Peristiwa
Polda Jatim Ungkap Dua Kasus TPPU, Aset Hasil Narkotika Rp 2,7 Miliar Disita
SURABAYA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim berhasil mengungkap dua kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana narkotika.
Dalam pengungkapan tersebut, dua tersangka berinisial WP dan FA diamankan dengan total nilai aset yang disita mencapai Rp 2.700.000.000.
Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast saat konferensi pers, Kamis (19/2/2026).
Kombes Pol Abast mengatakan, Kedua kasus ini merupakan pengembangan dari perkara tindak pidana narkotika.
“Ditresnarkoba Polda Jatim tidak hanya menindak pelaku peredaran narkoba, tetapi juga menelusuri dan menyita aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan tersebut melalui penerapan pasal TPPU,”terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Dari dua kasus yang diungkap, tersangka WP memiliki nilai aset sebesar Rp 1,2 miliar dan saat ini proses perkaranya telah memasuki tahap I di Kejaksaan Tinggi.
Sedangkan tersangka FA dengan nilai aset sebesar Rp 1,5 miliar masih dalam proses penyidikan. Total keseluruhan aset dari dua kasus tersebut mencapai Rp 2,7 miliar.
Tersangka WP (44), karyawan swasta, melakukan pencucian uang dari hasil peredaran narkotika pada kurun waktu 2023 hingga 2025 di Surabaya dan sekitarnya. WP diketahui merupakan residivis kasus narkotika sebanyak dua kali.
Kombes Abast menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari penangkapan tersangka W oleh Satresnarkoba Polresta Sidoarjo pada 25 September 2025.
Dari hasil pengembangan, lanjut Kombes Abast ditemukan aliran dana mencurigakan yang mengarah kepada WP.
“Tersangka menggunakan rekening atas nama pribadi maupun pihak lain untuk menyamarkan transaksi hasil penjualan narkotika, kemudian membelanjakannya dalam bentuk aset bergerak dan tidak bergerak,” tutur Kombes Pol Abast.
Masih kata Kombes Abast, dari tangan WP, petugas menyita barang bukti antara lain satu unit mobil Toyota Rush tahun 2025, satu unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2023, enam batang perak masing-masing seberat 999 gram, sebidang tanah SHM di Kabupaten Jombang, serta uang dalam rekening sebesar Rp 600 juta.
“Nilai ekonomis dari perputaran uang hasil narkotika yang dilakukan tersangka WP diperkirakan mencapai ± Rp 1,2 miliar,” tambah Kombes Abast.
Sementara tersangka FA (25), warga Kabupaten Bangkalan, diduga melakukan TPPU dari hasil penjualan narkotika jenis ekstasi/inex sejak tahun 2022 hingga 2026.
Tersangka FA tidak memiliki pekerjaan tetap, namun mampu membeli sejumlah kendaraan, perhiasan, serta aset tanah dan bangunan.
“Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan perkara narkotika tanggal 6 November 2025 dengan tersangka TO dkk,” lanjut Kombes Abast.
“Dari hasil penyelidikan, FA menggunakan rekening atas nama pribadi dan keluarganya untuk menyamarkan transaksi narkotika,” ujar Kombes Abast.
Barang bukti yang disita dari FA, meliputi dua unit mobil (Mitsubishi Expander dan Honda Brio), dua unit sepeda motor (Honda Scoopy dan Honda PCX), satu BPKB sepeda motor Suzuki Satria, uang tunai Rp 82 juta, uang dalam rekening lebih dari Rp 313 juta, 28 perhiasan, tiga jam tangan, dokumen pembelian tanah di Bangkalan dan Surabaya, serta sejumlah dokumen transaksi lainnya.
“Nilai ekonomis perputaran uang hasil narkotika yang dilakukan tersangka FA diperkirakan mencapai ± Rp 1,5 miliar,” kata Kombes Abast.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda hingga Rp 10 miliar.
“Kami akan terus mengembangkan penyidikan untuk memastikan seluruh aset yang berasal dari tindak pidana dapat disita negara. Ini adalah bagian dari strategi memiskinkan bandar dan pelaku narkotika,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Sementara itu, Diresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Kurniawan menambahkan bahwa sejak tahun 2024, Polda Jatim telah menangani 8 perkara TPPU dengan rincian 5 kasus P21, 2 perkara tahap 1, dan 1 perkara dalam proses penyidikan.
“Total nilai aset yang kami sita sampai saat ini kurang lebih Rp 55 Miliar. Kami menegaskan komitmen untuk menindak tegas peredaran narkotika beserta seluruh aliran dana yang menyertainya, sebagai langkah konkret dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur,” ucap Kombes Pol Kurniawan. (*)
Peristiwa
Fokus di Simpang Lonceng dan Ringin Sirah, Arus Lalu Lintas Terpantau Lancar
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Kediri menggelar patroli blue light untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam hari, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut difokuskan di sejumlah titik strategis, yakni Simpang Empat Lonceng dan Simpang Empat Ringin Sirah, yang dikenal sebagai kawasan dengan intensitas lalu lintas cukup tinggi pada malam hari.
