Inspirasi
Polisi Jagoanku
Inspirasi
Wali Kota Kediri Apresiasi Pengabdian Satgas Yonif 521/DY, 14 Bulan Tinggalkan Keluarga Demi Negara

Kediriselaludihati – Suasana penuh haru menyelimuti Lapangan Upacara Yonif 521/Dadaha Yodha Kediri, Rabu (15/7/2026). Sebanyak 450 prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 521/DY Tahun Anggaran 2025–2026 resmi disambut setelah menyelesaikan tugas pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini.
Kegiatan penyambutan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 17.30 WIB dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Kediri, unsur TNI-Polri, serta keluarga besar Yonif 521/Dadaha Yodha.
Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimudin Thoha, serta pejabat terkait lainnya.
Upacara penyambutan dipimpin oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn. selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Danyonif 521/DY Letkol Surya Murdata, S.E., M.I.P.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan, laporan penerimaan pasukan, hingga masuknya seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-PNG ke lapangan upacara.
Dalam amanatnya, Wali Kota Kediri menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh prajurit dalam keadaan lengkap setelah menjalankan tugas negara selama kurang lebih 14 bulan.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri dan seluruh masyarakat Kota Kediri, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha yang telah melaksanakan tugas negara dengan baik,” ujar Vinanda.
Menurutnya, masa penugasan selama 14 bulan bukan hanya sekadar hitungan waktu, tetapi merupakan perjalanan panjang yang penuh pengorbanan bagi para prajurit maupun keluarga yang ditinggalkan.
“Empat belas bulan memang hanya angka jika ditulis dalam kalender. Namun bagi seorang prajurit dan keluarganya, itu adalah perjalanan panjang yang penuh pengorbanan. Ada rindu yang harus ditahan, ada momen keluarga yang dilewatkan, namun itulah konsekuensi dari sebuah kehormatan bernama pengabdian,” katanya.
Ia mengapresiasi dedikasi para prajurit yang telah menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
Vinanda juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga prajurit yang selama ini menjadi kekuatan di balik keberhasilan tugas para anggota Satgas.
“Di balik prajurit yang kuat, selalu ada keluarga yang dengan penuh keikhlasan memberikan dukungan, doa, dan kekuatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap pengalaman selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan menjadi bekal berharga bagi para prajurit dalam menghadapi penugasan berikutnya.
“Teruslah menjadi prajurit yang profesional, tangguh, dicintai rakyat, serta selalu menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” pesan Wali Kota.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, menyanyikan Mars Dadaha Yodha, doa bersama, foto bersama, serta pemberian ucapan selamat dari jajaran Forkopimda kepada para perwira dan komandan peleton Satgas Pamtas Yonif 521/DY.
Momentum kepulangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pertemuan keluarga prajurit dan ramah tamah sebagai bentuk ungkapan syukur atas selesainya tugas pengabdian di wilayah perbatasan. (res/aro)
Inspirasi
Pemeriksaan Internal Pastikan Disiplin Anggota Terjaga, Hasil Tes Narkoba Seluruhnya Negatif
Kediriselalaludihati – – Upaya menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri terus dilakukan melalui pengawasan internal. Subbidprovos Bidpropam Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan mitigasi di Polres Kediri Kota, Rabu (15/7/2026), dengan melakukan pemeriksaan kedisiplinan hingga tes urine terhadap personel.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin oleh Ps Kanithartib 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Jatim IPTU Tampung Suharjono bersama tim mitigasi. Pelaksanaan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E.
Setelah apel, tim Bidpropam Polda Jatim memberikan arahan kepada personel terkait pentingnya menjaga sikap, perilaku, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku sebagai anggota Polri.
Dalam kegiatan mitigasi tersebut, petugas melakukan sejumlah pemeriksaan meliputi sikap tampang anggota, kelengkapan administrasi pribadi, serta pemeriksaan urine sebagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di lingkungan Markas Polres Kediri Kota, tetapi juga dilanjutkan di Kantor Satlantas Polres Kediri Kota. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar kedisiplinan dan kepatuhan personel berjalan di seluruh satuan kerja.
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 40 personel Polres Kediri Kota yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkoba. Sementara pemeriksaan di Satlantas Polres Kediri Kota juga tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun temuan.
Ps Kanithartib 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Jatim IPTU Tampung Suharjono mengatakan kegiatan mitigasi merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal untuk mencegah terjadinya pelanggaran anggota.
“Mitigasi ini dilakukan sebagai upaya preventif agar seluruh personel tetap menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ujarnya.
Sementara itu, jajaran Polres Kediri Kota menegaskan komitmen untuk terus mendukung kegiatan pengawasan internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan pemeriksaan secara berkala, diharapkan seluruh personel Polri mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan sikap disiplin, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.Seluruh rangkaian kegiatan mitigasi Bidpropam Polda Jatim di Polres Kediri Kota berjalan aman, tertib, dan kondusif. (res)
Inspirasi
Irjen Pol Mardiyono Dorong Kolaborasi Tiga Pilar dan Penguatan Bhabinkamtibmas sebagai Ujung Tombak Pemolisian Masyarakat

Kediriselaludihati – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis partisipasi warga mendapat perhatian dari Korbinmas Baharkam Mabes Polri.
