Connect with us

Peristiwa

Polsek Mojoroto Imbau Peserta KSF 7 di GOR Joyoboyo Kediri Tak Konvoi dan Minum Miras

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota menerjunkan anggota untuk melaksanakan pengamanan terhadap acara Kediri Scooter Festival (KSF). Lokasinya ada di kawasan GOR Joyoboyo Kediri.Petugas datang ke lokasi acara pada Hari Minggu, 15 September 2024 pukul  07.00 WIB s/d selesai. Lokasinya ada di Lapangan Selatan dan Sepanjang Jalan seputaran Kawasan GOR. Kelurahan Bandar Kidul. Kecamatan Mojoroto. Kota Kediri.Petugas yang mendapatkan tugas pengamanan antara lain, Iptu Agus B, Aiptu Giono, Aiptu Dwi Sus, Aiptu Totok S, Aiptu Ahmad Sodik, Aiptu Heriyanto.S.H, Brigadir Nanda Bagusteo. Gabungan POM TNI, Gabungan TNI, Gabungan Polres, Gabungan Polsek Jajaran dan Gabungan Sat Pol PP.Pengamanan Giat Scooter Festival di Kawasan GOR. Mengamankan Peserta. Memeriksa dipintu masuk.Sajam miras.atribut perguruan silat.vespa modif.dll. Mengamankan Peserta. Barang Peserta. Spd Mtr. Stan Sper Part dll. Menghimbau Para peserta Scooter utk Selalu Tertib di Jalan maupun di Lokasi Kawasan GOR.Menghimbau untuk tidak Minum Miras.utk tidak Konvoi di Jl Raya.tdk berkelai .jaga ketertiban selama di Wilayah Kediri. Pengunjung/Penonton sebanyak 3.000. Orang.”Kegiatan Scooter Festifal di Kawasan GOR berjalan lancar aman terkendali dan Dokumentasi terlampir,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Ernawan, S.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Kediri Kota Pantau Arus Lalu Lintas di Mall, Tempat Wisata, Rumah Ibadah, hingga Simpang Strategis

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan pada Minggu (8/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama hari libur sekaligus menjaga kelancaran dan keselamatan berlalu lintas di wilayah kota.

Patroli dimulai sejak pukul 12.00 WIB dan menyasar kawasan yang berpotensi ramai aktivitas masyarakat, antara lain Kediri Town Square, kawasan wisata Paggora, Gereja Santo Yoseph, serta Simpang Empat Alun-alun Kota Kediri.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Yudho Prastyawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengurai kepadatan lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan.

“Pada hari libur, mobilitas masyarakat meningkat, terutama menuju pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Karena itu, kami lakukan patroli dan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan situasi tetap aman dan lancar,” ujar AKP Yudho Prastyawan, Minggu.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas di lapangan juga memberikan imbauan langsung kepada pengendara terkait keselamatan berkendara. Pengendara diingatkan untuk mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak berhenti sembarangan yang dapat memicu kemacetan.

“Kami juga menyampaikan imbauan kamtibcar lantas kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Patroli tersebut dipimpin oleh IPDA Arifin Priyo bersama personel Satlantas Polres Kediri Kota. Kehadiran petugas di sejumlah titik strategis dinilai mampu menekan potensi kemacetan dan pelanggaran lalu lintas.

Hingga kegiatan berakhir, situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama pelaksanaan patroli hari libur tersebut.

Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin berlalu lintas, khususnya saat akhir pekan dan hari libur, demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama di jalan raya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Perempuan MD Mendadak di Kosan Mojoroto Kediri, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan, Korban Memiliki Riwayat Penyakit

Published

on

Kediriselaludihati.com – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia secara mendadak di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Kawi IV, Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, pada Minggu (8/2/2025) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh suami korban sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak membangunkan istrinya.

Korban diketahui bernama Ngateni (76), warga Kota Surabaya, yang sementara waktu tinggal di rumah kos Puri Nakula, Jalan Kawi IV RT 16 RW 05. Saat dibangunkan, korban tidak merespons panggilan dan diketahui sudah tidak bernapas.

“Suami korban kemudian melapor kepada pemilik kos dan diteruskan ke ketua RT setempat, selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, Minggu.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Mojoroto bersama tim Inafis Polres Kediri Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi dimintai keterangan, termasuk suami korban, ketua RT, dan pemilik rumah kos.

Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang. “Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka akibat benda tumpul maupun tajam. Kematian korban dinyatakan wajar,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Di lokasi juga ditemukan sejumlah obat yang biasa dikonsumsi korban terkait penyakit tersebut.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi, baik internal maupun eksternal. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diketahui oleh ketua RT setempat.

“Pihak keluarga menyatakan ikhlas dan tidak akan menuntut pihak mana pun. Jenazah selanjutnya dibawa ke Surabaya untuk dimakamkan,” kata Rudi.

Selama proses penanganan kejadian, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

AKP Tutud Yudho: Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Setiap Kegiatan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait seorang lansia yang pingsan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Kota Kediri, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lindawati (94), warga Kelurahan Pakelan, Kota Kediri. Informasi awal menyebutkan korban sempat tertabrak pejalan kaki saat berada di area bawah videotron Jalan Dhoho yang sedang ramai aktivitas CFD.

Petugas yang pertama kali memberikan pertolongan di lokasi adalah Aipda Suryatmaji, anggota Satlantas Polres Kediri Kota. Saat kejadian, kegiatan CFD berada dalam pengamanan terpadu dengan padal kegiatan Ipda Wiwik P., melibatkan unsur Satlantas, Satsamapta, serta dukungan dari Dinas Kesehatan.

Berdasarkan keterangan anak korban, Beni (62), warga Jalan Monginsidi Gang 1 Nomor 1, Kelurahan Pakelan, ibunya belum sempat sarapan sebelum mengikuti jalan pagi di area CFD. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan korban lemas hingga akhirnya pingsan.

Mendapat laporan tersebut, petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pertolongan pertama, serta memanggil petugas Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan awal. Setelah kondisi korban dinyatakan stabil, petugas kemudian mengantarkan korban ke rumah menggunakan mobil dinas ambulans milik Unit Laka Satlantas Polres Kediri Kota.

Di lokasi kediaman korban, petugas kembali memastikan kondisi kesehatan korban. Pihak kepolisian juga menawarkan agar korban dirujuk ke rumah sakit guna pemeriksaan lanjutan. Namun, keluarga menyatakan tidak berkenan dan memilih merawat korban secara mandiri di rumah.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho P., S.H., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Kami selalu siaga, khususnya pada kegiatan masyarakat seperti CFD yang melibatkan banyak orang. Keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama. Setiap laporan yang masuk melalui call center 110 pasti kami tindaklanjuti dengan cepat,” ujar AKP Yudho.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia, untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum mengikuti kegiatan luar ruangan. “Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima, sudah sarapan, dan bila perlu didampingi keluarga agar kegiatan berjalan aman dan nyaman,” tambahnya.

Selama penanganan kejadian tersebut, situasi di area CFD tetap kondusif dan terkendali. Arus kegiatan masyarakat tidak terganggu dan pelayanan kepada korban berjalan lancar.

Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan rasa aman, nyaman, serta respons cepat terhadap setiap kebutuhan masyarakat di wilayah hukumnya. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page