Connect with us

Peristiwa

Polres Kediri Kota Pastikan Kunjungan Menhub di Bandara Kediri dan Terminal Tamanan Berjalan Aman

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi, pada hari Jumat 14 Juli 2023 mulai pukul 09.00 WIB s/d 12.10 WIB mengunjungi Proyek Pembangunan Bandara Dhoho Kediri dan Terminal Baru Tamanan Kota Kediri.

Kunjungan kerja Menhub beserta rombongan dengan menggunakan sarana transportasi Udara dan Darat. Polres Kediri Kota bersama jajaran melaksanakan pam pengamanan kunjungan ini.

Hadir dalam kegiatan ini, Menteri Perhubungan Dr. ( H.C ) Ir. Budi Karya Sumadi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, SH. Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Maria Kristi Endah Murni, S.H., M.H.

Direktorat Bandar Udara Syamsu Rizal. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Amirulloh S.SiT, M.M.Tr. Staf Khusus Kemenhub Adita Irawati. Direktur PT. SDhI Bpk. Maksin Arisandi dan Oky Hartadi.

Direktur PT. Wijaya Karya Agung Budi Waskito, S.T, M.Tech. Direktur PT. Wika Gedung Hadian Pramudita. Kepala Kantor Otoritas Udara Bandar Udara Wilayah III Surabaya Dirjen Perhubungan Udara. Asisten I dan SKPD Pemkab Kediri.

Manager dan Karyawan PT. SDhI, PT. Wika Gedung, PT. Wika Infra, PT. Kandu, dan PT. Surbana Jurong Proyek Bandara Dhoho Kediri

Adapun rangkaian kegiatan sebagai berikut, pukul 09.35 WIB Rombongan datang menggunakan Hely landing di Area Comm. Apron komersial.

Pukul 09.40 WIB Paparan display di PTB melalui Garbarata. Pukul 09.55 WIB Site Visit via Taxyway A – Runway 32 – Taxyway B. Pukul 10.00 WIB Pers confrence di Area Runway 110 dan sesi Foto bersama.

Sambutan Menteri Perhubungan. “Saya hari ini Surprise melihat dari atas tadi sangat luar biasa pembangunan Bandara Dhoho Kediri ini dikerjakan sangat serius dari tata bangunan, Runway dan tata drainase air. Saya mendapat Perintah dari Bapak Presiden untuk meninjau secra langsung evaluasi terhadap proyek KBPU, kerjasama Pemerintah dan swasta. proyek ini 100 % di biayai oleh swasta, ” katanya.

“Apresiasi PT. Gudang Garam, Tbk memberikan dana untuk pembangunan Bandara dengan panjang runway 3.300 meter. Apabila kita memikirkan dan merencakan ini akan menjadi pusat pertumbuhan baru bisa ekonomi, sektor wisata dan pertumbuhan lainnya. Secara detail membahas jaringan investor, kita lebih menjadi berarti di Negeri ini. Fasilitas Bandara Kediri akan memudahkan masyarakat yg akan kuliner makan pecel pincuk dari Jakarta menuju Kediri hanya 1 jam. Masyarakat Kediri dan sekitarnya mayoritas beragama muslim, Bandara ini akan menjadi untuk umroh dan Haji. Silahkan Pemerintah Daerah melakukan koordinasi dengan Gaka di Arab Saudi, nantinya agar bisa untuk pemberangkatan Haji dan Umrah. Tentunya di sekitar Bandara ada fasilitas pendukung seperti Hotel, Asrama Haji dan Rumah Sakit, ” tambahnya.

“Ada 7 Kabupaten di sekitar Bandara Kediri, butuh 3 jam menuju Bandara Juanda Surabaya, setelah pembangunan ini selesai masyarakat tidak usah jauh-jauh ke Juanda Surabaya. Sekali lagi apresiasi untuk PT. Gudang Garam, Bupati Kediri dan PT. Wika membangun Bandara ini dengan keren. Runway sudah selesai tinggal marka jalan, ” tutupnya.

Mas Bupati Kediri. “Harapan kami 2024 Bandara ini sudah bisa Operasional, namun ada beberapa hal menjadi catatn kami terkait konektifitas Jalan Tol menuju Bandara. Sejauh ini Konektifitas Tol Kertosono – Kediri masih proses pembebasan lahan ada permasalahan namun bisa terselesaikan. Sedangkan Jalan Tol Kediri – Tulungagung sementara ini masih kita kebut. Harapan pembangunan konektifitas antar wilayah ini Bandara ini tidak menjadi Bandara yg sudah terjadi sebelumnya. Konektifitas sangat penting sekali.
Harapan Pak Menteri dengan harapan kami dengan semangat bersama, Bandara ini untuk Umrah dan Haji. Kita mulai dari Umrah dulu karena untuk Haji memerlukan Asrama Haji dan Rumah Sakit terdekat persyaratan dan itu persayaratan dari Arab Saudi yg harus kita penuhi. Secara proges akan kita lakukan itu, ” katanya.

Pukul 10.35 Wib Makan bersama di Area lahan BDI RD 2 bersama pelaku UMKM. Pukul 11.05 Wib rombongan Menteri menuju Terminal Tamanan jalur darat menggunakan 2 Unit Kendaraan Sprinter GG melintas Underpass Kedungpawon – Dsn. Dahu Ds. Jatirejo – RD 1 – Jl. Jawa – Pasar Gringging – Jl. Kediri Nganjuk – Jl. Sersan Bahrun – Simpang 4 Mrican – Jl. Gatot Subroto – Jl. KH. A. Dahlan – Simpang 4 Mojoroto – Jl. Suparjan MW – Simpang 4 Sukorame – Jl. Dr. Saharjo – Terminal Tamanan Kota Kediri.

Pukul 11.30 Wib tiba di Terminal Tamanan Kota Kediri disambut Kepala BPTD Kelas II Jatim dan Plh. Kooraatpel Terminal, selanjutnya peninjauan Terminal Tipe A. Pukul 11.40 Wib Menteri beserta rombongan kembali ke Area Apron proyek Bandara Kediri jalur darat. Pukul 12.10 Wib rombongan Menteri Take Off menuju Bandara Juanda Surabaya menggunakan Helikopter.

“Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali, ” ujar Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol

Published

on

Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.

Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.

Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.

Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.

“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.

Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.

Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.

Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.

“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.

Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.

Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.

Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.

“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.

“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page