Peristiwa
Polsek Mojoroto Imbau Peserta KSF 7 di GOR Joyoboyo Kediri Tak Konvoi dan Minum Miras
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota menerjunkan anggota untuk melaksanakan pengamanan terhadap acara Kediri Scooter Festival (KSF). Lokasinya ada di kawasan GOR Joyoboyo Kediri.Petugas datang ke lokasi acara pada Hari Minggu, 15 September 2024 pukul 07.00 WIB s/d selesai. Lokasinya ada di Lapangan Selatan dan Sepanjang Jalan seputaran Kawasan GOR. Kelurahan Bandar Kidul. Kecamatan Mojoroto. Kota Kediri.Petugas yang mendapatkan tugas pengamanan antara lain, Iptu Agus B, Aiptu Giono, Aiptu Dwi Sus, Aiptu Totok S, Aiptu Ahmad Sodik, Aiptu Heriyanto.S.H, Brigadir Nanda Bagusteo. Gabungan POM TNI, Gabungan TNI, Gabungan Polres, Gabungan Polsek Jajaran dan Gabungan Sat Pol PP.Pengamanan Giat Scooter Festival di Kawasan GOR. Mengamankan Peserta. Memeriksa dipintu masuk.Sajam miras.atribut perguruan silat.vespa modif.dll. Mengamankan Peserta. Barang Peserta. Spd Mtr. Stan Sper Part dll. Menghimbau Para peserta Scooter utk Selalu Tertib di Jalan maupun di Lokasi Kawasan GOR.Menghimbau untuk tidak Minum Miras.utk tidak Konvoi di Jl Raya.tdk berkelai .jaga ketertiban selama di Wilayah Kediri. Pengunjung/Penonton sebanyak 3.000. Orang.”Kegiatan Scooter Festifal di Kawasan GOR berjalan lancar aman terkendali dan Dokumentasi terlampir,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Ernawan, S.H. (res/an).
kriminal
Beraksi di 13 TKP, Pelaku Gunakan Hasil Kejahatan untuk Judi Online

Kediriselalaludihati- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bermodus pecah kaca mobil yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Kediri Raya.
Seorang pria berinisial S (40), warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditangkap setelah terbukti melakukan aksi pencurian di sedikitnya 13 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, Nganjuk, serta Tulungagung.
Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim didampingi Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K. dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Kediri Kota, Selasa (2/6/2026).
Kapolres menjelaskan, pelaku merupakan spesialis pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil yang ditinggal pemiliknya. Dalam menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari sasaran yang dinilai potensial.
“Pelaku melakukan patroli menggunakan sepeda motor. Ketika melihat kendaraan roda empat yang terparkir dan situasi sekitar dinilai aman, pelaku langsung memecahkan kaca mobil, mengambil barang-barang berharga di dalamnya, lalu berpindah mencari target berikutnya,” ujar AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui telah beraksi secara berulang di berbagai lokasi. Sasaran utamanya adalah kendaraan yang terparkir di tempat umum maupun area yang relatif sepi pengawasan.
Setelah memastikan kondisi aman, pelaku menggunakan alat khusus untuk memecahkan kaca kendaraan dan mengambil barang berharga yang berada di dalam mobil.
“Pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Dalam beberapa kasus, korban kehilangan uang tunai, perangkat elektronik, hingga dokumen penting,” kata Kapolres.
Dari 13 aksi pencurian yang dilakukan, total kerugian para korban diperkirakan mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta. Uang hasil kejahatan tersebut kemudian digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk bermain judi online.
“Kepada penyidik, tersangka mengaku sebagian besar hasil pencurian habis digunakan untuk bermain judi online,” ungkap AKBP Anggi.
Dalam proses penangkapan dan penggeledahan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Barang bukti yang disita meliputi dua unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan, uang tunai sisa hasil pencurian, satu unit laptop, telepon genggam, dokumen kendaraan bermotor, serta alat yang digunakan untuk memecahkan kaca mobil.
Kasus ini berhasil terungkap setelah Satreskrim Polres Kediri Kota melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban, rekaman kamera pengawas, serta keterangan sejumlah saksi di beberapa lokasi kejadian. Dari hasil pengembangan, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Kapolres Kediri Kota mengapresiasi kerja keras tim penyidik yang berhasil mengungkap rangkaian kasus tersebut sekaligus menghentikan aksi pelaku yang telah berulang kali merugikan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota dalam melakukan penyelidikan dan pengembangan dari berbagai laporan yang masuk,” tegasnya.
