Connect with us

Peristiwa

Polsek Kediri Kota Selidiki Kasus Temu Mayat di Kawasan Rel Kereta Api Kampung Dalem

Published

on

Kediriselaludihati.com -Polsek Kediri Kota, Polres Kediri Kota, petugas SPKT Polsek Kediri Kota telah  menerima laporan dari Bhabinkamtibmas adanya kejadian Penemuan mayat korban kecelakaan kereta api  pada hari Minggu, 18 April 2021 pukul 18.30 WIB .

TKP  lokasi laka rel kereta api sebelah selatan palang pintu jalan Brigjen Katamso Kel. Kampung Dalem Kec.Kota Kediri .  Waktu Kejadian     hari minggu tanggal 18 April 2021 sekira pukul 17.00 WIB.

Identitas korban    Awan Dirgantara Putra (12) , Pelajar kelas 6 SD, alamat Jl. Brigjen Katamso RT.02 RW.04 Kel Kampung Dalem Kec. Kota Kediri

Saksi 1. SANDI DWI PUTRA ,Laki-laki, alamat Kel. Kampung Dalem Kec. Kota Kediri. Saksi 2 SUGIARTO, Laki-laki,  alamat Kel. Kampung Dalem  Kec. Kota Kediri. Saksi 3 MUNTIANA  (40)  Alamat  Jl. Brigjen katamsa Nomor 68B Kel. Kampung Dalem Rt.02 Rw.04 Kec. Kota Kediri.

kronologis kejadian sesuai keterangan saksi berawal diketahui sekira pukul 16.50 Wib , Saksi melihat anak yang bernama Awan Dirgantara Putra sedang lalu lalang kemudian duduk di sekitar Rel Kereta api 100 meter selatan palang pintu Jl. Brigjen katamso Kota Kediri, Saksi Muntiana sempat teriak agar menjauh dan jangan bermain di dekat rel kereta api tersebut, namun tidak diindahkan oleh anak/korban tersebut.

Datang Kereta Api Gajayana (KA 71A) dari arah selatan menuju utara arah stasiun Kediri. Anak/korban yang duduk di atas rel kereta api tersebut ketemper atau tertabrak kereta tersebut,  korban terlempar ke utara hingga korban meninggal dunia.  Selanjutnya Saksi memanggil warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT/RW dan ke tiga pilar Kelurahab  Kampung Dalem. Kemudian Menghubungi Piket Polsek Kediri Kota, Dan unit Laka Polres Kediri Kota.

Jenasah Dapat Di Evakuasi oleh keluarga ke rumah duka. Atas kejadian tersebut pihak keluarga ( Bapak  korban atas  Noor Helmi Saputra,SH, menerima atas meninggalnya korban/anak kandung nya tersebut dan  jenazah akan di rawat untuk kemudian dimandikan dan persiapan untuk pemakaman.

“Korban bermain di sekitar rel kereta api sendirian tidak ada temannya, saat duduk di atas rel sempat di teriaki warga namun tidak mengindahkan di duga korban tidak mengetahui datang nya kereta api tersebut, sehingga korban tertabrak kereta hingga meninggal dunia,” kata Kapolsek kediri Kota Kompol Sugiyanto. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Yusril: Reformasi Polri Fokus Pembenahan Internal dan Revisi UU Kepolisian

Published

on

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan perkembangan terkini mengenai proses Reformasi Kepolisian yang dibahas Komite Percepatan Reformasi Polri. Yusril juga menyampaikan mengenai perlunya Revisi UU Polri usai putusan Mahkamah Konstitusi.
Yusril menjelaskan Komite Reformasi Kepolisian masih pada tahap pembahasan awal melalui rapat-rapat pleno. Menurut dia, Komite telah mendengarkan paparan dari Tim Reformasi Internal Polri yang dibentuk oleh Kapolri, yang berfokus pada pembenahan administratif dan penyesuaian berbagai peraturan internal.

