Peristiwa
Poin-Poin Pelanggaran yang Menjadi Fokus Operasi Zebra Semeru 2024
Kediriselaludihati.com – Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbauan kepada pengguna jalan di Simpang Empat Semampir, Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri, pada Rabu (16/10/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi terkait Operasi Zebra Semeru 2024, yang berlangsung mulai tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 06.40 WIB ini dipimpin oleh Kanit Kamsel bersama anggota Kamsel dan Turjagwali.
Sosialisasi dilakukan dengan membentangkan spanduk informasi dan membagikan brosur kepada para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
“Operasi Zebra Semeru 2024 difokuskan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, guna terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas),” ujar AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas Polres Kediri Kota.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, Unit Kamsel memberikan penekanan pada beberapa jenis pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan selama Operasi Zebra Semeru 2024, di antaranya:
1. Menggunakan ponsel saat berkendara yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara.
2. Knalpot bising (Brong) yang tidak sesuai standar, mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
3. Pengendara di bawah umur yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
4. Melampaui batas kecepatan yang telah ditetapkan, berisiko membahayakan keselamatan.
5. Melawan arus lalu lintas, termasuk berkendara di jalur yang tidak seharusnya.
6. Kendaraan overloading dan over-dimension yang dapat menyebabkan kerusakan jalan serta membahayakan pengguna lain.
7. Tidak memakai helm SNI untuk pengendara motor dan tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) untuk pengemudi mobil.
8. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol, yang sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
9. Pelanggaran lainnya yang berpotensi mengganggu keselamatan lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keamanan bersama,” tambah AKP Afandy Dwi Takdir.
Pemberian Himbauan Langsung ke Pengendara
Selama kegiatan berlangsung, anggota Unit Kamsel juga memberikan himbauan langsung kepada pengendara, salah satunya kepada Bapak Sugeng, seorang driver Bus Harapan Jaya, serta pengendara lain yang melintas. Himbauan yang diberikan terkait dengan pentingnya menggunakan helm SNI, mematuhi rambu lalu lintas, dan menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi.
“Saat berkendara, keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak semua pengguna jalan untuk patuh pada aturan lalu lintas dan menghindari pelanggaran yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” lanjutnya.
Kondisi Kegiatan yang Tertib dan Kondusif
Pelaksanaan sosialisasi ini berjalan dengan tertib dan lancar. Para pengendara menyambut baik kegiatan ini dan turut memperhatikan pesan-pesan yang disampaikan oleh petugas. Tidak hanya berupa pembagian brosur, sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab antara petugas dengan pengendara, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang lebih jelas tentang Operasi Zebra Semeru 2024.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. “Kami akan terus melakukan kegiatan serupa di berbagai titik di wilayah Kediri Kota untuk memastikan informasi ini tersampaikan dengan baik dan menciptakan suasana lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
Dengan adanya operasi ini, Polres Kediri Kota berkomitmen untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas dan Harkamtibmas yang lebih baik di wilayahnya. Diharapkan, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.
Selama kegiatan sosialisasi di Jalan Mayor Bismo, suasana berlangsung aman dan terkendali. Tidak ada insiden yang dilaporkan, dan para petugas berhasil menyampaikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas kepada para pengguna jalan dengan baik. Ke depannya, diharapkan Operasi Zebra Semeru 2024 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas di Kota Kediri.
Dengan kerjasama antara polisi dan masyarakat, keselamatan di jalan raya akan semakin terjaga, dan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir. Mari bersama-sama menciptakan suasana berkendara yang lebih baik di Kota Kediri.(res/aro)
Peristiwa
Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.
Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).
Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.
Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.
Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah
Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.
Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.
“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa
Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.
Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
