Connect with us

Peristiwa

Polisi Tekankan Hak Berpendapat Tetap Harus Mengacu Aturan Hukum

Published

on

Kediriselaludihati – Sejumlah organisasi mahasiswa di Kediri menggelar kegiatan refleksi bertajuk “Harmoni Refleksi Tragedi 2025 dan Reorientasi Gerakan Mahasiswa Berbasis Advokasi Kerakyatan” di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Kediri, Kecamatan Mojoroto, Senin (9/3/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kediri tersebut berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB.

Diskusi tersebut dihadiri sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa serta tokoh masyarakat. Dari unsur kepolisian, kegiatan itu dihadiri Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi serta Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan. Selain itu, turut hadir Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Toleran (FKMT) Kabupaten Kediri Gus Riza Sahlan.

Hadir pula Ketua PC SEMMI Kediri Adam Hakam serta Ketua PD KAMMI Kediri M Alif Raihan bersama sekitar 30 peserta yang berasal dari anggota organisasi mahasiswa SEMMI dan KAMMI Kediri Raya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Ketua SEMMI Kediri Adam Hakam menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan forum refleksi sekaligus upaya membangun kembali semangat kebersamaan di Kota Kediri.

Ia mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama merajut kembali harmoni sosial di tengah masyarakat serta berperan aktif dalam menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, Ketua PD KAMMI Kediri M Alif Raihan menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika politik dan kebijakan nasional. Ia menilai Kota Kediri memiliki potensi besar karena didukung banyak tokoh agama yang dapat menjadi perekat masyarakat.

Menurut dia, momentum bulan Ramadhan juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperkuat semangat persatuan. Ia juga menyinggung peristiwa kericuhan yang pernah terjadi pada aksi massa terkait Undang-Undang TNI pada tahun sebelumnya sebagai pembelajaran bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi hadir sebagai narasumber mewakili Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim yang berhalangan hadir karena kegiatan lain di Polda Jawa Timur.

Kompol Iwan menyampaikan bahwa kepolisian mendukung kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Ia menjelaskan bahwa kebebasan berpendapat dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 serta Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28E ayat 3.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat tetap harus memperhatikan aturan yang berlaku agar tidak melanggar hukum. Apabila melampaui batas yang ditentukan, maka dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam pengamanan aksi unjuk rasa, Polri berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa. Dalam aturan tersebut diatur tahapan penggunaan kekuatan mulai dari pengamanan awal hingga tindakan lanjutan jika situasi memerlukan.

Selain itu, penggunaan kekuatan oleh aparat kepolisian juga mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 yang mengatur penggunaan kekuatan secara bertahap berdasarkan asas legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas.

Kompol Iwan juga mengingatkan bahwa dalam setiap aksi massa sering kali terdapat pihak-pihak yang bukan bagian dari peserta aksi, yang disebut sebagai “penumpang gelap”, yang berpotensi memicu kericuhan. Karena itu, menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang baik antara mahasiswa dan aparat keamanan sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Kegiatan diskusi tersebut kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Gus Riza Sahlan, dilanjutkan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif hingga acara berakhir. Diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang dialog antara mahasiswa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga stabilitas sosial di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Posyandu Duku di Kota Kediri Layani Pemeriksaan Lansia dan Tumbuh Kembang Balita

Published

on

Kediriselaludihati.com – Warga lanjut usia menjalani pemeriksaan kesehatan dalam layanan bulanan Posyandu Duku di RW 02, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, pada Selasa (3/11/2026).

Posyandu itu juga melayani pemeriksaan kesehatan dan tumbuh kembang balita. Bhabinkamtibmas Kaliombo memantau kegiatan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB, bersamaan dengan kunjungan Bhabinkamtibmas Jagalan ke kantor kelurahan setempat.

Di Kaliombo, Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Duku menyediakan empat jenis pemeriksaan bagi lansia, yakni pengukuran tekanan darah serta pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Untuk balita, petugas memeriksa kondisi kesehatan serta memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.

Layanan bagi kedua kelompok usia itu berlangsung sebulan sekali. Bhabinkamtibmas Kaliombo Ajun Inspektur Polisi Dua Andrey V.M., S.H., hadir di lingkungan RW 02 saat kegiatan berlangsung.

