Peristiwa
Polsek Grogol Pantau dan Cek Kawasan Rawan Bencana Alam
Kediriselaludihati.com – Anggota Polsek Grogol, Polresta Kediri mengantisipasi terjadinya bencana alam pada musim penghujan ini. Kegiatan berlangsung pada Selasa tanggal 10 maret 2020 pukul 00 30 WIB sampai dengan pukul 01 30 WIB.
Adapun pengecekan Bencana Alam (Tanah longsor, Angin Puting Beliung, Pohon tumbang dan Banjir) di wilayah Polsek Grogol, dengan rincian. Pantau di jembatan yg menghubungkan Dsn Ringinrejo Ds Grogol Kec Grogol kabupaten Kediri.
“Tujuannya antisipasi aliran sungai yang berdampak menimbulkan bencana banjir, debit air Normal,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi.
Lalu, pantau di jembatan Wonoasri yg menghubungkan Ds Sumberjo antisipasi aliran sungai pasca hujan debit air Normal.
Selanjutnya Lapsit bencana alam di Wil. Hukum Polsek Grogol secara umum. Desa Grogol : Nihil. Desa Sonorejo : Nihil. Desa Sumberejo : Nihil. Desa Gambyok : Nihil. Desa Cerme : Nihil. Desa Datengan : Nihil. Desa wonoasri : Nihil. Desa Bakalan : Nihil dan Desa Kalipang : Nihil. (res/an).
Peristiwa
Polri Terapkan Zona Pengamanan Berlapis di Stadion Brawijaya Dalam Pertandingan Persik vs Dewa United

Kediriselaludihati – Aparat gabungan mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Dewa United Banten FC yang digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (7/1/2026).
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preventif guna memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif.
Sebelum pertandingan, jajaran Polres Kediri Kota menggelar apel kesiapan pengamanan di Lapangan SMA Negeri 8 Kota Kediri, Jalan PK Bangsa, Kelurahan Banjaran. Apel tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengamanan terpadu yang melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta unsur pendukung lainnya.
Wakil Kepala Polres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, pengamanan laga sepak bola kali ini dilaksanakan sesuai regulasi dan standar operasional prosedur yang berlaku, termasuk penerapan zonasi pengamanan sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022.
“Pengamanan kami laksanakan secara profesional dengan pembagian tugas yang jelas di setiap zona. Pemeriksaan penonton dilakukan ketat untuk mencegah masuknya barang terlarang seperti minuman keras dan senjata tajam,” ujar Yanuar saat memberikan arahan kepada personel pengamanan.
Ia menambahkan, seluruh personel telah ditempatkan di titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area luar, hingga jalur penyangga. Aparat TNI dan Polri disiagakan di ring pengamanan kedua dan akan bergerak ke area dalam stadion apabila dibutuhkan untuk membantu steward.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polres Kediri Kota Kompol Iwan menjelaskan bahwa pengamanan pertandingan ini telah melalui serangkaian koordinasi, termasuk rapat persiapan dan technical meeting bersama panitia pelaksana pertandingan.
“Seluruh personel sudah dibagi sesuai zona pengamanan. Ring satu menjadi tanggung jawab steward di bawah panitia pelaksana, sedangkan ring dua difokuskan pada pemeriksaan penonton di pintu masuk stadion. Regulasi PSSI juga menegaskan tidak diperbolehkannya kehadiran suporter tim tamu,” kata Kompol Iwan.
Dalam pengamanan tersebut, sebanyak 485 personel gabungan dikerahkan. Mereka terdiri dari unsur Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, Yonif 521/Dadaha Yudha, BKO Polres rayon IV, Satpol PP, Dinas Perhubungan, petugas pemadam kebakaran, tenaga kesehatan, hingga tim dari RS Bhayangkara. Selain itu, sebanyak 85 steward dan 30 petugas skrining turut dilibatkan.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H melalui Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalannya pertandingan, tetapi juga pada keselamatan penonton dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan preventif agar pertandingan berjalan lancar. Namun demikian, seluruh personel tetap diminta siaga dan tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Hingga selesainya rangkaian pengamanan, situasi di sekitar Stadion Brawijaya terpantau aman dan terkendali. Aparat memastikan evaluasi tetap dilakukan usai pertandingan sebagai bahan perbaikan pengamanan pada laga-laga berikutnya. (res/aro)
Inspirasi
Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol
Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.
Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.
“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.
Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.
“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.
Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)
Peristiwa
Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada
Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.
Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.
Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.
“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.
Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.
Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
