Peristiwa
Polsek Kediri Kota Patroli Harkamtibmas ke Timur Stadion Brawijaya
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melaksanakan Patroli Harkamtibmas diwilayah hukumnya. Kegiatan pada Hari Jum,at 17 Maret 2023 pukul 22.00 WIB s.d selesai.
Tempat kegiatan, di Perbatasan Tepus Kota Kediri, Timur Stadion Brawijaya Jalan A. Yani Kota Kediri. Pintu Barat Stadion Brawijaya Kota Kediri.
Sepanjang Jalan PK. Bangsa Kota Kediri. Bank Jatim Kota Kediri.Cafe Okui Jalan PK. Bangsa Kota Kediri. SPBU Semampir Jalan Mayor Bismo Kota Kediri. ATM BNI Jalan Mayor Bismo Kota Kediri dan Indomaret Semampir Jalan Mayor Bismo Kota Kediri.
Jumlah personil, Iptu Henry Mudi Y . S.H.,MH. ( Pawas ), Iptu Sumarsongko, S.H. ( Padal ). Aiptu April Prasetyo SH.,MH. Aipda Sony Andian, SH.
M, Aipda Taufik Hidayat SH. Bripka I Gede Arya, SH.
Petugas melaksanakan Patroli Harkamtibmas, menjelang pelaksanaan Liga 1 BRI antara Persik Kediri dengan Persebaya Surabaya.
“Kegiatan Patroli Berlangsung Tertib, Aman dan lancar,” kata Kapolsek Kediri Kota Kompol Mustakim, S.H. (res/an).
Peristiwa
Hari Pertama Operasi Patuh Semeru, Polres Kediri Kota Perkuat Pengaturan Lalu Lintas dan Ingatkan Pengendara Tertib Berlalu Lintas
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Sapa Malam di enam titik strategis pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, pada Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri.
Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kehadiran anggota kepolisian di tengah aktivitas masyarakat, terutama pada titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.
“Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan edukatif. Melalui kegiatan Sapa Malam, kami berupaya memastikan arus lalu lintas tetap lancar sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara,” ujar AKP Septia.
Kegiatan Sapa Malam dimulai pukul 18.30 WIB, diawali dengan apel personel sebelum anggota diterjunkan ke sejumlah lokasi pengaturan.
Enam titik yang menjadi sasaran meliputi depan Kediri Town Square (Ketos), Simpang Tiga Patiunus, Simpang Empat Jembatan Brawijaya, depan Hotel Grand Surya, kawasan Alun-Alun Kota Kediri, serta Simpang Tiga Panglima Polim.
Pengaturan dilakukan anggota piket staf Satlantas Polres Kediri Kota di bawah kendali Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali).
Petugas melaksanakan pengaturan serta penguraian arus kendaraan untuk mengantisipasi penumpukan lalu lintas. Perwira pengendali juga melakukan pengawasan dan pengendalian melekat di setiap titik yang telah ditentukan.
Dalam Operasi Patuh Semeru 2026, perhatian diarahkan pada sejumlah perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan keselamatan, antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengenakan sabuk keselamatan, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melawan arus, dan melanggar batas kecepatan.
Selain itu, pengendara di bawah umur, pengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta pelanggaran terhadap rambu dan ketentuan lalu lintas juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan disiplin pengguna jalan.
AKP Septia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena adanya kegiatan operasi kepolisian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Kediri untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara. Gunakan perlengkapan keselamatan, patuhi rambu lalu lintas, dan hindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Tertib berlalu lintas harus menjadi kebiasaan setiap hari, bukan hanya selama Operasi Patuh Semeru berlangsung,” katanya.
Menurutnya, upaya mewujudkan lalu lintas yang aman membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan seluruh pengguna jalan.
Karena itu, selama pelaksanaan operasi, masyarakat diharapkan semakin disiplin dalam berkendara serta memberikan kesempatan kepada petugas untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas di kawasan yang mengalami peningkatan aktivitas kendaraan.
Kegiatan Sapa Malam juga menjadi bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat, terutama bagi pengendara yang melintasi kawasan pusat perbelanjaan, persimpangan, dan pusat aktivitas Kota Kediri.
“Kehadiran anggota di lapangan merupakan bagian dari komitmen kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Harapannya, selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka pelanggaran maupun risiko kecelakaan dapat ditekan,” ujar AKP Septia.
