Peristiwa
Polsek Mojoroto Amankan Kegiatan Pendaftaran Calon Walikota dan Wakil di Kantor KPU Kota Kediri
Kediriselaludihati.com – Pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri untuk Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Acara ini dimulai pukul 11.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 1.500 orang, yang terdiri dari simpatisan, pendukung, dan anggota partai politik pengusung, Rabu (28/8).
Acara ini dibuka dengan kehadiran Ketua KPU Kota Kediri, Reza Kristian, SH, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain Reza Kristian, sejumlah pejabat KPU dan perwakilan partai politik juga turut hadir, termasuk Sekretaris KPU Kota Kediri, Drs. Fani Wijayanto, dan para anggota Divisi KPU lainnya. Turut hadir pula ketua-ketua partai politik pengusung, seperti Ketua DPD Golkar Kota Kediri, Sudjono Teguh Widjaja, dan Ketua DPC Gerindra Kota Kediri, Katino.
Pasangan calon yang mendaftar adalah Vinanda Prameswati, SH, M.Kn sebagai calon Wali Kota, dan KH. Qowimuddin Thoha sebagai calon Wakil Wali Kota. Mereka tiba di kantor KPU pada pukul 11.00 WIB dan langsung disambut dengan pengalungan selendang oleh Sekretaris KPU Kota Kediri, Fani Wijayanto, sebagai tanda dimulainya acara.
Pendaftaran resmi dimulai pada pukul 11.10 WIB dengan susunan acara yang diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan jingle KPU. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tim Pemenangan, Dony Kurniawan, yang menyatakan harapannya agar pendaftaran ini menjadi langkah awal yang baik bagi pasangan calon dan bagi Kota Kediri secara keseluruhan.
Selanjutnya, perwakilan partai pengusung menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan kepada Ketua KPU Kota Kediri. Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati menyampaikan terima kasih kepada KPU Kota Kediri atas kesediaannya menerima pendaftaran dan berharap seluruh proses Pilkada berjalan lancar dan damai. Vinanda juga menekankan pentingnya kolaborasi yang baik antara semua pihak untuk memastikan pemilu yang aman dan kondusif.
Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian, SH, dalam sambutannya menyambut baik kedatangan pasangan calon dan memastikan bahwa seluruh berkas yang diterima akan diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ia juga mengingatkan kepada seluruh pihak yang hadir untuk menjaga ketertiban dan menghormati aturan yang ada selama proses pendaftaran.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Ketua KPU Kota Kediri kepada pasangan calon, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan penandatanganan surat pernyataan kesesuaian visi dan misi pasangan calon.
Pada pukul 11.45 WIB, pasangan calon mengadakan konferensi pers. Vinanda Prameswati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh partai politik pengusung yang telah mendukung pencalonannya. Ia juga berharap proses Pilkada ini berjalan sesuai harapan dan membawa perubahan positif bagi Kota Kediri. Sementara itu, KH. Qowimuddin Thoha menegaskan komitmennya bersama Vinanda untuk memajukan dan membawa perubahan bagi Kota Kediri.
Acara pendaftaran pasangan calon ini berakhir pada pukul 11.50 WIB dengan situasi yang tertib dan aman. Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar kantor KPU Kota Kediri terpantau kondusif berkat pengawalan ketat dari pihak keamanan.
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi pasangan calon Vinanda Prameswati dan KH. Qowimuddin Thoha dalam perjalanan mereka menuju Pilkada Serentak 2024. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses demokrasi di Kota Kediri dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Kedepannya, KPU Kota Kediri akan terus melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftaran yang telah diserahkan untuk memastikan semua persyaratan administrasi telah terpenuhi. Diharapkan semua pihak dapat bekerja sama demi kesuksesan Pilkada Serentak 2024 di Kota Kediri.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar kantor KPU Kota Kediri terpantau aman dan kondusif. Kami terus melakukan pengamanan ketat untuk memastikan semua tahapan pendaftaran berjalan dengan tertib dan lancar,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Mukhlason, S.H. (res|aro)
Peristiwa
Polres Kediri Kota Fokuskan Delapan Jenis Pelanggaran Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026
Polres Kediri Kota melakukan gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru di halaman Mako Polres Kediri Kota pukul 07.45 WIB. Itu untuk memastikan kesiapan anggota dan perlengkapan penunjang selama pelaksanaan.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur hari ini.