Dalam kunjungan kerja ke Polres Kediri Kota, Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. menyempatkan diri meninjau langsung kegiatan Satkamling di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Senin (13/7/2026) malam.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda pembinaan masyarakat sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan sistem keamanan lingkungan yang berjalan di tingkat desa.
Rombongan Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri tiba di Pojok Bercakap, Jalan PK Bangsa Kota Kediri sekitar pukul 19.10 WIB dan disambut langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.
Setelah melaksanakan ramah tamah, rombongan kemudian bergerak menuju Pos Satkamling RT 01 RW 03 Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Kedatangan rombongan disambut oleh Camat Grogol Galuh Triatmaji, Danramil Grogol Kapten Inf. Suliono, Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., anggota DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, Bhabinkamtibmas Desa Wonoasri Aiptu Agung, Babinsa Serka Ratno, Kepala Desa Wonoasri Anik Muriantini, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Wonoasri Anik Muriantini menyampaikan apresiasi atas perhatian Korbinmas Baharkam Polri terhadap keberadaan Satkamling di wilayahnya.
“Terima kasih atas kedatangan Kakorbinmas Polri yang telah hadir langsung di Desa Wonoasri. Satkamling ini terbentuk sejak masa pandemi Covid-19 dan terus kami pertahankan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Satkamling di Desa Wonoasri menjadi wadah kebersamaan antara masyarakat, pemerintah desa, dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman.
“Di desa kami ada semangat Kediri Tangguh, Kediri Tumbuh. Kami bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman desa. Kami juga terus menjalin komunikasi melalui kegiatan seperti sambung roso dan ngopi bareng bersama masyarakat,” katanya.
Kepala Desa Wonoasri juga menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi masyarakat, salah satunya terkait aktivitas lalu lintas dan kegiatan masyarakat yang membutuhkan pengawasan bersama.
Menanggapi hal tersebut, Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri Irjen Pol. Mardiyono memberikan apresiasi terhadap pengelolaan Satkamling Desa Wonoasri yang dinilai berjalan baik dan memiliki potensi untuk mendapatkan penghargaan.
“Saya datang ke sini bersama pejabat Polda Jawa Timur dan Kapolres Kediri Kota untuk melihat langsung kondisi Satkamling. Dari laporan yang kami terima, tidak ada kejadian menonjol. Setelah melihat langsung, memang sesuai dengan laporan yang disampaikan,” kata Irjen Pol. Mardiyono.
Menurutnya, Satkamling merupakan salah satu bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan.
“Kalau harkamtibmas bisa dilakukan bersama masyarakat, maka penegakan hukum dapat diminimalisir. Karena menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan menjaga keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada jumlah personel kepolisian, tetapi juga kekuatan komunikasi dan kedekatan antara aparat dengan masyarakat.
“Kekuatan Polri bukan hanya dari jumlah personel maupun perlengkapan, tetapi dari kepercayaan masyarakat. Karena itu kita harus hadir, mendengar, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Mardiyono juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pemolisian masyarakat.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas sambang atau membuat laporan kegiatan, tetapi harus mampu membangun hubungan yang kuat dengan warga.
“Bhabinkamtibmas harus hadir bukan hanya dalam dokumentasi, tetapi hadir dalam ingatan dan hati masyarakat. Minimal setiap hari bertemu dan berkomunikasi dengan warga,” tegasnya.
Ia juga mendorong penguatan sinergitas tiga pilar, yakni pemerintah desa, TNI, dan Polri, agar setiap persoalan yang muncul di masyarakat dapat segera diselesaikan secara bersama.
“Kolaborasi, komunikasi, dan konsolidasi tiga pilar harus terus berjalan. Dengan begitu persoalan kecil tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.
Selain itu, Kakorbinmas juga mengingatkan pentingnya sosialisasi layanan darurat kepolisian 110 kepada masyarakat.
“Program 110 sangat penting. Jika masyarakat menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, bisa langsung menghubungi layanan tersebut. Bhabinkamtibmas harus ikut mensosialisasikan agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkannya,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Korbinmas Baharkam Polri juga memberikan bantuan berupa perangkat CCTV dan alat komunikasi kepada masyarakat Desa Wonoasri sebagai dukungan penguatan sistem keamanan lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog bersama masyarakat, foto bersama, dan ramah tamah. Rombongan Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.27 WIB.
Melalui kunjungan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendekatan pemolisian masyarakat dengan menempatkan warga sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Keberadaan Satkamling, Bhabinkamtibmas, serta sinergi tiga pilar menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman yang tumbuh dari lingkungan masyarakat itu sendiri. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
