Connect with us

Peristiwa

PJU dan Kapolsek Jajaran Hadiri Pemberian Ucapan Selamat Ulang Tahun oleh Kapolres Kediri Kota kepada Anggota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Kediri Kota memberikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada anggota yang lahir di bulan Juli. Apresiasi itu dari Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si.

“Kegiatan pemberian ucapan selamat ulang tahun dari Kapolres Kediri Kota kepada anggota Polres Kediri Kota yang lahir di bulan Juli dipimpin oleh bapak Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji,” kata Kabag SDM Polres Kediri Kota.

Pelaksanaan kegiatan pada Hari Rabu 31 Juli 2024 pukul 08.00 WIB. Tempat kegiatan di Wisma Kapolres Kediri Kota.

Hadir dalam kegiatan ini, PJU Polres Kediri Kota. Para Kapolsek jajaran. Para Perwira Polres Kediri Kota. Bintara dan PNS Polres Kediri Kota dan Anggota Polri dan PNS Polres Kediri Kota yang ulang tahun di bulan Mei

Adapun susunan acara adalah pembukaan. Pembacaan Do’a. Sambutan dari Kabag SDM. Prosesi tiup lilin dan potong kue. Foto bersama. Ramah-tamah. Hiburan. Penutup

Kegiatan telah selesai berjalan dengan tertib, aman dan lancar. (Res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Tinggal Tanpa Pendamping, Bu Situn Dievakuasi Berkat Kepedulian Bhabinkamtibmas dan Aparat Kelurahan Semampir Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan jajaran Bhabinkamtibmas Semampir, Polsek Kediri Kota. Bersama tiga pilar Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas Aiptu Dodik Bagoes Riyadi mengevakuasi seorang warga lanjut usia yang mengalami sakit parah dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi untuk mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Gambiran, pada Minggu (14/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di rumah Bu Situn (78), warga Jalan Mayor Bismo Nomor 149 RT 02 RW 01, Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Evakuasi dilakukan setelah petugas mengetahui kondisi Bu Situn yang membutuhkan perawatan intensif. Mengingat tidak ada keluarga yang merawat maupun mendampingi, Bhabinkamtibmas bersama unsur tiga pilar bergerak cepat melakukan koordinasi dan membawa lansia tersebut ke Rumah Sakit Gambiran agar segera mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Kelurahan Semampir Moch Tohir, S.Sos., Babinsa Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas Aiptu Dodik Bagoes Riyadi, serta Ketua RT 02 RW 01 yang bersama-sama membantu proses evakuasi Bu Situn.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan sosial kepada warga yang membutuhkan pertolongan.

“Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar hadir untuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Ketika ada warga yang sakit dan membutuhkan bantuan, kami berupaya memberikan respons cepat agar yang bersangkutan segera memperoleh penanganan medis,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kelurahan, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang peduli terhadap sesama.

“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dipelihara. Kami berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila ada warga yang membutuhkan bantuan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti bersama,” tambahnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar dan mendapat dukungan dari seluruh pihak yang hadir. Setelah berhasil dibawa ke Rumah Sakit Gambiran, Bu Situn langsung dirujuk untuk mendapatkan tindakan perawatan sesuai kondisi kesehatannya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi dan Polres Kediri Kota Sekartaji dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengamanan di Tirtayasa Park Kediri Diperkuat Personel Satlantas, Antisipasi Kepadatan Kendaraan Saat Festival Berlangsung

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam kegiatan Festival Teknik 2026 yang diselenggarakan Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri di Lapangan Tirtayasa Park, pada Sabtu (13/6/2026).

Pengamanan dimulai sejak pukul 16.30 WIB dengan melibatkan anggota Satlantas Polres Kediri Kota di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.

Selama pelaksanaan pengamanan, petugas melakukan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik, membantu penyeberangan masyarakat pada simpul-simpul ploting, serta melakukan penguraian arus apabila terjadi kepadatan kendaraan akibat meningkatnya mobilitas pengunjung.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Personel kami melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan masyarakat, serta melakukan langkah-langkah penguraian apabila terjadi kepadatan kendaraan sehingga aktivitas Festival Teknik 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Ia menambahkan, pengamanan pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta dan pengunjung merupakan bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Satlantas Polres Kediri Kota akan terus hadir di setiap kegiatan masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya.

