Connect with us

Peristiwa

Polres Kediri Kota Gelar Razia di Kawasan GOR Jayabaya, Tilang 152 Kendaraan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Operasi gabungan dalam rangka cipta kondisi bulan suci Ramadan 1446 H digelar oleh Polres Kediri Kota di kawasan GOR Jayabaya, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (13/3/2025) malam.

Razia ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

Operasi gabungan ini melibatkan personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Intelkam, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), serta Polsek jajaran rayon 2 yang meliputi Polsek Mojoroto, Polsek Semen, dan Polsek Mojo. Selain itu, tim juga diperkuat oleh Subdenpom V/2-2 Kediri dan Dinas Perhubungan Kota Kediri untuk mendukung kelancaran giat pengamanan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib selama Ramadan, serta menekan angka pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Setiap kendaraan, baik sepeda motor, mobil, maupun truk, kami periksa satu per satu, termasuk kelengkapan surat-suratnya. Ini bagian dari upaya kami dalam menjaga ketertiban berlalu lintas, terutama di bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat,” ujar AKP Afandy.

Dalam operasi ini, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, tetapi juga barang bawaan pengendara. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan senjata tajam (sajam), senjata api, bahan peledak (handak), serta narkoba.

Selain itu, sejumlah pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa surat kendaraan, serta menggunakan knalpot brong juga menjadi sasaran dalam operasi ini. Tak hanya kendaraan pribadi, truk yang melebihi batas muatan (overload) juga turut diperiksa dan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami melakukan penindakan tilang terhadap pelanggar lalu lintas yang ditemukan dalam operasi ini. Harapannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tambah AKP Afandy.

Dari hasil operasi, petugas berhasil menindak 152 pelanggar dengan berbagai jenis pelanggaran. Barang bukti yang diamankan meliputi 17 unit kendaraan roda dua, 1 unit kendaraan roda empat, 128 lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta 6 lembar Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasat Lantas Polres Kediri Kota juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan dalam berkendara, terutama di bulan Ramadan yang sering kali membuat masyarakat terburu-buru di jalan.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, tidak hanya demi menghindari tilang, tetapi lebih dari itu, untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” pungkas AKP Afandy Dwi Takdir.

Selama pelaksanaan operasi, situasi berjalan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban umum. Polres Kediri Kota memastikan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas selama Ramadan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page