“Pembahasan mencakup aspek administrasi, kepangkatan, karier, serta peningkatan pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk pendekatan hukum dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Yusril dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Selain itu, kata Yusril, reformasi tersebut juga berkaitan erat dengan penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru, yang menuntut berbagai penyesuaian dalam tugas dan fungsi kepolisian sebagai aparat penegak hukum.

Perihal laporan Komite kepada Presiden Prabowo, Yusril menargetkan draf laporan bisa selesai pada akhir Januari. Komite Reformasi Polri saat ini tengah menggelar rapat intensif untuk merumuskan pokok-pokok persoalan strategis yang akan disampaikan kepada Presiden.

“Laporan kepada Presiden berbentuk rekomendasi. Di dalamnya bisa terdapat beberapa alternatif kebijakan yang nantinya dapat dipilih oleh Presiden, atau bahkan Presiden dapat mengambil pandangan lain berdasarkan masukan yang ada,” kata Yusril.

Yusril menjelaskan tak semua isu dimuat dalam laporan Komite yang disampaikan kepada Presiden Prabowo. Dia mencontohkan hal-hal teknis seperti seperti mekanisme promosi, mutasi, rekrutmen, pendidikan, dan kepangkatan lebih menjadi ranah internal kepolisian.

Revisi UU Kepolisian
Mengenai revisi Undang-Undang Kepolisian, Yusril menyatakan bahwa langkah tersebut menjadi keniscayaan setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan bahwa pengaturan jabatan sipil yang dapat diisi oleh anggota Polri harus diatur dalam undang-undang.

“Setelah laporan disampaikan kepada Presiden, maka proses perumusan rancangan undang-undang perubahan atas Undang-Undang Kepolisian harus segera dilakukan,” tegasnya.

Dalam pembahasan internal Komite, Yusril mengungkapkan adanya berbagai gagasan terkait struktur kelembagaan Polri. Sebagian pihak menghendaki struktur kepolisian tetap seperti saat ini, sementara gagasan lain mengusulkan adanya kementerian yang menaungi Polri, sebagaimana Kementerian Pertahanan menaungi TNI.

“Semua gagasan tersebut belum menjadi keputusan final. Komite akan menyampaikan beberapa alternatif rekomendasi kepada Presiden. Pada akhirnya, keputusan berada di tangan Presiden dan DPR, karena struktur, tugas, dan pertanggungjawaban Polri diatur oleh undang-undang,” pungkas Yusril.

Continue Reading

Lalu Lintas

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Sejumlah Simpang, Arus Kendaraan Dialihkan

Published

on

Kediriselaludihati -– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melakukan penutupan Jalan Suparjan Mangun Wijaya pada Jumat (23/1/2026) pagi. Penutupan tersebut dilakukan dalam rangka pemasangan balok jembatan Tol Kediri–Bandara Dhoho guna menjamin keselamatan pengguna jalan serta kelancaran proses pekerjaan konstruksi.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas berada di Simpang Empat Sukorame, Simpang Empat Mojoroto Gang 3, serta Simpang Empat Semampir. Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian (waskat dan wasdal), sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas memberlakukan penutupan total Jalan Suparjan Mangun Wijaya dari Simpang Empat Sukorame hingga Simpang Empat Mojoroto Gang 3. Selain itu, dilakukan pengalihan arus lalu lintas guna meminimalisir kepadatan dan mencegah terjadinya kemacetan di sekitar lokasi pekerjaan.

Kendaraan besar dari arah Simpang Tiga Iskandar Muda dialihkan menuju Jembatan Semampir atau jalur timur sungai. Sementara itu, bus dan kendaraan besar dari Simpang Empat Semampir diarahkan lurus menuju Jalan Mayor Bismo dan Jalan Diponegoro. Pengalihan juga diberlakukan di Simpang Empat Alun-Alun bagi bus dan kendaraan bermuatan besar menuju Jalan P.B. Sudirman, dengan pengecualian bus umum yang masuk Terminal Tamanan sebelum kembali ke jalur utama. Adapun kendaraan besar dari Simpang Empat Muning diarahkan ke timur menuju Jalan P.B. Sudirman.