Dengan adanya pengaturan lalu lintas dan kehadiran personel di lapangan, arus kendaraan di sekitar kawasan Tirtayasa Park tetap terpantau lancar. Masyarakat yang menghadiri Festival Teknik 2026 juga dapat mengikuti kegiatan dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan berarti terhadap mobilitas di sekitar lokasi.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas maupun kondisi lalu lintas di wilayah sekitar Tirtayasa Park dilaporkan aman, lancar, dan terkendali. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Brigjen Pol Langgeng Purnomo: Kembali pada Jati Diri Bangsa Menjadi Kunci Sukses Mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Published

on


Kediriselaludihati – Momentum bersejarah pergantian nama Sang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia dari Koesno menjadi Soekarno diperingati melalui kegiatan budaya bertajuk Ruwat Agung Soekarno yang digelar di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai sejarah sekaligus menghidupkan kembali jati diri bangsa di tengah tantangan globalisasi. Situs Ndalem Pojok sendiri diyakini sebagai tempat bersejarah ketika nama Koesno diganti menjadi Soekarno semasa kecil.

Acara diinisiasi oleh pengelola Situs Ndalem Pojok bersama Perkumpulan Instruktur Penggiat Jati Diri Bangsa (PIPJATBANG) dan dihadiri Ketua Dewan Pengarah PIPJATBANG Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri, para Kapolres jajaran Polda Jawa Timur eks Polwil Kediri, tokoh lintas agama, budayawan, serta berbagai elemen masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana, R.M. Kushartono, mengatakan Ndalem Pojok memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah Bung Karno karena di tempat itulah nama Soekarno diberikan oleh Raden Mas Mendung atas restu sesepuh Raden Mas Panji Somohatmojo.

“Melalui Ruwat Agung ini kami ingin memulihkan kembali karakter dan mentalitas jati diri bangsa yang mulai memudar. Kami berharap dapat membangkitkan kembali jiwa Soekarno di dalam sanubari generasi muda demi menyongsong Indonesia Emas 2045 dan mengantarkan bangsa ini sebagai Imam Perdamaian Dunia,” ujar Kushartono.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa pangruwatan bangsa yang dipimpin tokoh lintas agama, dilanjutkan Kirab Jati Diri yang mengarak Tumpeng Keselamatan, prosesi panglukatan atau penyucian patung Soekarno, peresmian monumen perubahan nama Koesno menjadi Soekarno, penandatanganan prasasti, hingga pementasan teatrikal bertajuk Kembang Jagad.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo menyampaikan orasi kebangsaan mengenai pentingnya menghidupkan kembali jati diri bangsa sebagai fondasi menghadapi dinamika global.

Menurut Karobinkar SSDM Polri yang juga menyandang sertifikasi Master Instruktur Penggiat Jati Diri Bangsa dari BNSP itu, konsep Tri Sakti Bung Karno yang meliputi berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan masih sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman.

“Saat ini kita berada di tengah tarik menarik geopolitik internasional, di mana setiap negara mengutamakan kepentingan nasionalnya agar bebas dari pengaruh asing. Untuk mewujudkan kedaulatan politik, pekerjaan rumah seluruh komponen bangsa Indonesia adalah mau dan mampu bergotong royong nasional dalam mewujudkan kemandirian ekonomi terlebih dahulu,” ujar Brigjen Langgeng.

Ia menilai semangat tersebut kini sejalan dengan pelaksanaan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada upaya swasembada pangan, energi, air, teknologi, hingga hilirisasi industri nasional.

Namun demikian, menurutnya keberhasilan pembangunan nasional tidak cukup hanya ditopang aspek ekonomi, melainkan harus dibarengi penguatan karakter bangsa melalui kebudayaan.

“Kita sedang menghadapi dampak negatif globalisasi dan pengaruh budaya kapitalisme yang tanpa disadari menyuburkan pohon khabitsah dalam diri manusia berupa keserakahan, iri hati, kedengkian, dan berbagai penyakit hati lainnya. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat meluluhlantakkan moral, hukum, budaya, bahkan keamanan nasional. Solusinya adalah kembali kepada jati diri bangsa Indonesia,” tegasnya.

Brigjen Langgeng juga mengutip filosofi lagu Indonesia Raya yang menurutnya mengandung pesan mendalam tentang “bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”. Baginya, pembangunan karakter menjadi pondasi utama sebelum membangun berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kembali kepada jati diri bangsa adalah kunci utama. Dengan kebudayaan yang berkepribadian, ekonomi yang berdikari melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta politik yang berdaulat, Indonesia akan siap melangkah menjadi mercusuar imam perdamaian dunia yang abadi,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Ruwat Agung Soekarno, Situs Ndalem Pojok tidak hanya menjadi ruang pelestarian sejarah, tetapi juga menjadi media refleksi kebangsaan yang mengajak masyarakat untuk kembali menggali nilai-nilai luhur warisan para pendiri bangsa sebagai bekal menghadapi masa depan Indonesia. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page