Peristiwa
Polisi Sobo Sawah Ajak Petani Semangat Rawat Lahan dan Jaga Hasil Panen
Kediriselaludihati.com – Kepedulian terhadap ketahanan pangan terus diwujudkan jajaran Polsek Kediri Kota melalui berbagai pendekatan humanis di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaran, Aiptu Andik Yulianto, yang melaksanakan giat sambang atau “Polisi Sobo Sawah” di lahan persawahan RW 20 Kelurahan Banjaran, Sabtu (19/4/2025) pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri dengan para petani, serta memberikan motivasi agar terus bersemangat dalam menjaga dan mengolah sawah sebagai sumber pangan utama masyarakat.
Dalam sambangnya, Aiptu Andik menyapa langsung kelompok tani yang tengah bersiap memanen padi, salah satunya adalah Santoso, ketua kelompok tani setempat. Ia menyampaikan pesan agar para petani selalu menjaga kesehatan, semangat dalam merawat tanaman, serta tetap kompak dalam mendukung program pemerintah mengenai ketahanan pangan.
“Kami hadir sebagai sahabat petani. Melalui sambang ini, kami ingin memastikan bahwa kegiatan pertanian berjalan lancar dan aman. Selain itu, kami juga ingin mengedukasi pentingnya peran petani dalam menjaga ketersediaan pangan daerah,” ujar Aiptu Andik Yulianto.
Lahan yang disambangi merupakan bagian dari tanah kas desa yang dimanfaatkan untuk pertanian produktif. Dengan padi yang mulai menguning dan siap panen, kehadiran petugas kepolisian di tengah sawah menjadi bentuk dukungan moral dan keamanan agar panen bisa berlangsung tanpa hambatan.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara, S.H. menyampaikan bahwa program sambang seperti ini merupakan bagian dari pendekatan polisi kepada masyarakat di tingkat akar rumput. “Polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi warga, termasuk petani. Ini adalah bagian dari pelayanan Polri yang hadir untuk semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh kehangatan. Para petani menyambut positif inisiatif ini sebagai bentuk perhatian yang menguatkan semangat mereka di tengah tantangan pertanian masa kini. (res/an)
Peristiwa
Sasar GOR Joyoboyo hingga Terminal Tamanan, Polisi Pastikan Wilayah Tetap Kondusif
Kediriselaludihati – Aparat kepolisian dari Polsek Mojoroto meningkatkan patroli Harkamtibmas backbone di wilayah hukumnya guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C). Kegiatan patroli dilaksanakan pada Senin (16/2/2026) malam mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan kriminalitas. Unit backbone Polsek Mojoroto menyusuri sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki potensi kerawanan, baik dari sisi aktivitas masyarakat maupun mobilitas kendaraan.
Personel patroli dipimpin oleh Aiptu Hari Wahyudi selaku perwira pengendali (padal), didampingi Aiptu Heri Setiawan dan Aiptu Dodik Eko PW. Ketiganya menyisir lokasi-lokasi publik yang masih ramai pada malam hari, termasuk pusat aktivitas masyarakat dan fasilitas umum.
Sejumlah sasaran patroli di antaranya kawasan GOR Joyoboyo, Terminal Tamanan, mesin anjungan tunai mandiri (ATM), serta sejumlah minimarket di wilayah Kecamatan Mojoroto. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi, dialog singkat dengan warga dan petugas keamanan setempat, serta memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Kapolsek Mojoroto, Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan patroli backbone merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan, menurutnya, menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam mencegah tindak kriminal sebelum terjadi.
“Patroli ini kami lakukan secara berkelanjutan, terutama pada malam hari, untuk menekan potensi kejahatan 3C. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat,” ujar Kompol Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, patroli tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui dialog langsung, polisi dapat menyerap informasi dari warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat turut berperan menjaga keamanan lingkungan.
Selama patroli berlangsung, situasi di seluruh titik sasaran terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol. Aktivitas masyarakat berjalan normal, dan arus lalu lintas di sekitar lokasi patroli relatif lancar.