Patroli dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Unit Patwal. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan roda empat dengan lampu rotator biru (blue light) sebagai tanda kehadiran polisi di lapangan.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui jajarannya menyampaikan bahwa kegiatan blue light patrol merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di malam hari,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan arus lalu lintas, petugas juga bersiaga untuk merespons cepat apabila ditemukan pelanggaran maupun kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kehadiran polisi dengan lampu rotator biru di titik-titik rawan dinilai efektif dalam menekan angka pelanggaran serta mencegah aksi kejahatan jalanan, khususnya pada jam-jam rawan.
Selama pelaksanaan patroli, kondisi arus lalu lintas di kedua simpang tersebut terpantau lancar. Tidak ditemukan adanya kepadatan maupun gangguan berarti yang dapat menghambat aktivitas masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Kediri Kota dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah hukum setempat.
Dengan intensifikasi patroli pada malam hari, diharapkan situasi kamtibmas di Kota Kediri tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (res/aro)
Peristiwa
Samapta Polres Kediri Kota Patroli Dialogis Digelar di Sejumlah Titik Rawan
Kediriselaludihati – Satuan Samapta Polres Kota Kediri meningkatkan pengawasan internal dan patroli keamanan melalui kegiatan piket penjagaan selama 12 jam, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Samapta, Ipda Asruri PS., S.H., dengan pelaksanaan mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB di Markas Komando (Mako) Polres Kediri Kota.
Dalam pelaksanaannya, personel Samapta melakukan pengawasan dan pengendalian (waskat dan wasdal) terhadap petugas jaga mako serta penjagaan tahanan. Seluruh personel yang bertugas dilaporkan hadir lengkap sesuai dengan jadwal piket.
Data yang dihimpun menunjukkan jumlah tahanan di Polres Kediri Kota mencapai 52 orang. Sebanyak lima tahanan berada di rumah tahanan Polres, sementara 47 lainnya dititipkan di lembaga pemasyarakatan. Seluruh tahanan terpantau dalam kondisi aman dan terkendali selama kegiatan berlangsung.
Selain penjagaan di dalam mako, Sat Samapta juga mengintensifkan patroli harkamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Patroli diawali dengan apel kesiapan yang menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), kehati-hatian, serta kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.
Petugas kemudian melaksanakan patroli dialogis di sejumlah titik strategis. Di antaranya kawasan Jalan Dhoho, yang merupakan pusat aktivitas masyarakat, dengan menyasar pengunjung pertokoan serta memberikan imbauan kamtibmas secara langsung.
Patroli juga menyasar kawasan permukiman, seperti Perumahan Persada Asri, dengan berdialog bersama petugas keamanan setempat guna meningkatkan kewaspadaan lingkungan. Selain itu, petugas melakukan pemantauan di lokasi wisata Pagora dengan memberikan imbauan kepada pengunjung dan petugas keamanan agar meningkatkan pengawasan.
Tak hanya itu, patroli juga dilakukan secara mobiling di berbagai titik wilayah hukum guna mengantisipasi tindak kejahatan, khususnya kejahatan jalanan yang tergolong dalam kategori 3C (curat, curas, dan curanmor).
“Seluruh kegiatan patroli dilakukan secara menyeluruh, baik dialogis maupun mobiling, untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar salah satu petugas.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan berarti. Kehadiran polisi di lapangan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas.
Melalui kegiatan ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara optimal. (res/aro)
Peristiwa
Polantas Kediri Lakukan Pendekatan Humanis, Ciptakan Suasana Kondusif di Kawasan Pusat Kota
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Kediri menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada petugas parkir di kawasan Jalan Dhoho, pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketertiban lalu lintas di salah satu ruas jalan utama pusat kota.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel). Selain petugas parkir, kegiatan juga melibatkan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi kepada juru parkir terkait tata cara pengaturan parkir yang baik dan benar agar tidak mengganggu arus kendaraan. Jalan Dhoho yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat dinilai memiliki potensi kepadatan tinggi, sehingga penataan parkir menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas.
“Kami mengajak petugas parkir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan pengguna jalan merasa nyaman,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Selain itu, polisi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Edukasi dilakukan secara langsung dengan pendekatan humanis, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif. Interaksi antara petugas kepolisian dan juru parkir menciptakan hubungan yang lebih dekat, sekaligus membangun rasa saling menghargai.
Sejumlah petugas parkir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan mendapatkan pemahaman yang lebih jelas terkait pengaturan parkir yang sesuai aturan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar dan kondusif. Tidak hanya memberikan edukasi, kehadiran polisi juga membantu menciptakan suasana yang lebih tertib di kawasan Jalan Dhoho.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga potensi kemacetan maupun pelanggaran dapat diminimalkan di wilayah Kota Kediri. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
