Peristiwa
Polsek Mojo Imbau Pemilik Warung Tak Layani Makan di Tempat
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojo, Polres Kediri Kota melaksanaan Operasi Yustisi. Kegiatan, pada hari Rabu tanggal 21 Juli 2021, pukul 09.00 wib s/d selesai.
“Kami telah melaksanakan Operasi yustisi, dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat, penerapan pemakaian masker kepada masyarakat dan pembagian masker,” kata Kapolsek Mojo AKP Priyono, SH.
Sasaran Razia kali ini adalah Warung wilayah Kecamatan Mojo. Petugas menghimbau kepada pembeli untuk tidak makanan dan minuman di warung, supaya dibungkus dan dibawa pulang. Menghimbau kepada pemilik warung dan cafe pada malam hari sampau pukul.21.00 wib untuk tutup dan melaksanakan Operasi pendisiplinan pemakaian masker dan pembagian masker pada warga untuk mencegah dan penyebaran virus corona.
Hasil yang dicapai dari razia tersebut adalah tegoran lisan 5 orang serta pembagian masker 9 buah. Petugas yang diterjunkan adalah Waka Polsek Mojo (Iptu Sigit. Rahmanto, SH). Padal (Ipda Agus. S) dan Anggota 4 pers.
“Dalam kegiatan Operasi yustisi dapat berlangsung aman, tertib dan lancar serta dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tutup Kapolsek. (res/an).
Peristiwa
Terminal Tamanan Kediri Hingga Kawasan Publik Jadi Sasaran Antisipasi Kejahatan 3C
Kediriselaludihati.com – Kepolisian Sektor Mojoroto, Polres Kediri Kota meningkatkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di sejumlah titik strategis wilayah hukumnya, pada Selasa (10/2/2026).
Kegiatan patroli yang dilakukan Unit Backbone Polsek Mojoroto ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor atau dikenal sebagai kejahatan 3C.
Patroli dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari. Sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan menjadi sasaran utama, di antaranya Terminal Tamanan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), kawasan Pabrik Gula Mrican, serta area GOR Joyoboyo Kediri.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto mengatakan, patroli backbone merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman di tengah aktivitas masyarakat yang cukup padat pada pagi hingga siang hari.
“Patroli ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya di lokasi-lokasi publik yang ramai aktivitas masyarakat,” ujar Rudi.
Kegiatan patroli tersebut melibatkan tiga personel Unit Backbone Polsek Mojoroto, dipimpin oleh Aiptu Hari Wahyudi selaku perwira pengendali, bersama Aipda Tri Retno Wahyono dan Aipda Aris Kristianto. Petugas melakukan pemantauan situasi lingkungan, dialog dengan masyarakat sekitar, serta pengawasan terhadap aktivitas keluar-masuk kendaraan di titik sasaran.
Di Terminal Tamanan, petugas menyasar area parkir dan ruang tunggu penumpang untuk mencegah aksi pencopetan maupun pencurian kendaraan. Sementara di SPBU dan kawasan industri PG Mrican, patroli difokuskan pada pengawasan transaksi dan pergerakan orang guna menekan peluang tindak kriminal.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Polsek Mojoroto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kami berharap kehadiran polisi di lapangan dapat memberikan rasa aman dan mencegah niat pelaku kejahatan,” kata Rudi.
Patroli harkamtibmas secara rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Kediri. (res/an).
Peristiwa
Klaim Warga atas Lahan PT Kediri Wood Industry Gugur Setelah Pengukuran Ulang BPN
Kediriselaludihati.com – Penetapan batas tanah Sertifikat Hak Milik (SHM) milik PT Kediri Wood Industry (KWI) di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, berlangsung tertib dan kondusif, pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dilakukan setelah muncul klaim sepihak dari seorang warga yang menyatakan sebagian lahan perusahaan masuk dalam kepemilikannya.
Proses penetapan batas dilakukan oleh petugas Kantor ATR/BPN Kota Kediri dengan pendampingan tiga pilar Kelurahan Banaran, yakni unsur pemerintah kelurahan, TNI, dan Polri. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman serta mencegah potensi gangguan ketertiban di lokasi sengketa.
Objek yang ditetapkan batasnya merupakan lahan SHM milik PT KWI yang berbatasan langsung dengan tanah milik warga setempat. Penetapan dilakukan dengan pemasangan patok batas tanah berdasarkan hasil pengukuran ulang yang sebelumnya telah dilakukan oleh ATR/BPN pada 5 Februari 2026.
Dari hasil penunjukan peta bidang dan pengukuran lapangan, petugas memastikan batas lahan PT KWI sesuai dengan data yuridis dan fisik yang tercatat dalam sertifikat resmi. Dengan hasil tersebut, klaim warga yang menyatakan memiliki sebagian lahan perusahaan tidak dapat dibuktikan secara hukum.
