Connect with us

Peristiwa

Polresta Kediri Antisipasi Kericuhan Suporter Sepakbola

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polresta Kediri Antisipasi Terkait Pertandingan Sepak Bola Final Piala Gub.Jatim antara Persebaya Vs Persija bertempat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Kegiatan pada, Kamis tgl 20 Februari 2020.

Diawali dengan apel anggota yang dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana S.I.K.

“Alhamdulillah pagi ini kita masih bisa berkumpul dan melaksanakan kewajiban apel pagi, saya berharap anggota perbanyak bersyukur, dengan bersyukur kita akan lebih tenang besar apapun apa yang kita terima jika tidak bersyukur tidak tenang,” kata AKBP Miko Indrayana.

“Mulai tadi pagi pukul 03.00. WIB  Perintah Bapak Kapolda Jatim bahwa kita saat ini Siaga Satu sampai ada pencabutan, sedangkan rekan – rekan di polsek jajaran juga demikian, agar Kabag Ops cek di polsek jajaran berapa yang standby di mako Polsek,” tambahnya.

Antisipasi yang dilaksanakan Polres Kediri Kota dan perkembangan situasi wilayah terkait Pertandingan final Sepak Bola Piala Gubernur  Jatim di Stadion Gelora Delta Sidoarjo antara Persebaya Vs Persija pada hari Kamis tanggal 20 Februari 2020 hingga Pukul 12.00 WIB.

Kuat libat Personil Personil yang dilibatkan sebanyak 140 Personel Polres dan Polsek Jajaran. Kegiatan Antisipasi yang dilaksanakan Polresta Kediri, giat deteksi dan penggalangan.

Sat Intelkam Polres dan Polsek melaksanakan giat deteksi dini terkait pergerakan suporter bonek dari Kediri ke Kota Sidoarjo. Babinkamtibmas melaksanakan penggalangan dan koordinasi dengan pihak terkait, Pemerintah setempat dan Suporter untuk meminimalisir pergerakan massa ke Kota Sidoarjo dengan melaksanakan nobar

Kegiatan penyekatan melaksanakan penyekatan dalam bentuk razia di 3 titik, antisipasi Suporter Bonek yang menuju Kota Sidoarjo di perbatasan kota Wil Semampir, Stasiun KA Kota Kediri, Terminal Tamanan Kota Kediri

Dengan Sasaran sajam, senpi, miras, narkoba, benda benda lain yang membahayakan. Menyiagakan 1 Ton Sabhara dimako Polres, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan

Melaksanakan patroli mobile regu Raimas Sat Sabhara dan Lantas ke titik Trafic Light, monitor adanya Suporter yang akan menumpang kendaraan umum. Hasil Giat Antisipasi yang dilaksanakan Polresta Kediri pada pelaksanaan penyekatan dan patroli mobile sabhara tidak ditemukan adanya pergerakan massa suporter yang akan menuju ke arah kota Sidoarjo.

Hasil Koordinasi dengan Instansi terkait dan penggalangan bahwa akan dilaksanakan Nobar di 13 titik wilayah Kota Kediri, Wilkum Polsek Mojoroto, 3 Titik, depan Terminal bus Tamanan, Cafe / RM Loji Jl. J.A Suprapto, RM Warung Gunung. Wilkum Polsek Kediri Kota, 2 Titik, Pemkot Kediri, Kantor Cabang JNE Kel Banjaran, Wilkum Polsek Pesantren, 2 Titik dan Cafe / RM TKP, Cafe / RM Bengkel.

Wilkum Polsek Semen, 1 Titik, Pendopo Kecamatan Semen, Wilkum Polsek Mojo, 1 Titik, Cafe / RM Green ds. Sukoanyar, Wilkum Polsek Grogol, 2 Titik, Warung Tape Cor, Cafe / RM Mii Land. Wilkum Polsek Banyakan, 1 Ti.tik Cafe /RM Diska desa Maron. Wilkum Polsek Tarokan, 1 Titik. Cafe / RM Lodho Tarokan. Perkembangan sit wilayah hukum Polresta Kediri. Sampai dengan saat ini dalam Keadaan Aman dan Terkendali. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Koordinasi Dinsos Kota Kediri dan Relawan Pastikan Proses Penanganan ODGJ di Semampir Berjalan Aman dan Humanis

Published

on

Kediriselaludihati.com – Penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Kediri terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak. Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir, Aiptu Dodik Bagoes Riyadi, melakukan pendampingan dalam kegiatan pengecekan sekaligus rujukan pasien ODGJ di barak penampungan Dinas Sosial, pada Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RT 27 – 28 RW 06 Kelurahan Semampir itu dimulai sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama Dinas Sosial dan relawan melakukan pemeriksaan terhadap 11 warga ODGJ yang baru kembali dari RSJ Radjiman Widhiodiningrat Lawang.

