pemain cadangan Persita termasuk nama-nama seperti Ryuji Utomo,Gian Zola,dan Esal Sahrul,yang siap tampil bila diperlukan untuk memperkuat skuad.

Statistik dan Catatan Menarik

Persik Kediri telah menjalani empat pertandingan dengan catatan yang cukup positif, dan pertandingan kali ini diharapkan dapat memperpanjang tren positif mereka di kandang.
Persita Tangerang memiliki catatan serangan yang agresif, dengan Marios Ogkmpoe sebagai salah satu pencetak gol terbanyak di timnya.

  • Pertandingan ini akan diawasi secara ketat dengan teknologi VAR yang diterapkan, memastikan semua keputusan wasit lebih akurat.

Komentar Pelatih

Pelatih Persik, Marcelo Rospide, menyatakan bahwa timnya siap memberikan penampilan terbaik untuk mengamankan tiga poin di kandang. “Kami optimis dengan persiapan tim. Pemain dalam kondisi fit dan siap untuk memberikan yang terbaik di depan pendukung kami,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persita, Rospide, menegaskan bahwa timnya datang ke Kediri dengan misi mencuri poin. “Kami tahu Persik kuat di kandang, tetapi kami punya strategi khusus untuk menghadapi mereka,” kata Rospide. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

AKBP Wisnu Dorong Jajaran Polsek Perkuat Pelayanan Humanis dan Sinergi dengan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu melakukan kunjungan kerja ke jajaran Polsek Mojo dan Polsek Pesantren, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi internal sekaligus memastikan kesiapan jajaran kepolisian di tingkat kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta Pejabat Utama Polres Kediri Kota. Rombongan diterima langsung oleh Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan, S.H., beserta jajaran dan Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., beserta anggota.

Di Polsek Mojo, Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan menyampaikan kondisi wilayah hukumnya yang memiliki karakter geografis cukup beragam. Wilayah Mojo terdiri dari 20 desa dengan sebagian berada di kawasan pegunungan dan sebagian lainnya berada di dataran rendah.

Menurutnya, kondisi geografis tersebut menjadi perhatian tersendiri, terutama saat musim penghujan karena sejumlah wilayah memiliki potensi bencana alam seperti longsor. Selain itu, jalur penghubung Kediri–Tulungagung juga menjadi salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.

“Secara umum situasi wilayah hukum Polsek Mojo sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. Hal tersebut tidak lepas dari kerja sama anggota, pemerintah kecamatan, Koramil, serta masyarakat,” ujar IPTU Mahmud dalam penyampaiannya.

Menanggapi laporan tersebut, AKBP Wisnu menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bukan sekadar memberikan arahan, tetapi menjadi kesempatan untuk berdialog dan mendengarkan langsung kondisi anggota di lapangan.

Ia menegaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian karena menjadi personel yang paling dekat dengan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas adalah tulang punggung Polsek. Gambaran Polres dan Polsek di tengah masyarakat ada pada Bhabinkamtibmas. Karena itu, Bhabinkamtibmas harus didukung agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” kata AKBP Wisnu.

Menurutnya, tugas kepolisian saat ini tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang berjarak dengan masyarakat. Polisi harus mampu membangun komunikasi, mendengarkan keluhan, dan memberikan pelayanan yang humanis.

“Kita bukan warga yang superior. Kita harus menempatkan diri sejajar, bahkan lebih rendah dari masyarakat, karena tugas kita adalah melayani masyarakat,” tegasnya.

AKBP Wisnu juga meminta seluruh jajaran agar setiap persoalan yang muncul di masyarakat dapat segera ditangani dan diselesaikan secara tuntas.

“Jangan takut untuk melaporkan setiap permasalahan kepada pimpinan. Dengan komunikasi yang baik, setiap hambatan dapat segera kita selesaikan,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah anggota Polsek Mojo menyampaikan beberapa kebutuhan operasional, di antaranya keterbatasan kendaraan dinas untuk mendukung tugas di wilayah pegunungan serta kebutuhan bahan bakar operasional Bhabinkamtibmas.

Terkait hal tersebut, AKBP Wisnu menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan kebutuhan kendaraan sesuai karakteristik wilayah dan akan mengupayakan pemenuhan secara bertahap melalui mekanisme yang berlaku.

Selain itu, Kapolres juga menanggapi aspirasi terkait kegiatan masyarakat, termasuk rencana kegiatan karnaval di wilayah Tambi Bendo. Ia meminta agar setiap kegiatan masyarakat tetap dikomunikasikan dengan unsur terkait sehingga dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.

“Kegiatan masyarakat harus kita dukung, tetapi tetap perlu koordinasi agar aspek keamanan dan kelancaran masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Usai kegiatan di Polsek Mojo, rombongan melanjutkan kunjungan ke Polsek Pesantren.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi menyampaikan bahwa wilayah hukumnya memiliki jumlah penduduk yang cukup besar dengan dukungan personel sebanyak 63 anggota. Secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pesantren berjalan kondusif dengan dukungan sinergitas bersama berbagai pihak.

Dalam arahannya, AKBP Wisnu kembali menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Dengan jumlah personel yang terbatas dibandingkan jumlah masyarakat yang harus dilayani, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus memberdayakan masyarakat sebagai bagian dari sabuk kamtibmas,” ungkapnya.