Setelah proses penetapan batas dilakukan secara menyeluruh, pihak warga yang semula mengajukan klaim dapat menerima hasil pengukuran dengan baik. Tidak terjadi penolakan maupun perdebatan di lapangan, dan kegiatan berjalan hingga selesai tanpa insiden.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota Aipda Edy Haryanto yang turut melakukan pendampingan menyampaikan bahwa kehadiran tiga pilar bertujuan memastikan seluruh proses berlangsung tertib serta memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat.
“Pendampingan dilakukan agar proses penetapan batas berjalan lancar, aman, dan tidak menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Selain petugas ATR/BPN dan unsur tiga pilar, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan PT Kediri Wood Industry, warga yang berbatasan langsung dengan lahan, serta Ketua RT setempat. Seluruh pihak mengikuti proses hingga akhir dan menyaksikan langsung pemasangan patok batas tanah.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi menyatakan bahwa kepolisian mendukung langkah penegasan batas tanah sebagai upaya memberikan kepastian hukum dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah.
“Kepastian hukum atas kepemilikan tanah sangat penting agar tidak berkembang menjadi konflik sosial. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif,” kata Siswandi.
Dengan selesainya penetapan batas tersebut, diharapkan tidak ada lagi polemik terkait kepemilikan lahan di wilayah Kelurahan Banaran. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk menempuh jalur hukum dan administratif resmi apabila terjadi persoalan pertanahan, guna menghindari konflik di tingkat lingkungan. (res/an).
Inspirasi
Mutasi Wakapolres hingga Kapolsek Mojo, AKBP Anggi Tekankan Integritas dan Sinergitas
Kediriselaludihati – Upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota digelar di Lapangan Apel Mako Polres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet No. 2, Selasa (10/2/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H.
Empat jabatan strategis yang diserahterimakan meliputi Wakapolres, Kasatreskrim, Kasattahti, dan Kapolsek Mojo. Sertijab tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka regenerasi serta peningkatan kinerja institusi.
Pejabat lama Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K. digantikan oleh Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. Sementara itu, jabatan Kasatreskrim yang sebelumnya diemban AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. diserahterimakan kepada AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K.
Untuk jabatan Kasattahti, IPTU Mulia Septri Youono digantikan IPTU Bendo Setyo. Sedangkan Kapolsek Mojo yang sebelumnya dijabat AKP Karyawan Hadi, S.H., M.H. kini diemban IPTU Mahmud Satriawan, S.H.
Dalam amanatnya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lazim dan menjadi bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi.
“Dalam institusi Polri, mutasi jabatan adalah hal yang biasa. Ini adalah wujud regenerasi dan realisasi upaya Polri untuk menjaga dinamika organisasi agar terus bergerak maju menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks,” ujar AKBP Anggi di hadapan peserta upacara.
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru serta berharap mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru.
“Saya ucapkan selamat kepada pejabat baru. Semoga kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan amanah dan penuh rasa tanggung jawab. Tantangan tugas sudah menanti di depan mata,” katanya.
Kapolres juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Menurutnya, tuntutan publik terhadap transparansi kinerja kepolisian semakin tinggi.
“Tuntutan publik terhadap transparansi semakin tinggi dan sistem pengawasan keuangan semakin ketat. Karena itu, integritas, ketelitian, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi hal yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik memastikan sistem pengendalian intern atas pelaporan keuangan (PIPK) di masing-masing subsatker berjalan sesuai standar dan tepat waktu, serta mengedepankan prinsip akuntabilitas.
Selain itu, AKBP Anggi juga mengingatkan pentingnya peningkatan keimanan sebagai pengendalian diri dalam pelaksanaan tugas, guna menghindari pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.
“Terus tingkatkan sinergitas dengan TNI, instansi pemerintah maupun swasta, serta masyarakat. Berbagai isu yang berpotensi mengganggu kamtibmas harus dapat ditangani cepat dan tepat,” ujarnya.
Sementara itu, pengawasan internal terhadap pelaksanaan upacara dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kediri Kota melalui kegiatan pengawasan melekat (waskat) dan pengendalian (wasdal). Plt Kasipropam Polres Kediri Kota IPTU Herman Susilo bersama anggota Sipropam melakukan pengecekan personel sejak pukul 07.30 WIB untuk memastikan kesiapan dan kedisiplinan peserta upacara.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolres Kediri Kota, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polres Kediri Kota. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib hingga selesai.
Kepada pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian selama bertugas di Polres Kediri Kota. Ia berharap di tempat tugas yang baru, para pejabat tetap diberikan perlindungan dan keberhasilan.
Dengan sertijab tersebut, Polres Kediri Kota diharapkan semakin solid dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Kota Kediri dan sekitarnya. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