Selain itu, sebanyak 9 orang lainnya diberangkatkan kembali ke rumah sakit yang sama untuk menjalani perawatan lanjutan guna mendukung proses penyembuhan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono melalui Bhabinkamtibmas setempat menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus memastikan proses penanganan berjalan aman dan tertib.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, serta memberikan rasa aman baik bagi petugas maupun warga yang ditangani,” ujar Dodik di lokasi.

Kegiatan ini turut melibatkan Kepala Barak Penampungan, Sentot, beserta staf, relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari berbagai kelurahan, serta unsur Dinas Sosial Kota Kediri. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting dalam menangani ODGJ secara komprehensif dan berkelanjutan.

Selain melakukan pendampingan, petugas juga memberikan imbauan kepada seluruh pihak agar tetap waspada selama proses perjalanan menuju rumah sakit, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Penanganan ODGJ membutuhkan perhatian khusus dan pendekatan yang humanis. Mereka juga bagian dari masyarakat yang harus mendapatkan perlindungan dan perawatan,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran aparat kepolisian bersama instansi terkait diharapkan mampu mendukung proses rehabilitasi sekaligus menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polres Kediri Kota Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kekeringan dan Karhutla

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota mengikuti video conference yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., pada Senin (14/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rupatama Polres Kediri Kota itu melalui aplikasi Zoom Clouds Meeting.

Video conference tersebut membahas arahan kepada seluruh jajaran kepolisian dalam rangka mengantisipasi fenomena El Nino dengan intensitas tinggi yang disebut “Godzilla”. Fenomena ini diperkirakan berpotensi menimbulkan kekeringan berkepanjangan yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah.

Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem. Selain itu, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini melalui pemetaan wilayah rawan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta kesiapan personel dan sarana prasarana penanggulangan bencana.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran menyimak arahan tersebut sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan ekstrem. Upaya ini mencakup penguatan koordinasi dengan instansi terkait serta peningkatan monitoring terhadap wilayah yang berpotensi terdampak.

Pihaknya menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana akibat perubahan iklim. Koordinasi dengan BMKG, BPBD, serta instansi lingkungan akan terus diperkuat agar respons terhadap potensi karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.

Melalui kegiatan ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk bencana alam. Pendekatan kolaboratif dan berbasis kesiapsiagaan nasional diharapkan mampu meminimalisasi dampak fenomena El Nino ekstrem sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Mojoroto Amankan Peresmian SPPG NU dan Business Matching di Ponpes Lirboyo Kediri, Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional dan Daerah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kegiatan peresmian SPPG NU sekaligus agenda Business Matching Supply Chain berbasis MBG (Badan Usaha Milik Pesantren dan Nahdlatul Ulama) digelar di Kantor Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Selasa (14/4/2026).

Acara tersebut mendapat pengamanan dan pemantauan langsung dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri bersama unsur Babinsa untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB ini dihadiri sejumlah tokoh penting, baik dari kalangan ulama, pemerintah, maupun institusi keuangan. Di antaranya pengasuh Ponpes Lirboyo, KH. Anwar Mansyur dan KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, serta tokoh dari PBNU seperti KH Yahya Cholil Staquf.

Turut hadir pula jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan, termasuk Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, serta Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji.

Selain itu, sejumlah perwakilan lembaga dan sektor keuangan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Syariah, serta unsur Badan Gizi Nasional juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi ekonomi berbasis pesantren melalui skema rantai pasok yang terintegrasi.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H.,melalui jajarannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung, mengingat banyaknya tamu undangan penting yang hadir.

“Pengamanan dan pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan aman,” ujar petugas di lokasi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam pengembangan kemandirian ekonomi pesantren melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi keagamaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur terkait dinilai mampu memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran acara berskala besar tersebut. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page