Connect with us

Peristiwa

Polsek Grogol Imbau Warga KTS Patuhi Prokes

Published

on

Kediriselaludihati.com – Patroli Backbone Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan  pemantauan dan update Kampung Tangguh Semeru di Desa Kalipang  Kecamatan  Grogol Kabupaten  Kediri, Selasa 2 Maret 2021.

Kegiatan dilakukan di Kampung Tangguh Semeru Desa Kalipang  Kecamatan Grogol Kabupaten  Kediri. Bentuk kegiatan yang dilakukaj melaksanakan giat sambang  Kampung Tangguh Semeru di Desa Kalipang Kec Grogol Kediri.

Kontrol Posko Kampung Tangguh desa Kalipang  dan himbauan agar tetap mematuhi Protokol kesehatan untuk antisipasi penyebaran virus COVID 19 . Melaksanakan pengecekan dan kesiapan PPKM Mikro serta himbauan agar melaksanakan mematuhi Protokol kesehatan dalam upaya cegah dan tanggulangi untuk antisipasi penyebaran wabah virus COVID 19

Kegiatan pemantauan dan update Kampung Tangguh Semeru juga digelar  di Desa Grogol Kecamatan  Grogol Kabupaten  Kediri. Petugas melaksanakan giat sambang  Kampung Tangguh Semeru di Desa Grogol Kec Grogol Kediri.

Melakukan kontrol Posko Kampung Tangguh desa Grogol dan himbauan agar tetap mematuhi Protokol kesehatan untuk antisipasi penyebaran virus COVID 19

Polsek Grogol juga melaksanakan  pelaksanaan operasi yustisi dalam penegakkan Inpres  Nomor 6  Tahun 2020, Perda Prov. Jatim  Nomor 2 Tahun 2020,  Pergub Prov Jatim  Nomor 53 Tahun 2020 Dan Perbup Kab Kediri  Nomor 44 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam  upaya cegah dan tanggulangi Covid-19 Serta SE Bupati Kediri Nomor    440/211/418.74/2021 tertanggal  26 Jan 2021 tentang  Perpanjangan PPKM  pada masa pandemi Covid-19 Di wilayah hukum Polsek Grogol.

Lokasi sasaran di Desa Wonoasri  Desa Sonorejo  dan warkop di wilkum Polsek  Grogol Polres Kediri Kota Kecamatan  Grogol Kabupaten  Kediri.  Adapun     hasil ops yustisi  pelanggar protokol kesehatan terdiri dari  teguran lisan   15 orang teguran tertulis   10 orang dan  bagi masker   25 orang.

“Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali,” kata Kapolsek Grogol , AKP Sokhib Dimyati. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Personel Polsek Pesantren Kediri Disebar di Dua Titik Strategis, Perkuat Pengawasan Jalan Raya dan Ciptakan Rasa Aman bagi Warga

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Blue Light Jumat Gaul untuk mengantisipasi aksi balap liar serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, pada Sabtu dini hari (5/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 WIB tersebut menyasar dua titik strategis, yakni Simpang Empat RS Baptis dan Simpang Empat Bence Jalan Kapten Tendean Kota Kediri. Personel ditempatkan di sejumlah lokasi yang menjadi perhatian untuk melakukan pemantauan situasi dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan Blue Light Jumat Gaul merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, terutama pada waktu rawan aktivitas kendaraan malam hari.

“Patroli dan pengawasan dilakukan untuk mencegah kegiatan yang dapat mengganggu masyarakat, termasuk balap liar maupun potensi tindak kriminalitas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan memberikan rasa aman bagi warga,” ujar Kompol Siswandi.

Di Simpang Empat RS Baptis, kegiatan dipimpin oleh AKP Jurianto selaku perwira pengawas (Pawas), bersama Aiptu Tamsirul Anam, Aiptu M. Khotib, Aiptu Sutikno, dan Aipda Djoko Wira.

Sementara di Simpang Empat Bence Jalan Kapten Tendean, personel yang bertugas yakni AKP Jurianto, Aiptu Sigit W., Aiptu Hari Wahyudi, S.H., Aiptu Yudha Prawira, dan Aiptu M. Chambali.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melaksanakan pemantauan wilayah, cipta kondisi, serta pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di jalan raya, khususnya untuk mengantisipasi aksi balap liar dan gangguan keamanan 3C (curat, curas, dan curanmor).

Menurut Kompol Siswandi, pencegahan gangguan keamanan membutuhkan kehadiran polisi sekaligus dukungan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan, segera komunikasikan dengan pihak kepolisian,” katanya.