Di Kantor Kelurahan Jagalan, Bhabinkamtibmas setempat menemui Leny, warga RT 01 RW 02, yang sedang mengurus pendaftaran perlindungan sosial. Dalam percakapan itu, petugas mengajak warga ikut menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kepala Kepolisian Sektor Kediri Kota Komisaris Polisi Bowo Wicaksono, S.Sos., sebelumnya menyebut kunjungan ke tempat pelayanan warga sebagai kesempatan bagi petugas untuk berbicara langsung dengan masyarakat. Ia menyampaikan hal itu terkait kunjungan ke Posyandu Srigading di Kelurahan Kampung Dalem pada Kamis (29/10/2026).

“Melalui Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar, kami mengajak warga menjaga kesehatan, ketertiban lingkungan, dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan bersama,” ujar Kompol Bowo. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pesan di Tasyakuran SMAN 1 Mojo Kediri, Bijak Bermedia Sosial dan Tekun Belajar

Published

on

Kediriselaludihati.com – SMA Negeri 1 Mojo, Kabupaten Kediri, menggelar tasyakuran milad ke-23 di masjid sekolah, pada Selasa (3/11/2026). Dalam acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, para siswa diajak lebih disiplin, tekun belajar, dan bijak menggunakan media sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Mlati Ajun Inspektur Polisi Dua Yumawan, yang hadir atas undangan sekolah. Kepada para siswa, Yumawan mengaitkan kedisiplinan dan kebiasaan bermedia sosial dengan upaya menjaga suasana sekolah agar kegiatan belajar berlangsung nyaman.

Soal kehati-hatian menggunakan media sosial, Kepala Kepolisian Sektor Mojo Inspektur Polisi Satu Mahmud Satriawan, S.H., sebelumnya mengingatkan warga agar memeriksa sumber informasi sebelum membagikannya. Imbauan itu ia sampaikan terkait kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Atsna, Dusun Tempursari, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, pada Jumat (30/10/2026).

“Kalau menerima informasi yang belum jelas, sebaiknya diperiksa terlebih dahulu,” ujar Iptu Mahmud.

Menurut Iptu Mahmud, kabar yang belum teruji kebenarannya dapat memicu kesalahpahaman dan merugikan orang lain ketika diteruskan. Yumawan juga hadir dalam pertemuan dengan warga Sukoanyar itu. Empat hari kemudian, dalam tasyakuran di SMAN 1 Mojo, ia membawa pesan kehati-hatian bermedia sosial tersebut ke kalangan pelajar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Jelang Jam Masuk Sekolah, Polisi, Satpam, dan Patroli Keamanan Sekolah Bantu Pelajar di Mojoroto Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Anggota Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota membantu siswa menyeberang di depan SMA Negeri 1 Kediri dan MTsN 1 di Jalan Raung, Kota Kediri, pada Selasa (3/11/2026).

Penjagaan di kedua sekolah dimulai pukul 06.00 WIB, menjelang kedatangan siswa. Pada waktu yang sama, petugas memantau arus kendaraan di Simpang Empat Terminal Tamanan.

Di SMA Negeri 1 Kediri, Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Mojoroto Ajun Komisaris Polisi Joko Budi memimpin penjagaan bersama petugas keamanan sekolah. Mereka membantu pelajar yang hendak menyeberang menuju sekolah serta warga yang menggunakan ruas jalan tersebut.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Ajun Inspektur Polisi Dua Toni Setiawan P. dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto ikut berjaga. Ajun Inspektur Polisi Satu Rr. Hesti dan Brigadir Mella dari Unit Pembinaan Masyarakat juga bertugas di lokasi.

Di depan MTsN 1 di Jalan Raung, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati Ajun Inspektur Polisi Satu Hendro mengatur lalu lintas. Anggota patroli keamanan sekolah turut membantu pelajar menyeberang saat mereka tiba untuk mengikuti pelajaran.

Keselamatan siswa saat menyeberang juga menjadi perhatian Kepala Kepolisian Sektor Mojoroto Komisaris Polisi H. Rudi Purwanto, S.H. Saat membahas penjagaan serupa di SMA Negeri 1 Kediri pada Senin (26/10/2026), ia mengingatkan pengendara agar memperlambat kendaraan ketika mendekati sekolah.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan memperhatikan keselamatan pelajar ketika melintas di depan sekolah,” ujar Kompol Rudi.

Sementara itu, di Simpang Empat Terminal Tamanan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan Ajun Inspektur Polisi Dua Sigit Sutanto bertugas bersama Ajun Inspektur Polisi Satu Dwi Kiswanto. Selain memantau arus kendaraan di persimpangan, keduanya mengingatkan pengendara yang melintas agar mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan sesama pengguna jalan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page