Berdasarkan hasil kegiatan, pengaturan lalu lintas di enam titik tersebut berlangsung aman dan lancar.
Satlantas Polres Kediri Kota akan terus mengedepankan pelayanan, pengawasan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam mendukung terwujudnya keamanan dan keselamatan berlalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2026. (res/an)
Peristiwa
Polsek Grogol Kediri Perkuat Komunikasi dengan Kader Posyandu, Dorong Kepedulian dan Keamanan Lingkungan
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Datengan, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota Aiptu Zainal Afandi mengunjungi kader Posyandu di Dusun Semen, Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Senin (26/10/2026).
Kegiatan sambang yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Lumbung Dusun Semen tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Zainal Afandi bertemu dengan Kanah, salah seorang kader Posyandu Dusun Semen, bersama sejumlah kader lainnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana komunikasi langsung dengan warga desa binaan. Petugas mengajak para kader untuk terus menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., menjelaskan, sambang Bhabinkamtibmas merupakan salah satu bentuk pendekatan kepolisian untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat.
“Kader Posyandu memiliki kedekatan dengan masyarakat karena terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan kesehatan di lingkungan desa. Kami berharap komunikasi yang sudah terjalin ini juga dapat mendukung upaya menjaga kerukunan dan keamanan antarwarga,” kata AKP Andang.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari kegiatan pengamanan atau patroli. Komunikasi yang baik dan kepedulian antarwarga juga memiliki peran penting dalam mencegah munculnya persoalan sosial.
Kader Posyandu merupakan bagian dari masyarakat yang aktif dalam kegiatan pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Melalui aktivitas tersebut, para kader memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan warga dari berbagai kelompok usia dan latar belakang.
Kedekatan sosial itu dapat menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan antarwarga dan membangun lingkungan yang saling peduli.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga, menghindari perselisihan, serta mengutamakan komunikasi apabila muncul persoalan di lingkungan masyarakat.
AKP Andang menekankan bahwa kerukunan merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan musyawarah apabila menghadapi perbedaan pendapat atau persoalan dengan sesama warga. Jangan sampai masalah kecil berkembang menjadi konflik yang mengganggu ketenteraman lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan sambang juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk membangun komunikasi dengan kelompok masyarakat yang selama ini berperan dalam kegiatan sosial di tingkat dusun.
Melalui pertemuan langsung, Bhabinkamtibmas dapat mengetahui kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dengan pendekatan yang lebih dekat.
Komunikasi tersebut diharapkan dapat memudahkan warga menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
AKP Andang mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban merupakan bagian penting dari upaya pemeliharaan keamanan di wilayah hukum Polsek Grogol.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ada persoalan di lingkungan tempat tinggal. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.
Berdasarkan laporan Polsek Grogol, kegiatan sambang Aiptu Zainal Afandi kepada kader Posyandu di Dusun Semen berlangsung aman dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Grogol terus mendorong terjalinnya hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat serta memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga kerukunan lingkungan desa. (res/an)
Peristiwa
Rencana Penataan Pedagang Pasar Ngaglik ke Pasar Ledok Kediri Terkendala Izin, Polisi Dorong Penyelesaian Melalui Musyawarah
Kediriselaludihati.com – Rencana pengelolaan Pasar Ledok di Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, menjadi pembahasan dalam pertemuan mediasi antara unsur pemerintah, kepolisian, dan perwakilan paguyuban pedagang, pada Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya konflik terkait kewenangan pengelolaan pasar dan rencana pemindahan pedagang dari kawasan Pasar Ngaglik.Mediasi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Dandangan mulai pukul 10.30 WIB itu melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H., bersama unsur tiga pilar dan perwakilan paguyuban pasar.Persoalan bermula dari adanya paguyuban baru yang berencana mengelola Pasar Ledok. Paguyuban tersebut telah menyusun aturan pengelolaan dengan