“Ini salah satu upaya kita untuk mengecek kesiapan anggota, sarana dan prasarana serta pendukung lain untuk menyukseskan kegiatan,” jelas Kompol Iwan.
Untuk diketahui, Operasi Keselamatan Semeru ini akan berlangsung selama 14 hari. Dimulai pada 2 hingga 15 Februari 2026.
Dengan tema terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Adapun 8 fokus penindakan yang akan dilakukan yaitu berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, pengendara R2 yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi R4 tidak menggunakan safety belt, pengemudi menggunakan HP saat berkendara, pengemudi Ranmor dalam pengaruh alkohol, dan melawan arus.
Kompol Iwan juga turut memastikan kondisi kendaraan yang akan beroperasi selama Operasi Keselamatan Semeru.
Mulai dari kendaraan sepeda motor milik Satsamapta dan Satlantas, mobil patroli (backbone) hingga mobil ambulans yang digunakan untuk evakuasi korban kecelakaan lalu lintas.
Terakhir, pihaknya mengimbau agar masyarakat tertib berlalu lintas. “Pelanggaran itulah awal dari kecelakaan lalu lintas. Maka kami mohon kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan taati aturan yang sudah ada,” pungkasnya.
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Sosialisasikan Operasi Keselamatan Semeru 2025 kepada Siswa Sekolah
Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota kembali melaksanakan kegiatan edukatif dengan menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 kepada pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan saat upacara bendera di sekolah sekolah di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Senin (02/01)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Kediri Kota dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.
Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH sekaligus sebagai KA Satgas Banops Operasi Keselamatan Semeru 2026 menerangkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, sehingga dapat menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar.
“Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pelajar, untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKP Sundari
Ia juga menekankan pentingnya peran pelajar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, baik sebagai pengguna jalan maupun sebagai teladan di lingkungan sekitar.
Selain menyampaikan tujuan operasi, personel Bhabinkamtibmas mengingatkan para siswa agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum cukup umur dan memiliki surat izin mengemudi.
Para pelajar juga diimbau untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta menghindari perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran petugas dari Polres Kediri Kota yang memberikan edukasi langsung kepada siswa melalui kegiatan upacara bendera.
Selama kegiatan berlangsung, upacara berjalan dengan tertib dan lancar. Para siswa tampak antusias dan menyimak dengan serius pesan-pesan keselamatan yang disampaikan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sehingga para pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” imbuh AKP Sundari
Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan guna mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Peristiwa
Operasi Keselamatan 2026, Tekan Pelanggaran dan Turunkan Angka Kecelakaan
Upaya menekan pelanggaran lalu lintas sekaligus menurunkan angka kecelakaan, Polres Kediri Kota menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru ini dilaksanakan sebagai langkah meningkatkan disiplin dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, penindakan pelanggaran lalu lintas diprioritaskan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” ujar AKBP Anggi, Senin (2/2).
Ia menjelaskan, operasi tersebut bertujuan menekan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, serta mengurangi tingkat fatalitas korban.
“Penindakan dilakukan secara terukur melalui ETLE, baik statis maupun mobile, khususnya di lokasi rawan kecelakaan dan pelanggaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho menyampaikan, untuk mengantisipasi kemacetan, titik rawan kecelakaan, serta lokasi yang kerap terjadi pelanggaran, pihaknya juga melaksanakan operasi secara mobile.
Adapun prioritas penindakan meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, melanggar marka dan lampu lalu lintas, berkendara melebihi batas kecepatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, menggunakan handphone saat berkendara, tidak mengenakan sabuk pengaman, serta pengendara di bawah umur.
Selain itu, petugas juga fokus melakukan patroli dan pemberian imbauan di Jalan Kapten Tendean, yang dikenal sebagai salah satu titik black spot kecelakaan di Kota Kediri.
“Jalan tersebut menjadi perhatian khusus karena rawan kecelakaan,” tegas AKP Yudho.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, pihak kepolisian berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Mengingat pemicu kecelakaan sering kali berasal dari pelanggaran, kami mengimbau masyarakat untuk selalu patuh terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
