Connect with us

Inspirasi

Polisi, TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Sisa-Sisa Bangunan Roboh Akibat Diterjang Angin

Published

on

Kediriselaludihati.com – Anggotra Polsek Mojo Polresta Kediri pada Selasa (10/3) melaksanakan giat kerja bakti  di Bangunan milik Pemkab Kediri di Dusun  Dholo Desa Jugo Kecamatan  Mojo Kabupaten Kediri .

Kegiatan dipimpin oleh  Kapolsek AKP. Wahana, SH beserta 10 anggota dan 8 anggota Koramil Mojo dibantu masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti yang dilakukan yakni membersihkan puing-puing  bangunan milik Pemkab Kediri akibat angin kencang, yang terjadi  terjadi pada hari Senin 09 Maret 2020 sekira pukul .23.00 WIB. Akibat kejadian ini kerugian kurang lebih mencapai Rp. 10.000.000, korban nihil,” kata AKP Kamsudi, Kasubbag Humas Polresta Kediri. (res|aro)

Continue Reading

Inspirasi

“Pager Mangkok Luweh Kuat Ketimbang Pager Tembok”, Ajakan Rawat Kepedulian Antarwarga

Published

on

Kediriselaludihati-Polres Kediri Kota menghadirkan pendekatan berbeda dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui pertunjukan Wayang Cangkrukan, pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) disampaikan dengan memanfaatkan kekuatan budaya lokal yang dekat dengan kehidupan warga.

Pagelaran tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Kota, Jalan A. Yani, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Jumat malam (17/7/2026). Lakon yang dibawakan mengangkat tema “Pager Mangkok Luweh Kuat Ketimbang Pager Tembok”, sebuah filosofi Jawa yang menggambarkan bahwa kepedulian, gotong royong, dan hubungan baik antarwarga merupakan kekuatan utama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Polres Kediri Kota, pemerintah kecamatan, unsur TNI, kepala kelurahan se-Kecamatan Kota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan RT/RW, LPMK, Karang Taruna, Linmas, serta tokoh masyarakat.

Tidak sekadar menjadi tontonan, Wayang Cangkrukan menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat. Melalui cerita pewayangan yang dikemas ringan, warga diajak memahami pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, serta menyelesaikan persoalan lingkungan secara bersama-sama.

Pagelaran tersebut dibawakan oleh Ki Dalang Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. yang juga menyisipkan berbagai pesan tentang pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan keamanan.

“Melalui Wayang Cangkrukan ini kita bisa saling bertukar informasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Harapannya, kita bersama-sama mewujudkan Kediri yang mapan, Kediri yang ngangeni, aman, dan kondusif,” ujar Kompol Bowo.

Menurutnya, filosofi “Pager Mangkok Luweh Kuat Ketimbang Pager Tembok” memiliki makna bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui batas fisik, tetapi melalui kepedulian sosial.

“Lingkungan yang masyarakatnya saling mengenal, peduli, dan mau membantu akan lebih kuat menghadapi berbagai persoalan dibandingkan lingkungan yang hanya memiliki pembatas secara fisik,” jelasnya.

Dalam cerita wayang yang disampaikan, digambarkan kehidupan masyarakat dengan berbagai persoalan, termasuk tekanan ekonomi yang dapat memicu seseorang melakukan tindakan melanggar hukum. Namun, persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui kepedulian warga, kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta semangat saling membantu.

Polres Kediri Kota menilai pendekatan budaya menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan kepolisian kepada masyarakat. Seni pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan membangun kedekatan emosional antara polisi dengan warga.

Kompol Bowo menyebut konsep tersebut sebagai bagian dari art policing, yaitu pendekatan pemolisian yang memanfaatkan seni dan budaya sebagai media komunikasi publik.

“Polri hadir bukan hanya ketika ada persoalan hukum, tetapi juga hadir untuk membangun hubungan dengan masyarakat. Melalui budaya, pesan-pesan kamtibmas bisa diterima dengan lebih mudah dan lebih dekat dengan kehidupan warga,” katanya.

Melalui Wayang Cangkrukan, Polres Kediri Kota berharap nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan komunikasi antarwarga semakin kuat. Sebab keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, budaya lokal menjadi jembatan untuk menciptakan Kota Kediri yang aman, harmonis, dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kolaborasi Polri dan Kejaksaan Didorong untuk Hadirkan Pelayanan Hukum yang Profesional dan Berkeadilan

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergitas antara dua institusi penegak hukum dalam mewujudkan proses hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kunjungan berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 8, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mulai pukul 11.30 WIB hingga 12.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Rivo Chandra Makarupa Medellu, S.H. Turut hadir Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kota Kediri Dody Novalita, S.H., M.H., Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Kediri Hadi Marsudiono, S.H., M.H., serta pejabat utama Polres Kediri Kota.

