Connect with us

Uncategorized

Polri Sebut Pihak Keluarga Sudah Ketahui Penyakit yang Diderita Ustaz Maaher

Published

on

Jakarta – Polri menyatakan bahwa pihak keluarga sudah mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Ustaz Maaher At-Thuwailibi, saat meninggal dunia di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

“Dan yang menjadi catatan kami bahwa penyakit yang diderita saudara Soni (Maaher) itu diketahui oleh keluarga,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (10/2).

Rusdi menjelaskan, kepastian keluarga mengetahui jenis penyakit itu adanya surat pernyataan dari pihak keluarga terkait dengan riwayat medis dari mendiang Maaher.

“Yaitu dengan adanya surat pernyataan dari keluarga bahwa keluarga ketahui penyakit yang diderita oleh Soni yang ditandatangani oleh istri almarhum,” ucap Rusdi.

Oleh sebab itu, Rusdi mengimbau kepada masyarakat agar tak berspekulasi soal kematian dari Maaher di dalam Rutan Bareskrim. Pasalnya, Ia dinyatakan meninggal dunia lantaran keadaan sakit.

“Bahwa penyakit yang diderita almarhum itu diketahui oleh keluarga. Dan dapat dijelaskan disini bahwa meninggalnya almarhum murni disebabkan oleh sakit,” ujar Rusdi.

Kemudian, Rusdi menuturkan, dalam proses penahanan pada tanggal 20 Januari 2021, Maaher menderita sakit. Karena itu, penyidik membawanya ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Satu minggu berselang atau 27 Januari, Maaher kembali ke tahanan lantaran sudah dinyatakan sehat dan membaik dari penyakit yang dideritanya selama ini.

Setelah itu, pada tanggal 4 Februari 2021, Kejaksaan menyatakan bahwa berkas penyidikan Maaher telah lengkap atau P21. Di hari yang sama, penyidik pun melakukan pelimpahan tahap II atau menyerahkan barang bukti serta tersangka ke Kejaksaan.

Dengan begitu, saat pelimpahan tahap II, Maaher statusnya sudah menjadi tahanan Kejaksaan. Namun, Ia dititipkan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

“Dan dala. proses penahanan, tentunya pelayanan kesehatan terhadap seluruh tersangka ini sudah dipenuhi dengan baik oleh Polri. Karena pada tahanan Bareskrim Polri ditempatkan satu dokter yang senantiasa setiap hari memeriksa kesehatan seluruh tahanan yang ada pada rutan Bareskrim Polri,” papar Rusdi.

Lalu, di tanggal 6 Februari 2021, Dokter di Rutan Bareskrim Polri sempat menyarankan kepada Maaher untuk menjalani perawatan kembali RS Polri. Kala itu, Maaher menolak rekomendasi dari Dokter tersebut.

“Tetapi yang bersangkutan senantiasa menolak dan ingin tetap berada di rumah tahanan Bareskrim dan tentunya mendapat perawatan dari Dokter kepolisian,” kata Rusdi.

Sehingga pada akhirnya, tanggal 8 Februari, Maaher dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Namun, jenis penyakit Maaher tak bisa diungkap ke publik karena menjaga nama baik dari pihak keluarga.

“Tentunya yang terpenting bagi kami semua, untuk mendoakan semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT,” ujar Rusdi.

Continue Reading

Peristiwa

HUT 1 Dekade Kingshter Dimanfaatkan untuk Penguatan Etika dan Keselamatan Berlalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada anggota Club Otomotif Kingshter Kota Kediri dalam rangkaian kegiatan 1 Dekade Kingshter di GOR Jayabaya Kota Kediri, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota, serta anggota komunitas otomotif Kingshter yang hadir dalam perayaan satu dekade komunitas tersebut.

Dalam kesempatan itu, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota menyampaikan himbauan terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), khususnya mengenai pentingnya safety riding dan etika berlalu lintas bagi anggota komunitas otomotif.

Petugas mengingatkan peserta agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta mengedepankan budaya tertib di jalan sebagai kebutuhan dan tanggung jawab bersama.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat, terutama di kalangan anak muda dan pecinta kendaraan.

“Komunitas otomotif dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Melalui momentum 1 Dekade Kingshter ini, kami mengajak seluruh anggota untuk terus mengedepankan safety riding, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Ia menambahkan, edukasi langsung kepada komunitas kendaraan menjadi langkah preventif Satlantas untuk menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

Selain penyampaian materi dan himbauan, kegiatan juga menjadi wadah mempererat sinergi antara kepolisian dengan komunitas otomotif dalam menciptakan budaya berkendara yang aman, santun, dan bertanggung jawab. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Program “From Trash To Cash” Dorong Kreativitas Warga Semampir Kediri Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir, Polsek Kediri Kota bersama unsur kelurahan dan instansi terkait melaksanakan pendampingan kegiatan lomba daur ulang sampah plastik bertajuk “From Trash To Cash” di Balai Kelurahan Semampir, Kota Kediri, pada Minggu (3/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Kepala Kelurahan Semampir, Ketua Penggerak PKK Kelurahan Semampir, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Babinsa, serta warga masyarakat dari berbagai RT dan RW se-Kelurahan Semampir.

Sebanyak 50 kelompok peserta turut ambil bagian dalam lomba yang mengangkat tema pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai guna dan bernilai jual. Program ini diharapkan mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap sampah plastik yang selama ini kerap menjadi persoalan rumah tangga dan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta ditantang menampilkan kreativitas mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk inovatif yang berpotensi memiliki nilai ekonomi. Selain sebagai kompetisi, kegiatan juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemberdayaan dan peningkatan kepedulian lingkungan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap program masyarakat yang bermanfaat,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan aparat keamanan penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih, produktif, dan kondusif.

Melalui program “From Trash To Cash”, warga diharapkan dapat menerapkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan sekaligus menumbuhkan kreativitas dalam memanfaatkan limbah rumah tangga.Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Mojoroto Dukung Semarak Seni dan Kuliner Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Kidul, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama personel Polsek Mojoroto melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan jalan santai SEIKAT (Semarak Seni dan Kuliner Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul) di Lapangan Gajah, Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri, pada Minggu (3/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut mendapat antusiasme masyarakat dan menjadi bagian dari rangkaian promosi budaya serta penguatan ekonomi kreatif melalui potensi Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Kidul Aiptu Sugiono bersama personel Polsek Mojoroto yang telah tersprint melakukan pemantauan sekaligus pengamanan di area kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Jalan santai SEIKAT tidak hanya menjadi agenda olahraga masyarakat, tetapi juga wadah memperkenalkan seni, budaya, serta kuliner khas lokal kepada masyarakat luas. Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh peserta.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto mengatakan pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri untuk mendukung aktivitas positif dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat seperti SEIKAT dapat berjalan aman dan lancar. Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan ini juga mendorong promosi potensi budaya dan ekonomi lokal Bandar Kidul,” ujar Kompol H. Rudi Purwanto.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, khususnya pada agenda yang melibatkan partisipasi massa cukup besar.

Dengan pengamanan yang dilakukan sejak awal kegiatan, seluruh rangkaian jalan santai dan aktivitas masyarakat di lokasi berjalan tertib tanpa kendala berarti.Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page