AKBP Anggi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Ia meminta pemilik kendaraan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil karena dapat memancing aksi kejahatan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan uang, tas, laptop, telepon genggam, maupun barang berharga lainnya di dalam kendaraan, meskipun hanya ditinggal dalam waktu singkat. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko menjadi korban tindak kriminal,” katanya.
Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolres Kediri Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun keterlibatan pihak lain dalam rangkaian aksi pencurian tersebut.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.
Polres Kediri Kota memastikan akan terus meningkatkan patroli serta langkah-langkah preventif guna menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Kediri Kota dan sekitarnya. (res/aro)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Perkuat Pengamanan, Ibadah Berlangsung Aman dan Kondusif di Kediri
Kediriselaludihati.com – Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung khidmat di Gereja Diaspora Sejahtera, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Senin (1/6/2026) sore.
Kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh Wanita Gereja BAMAG Kota Kediri tersebut dihadiri sekitar 500 jemaat dari berbagai wilayah.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan bersama Babinsa setempat melaksanakan sambang sekaligus pengamanan di lokasi kegiatan.
Kehadiran aparat keamanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama berlangsungnya ibadah dan rangkaian peringatan nasional.
Acara yang dipimpin Pendeta Tabitha itu berlangsung penuh kekhidmatan. Selain menjadi momentum refleksi keagamaan bagi umat Kristiani dalam memperingati Kenaikan Isa Al-Masih, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat kebangsaan melalui peringatan Hari Lahir Pancasila.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan kehadiran personel Polri bersama TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.
“Polri berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan keagamaan. Kami juga mengapresiasi seluruh panitia dan jemaat yang turut menjaga ketertiban sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.
Selain melakukan pemantauan dan pengamanan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada panitia maupun peserta kegiatan. Masyarakat diajak untuk terus menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Menurut Kompol Bowo, momentum peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Dengan kebersamaan dan toleransi yang kuat, stabilitas kamtibmas dapat terus terjaga,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun hambatan berarti yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
Sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, panitia, dan seluruh jemaat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif. Kehadiran aparat keamanan juga mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan rasa aman selama pelaksanaan kegiatan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, perayaan Kenaikan Isa Al-Masih dan peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gereja Diaspora Sejahtera berjalan lancar, aman, dan penuh suasana kebersamaan, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan persatuan di Kota Kediri. (res/an)
Peristiwa
Polri-TNI Bersinergi Jaga Kelancaran Ribuan Jamaah di Makam Auliya Desa Ngadi Kediri
Kediriselaludihati.com – Peringatan Haul ke-34 KH Hamim Jazuli atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miek berlangsung khidmat dan tertib di kawasan Makam Auliya Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Minggu (31/5/2026) malam.
Kegiatan keagamaan yang dihadiri para jamaah dan peziarah dari berbagai daerah tersebut mendapat pengamanan dan pemantauan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Ngadi Aipda Rudi Sutanto bersama Babinsa setempat guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif.
Pengamanan dilakukan sejak awal kegiatan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hadir dalam haul salah satu ulama kharismatik Jawa Timur tersebut.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan mengatakan kehadiran personel Polri bersama TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan.
“Polri bersama TNI hadir untuk memastikan seluruh rangkaian Haul Gus Miek berjalan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum penting bagi masyarakat sehingga perlu mendapatkan pengamanan yang optimal,” ujar Iptu Mahmud.
Menurutnya, sinergitas tiga pilar di tingkat desa menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama saat berlangsung kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan pengamanan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan dengan nyaman.
“Melalui kehadiran anggota di lapangan, kami ingin memberikan rasa aman kepada para jamaah serta memastikan aktivitas masyarakat berjalan tanpa hambatan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik,” katanya.
Selain melaksanakan pengamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap arus kedatangan jamaah dan situasi di sekitar lokasi makam guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan yang dapat mengganggu jalannya acara.
Haul Gus Miek sendiri merupakan agenda rutin yang setiap tahun menarik perhatian ribuan jamaah. Sosok Gus Miek dikenal luas sebagai ulama kharismatik yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dakwah Islam di Jawa Timur, khususnya melalui pendekatan spiritual dan kebersamaan lintas kalangan.
Berkat koordinasi yang baik antara panitia, tokoh masyarakat, TNI, dan Polri, seluruh rangkaian Haul ke-34 Gus Miek di Makam Auliya Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai dilaksanakan.
Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mojo selama kegiatan berlangsung juga terpantau kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