Kasatlantas Polres Kediri Kota menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat agar kegiatan pemasangan balok jembatan tol dapat berjalan aman tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas yang signifikan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar dengan dukungan personel Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota di sejumlah titik pengalihan arus. Polisi juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu sementara dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kunci Patah Saat Isi BBM, Polisi Penolong Panggil Tukang Kunci Agar Warga Bisa Lanjut Berangkat Kerja

Published

on

Kediriselaludihati.com — Aksi sigap personel Unit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota kembali mendapat perhatian publik. Seorang anggota polisi lalu lintas membantu pengendara sepeda motor yang mengalami kendala teknis di kawasan Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri, Kamis (22/1/2026).

Peristiwa itu terjadi saat jam sibuk pagi, ketika arus kendaraan di pusat kota cukup padat. Pengendara roda dua tampak mendorong motornya dari arah selatan menuju utara karena tidak dapat dinyalakan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., melalui Kanit Turjawali Ipda Arifin Priyo Ananto menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat personel di lapangan, yakni Aiptu Agung Subroto, anggota Unit Turjawali yang dikenal masyarakat dengan julukan “Polisi Penolong”.

“Tugas polisi di lapangan tidak hanya terbatas pada aspek keamanan semata, tetapi lebih kepada aspek sosial dan kemanusiaan,” ujar Ipda Arifin.

Ia menegaskan, kehadiran polisi harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam situasi mendesak atau darurat.

“Kehadiran petugas kepolisian di tengah masyarakat harus bisa membawa manfaat, dengan memberikan rasa aman dan nyaman serta benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, apalagi di saat kondisi darurat,” katanya.

Menurut keterangan petugas, Aiptu Agung Subroto saat itu sedang berada di Pos Polisi Simpang Empat Alun-Alun. Ia melihat seorang pengendara laki-laki mendorong sepeda motornya di tengah kepadatan lalu lintas, lalu segera menghampiri dan membantu mendorong kendaraan tersebut menuju pos polisi.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui sepeda motor mogok akibat kunci patah saat hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU sisi selatan Alun-Alun.

“Karena kunci kendaraan patah, petugas kami membantu memanggilkan tukang kunci untuk datang memperbaiki, dan alhamdulillah langsung bisa selesai,” ungkap Ipda Arifin.

Pengendara motor tersebut diketahui warga Desa Titik, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan menuju Wates untuk bekerja. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Kediri Kota karena telah membantu mendorong motornya sekaligus memanggil tukang kunci hingga kendaraan bisa kembali menyala.

Apresiasi juga datang dari warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu. Salah seorang warga bernama Titik (yang kebetulan melintas) menilai tindakan polisi tersebut menunjukkan kepedulian yang nyata di tengah masyarakat.

“Bantuan tersebut mungkin terlihat sepele, namun di balik itu semua ada nilai keikhlasan dan ketulusan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

AKP Tutud Yudho Prastyawan juga menekankan kepada seluruh jajarannya agar mengedepankan sikap humanis dan responsif dalam pelayanan publik. Ia meminta personel tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir menjadi solusi di jalan raya.

Sementara itu, Aiptu Agung Subroto membenarkan bahwa sosok polisi dalam video yang beredar merupakan dirinya. Ia menyampaikan tindakan tersebut dilakukan secara spontan karena merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai anggota Polri sekaligus sesama manusia.

“Ya benar, saat itu kita teleponkan ahlinya kunci, kebetulan saya punya langganan yang bisa kita hubungi,” kata Aiptu Agung.

Ia menambahkan, bantuan sekecil apa pun dapat berarti besar bagi masyarakat yang sedang kesulitan.

“Sekecil apa pun bantuan kita tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kita bantu sebisa mungkin walaupun hanya sebatas pikiran, waktu, dan tenaga,” lanjutnya.

Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pihaknya siap membantu warga yang mengalami keadaan darurat di jalan, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

“Tadi spontan saja bantu, dan semoga perjalanan pengendara bisa lancar,” tuturnya.

“Sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai polisi dalam mengayomi masyarakat,” pungkas Aiptu Agung Subroto. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page