Connect with us

Uncategorized

Polda Jatim Bongkar Pembuat dan Pengedar Scampage/ Website Palsu Mencairkan Dana PUA Warga AS

Published

on

Polres Kediri Kota ,- Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim bongkar perkara pembuatan dan penyebaran Scampage/website palsu yang menyerupai website resmi pemerintahan negara Amerika. Tujuan tersangka untuk mendapatkan data pribadi milik warga negara Amerika yang diduga disalahgunakan untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) dan untuk dijual.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman dan Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (14/4/2021) sore mengatakan, Aksi kejahatan yang dilakukan dua tersangka berhasil diketahui tim penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim pada 1 Maret 2021 disalah satu kamar hotel di surabaya selatan.

“Kedua tersangka yang terlibat berinisial SFR (penyebar scampage) dan MZMSBP (pembuat scampage). Sedangkan korban orang yang mengisi data pribadinya ke dalam scampage/website palsu, khususnya Warga Negara Amerika,” jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, usai menggelar konfrensi pers di Gedung Rupatama Polda Jatim, Kamis (15/4/2021) sore.

Ditambahkan Kapolda, modus operandi tersangka memperoleh keuntungan pribadi. Keuntungan yang didapat tersangka berupa mata uang Krypto Bitcoin yang bisa dikonversikan menjadi mata uang rupiah yang diberikan oleh tersangka berinisial S (DPO diduga WN India) karena perbuatan kedua tersangka tersebut atas permintaan tersangka S.

“Menurut percakapan mereka, data pribadi tersebut digunakan oleh S untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) atau dana bantuan untuk pengangguran warga negara Amerika senilat USD $2,000 setiap 1 data orang, dan juga untuk dijual lagi seharga USD$ 100 setiap 1 data orang,” tambahnya.

Data pribadi milik warga negara Amerika yang telah didapatkan oleh tersangka SFR dan telah diberikan kepada S via percakapan whatsapp dan telegram sekitar 30.000 data.

“Keuntungan yang telah diterima oleh tersangka SFR selama melakukan perbuatan tersebut diatas kurang lebih sebesar USD $30.000/ sekitar Rp. 420.000.000 (Kurs Rupiah),” ungkap kapolda jatim

Sedangkan keuntungan yang telah diterima oleh tersangka MZMSBP selama melakukan perbuatan tersebut diatas sekitar Rp 60.000.000.

Kronologis kejadian pada 01 Maret 2021 petugas Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mendapati adanya kegiatan penyebaran scampage/website palsu yang menyerupai website resmi pemerintahan Amerika melalui SMS, yang dilakukan oleh tersangka berinisial SFR, yang mana dalam perangkat Laptop dan handphonenya ditemukan bukti-bukti scampage/website palsu dan juga data data pribadi milik Warga Negara Amerika yang didapatkan dari penyebaran scampage/website palsu tersebut.

“Dari keterangan tersangka SFR menjelaskan, jika scampage tersebut dibuat oleh tersangka MZMSBP, selanjutnya petugas Siber Polda Jatim menemukan tersangka MZMSBP di dekat Stasiun Kereta Api Pasar Turi Surabaya, lalu menemukan adanya script scampage/website palsu yang tersimpan di dalam laptopnya,” cetusnya.

Kedua tersangka bisa membuat website palsu dengan cara otodidak, sedangkan satu tersangka lain kuliah jurusan ITE. Kegiatan ini sudah dilakukan kedua tersangka mulai bulan Mei sampai sekarang.

“Anggota siber melakukan penyelidikan selama tiga bulan, karena harus koordinasi dengan Mabes Polri dan FBI. Setelah mendapatkan bukti, baru keduanya ditangkap,” terang kapolda jatim.

Para pelaku sendiri dalam melakukan aksinya dengan cara mengirim SMS yang berisi web yang palsu dengan menggunakan software SMS Blast dan mereka mendapat kode negara bagian, dari situ mereka mengirim secara otomatis.

“Tersangka membuat website palsu, dan disebar melalui sms blast ke warga amerika, warga amerika yang tidak sadar mengisi website tersebut,” tutup kapolda.

Pasal 32 ayat (2) Jo pasal 48 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo pasal 55 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan/atau denda paling banyak 3 Milyar.

Continue Reading

Peristiwa

Aiptu Syaifudin Yuri Pimpin Kerja Bakti Warga Setonopande Kediri Sambut Ramadhan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Personel Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota melaksanakan dua kegiatan pembinaan dan pengamanan masyarakat di wilayah hukum setempat pada Minggu (1/2/2026) pagi. Kegiatan tersebut meliputi, pengamanan pengajian rutin di Kelurahan Semampir serta kerja bakti warga di Kelurahan Setonopande.

