Connect with us

Uncategorized

Polri Gelar Bakti Kesehatan dan Pangan Murah Serentak, Sentuh Ojol hingga Buruh Menjelang Idulfitri

Published

on

JAKARTA – Menjelang Idulfitri 1447 H/2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya menggelar Bakti Kesehatan bagi masyarakat menengah ke bawah yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan yang berlangsung di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026) ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat, mulai dari pengemudi ojek online, buruh, warga sekitar, hingga berbagai unsur potensi masyarakat.

Program bakti kesehatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Warga yang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan gratis sekaligus kesempatan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa Polri ingin hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.

“Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan,” ujar Wakapolri saat menyapa masyarakat di lokasi kegiatan.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani turut mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Polri dan Bulog dalam membantu masyarakat.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program seperti ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bentuk stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

C. Bakti Kesehatan (Wilayah Jakarta)

Sasaran penerima manfaat kegiatan ini di wilayah Jakarta berjumlah 3.000 orang, yang terdiri atas 450 buruh, 650 pengemudi ojek online, serta 1.900 orang dari unsur potensi masyarakat, antara lain Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, Ormas FBR, Ormas GRIB, serta petugas PPSU. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan keberpihakan Polri kepada kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sekaligus memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.

Sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif, Polri menurunkan tenaga medis dan kesehatan untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, 10 dokter umum, 1 dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan analis laboratorium diterjunkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

Masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata yang disertai pembagian kacamata baca, serta pemeriksaan laboratorium yang meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat. Seluruh layanan tersebut juga didukung oleh fasilitas farmasi atau apotek dengan ketersediaan obat sesuai indikasi medis, sehingga kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari layanan pemeriksaan mata, sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Polri turut menyiagakan 7 unit ambulans guna memastikan kesiapsiagaan layanan medis selama kegiatan berlangsung.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah hasil sinergi Polri dengan Perum Bulog, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Kehadiran personel Polri yang sigap melayani warga, mulai dari proses pemeriksaan kesehatan hingga membantu masyarakat membawa pulang paket pangan murah, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Pendekatan humanis ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang memahami kebutuhan rakyatnya, khususnya pada momentum penting menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak hingga ke tingkat Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan kesehatan yang terjaga serta kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang, sehat, dan penuh kebahagiaan.

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak di Jember, Dua Tersangka Diamankan

Published

on

SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka berinisial WJ (37) dan IM (52). Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, di antaranya satu unit telepon genggam, buku catatan, alat tes kehamilan, botol minuman kosong, dua blister pil kontrasepsi, serta hasil visum et repertum.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian melalui serangkaian penyelidikan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan adanya dugaan eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak. Anak-anak tersebut diduga dieksploitasi untuk melayani tamu dengan tarif sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (15/10/2026).

Dari setiap transaksi tersebut, korban diduga hanya menerima sekitar Rp50 ribu, sedangkan sebagian lainnya diduga dikuasai oleh tersangka.

“Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk pola perekrutan, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya korban lainnya,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengembangan sementara, penyidik telah mengidentifikasi tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban.

“Kami masih mengembangkan perkara ini untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi terhadap anak,” ujar Kombes Pol Ganis.

Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan tempat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Menurut Kombes Pol Ganis, proses penegakan hukum juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Pendampingan, perlindungan, serta pemulihan terhadap para korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.

Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak.

“Polda Jawa Timur berkomitmen menindak tegas setiap bentuk eksploitasi terhadap anak. Pada saat yang sama, kami memastikan hak, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak yang menjadi korban tetap menjadi prioritas,” pungkas Kombes Pol Ganis. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Operasi Ops Sikat 20206 Bhabinkamtibmas Gencar Sosialisasi Kepada Warga Binaan

Published

on

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat 20206, Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota  terus meningkatkan intensitas patroli dialogis di wilayah binaannya, Kamis (15/10)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan premanisme, perjudian, miras, dan tindak kriminal 3 C lainnya.

Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis, menyasar desa-desa rawan, tempat berkumpulnya warga, warung kopi, dan pusat aktivitas masyarakat lainnya. Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis yang dilakukan para Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat. “Operasi Sikat ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi. Bhabinkamtibmas kami aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi penyakit masyarakat seperti premanisme dan minuman keras, serta mendorong warga untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan,” ujar Kasi Humas

Selain menyampaikan imbauan, para Bhabinkamtibmas juga membangun komunikasi dua arah dengan warga untuk menggali informasi terkait situasi kamtibmas di desa masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat. Kegiatan patroli dialogis dalam rangka Operasi Sikat 20206 ini akan terus digencarkan selama masa operasi berlangsung. Harapannya, kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat dan potensi gangguan keamanan dapat ditekan sedini mungkin.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk penyakit masyarakat.

Continue Reading

Uncategorized

Operasi Sikat 20206, Dengan Sambang Bhabinkamtibmas Ajak Warga Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif

Published

on

Dalam rangka Operasi Sikat 20206, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota  melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat warga binaan, Kamis (15/09)

Kegiatan sambang yang rutin dilakukan tersebut bertujuan untuk memperkuat komunikasi dua arah antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi maupun informasi yang berkembang di tengah warga.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu  Bhabinkamtibmas  menyampaikan sejumlah imbauan penting yang berkaitan dengan upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kediri Kota  agar tetap aman dan kondusif.

Ia mengajak tokoh masyarakat untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi dengan pihak kepolisian, terutama dalam hal pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di lingkungan pemukiman warga.

“Peran tokoh masyarakat sangat penting sebagai panutan dan penggerak di lingkungan masing-masing. Kami harap kerja sama yang sudah baik ini terus dijaga, sehingga situasi di Desa Kerep tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua warga,” ujar Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH

Selain itu, Ia juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita bohong (hoaks) maupun ujaran kebencian yang kerap beredar di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan keresahan dan perpecahan di tengah masyarakat.

“Di era digital saat ini, informasi bisa dengan cepat menyebar, namun belum tentu benar. Karena itu, kami mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan berita,” tambahnya.

Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga membuka ruang dialog, mendengarkan keluhan, serta memberikan solusi terhadap permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Ia mengingatkan agar warga tidak ragu menghubungi dirinya secara langsung atau melapor ke kantor polisi terdekat apabila terjadi persoalan di lingkungan tempat tinggal.

Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri di lapangan. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi jembatan antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kesadaran hukum serta menjaga persatuan,” ungkap AKP Sundari

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page