Silaturahmi tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama antaraparat penegak hukum, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa hubungan koordinasi yang baik antara kepolisian dan kejaksaan menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang efektif dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

“Sinergi antarpenegak hukum harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid, kita dapat menghadirkan proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Menurutnya, penegakan hukum tidak hanya berbicara mengenai penyelesaian perkara, tetapi juga bagaimana setiap proses yang dijalankan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Melalui pertemuan tersebut, Polres Kediri Kota dan Kejaksaan Negeri Kota Kediri berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dalam berbagai bidang, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal.

Selain memperkuat sinergitas kelembagaan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi Polres Kediri Kota terhadap peran aktif Kejaksaan Negeri Kota Kediri dalam mendukung tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Kediri Kota menyerahkan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.

Penghargaan tersebut diberikan atas dukungan dan kerja sama yang dinilai turut berkontribusi terhadap kemajuan organisasi Polri serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota berharap hubungan baik antara Polres Kediri Kota dan Kejaksaan Negeri Kota Kediri dapat terus terjaga dan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum ke depan.

“Tujuan kita bersama adalah membangun kepercayaan masyarakat, menjaga keamanan, serta mewujudkan Kota Kediri yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Wali Kota Kediri Apresiasi Pengabdian Satgas Yonif 521/DY, 14 Bulan Tinggalkan Keluarga Demi Negara

Published

on

Kediriselaludihati – Suasana penuh haru menyelimuti Lapangan Upacara Yonif 521/Dadaha Yodha Kediri, Rabu (15/7/2026). Sebanyak 450 prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 521/DY Tahun Anggaran 2025–2026 resmi disambut setelah menyelesaikan tugas pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini.

Kegiatan penyambutan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 17.30 WIB dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Kediri, unsur TNI-Polri, serta keluarga besar Yonif 521/Dadaha Yodha.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimudin Thoha, serta pejabat terkait lainnya.

Upacara penyambutan dipimpin oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn. selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Danyonif 521/DY Letkol Surya Murdata, S.E., M.I.P.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan, laporan penerimaan pasukan, hingga masuknya seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-PNG ke lapangan upacara.

Dalam amanatnya, Wali Kota Kediri menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh prajurit dalam keadaan lengkap setelah menjalankan tugas negara selama kurang lebih 14 bulan.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri dan seluruh masyarakat Kota Kediri, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha yang telah melaksanakan tugas negara dengan baik,” ujar Vinanda.

Menurutnya, masa penugasan selama 14 bulan bukan hanya sekadar hitungan waktu, tetapi merupakan perjalanan panjang yang penuh pengorbanan bagi para prajurit maupun keluarga yang ditinggalkan.

“Empat belas bulan memang hanya angka jika ditulis dalam kalender. Namun bagi seorang prajurit dan keluarganya, itu adalah perjalanan panjang yang penuh pengorbanan. Ada rindu yang harus ditahan, ada momen keluarga yang dilewatkan, namun itulah konsekuensi dari sebuah kehormatan bernama pengabdian,” katanya.

Ia mengapresiasi dedikasi para prajurit yang telah menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

Vinanda juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga prajurit yang selama ini menjadi kekuatan di balik keberhasilan tugas para anggota Satgas.

“Di balik prajurit yang kuat, selalu ada keluarga yang dengan penuh keikhlasan memberikan dukungan, doa, dan kekuatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap pengalaman selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan menjadi bekal berharga bagi para prajurit dalam menghadapi penugasan berikutnya.

“Teruslah menjadi prajurit yang profesional, tangguh, dicintai rakyat, serta selalu menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” pesan Wali Kota.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, menyanyikan Mars Dadaha Yodha, doa bersama, foto bersama, serta pemberian ucapan selamat dari jajaran Forkopimda kepada para perwira dan komandan peleton Satgas Pamtas Yonif 521/DY.

Momentum kepulangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pertemuan keluarga prajurit dan ramah tamah sebagai bentuk ungkapan syukur atas selesainya tugas pengabdian di wilayah perbatasan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page