Connect with us

Peristiwa

Polsek Kediri Kota Sisipkan Imbauan Kamtibmas dalam Operasi Pekat II Semeru

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kediri Kota, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H. bersama tiga pilar menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada Kelompok Tani Prasojo di Warung WTA Bumiasri RW 09, Kelurahan Kaliombo, pada Jumat (09/05/2025).

Kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari Operasi Pekat II Semeru 2025, yang berlangsung sejak 1 hingga 14 Mei, dengan mengedepankan pendekatan pencegahan dan pembinaan pada seluruh lapisan masyarakat. Dalam forum dialog santai tersebut, Aipda Andrey menyampaikan motivasi serta imbauan agar petani memanfaatkan mesin tanam bantuan dari Dinas Pertanian secara maksimal untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami dorong kelompok tani untuk semangat bertani, menjaga kesehatan dan keamanan lingkungan sawah, serta bersinergi menjaga kondusifitas wilayah,” terang Aipda Andrey.

Ketua kelompok tani, Muasim, menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan kesiapan pihaknya mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian yang ramah lingkungan dan terorganisir.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara, S.H., menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menyentuh kelompok strategis di masyarakat yang tidak hanya berperan dalam ekonomi, tapi juga stabilitas sosial.

“Operasi Pekat tidak hanya menyasar penegakan hukum semata, namun juga penguatan kolaborasi dan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan yang aman dan produktif,” ujarnya.

Situasi kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat apresiasi dari warga setempat. Polsek Kediri Kota terus mengintensifkan pendekatan humanis selama masa operasi untuk membangun kesadaran kolektif dalam memberantas penyakit masyarakat sekaligus mendukung program nasional. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi dan TNI Lakukan Pengamanan Kegiatan Refleksi Pahlawan Nasional di Selopanggung Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Puluhan mahasiswa dari berbagai daerah menghadiri peringatan haul ke-77 Tan Malaka yang digelar di kawasan makam tokoh pergerakan nasional tersebut di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu dihadiri sekitar 100 mahasiswa dari wilayah Karesidenan Kediri, Karesidenan Madiun, Solo, hingga Ternate. Haul tersebut diselenggarakan oleh Tan Malaka Institute Jawa Timur sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas jasa dan pemikiran Tan Malaka sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia.

Bhabinkamtibmas Desa Selopanggung, Aipda Eko Puthut Pujo Cahyono, bersama Babinsa setempat turut hadir dan melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan dapat berjalan aman dan tertib. Kehadiran aparat keamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat.

Ketua panitia kegiatan, Raihan Aditya P, menyampaikan bahwa haul Tan Malaka menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat pemikiran tokoh pergerakan yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 53 tertanggal 28 Maret 1963.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan, keberanian berpikir kritis, dan semangat kebangsaan yang diwariskan Tan Malaka,” kata Raihan.

Selain doa bersama, kegiatan diisi dengan diskusi singkat mengenai gagasan dan kontribusi Tan Malaka dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Para peserta tampak khidmat mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung di area makam.

PS. Kapolsek Semen Iptu Bambang Heri Muljono mengatakan, pihak kepolisian mendukung kegiatan-kegiatan akademik dan kebudayaan yang berlangsung secara tertib dan sesuai ketentuan.

“Polri hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Alhamdulillah, haul Tan Malaka ke-77 ini dapat berlangsung dengan baik tanpa gangguan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Aparat kepolisian dan TNI tetap bersiaga hingga seluruh rangkaian acara selesai sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Warga Tamanan Kediri Diingatkan Waspadai Penipuan Digital dan Curanmor Menjelang Ramadan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian Sektor Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketahanan keluarga anti narkoba di Aula Kantor Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Kegiatan tersebut menyasar remaja serta ibu-ibu warga setempat sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba berbasis keluarga.

Sosialisasi yang mengusung tema “Fasilitasi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba” itu dihadiri oleh unsur tiga pilar, termasuk Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan, Aipda Sigit Sutanto. Acara berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan berjalan tertib serta kondusif.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan remaja. Oleh karena itu, kegiatan edukatif seperti ini dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Keluarga adalah benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memperkuat peran orang tua dan lingkungan dalam menjaga generasi muda,” ujar Rudi.

Selain materi pencegahan narkoba yang disampaikan oleh BNN Kota Kediri, Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, terutama terhadap potensi kejahatan berbasis teknologi.

“Penipuan melalui telepon seluler dan media digital marak terjadi. Warga diminta lebih berhati-hati menerima informasi maupun tawaran yang mencurigakan,” kata Rudi.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor), khususnya saat aktivitas warga meningkat pada waktu ibadah dan kegiatan sosial keagamaan.

Peserta kegiatan menyambut positif sosialisasi tersebut karena dinilai memberi pemahaman baru terkait bahaya narkoba sekaligus meningkatkan kesadaran akan keamanan lingkungan.

Polsek Mojoroto menegaskan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Kediri.

“Kami berharap sinergi antara kepolisian, BNN, dan masyarakat terus terjaga demi lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba,” ujar Rudi. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Sambang Sekolah Jadi Upaya Cegah Perundungan dan Gangguan Keamanan Polsek Pesantren Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian Sektor Pesantren, Polres Kediri Kota melakukan pemantauan dan kegiatan sambang di lingkungan sekolah dasar saat peringatan Dies Natalis ke-74 SDN Burengan 3, pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aktivitas sekolah yang melibatkan siswa, guru, dan wali murid.

Sambang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan, Aipda A. Yusuf, sejak pukul 06.00 WIB hingga kegiatan selesai. Selain memantau jalannya acara, polisi juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada pihak sekolah serta masyarakat sekitar.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan rasa aman, khususnya saat berlangsung kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Selain memastikan kegiatan berjalan tertib, personel juga menyampaikan imbauan kepada guru dan orang tua agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan serta memperhatikan interaksi antarsiswa,” kata Siswandi.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap potensi perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Menurut polisi, pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi siswa. Pencegahan perundungan membutuhkan peran bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar,” ujar Siswandi.

Selama pemantauan berlangsung, situasi di sekolah terpantau aman dan kondusif. Kegiatan Dies Natalis berjalan lancar tanpa gangguan keamanan maupun ketertiban. Warga dan pihak sekolah menyambut positif kehadiran polisi yang dinilai memberi rasa aman.

Polsek Pesantren menegaskan kegiatan sambang dan pembinaan di lingkungan pendidikan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kota Kediri.

“Kami berharap komunikasi yang baik antara kepolisian dan sekolah terus terjalin, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak awal,” kata Siswandi.

Kegiatan sambang sekolah tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan bebas dari kekerasan. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page