Connect with us

Uncategorized

Polsek Kediri Kota Tegur Lisan 5 Pedagang dan Pembeli di Pasar Selowarih dan Ngadirejo

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi dipimpin Pawas & Padal pada Hari Kamis 19 – 05- 2022 pukul 08.30 WIB – selesai.

Pelaksanaan Giat Ops Yustisi berdasarkan. Inmendagri Nomor 43 tahun 2021, tentang PPKM LEVEL 3, 2, 1. Perda Prov Jatim Nomor 2 tahun 2020. Perwalikota Kediri Nomor 32 tahun 2020. Keputusan Walikota Kediri Nomor 188.45/264/419.033/2021 tentang. Perpanjngan PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat)

Kegiatan Operasi Yustisi dilaksanakan secara mobiling dan untuk Polsek Kediri Kota dipimpin oleh Pawas Iptu Henry mudy Y SH MH, PADAL Ipda Suprapto. Melaksanakan kegiatan Ops Yustisi.

Tempat giat razia protokol kesehatan di Pasar Selowarih Kel Ngadirejo Kota Kediri. Sanksi operasi yustisi teguran lisan 5 orang. Himbauan lisan masyarakat 5 orang memakai masker kurang benar.

“Selama pelaksanaan kegiatan Ops Yustisi berlangsung mancarli,” kata Kapolsek Kediri Kota AKP H Mustakim, SH. (res/an).

Continue Reading

Uncategorized

Rano Alfath: Peningkatan Kepercayaan Publik Jadi Modal Polri Perkuat Profesionalisme dan Reformasi

Published

on

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath, memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri sebagaimana tergambar dalam hasil Survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan positif dalam berbagai aspek pelayanan dan penegakan hukum yang dilakukan institusi kepolisian.

Rano menilai kepercayaan publik tumbuh karena adanya perbaikan yang dirasakan secara langsung, mulai dari pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum, kehadiran aparat di lapangan, hingga komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Capaian ini patut diapresiasi. Kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui narasi, tetapi harus dibuktikan dengan kerja nyata yang konsisten. Ketika masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan, penegakan hukum, dan kehadiran negara melalui Polri, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Rano kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Lebih lanjut, Rano menyebut Komisi III DPR RI mencermati sejumlah langkah yang telah dilakukan Polri, di antaranya pemberantasan judi online, penanganan tindak pidana siber, pemberantasan peredaran narkotika, penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga penguatan pelayanan publik berbasis digital. Menurutnya, berbagai upaya tersebut perlu terus diiringi dengan komitmen menjaga integritas institusi.

“Ketegasan terhadap oknum merupakan pesan yang sangat penting bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan di tubuh Polri. Justru keberanian melakukan penindakan terhadap anggota sendiri menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang profesional, bersih, dan dipercaya masyarakat. Akuntabilitas adalah fondasi utama penegakan hukum,” katanya.

Ia juga menilai pengesahan perubahan Undang-Undang tentang Polri menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan kepolisian dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang. Menurutnya, penguatan regulasi harus dibarengi dengan meningkatnya tanggung jawab kepada masyarakat.

“Penguatan kelembagaan harus dimaknai sebagai penguatan tanggung jawab kepada masyarakat. Semakin besar kewenangan yang dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas. Kepercayaan publik merupakan modal terbesar Polri yang harus dijaga melalui konsistensi reformasi dan pelayanan yang semakin berkualitas,” katanya.

Rano menegaskan Komisi III DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya penguatan institusi kepolisian. Ia berharap tren positif berupa meningkatnya kepercayaan publik tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan melalui kinerja yang semakin baik.

“Ke depan, saya berharap tren positif ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan. Polri harus semakin hadir sebagai institusi penegak hukum yang profesional, presisi, humanis, responsif, serta mampu memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Peristiwa

Jalin Kedekatan dengan Warga, Polri Dukung Pelestarian Tradisi dan Jaga Kondusivitas Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Petungroto, Polsek Mojo, Polres Kediri Kota. Dalam rangka mempererat kemitraan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas menghadiri kegiatan Tasyakuran Kepyakan Syuro sekaligus Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di rumah Karmadi, RT 10 RW 02, Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Jumat (26/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari komunitas kesenian dan masyarakat Desa Petungroto. Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pelestarian tradisi masyarakat dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam.

Bhabinkamtibmas Desa Petungroto AIPTU Eko Setyo Prayitno, S.H., hadir untuk melakukan pemantauan sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.

Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan dan budaya merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Bhabinkamtibmas memiliki peran sebagai penghubung antara Polri dan masyarakat. Karena itu, kami selalu mendorong anggota untuk hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya hubungan yang harmonis serta situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Menurut IPTU Mahmud, tradisi Kepyakan Syuro tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang perlu dijaga. Selain mempererat silaturahmi, momentum Tahun Baru Islam juga menjadi pengingat untuk meningkatkan kepedulian sosial, menjaga persatuan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memanfaatkan momen silaturahmi untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat terus menjaga komunikasi dengan Bhabinkamtibmas. Apabila ada persoalan di lingkungan, segera disampaikan sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan baik. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” tambah IPTU Mahmud.

Acara tasyakuran berlangsung khidmat dengan diisi doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar masyarakat Desa Petungroto senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan kehidupan yang harmonis di tahun baru Hijriah.

Kehadiran komunitas kesenian dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Momentum ini tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan warga.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Mojo kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung pelestarian budaya dan kegiatan keagamaan, serta memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Kerep Kediri Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kondusivitas Lewat Tradisi Bersih Dusun

Published

on

Kediriselaludihati.com – Tradisi Bersih Dusun yang masih lestari di tengah masyarakat Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, kembali menjadi momentum mempererat kebersamaan antara warga, pemerintah desa, dan aparat keamanan.

Pada Sabtu (27/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Kerep Polsek Tarokan menghadiri sekaligus melakukan pemantauan kegiatan doa bersama dalam rangka Bersih Dusun Cabak yang dipusatkan di kawasan Makam Mbah Gedong, RT 05 RW 02, Dusun Cabak.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti masyarakat sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus ikhtiar menjaga nilai-nilai budaya, kerukunan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh. Syafiudin hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis yang menjadi salah satu wujud implementasi Polri Presisi.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan adat dan keagamaan merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

“Tradisi Bersih Dusun merupakan warisan budaya yang memiliki nilai kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran Bhabinkamtibmas bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat agar tercipta situasi kamtibmas yang tetap kondusif,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan kegiatan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diajak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan tidak segan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Polsek Tarokan apabila terdapat permasalahan di lingkungan. Penyelesaian persoalan sejak dini akan membantu menjaga situasi tetap aman dan damai,” kata AKP Priyo.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan di tingkat desa. Karena itu, kegiatan sambang dan pendampingan masyarakat akan terus dilakukan secara berkesinambungan.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir, tidak hanya saat terjadi permasalahan, tetapi juga dalam kegiatan sosial, budaya, maupun keagamaan. Kehadiran tersebut merupakan bentuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Tradisi Bersih Dusun di Dusun Cabak berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan. Warga mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar desa senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan dijauhkan dari berbagai musibah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat mendapat sambutan positif karena dinilai mampu memperkuat rasa aman sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan warga.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tarokan kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian tradisi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota melalui pendekatan yang humanis, persuasif, dan mengedepankan kemitraan dengan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page