Connect with us

Uncategorized

Polda Jatim Amankan Tiga Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman di Pasuruan

Published

on

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap kasus tindak pidana pemerasan disertai pengancaman menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dari pengungkapan kasus tersebut Polisi mengamankan Tiga orang tersangka berikut sejumlah barang bukti termasuk senjata tajam.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast saat konferensi pers, Rabu (4/3/26).

“Tersangka sudah kita amankan saudara EI (32), AS (49), dan MB (25), yang ketiganya adalah warga Kabupaten Pasuruan,” ungkap Kombes Pol Abast.

Sementara korban dalam perkara ini adalah EW (36), warga Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa peristiwa pemerasan tersebut terjadi pada 14 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WIB di sebuah gubug kosong yang berada di Dusun Mangu, Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Disampaikan oleh Kombes Pol Abast, kasus ini bermula dari persoalan utang bibit kentang senilai Rp.7 juta yang belum dibayarkan korban kepada pihak lain.

Namun dalam penagihannya, para tersangka justru melakukan pemerasan dengan ancaman kekerasan menggunakan senjata tajam.

“Kami tegaskan, ini bukan penagihan hutang. Ini adalah pemerasan dengan ancaman serius,” tegas Kombes Abast.

Masih kata Kombes Pol Abast, dalam kasus ini tersangka EI (32) berperan sebagai pelaku utama.

“Tersangka EI yang melakukan pemerasan dan mengancam korban menggunakan senjata tajam serta menerima uang hasil pemerasan,” terang Kombes Abast.

Sementara itu tersangka AS dan MB turut serta melakukan pemerasan, memantau keberadaan korban, serta menerima bagian dari uang hasil kejahatan tersebut.

Dalam aksinya, tersangka EI mengacungkan celurit ke arah korban dan memaksa korban membayar uang sebesar Rp200 juta.

“Tersangka juga sempat mengancam akan melaporkan korban ke Polisi dengan merekayasa atau menskenario seolah-olah korban membawa peralatan sabu, jika tidak menuruti permintaannya,” tambah Kombes Pol Abast.

Kemudian pada sore harinya, korban menyerahkan uang tunai Rp50 juta kepada tersangka.

Merasa diperas oleh tersangka, akhirnya korban melapor ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyidikan, Polisi mengamankan barang bukti berupa dua bilah celurit, satu bilah pedang, dan satu bilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan Polda Jatim akan menindak tegas segala bentuk pemerasan dan pengancaman, terlebih menggunakan senjata tajam.

“Polda Jawa Timur berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, terlebih pada momentum hari penting nasional,” tegas Kombes Pol Abast.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut melapor apa bila menjadi korban pemerasan ataupun intimidasi.

“Percayakan penyelesaian sengketa melalui jalur hukum dan laporkan segala bentuk premanisme kepada kepolisian terdekat,” tutup Kombes Abast.

Dikesempatan yang sama, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko menerangkan bahwa pelaku utama EI juga merupakan residivis kasus serupa.

Kombes Widi mengatakan setelah para tersangka ini diamankan, beberapa masyarakat mulai melapor pernah menjadi korban ulah tersangka.

“Kurang lebih ada 4 laporan yang diadukan dengan tersangka yang kita amankan saat ini dan ada 3 laporan di tahun 2025 sedang kami dalami,”kata Kombes Pol Widi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 482 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun

Continue Reading

Peristiwa

Tinggal Tanpa Pendamping, Bu Situn Dievakuasi Berkat Kepedulian Bhabinkamtibmas dan Aparat Kelurahan Semampir Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan jajaran Bhabinkamtibmas Semampir, Polsek Kediri Kota. Bersama tiga pilar Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas Aiptu Dodik Bagoes Riyadi mengevakuasi seorang warga lanjut usia yang mengalami sakit parah dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi untuk mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Gambiran, pada Minggu (14/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di rumah Bu Situn (78), warga Jalan Mayor Bismo Nomor 149 RT 02 RW 01, Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Evakuasi dilakukan setelah petugas mengetahui kondisi Bu Situn yang membutuhkan perawatan intensif. Mengingat tidak ada keluarga yang merawat maupun mendampingi, Bhabinkamtibmas bersama unsur tiga pilar bergerak cepat melakukan koordinasi dan membawa lansia tersebut ke Rumah Sakit Gambiran agar segera mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Kelurahan Semampir Moch Tohir, S.Sos., Babinsa Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas Aiptu Dodik Bagoes Riyadi, serta Ketua RT 02 RW 01 yang bersama-sama membantu proses evakuasi Bu Situn.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan sosial kepada warga yang membutuhkan pertolongan.

“Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar hadir untuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Ketika ada warga yang sakit dan membutuhkan bantuan, kami berupaya memberikan respons cepat agar yang bersangkutan segera memperoleh penanganan medis,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kelurahan, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang peduli terhadap sesama.

“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dipelihara. Kami berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila ada warga yang membutuhkan bantuan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti bersama,” tambahnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar dan mendapat dukungan dari seluruh pihak yang hadir. Setelah berhasil dibawa ke Rumah Sakit Gambiran, Bu Situn langsung dirujuk untuk mendapatkan tindakan perawatan sesuai kondisi kesehatannya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi dan Polres Kediri Kota Sekartaji dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengamanan di Tirtayasa Park Kediri Diperkuat Personel Satlantas, Antisipasi Kepadatan Kendaraan Saat Festival Berlangsung

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam kegiatan Festival Teknik 2026 yang diselenggarakan Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri di Lapangan Tirtayasa Park, pada Sabtu (13/6/2026).

Pengamanan dimulai sejak pukul 16.30 WIB dengan melibatkan anggota Satlantas Polres Kediri Kota di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.

Selama pelaksanaan pengamanan, petugas melakukan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik, membantu penyeberangan masyarakat pada simpul-simpul ploting, serta melakukan penguraian arus apabila terjadi kepadatan kendaraan akibat meningkatnya mobilitas pengunjung.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Personel kami melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan masyarakat, serta melakukan langkah-langkah penguraian apabila terjadi kepadatan kendaraan sehingga aktivitas Festival Teknik 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Ia menambahkan, pengamanan pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta dan pengunjung merupakan bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Satlantas Polres Kediri Kota akan terus hadir di setiap kegiatan masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya.

Dengan adanya pengaturan lalu lintas dan kehadiran personel di lapangan, arus kendaraan di sekitar kawasan Tirtayasa Park tetap terpantau lancar. Masyarakat yang menghadiri Festival Teknik 2026 juga dapat mengikuti kegiatan dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan berarti terhadap mobilitas di sekitar lokasi.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas maupun kondisi lalu lintas di wilayah sekitar Tirtayasa Park dilaporkan aman, lancar, dan terkendali. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan Kediri Bersama Babinsa Ikut Karya Bakti, Wujudkan Kebersamaan dan Kepedulian kepada Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sinergi antara Polri dan TNI kembali ditunjukkan melalui kegiatan karya bakti yang digelar di kawasan Jalan Timur Makam Burengan, Lingkungan Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Sabtu (13/6/2026) pagi.

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan Aipda Abdullah Yusuf bersama Babinsa turut hadir dan bergabung dengan masyarakat mengikuti karya bakti yang diselenggarakan Kodim 0809/Kediri.

Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan antara aparat keamanan dan warga sekaligus membangun semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan.

Sejak pagi hari, personel TNI, Polri, dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan kerja bakti di sejumlah titik di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa juga dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dengan warga sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan keterlibatan personel Bhabinkamtibmas dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami terus mendorong anggota Bhabinkamtibmas untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen, termasuk TNI dan pemerintah setempat,” ujar Kompol Siswandi.

Menurutnya, kegiatan karya bakti tidak hanya memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat sehingga tercipta komunikasi yang harmonis dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kelurahan Burengan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.

Selama pelaksanaan karya bakti berlangsung, kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran personel Polri bersama TNI di tengah masyarakat mendapat respons positif sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi semangat Polres Kediri Kota Sekartaji yang mengedepankan nilai Selaras, Karomah, Tangguh, dan Terpuji. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page