Connect with us

Uncategorized

Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

Published

on

Jakarta — Dalam rangka mendukung implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada bidang ketahanan energi nasional dan tata kelola sumber daya yang berkeadilan, Polri menegaskan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas distribusi energi. Langkah ini mencakup pengamanan jalur distribusi BBM dan LPG sebagai upaya preventif untuk mencegah gangguan yang berpotensi memicu krisis energi.

Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri, Nunung Syaifuddin, menyampaikan bahwa dinamika global turut memengaruhi kondisi dalam negeri. Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah, kata dia, telah menyebabkan ketidakpastian dan berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.

“Perkembangan global memberikan tekanan terhadap kondisi dalam negeri, khususnya terkait potensi kenaikan harga BBM industri. Sementara itu, pemerintah tetap menjaga harga BBM dan LPG subsidi guna melindungi masyarakat,” ujar Nunung.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut memicu disparitas harga yang cukup tinggi antara BBM subsidi dan non-subsidi, sehingga membuka celah terjadinya penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil penegakan hukum yang dilakukan Bareskrim Polri dan Polda jajaran sepanjang tahun 2025 hingga 2026, tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi telah mengakibatkan potensi kebocoran keuangan negara mencapai Rp1.266.160.963.200. Rinciannya, kerugian akibat penyalahgunaan BBM subsidi sebesar Rp516.812.530.200 dan LPG subsidi sebesar Rp749.294.400.000.

“Kepada para pelaku yang masih melakukan penyalahgunaan, kami mengimbau untuk segera menghentikan perbuatannya. Tindakan tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga masyarakat luas. Apabila masih ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Nunung.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Moh. Irhamni, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya bersama Polda jajaran berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan.

“Sepanjang tahun 2025-2026, Direktorat Tipiter Bareskrim Polri bersama Polda jajaran berhasil mengungkap 755 kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi, dengan jumlah tersangka sebanyak 672 orang yang tersebar di 33 provinsi. Hal ini menunjukkan bahwa praktik penyalahgunaan terjadi secara masif, baik di Pulau Jawa maupun di luar Jawa,” jelas Irhamni.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bareskrim Polri akan terus memperkuat langkah strategis dalam penanganan kasus serupa ke depan.

“Kami akan meningkatkan intensitas penegakan hukum di seluruh jajaran, membuka partisipasi publik melalui kanal pengaduan dan hotline, serta menegaskan komitmen internal bahwa tidak ada toleransi terhadap anggota yang terlibat dalam praktik ilegal,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, Polri berharap dapat mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan serta menjaga distribusi energi tetap tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas.

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Dialogis, Polres Kediri Kota Sasar Objek Vital, Perbankan hingga Pusat Aktivitas Warga

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Kediri Kota melalui Polsek Pesantren dan Polsek Mojoroto terus meningkatkan kegiatan patroli harkamtibmas di wilayah hukumnya, pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Di wilayah hukum Polsek Pesantren, kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB dengan menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Toko Emas Merpati, SPBU Pesantren, Alfamart Pesantren, BRI Unit Pesantren, serta kawasan PG Pesantren.

Patroli tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Pesantren yang dipimpin oleh AKP Aris Purwanto, bersama Aiptu Supari, Aiptu Santoso Pribadi, Aiptu Erick Estrada, dan Aiptu Wahyudi, S.H.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan, patroli dialogis, serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, karyawan, maupun petugas keamanan agar bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Polsek Mojoroto juga melaksanakan patroli harkamtibmas melalui unit Backbone Polsek Mojoroto mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Djoko Budi S. selaku Padal bersama Aipda Tri Retno Wahyono dan Aipda Gina Nanang dengan sasaran patroli meliputi kawasan Terminal Tamanan, perumahan warga, SPBU, serta minimarket di wilayah hukum Polsek Mojoroto.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

“Patroli tidak hanya melakukan pemantauan wilayah, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kapolsek.

Hal senada disampaikan Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. bahwa kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kegiatan patroli harkamtibmas dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan menciptakan situasi wilayah yang kondusif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Kediri Kota berkomitmen menghadirkan kepolisian yang responsif serta memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Pesantren dan Polsek Mojoroto berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Pesantren Kediri Lakukan Pengamanan, Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Ribuan jamaah menghadiri kegiatan Pengajian Rutin Malam Rabu (PMR) yang digelar di Masjid Waqaf, Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Selasa malam (21/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut menghadirkan penceramah Gus Anang atau KH. Anang Darunnajah dan diikuti sekitar 1.000 jamaah dari wilayah Kota maupun Kabupaten Kediri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, perwakilan Muslimat NU Kota/Kabupaten Kediri, jamaah pengajian, serta masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat, dilanjutkan dengan kirim doa kepada para sepuh dan pinisepuh, kemudian tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Gus Anang.

Dalam tausiah tersebut, Gus Anang mengajak jamaah untuk memahami bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan manusia hendaknya mempersiapkan bekal amal untuk kehidupan akhirat.

Ia menyampaikan bahwa manusia perlu menjadikan akhirat sebagai orientasi utama dengan tetap menjalani kehidupan dunia melalui amal kebaikan.

“Dunia ini hanya sementara, manusia diibaratkan hanya mampir ngombe. Karena itu, kehidupan dunia harus diisi dengan amal yang baik sebagai bekal menuju kehidupan akhirat,” pesan Gus Anang dalam tausiah.

Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga diingatkan agar setiap amal kebaikan dilakukan dengan niat yang tulus, bukan untuk mencari pujian atau pencitraan. Termasuk dalam bersedekah maupun menyampaikan ilmu agama, hendaknya dilakukan dengan keikhlasan.

Selain tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, mahalul qiyam, serta pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW yang diiringi lantunan rebana.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. dengan melibatkan personel Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren, Babinsa Jamsaren, regu on call, serta pengamanan internal dari Banser.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, sehingga masyarakat dapat mengikuti pengajian dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Kapolsek.

Kegiatan Pengajian Rutin Malam Rabu tersebut berakhir pukul 22.12 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Blue Light Patrol dan MQR Jadi Langkah Preventif Satlantas Polres Kediri Kota untuk Cegah Gangguan Kamtibmas di Jalan Raya

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota terus meningkatkan kegiatan patroli dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui Blue Light Patrol pada Selasa malam (21/7/2026) serta dilanjutkan dengan Patroli Mahameru Quick Response (MQR) pada Rabu pagi (22/7/2026).

Dalam kegiatan Blue Light Patrol, personel Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan pemantauan situasi lalu lintas dan antisipasi gangguan keamanan menggunakan kendaraan patroli di kawasan Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng Kota Kediri mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Sementara itu, pada Rabu pagi, Satlantas Polres Kediri Kota kembali melaksanakan patroli MQR menggunakan kendaraan patroli yang dilengkapi kamera pemantau (Dash Cam). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri, mulai dari Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, kawasan Jalan Dhoho, Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Dr. Setiabudi.

Patroli tersebut dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota Patwal Satlantas Polres Kediri Kota.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta memastikan aktivitas masyarakat pengguna jalan berjalan aman dan tertib.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menghadirkan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan menjadi bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Kasat Lantas.

Menurutnya, pemantauan lalu lintas secara berkala juga penting dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada jalur-jalur yang menjadi pusat aktivitas warga.

Melalui kegiatan Blue Light Patrol dan MQR, Satlantas Polres Kediri Kota terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau aman, lancar, dan terkendali. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page