Di Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas Aiptu Dodik Bagoes Riyadi melakukan sambang dan pemantauan pengajian Ahad pagi yang digelar Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) di Masjid Baiturrahman, Jalan Mayor Bismo. Kegiatan keagamaan yang diikuti sekitar 250 jamaah tersebut mengangkat tema “Terwujud Tidak Terwujud Tetaplah Bersujud”.

Pengajian menghadirkan penceramah Ustadz Cahyadi Takariawan, S.Si., Apt., pakar parenting dari Yogyakarta, serta dihadiri Ketua IKADI setempat H. Suparno. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kamtibmas kepada panitia terkait ketertiban jamaah, pengaturan parkir, dan keamanan lingkungan sekitar masjid.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran anggota di tengah kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mempererat kemitraan dengan warga.

“Polri hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib, aman, dan lancar. Pendekatan humanis melalui sambang dan pengamanan seperti ini penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kompol Bowo.

Pada waktu yang hampir bersamaan, di Lingkungan RW 02 Kelurahan Setonopande, Bhabinkamtibmas Aiptu Syaifudin Yuri bersama mahasiswa KKN-T Universitas Nusantara PGRI Kediri dan warga setempat melaksanakan kerja bakti lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa sekaligus persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan lingkungan permukiman guna menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri, akademisi, dan warga.

Kapolsek menambahkan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk nyata peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Selain menjaga keamanan, anggota juga didorong aktif dalam kegiatan sosial warga. Dengan begitu, kedekatan polisi dan masyarakat semakin terjalin,” katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berlangsung lancar, tertib, dan dalam situasi aman terkendali. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Aipda Agus SBW Sapa Petani di Desa Cerme Kediri, Pastikan Tanaman Aman dari Hama dan Siap Panen

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Aipda Agus SBW dari Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan sambang sekaligus pemantauan program ketahanan pangan di area persawahan Dusun Ngolakan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Minggu (1/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyapa langsung petani setempat, Gunadi, yang tengah mengelola tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional di tingkat desa. Pemantauan ini juga bertujuan memastikan situasi kamtibmas di wilayah pedesaan tetap aman dan kondusif, khususnya di area pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.

Kapolsek Grogol, AKP Andang Wastiyono, S.H., menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini semakin luas, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah, khususnya ketahanan pangan. Polisi harus hadir memberi rasa aman sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Andang.

Dari hasil pemantauan, lahan jagung di Desa Cerme saat ini ditanam di area seluas kurang lebih dua hektare yang dikelola lima petani, yakni Gunadi, Nyono, Katiyah, Suwaji, dan Agus Widjaya. Tanaman tersebut ditanam pada Desember 2025 dan diperkirakan memasuki masa panen pada akhir Maret hingga awal April 2026.

Pada lahan milik Gunadi, tanaman sempat mengalami serangan hama ulat. Namun, petani telah melakukan penyemprotan sebagai langkah antisipasi sehingga hama tidak sampai merusak pucuk tanaman jagung. Kondisi tanaman secara umum terpantau tumbuh baik.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Polsek Grogol menyatakan akan terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaannya. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kegiatan Tradisi Menjelang Ramadan Berlangsung Tertib dan Kondusif di Area Makam Syech Abdullah Mursyad Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Aparat kepolisian dari Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan Megengan Agung Tahlil serta kirab budaya Lesbumi PCNU Kabupaten Kediri di kawasan Makam Syech Abdullah Mursyad, Desa Cerme, pada Minggu (1/2/2026).

Pengamanan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Aipda Agus SBW, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada kegiatan keagamaan dan budaya yang melibatkan warga dari berbagai wilayah.

Kapolsek Grogol, AKP Andang Wastiyono, S.H., mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus upaya preventif menjaga kondusivitas lingkungan.

“Setiap kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang tetap kami lakukan pemantauan. Tujuannya agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan masyarakat merasa nyaman,” ujar Andang.

Megengan Agung merupakan tradisi masyarakat menjelang bulan suci Ramadan yang diisi doa bersama dan tahlil. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kirab budaya oleh Lesbumi di bawah naungan PCNU Kabupaten Kediri sebagai bentuk pelestarian nilai religius dan tradisi lokal.

Selain pengamanan terbuka, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada panitia dan peserta agar menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan selama kegiatan, serta tetap menjaga kerukunan.

Menurut laporan di lapangan, seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Tidak ditemukan gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Polsek Grogol menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat, sekaligus memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum tetap aman dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page