Kegiatan patroli backbone ini merupakan bagian dari upaya Polres Kediri Kota dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Dengan mengedepankan langkah preventif, kepolisian berharap dapat menekan angka kriminalitas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Polsek Mojoroto mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat keamanan dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Polisi Kawal Proses Demokrasi Desa di Mojo agar Berjalan Aman dan Kondusif
Kediriselaludihati -Aparat kepolisian dari Polsek Mojo turut mengawal jalannya Musyawarah Desa (Musdes) Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, yang membahas perubahan Peraturan Desa Ngadi Nomor 4 Tahun 2023 tentang susunan organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa Ngadi. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Ngadi, Senin (16/2/2026) malam.
Bhabinkamtibmas Desa Petok, Kecamatan Mojo, Aipda Rudi Sutanto, hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur tiga pilar Desa Ngadi, yakni pemerintah desa, aparat keamanan, dan unsur kewilayahan lainnya. Kehadiran polisi bertujuan memastikan seluruh rangkaian musyawarah berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Musyawarah desa ini digelar sebagai upaya pemerintah desa untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi, khususnya terkait struktur organisasi dan tata kerja pemerintahan desa. Perubahan peraturan desa tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan dinamika pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam forum musyawarah, pemerintah Desa Ngadi memaparkan sejumlah poin perubahan dalam Perdes Nomor 4 Tahun 2023. Pembahasan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan perangkat desa dan perwakilan masyarakat, sehingga setiap keputusan yang diambil merupakan hasil kesepakatan bersama.
Aipda Rudi Sutanto mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam musyawarah desa merupakan bagian dari tugas pembinaan dan pengamanan di wilayah binaan. Selain memantau jalannya kegiatan, pihaknya juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan musyawarah mufakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan musyawarah desa seperti ini. Proses demokrasi di tingkat desa perlu dijaga bersama agar berjalan lancar, transparan, dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, regulasi desa yang disusun melalui musyawarah akan lebih mudah dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat. Selain itu, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.
Sementara itu, Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan, S.H. menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di forum-forum strategis desa merupakan bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan keamanan sekaligus bentuk pendampingan terhadap roda pemerintahan desa.
“Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman dan nyaman, serta terjaganya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Mojo,” kata IPTU Mahmud Satriawan.
Selama kegiatan musyawarah berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan, dan seluruh rangkaian acara dapat diselesaikan sesuai agenda yang telah direncanakan. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan kuatnya kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah desa dalam menjaga stabilitas serta mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik. (res/aro)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas dan Petugas Keamanan Jaga Kondusivitas Perayaan Chu Xi di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri
Kediriselaludihati -Aparat kepolisian melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan ibadah tutup tahun Imlek atau Chu Xi 2577 yang digelar di Klenteng Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong, Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota, Senin (16/2/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakelan, Aiptu Hendrik Kusuma Dewangga, bersama personel Polsek Kediri Kota yang tersprin di bawah kendali Perwira Pengendali Ajun Komisaris Polisi Sugeng Triyono. Kehadiran aparat bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah berjalan khusyuk sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Kediri Kota, Komisaris Polisi Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa pengamanan dan pemantauan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.
“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah tutup tahun Imlek dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada umat yang melaksanakan ibadah,” kata Bowo Wicaksono saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi dengan petugas keamanan internal klenteng, yakni Nanda dan Fian. Koordinasi difokuskan pada pengaturan arus jamaah, pengawasan lingkungan sekitar, serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Aiptu Hendrik Kusuma Dewangga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan dan jamaah agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Ia mengajak seluruh pihak untuk saling peduli terhadap keamanan lingkungan, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.
“Kami mengimbau agar seluruh pihak tetap waspada, menjaga barang bawaan, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.
Ibadah Chu Xi atau tutup tahun Imlek 2577 di klenteng yang dikelola oleh Yayasan Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong Kediri tersebut dihadiri oleh umat secara bergantian. Pengaturan dilakukan agar kegiatan tetap tertib dan tidak menimbulkan kepadatan berlebih di area ibadah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun insiden yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah. Kegiatan pun selesai sesuai jadwal.
Kapolsek Kediri Kota menegaskan bahwa jajarannya akan terus melakukan pengamanan dan pemantauan terhadap rangkaian kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek di wilayah hukum Polsek Kediri Kota.
“Polri berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang, termasuk dalam pelaksanaan ibadah keagamaan,” kata Bowo Wicaksono.
Dengan pengamanan tersebut, perayaan tutup tahun Imlek 2577 di Klenteng Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat serta memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Kediri. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