Melalui kegiatan Blue Light Jumat Gaul tersebut, Polsek Pesantren terus memperkuat langkah preventif dengan menghadirkan polisi di ruang publik, khususnya pada waktu-waktu yang membutuhkan peningkatan kewaspadaan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Wakapolres Kediri Kota Hadiri Pembukaan SYIAR 2026, Polri Dukung Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Syariah dan UMKM Halal

Published

on

Kediriselaludihati.com – Penguatan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Mataraman terus didorong melalui gelaran Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang resmi dibuka di Kota Kediri, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 6 September 2026 tersebut menghadirkan berbagai agenda pengembangan ekonomi halal, pemberdayaan UMKM, literasi keuangan syariah, hingga transformasi digital.

Dalam kegiatan pembukaan yang digelar di Balai Kota Kediri tersebut, hadir Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama berbagai unsur pemerintah, lembaga keuangan, tokoh agama, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Mewakili Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polres Kediri Kota terhadap penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Kediri.

Pembukaan SYIAR 2026 ditandai dengan pemukulan kendang reog oleh Wali Kota Kediri, Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal, Wakil Direktur Eksekutif I KDEKS Provinsi Jawa Timur Abdul Mongid, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Wilayah Mataraman Melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, SYIAR 2026 menjadi bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kegiatan SYIAR menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi syariah yang tidak hanya berbicara tentang sektor keuangan, tetapi juga menyangkut pertumbuhan usaha masyarakat, peningkatan kualitas produk lokal, serta pemberdayaan pesantren sebagai pusat ekonomi.

“Ekonomi syariah bukan hanya tentang sektor keuangan. Ini juga bagaimana usaha masyarakat dapat tumbuh, produk lokal naik kelas, pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, serta masyarakat mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah, aman, dan inklusif,” ujar Vinanda.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri yang konsisten menghadirkan kegiatan yang mendorong perkembangan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, penguatan ekosistem halal di Kota Kediri terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) per 2 September 2026, sebanyak 26.705 produk Kota Kediri telah memiliki sertifikat halal.

“Ini menunjukkan bahwa ekosistem halal di Kota Kediri terus bergerak. Ribuan pelaku usaha terus berbenah meningkatkan kualitas produk dan memberikan jaminan kepada konsumen,” katanya.

Vinanda juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi halal membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari produksi, pembiayaan, sertifikasi, distribusi hingga pemasaran.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama ekosistem halal di Kota Kediri sebagai bentuk keseriusan membangun kawasan halal yang terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal mengatakan, SYIAR 2026 merupakan bagian dari perjalanan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Menurutnya, terdapat tiga pilar utama dalam pengembangan ekonomi syariah, yakni penguatan rantai nilai halal, pengembangan keuangan syariah, serta peningkatan literasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

“Potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia sangat besar. Karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Rifki.

Kegiatan SYIAR 2026 juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui berbagai agenda, seperti pameran produk UMKM Mataraman, tenan kuliner dan kopi, halal center, talk show, kompetisi ekonomi syariah, gerakan pangan murah, hingga sosialisasi QRIS.

Selain Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Kepala KPwBI Kediri Yayat Cadarajat, perwakilan Forkopimda, jajaran OJK, Kementerian Agama, pimpinan pondok pesantren, perguruan tinggi, perbankan syariah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran unsur kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya bersama membangun iklim ekonomi yang produktif, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Kediri serta wilayah Mataraman. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Banaran Kediri Hadir Lewat Dialog Warga, Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Keamanan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sambang warga. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun kedekatan sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, pada Jumat (4/9/2026).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran Aipda Karji, S.H. melaksanakan sambang dialogis dengan warga di Warung Kopi Protelon Bu Lilik, RT 07 RW 03, Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dalam pertemuan tersebut, polisi berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai informasi dan kondisi yang berkembang di lingkungan sekitar.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan sambang menjadi salah satu cara kepolisian untuk menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekaligus memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi warga.

“Bhabinkamtibmas harus selalu dekat dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama,” ujar Kompol Siswandi.

Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat.

“Kami mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian antar tetangga, dan segera berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Karji juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga hubungan sosial yang harmonis serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman.

Pendekatan dialogis melalui sambang warga menjadi bagian dari peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat di tingkat kelurahan.

Melalui kegiatan rutin tersebut, Polsek Pesantren berharap komunikasi antara polisi dan warga semakin kuat sehingga upaya menjaga keamanan lingkungan dapat dilakukan secara bersama-sama. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page