Kapolres juga mengapresiasi peran masyarakat yang selama ini ikut membantu kepolisian menjaga situasi keamanan.

Menurutnya, pendekatan humanis harus terus dikedepankan, terutama dalam pelayanan maupun penegakan hukum.

“Kita harus memposisikan diri dari sudut pandang masyarakat, baik sebagai pelapor maupun korban. Dengan begitu pelayanan dan penegakan hukum dapat berjalan secara humanis,” ujar AKBP Wisnu.

Ia kembali menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan wajah Polri di tengah masyarakat.

“Jika Bhabinkamtibmas mampu melakukan deteksi dini dan problem solving, maka berbagai persoalan dapat segera diatasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.

Dalam dialog bersama anggota Polsek Pesantren, sejumlah masukan juga disampaikan, salah satunya terkait kebutuhan personel serta dukungan sarana CCTV untuk membantu pengungkapan perkara.

AKBP Wisnu menyampaikan bahwa setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

Selain memberikan arahan kepada personel, Kapolres Kediri Kota juga mengingatkan peran keluarga besar Bhayangkari agar selalu menjaga sikap di lingkungan masyarakat maupun ruang digital.

“Sikap kita maupun keluarga dapat mempengaruhi citra institusi. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” pesannya.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan pengecekan kesiapan Sistem Pengamanan Markas (Sispam Mako), peninjauan UMKM Bhayangkari Ranting Mojo dan Pesantren, ramah tamah, serta foto bersama.

Melalui kunjungan tersebut, AKBP Wisnu berharap seluruh jajaran Polsek semakin solid, mampu menjawab tantangan di wilayah masing-masing, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Cegah Masalah Kesehatan Sejak Dini, Kader Posyandu Jamsaren Diberi Edukasi Pemeriksaan Berkala

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga terus dilakukan melalui penguatan peran kader Posyandu. Tiga Pilar Kelurahan Jamsaren bersama Bidan Kelurahan dan UPTD Puskesmas Pesantren II menggelar pelatihan kader kesehatan Posyandu, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kediri Memorial Park Kota Kediri tersebut mengusung tema “Cek Kesehatan Anda dan Keluarga Secara Berkala di Posyandu Terdekat”. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi para kader agar semakin memahami peran pentingnya dalam mendampingi masyarakat di bidang kesehatan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren Polsek Pesantren Aiptu Moh. Rofiq, S.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendampingan dan sinergi kepolisian bersama unsur pemerintah serta masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para kader mendapatkan materi kesehatan dari UPTD Puskesmas Pesantren II, sekaligus mengikuti aktivitas senam bersama dan permainan edukatif yang bertujuan memperkuat kebersamaan antar kader Posyandu.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program-program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai unsur di wilayah,” ujar Kompol Siswandi.

Selain mendukung kegiatan kesehatan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para kader agar terus menjaga kekompakan dan komunikasi dalam menjalankan kegiatan Posyandu.

Menurutnya, peran kader kesehatan sangat penting karena menjadi penghubung antara masyarakat dengan layanan kesehatan, terutama dalam mendorong kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para kader Posyandu Kelurahan Jamsaren semakin siap menjalankan perannya dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kolaborasi antara tiga pilar, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam membangun lingkungan yang sehat, peduli, dan saling mendukung. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Rejomulyo Dampingi Sosialisasi Paham AI, Siswa Diajak Pahami Manfaat dan Risiko Teknologi Digital

Published

on

Kediriselaludihati.com – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian Polres Kediri Kota dalam membangun literasi digital di kalangan pelajar. Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, jajaran Polres Kediri Kota memberikan edukasi mengenai pemanfaatan AI secara bijak kepada siswa-siswi SMAN 6 Kota Kediri, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan sosialisasi Paham AI tersebut berlangsung di SMAN 6 Kota Kediri dengan melibatkan Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Kediri Kota bersama tim Binluh. Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo turut mendampingi kegiatan sebagai bentuk kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi AI yang saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan, komunikasi, dan berbagai aktivitas digital.

Selain mengenalkan manfaat teknologi, sosialisasi juga mengajak para pelajar untuk memiliki sikap kritis dalam menggunakan AI, terutama dalam menyaring informasi serta memahami potensi risiko penyalahgunaan teknologi.

Kapolres Kediri Kota melalui jajaran Sat Binmas menekankan pentingnya generasi muda memiliki kemampuan literasi digital agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan sikap bijak dan bertanggung jawab.

“Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman dan tanggung jawab. Pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” ujar salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan Binluh dan sosialisasi ini, Polres Kediri Kota juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa agar ikut menjaga lingkungan sekolah tetap aman, nyaman, serta menggunakan ruang digital secara sehat.

Para pelajar diajak untuk tidak mudah menerima informasi yang beredar di media digital tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi dinilai penting untuk mencegah munculnya berbagai persoalan akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

Kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memperkuat hubungan dengan generasi muda sekaligus membangun kesadaran bahwa keamanan di era digital tidak hanya berkaitan dengan lingkungan fisik, tetapi juga ruang siber.

Melalui kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan para pelajar Kota Kediri mampu menjadi generasi yang cakap teknologi, kritis terhadap informasi, serta menggunakan kecerdasan buatan untuk mendukung kreativitas dan prestasi. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page