tujuan menata pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalan kawasan Pasar Ngaglik.Rencana tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan aktivitas perdagangan di sekitar Pasar Ngaglik dengan mengarahkan sebagian pedagang untuk menempati area Pasar Ledok.Namun, berdasarkan laporan Polsek Kediri Kota, rencana pengelolaan tersebut belum memperoleh izin dari pihak yang berwenang.Dalam pembahasan, muncul persoalan mengenai status dan kewenangan pengelolaan pasar yang berkaitan dengan PT Gudang Garam serta pemerintah daerah.Pihak kecamatan juga disebut memiliki kewenangan sebagai pengguna barang berdasarkan ketentuan terbaru Pemerintah Kota Kediri. Meski demikian, rincian status aset dan dasar hukum pengelolaannya masih memerlukan penjelasan dari instansi terkait.Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa pelaksanaan pengelolaan tanpa kejelasan izin dapat memicu persoalan baru, termasuk potensi perbedaan kepentingan antara paguyuban Pasar Ledok dan paguyuban Pasar Ngaglik.Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa mediasi dilakukan untuk mendorong penyelesaian persoalan secara terbuka dan mencegah terjadinya konflik antarkelompok pedagang.”Pada prinsipnya, kami mendukung upaya penataan lingkungan pasar agar lebih tertib. Namun, setiap rencana pengelolaan harus memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk kejelasan izin dan kewenangan pihak yang berhak mengelola. Jangan sampai niat baik untuk menata pedagang justru menimbulkan persoalan baru,” kata Kompol Bowo.Dalam pertemuan tersebut, Aipda Heppy Endra memberikan pemahaman kepada pihak-pihak yang hadir mengenai pentingnya memastikan legalitas dan kewenangan pengelolaan sebelum menjalankan rencana penataan pasar.Ia juga mengingatkan agar setiap keputusan mempertimbangkan kepentingan seluruh pedagang sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman antara paguyuban.Menurut laporan kegiatan, rencana memasukkan pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan kawasan Pasar Ngaglik ke Pasar Ledok belum dapat dilaksanakan tanpa adanya kejelasan izin pengelolaan.Persoalan ini tidak hanya menyangkut penataan lokasi berdagang, tetapi juga berkaitan dengan hubungan antarpaguyuban, kewenangan pengelola, serta kepastian aturan bagi para pedagang.Karena itu, penyelesaian melalui musyawarah dinilai penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum mengambil langkah lebih lanjut.Kompol Bowo menekankan bahwa kepolisian berperan menjaga keamanan dan memfasilitasi komunikasi, sedangkan keputusan mengenai izin dan kewenangan pengelolaan berada pada pihak yang memiliki otoritas sesuai ketentuan.”Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengutamakan musyawarah. Persoalan pengelolaan pasar sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme yang benar, dengan melibatkan pemerintah dan pihak-pihak terkait, agar tidak terjadi gesekan di antara para pedagang,” ujarnya.Mediasi tersebut dihadiri Kepala Kelurahan Dandangan, Sekretaris Kelurahan Dandangan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan, serta perwakilan paguyuban pasar.Kehadiran unsur pemerintah kelurahan dan kecamatan menjadi bagian penting dalam pembahasan karena rencana pengelolaan pasar berkaitan dengan kewenangan administrasi dan penataan kegiatan perdagangan.Sementara itu, keterlibatan Bhabinkamtibmas dan Babinsa diarahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah persoalan berkembang menjadi konflik di lingkungan masyarakat.Melalui pendekatan problem solving, kepolisian berupaya membantu para pihak memahami duduk persoalan dan mencari penyelesaian tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.Hasil pertemuan menyepakati bahwa rencana pengelolaan Pasar Ledok masih harus menunggu kejelasan izin dari pihak kecamatan atau Pemerintah Kota Kediri.Dengan demikian, belum ada keputusan dalam pertemuan tersebut yang memberikan kewenangan kepada paguyuban baru untuk menjalankan pengelolaan pasar.Kompol Bowo berharap seluruh pihak menghormati proses administrasi yang sedang diperlukan dan tidak mengambil langkah sepihak sebelum memperoleh kepastian dari instansi berwenang.”Yang terpenting adalah menjaga hubungan baik antarpedagang dan menghindari tindakan sepihak. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara tertib sehingga penataan pasar nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.Berdasarkan laporan Polsek Kediri Kota, kegiatan mediasi di Kantor Kelurahan Dandangan berlangsung aman dan kondusif.Kepolisian bersama unsur tiga pilar akan tetap mengedepankan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses penyelesaian persoalan pengelolaan pasar berlangsung. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
