Connect with us

Peristiwa

Polsek Mojoroto Pastikan Rakor Kesiapan Pemilu 2024 di Hotel Lotus Berjalan Aman dan Lancar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto melaksanakan pengamanan Kegiatan Rapat Koordinasi antar OPD dan Instansi terkait Kesiapan Kota Kediri Menyosong Tahapan Pemilihan Umum.

Kegiatan berlangsung, pada hari Rabu tanggal 29 Nopember 2023 mulai pukul 09.30 s/d 11. 30 Wib bertempat di bertempat di ruang teratai Meeting Room Hotel lotus jl. Jaksa agung Suprapto No.26 Mojoroto Kota Kediri.

“Telah dilaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi antar OPD dan Instansi terkait Kesiapan Kota Kediri Menyosong Tahapan Pemilihan Umum,” ujar Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H.

Acara dihadiri 20 orang sebagai penanggung Jawab Kegiatan. Kakan Kesbangpol Kota Kediri Bagus Hermawan Apriyanto, SE, M.AP.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain :

  1. Kakan Kesbangpol Kota Kediri Bpk. Bagus Hermawan Apriyanto, SE, M.AP.
  2. Ketua KPU Kota Kediri Ibu Dra. Pusporini Endah Palupi.
  3. Kasi Hal Kesbangpol Kota Kediri Bpk. Suparno SH.
  4. Kasi Kewaspadaan Kesbangpol Kota Kediri Ibu Herlin Puspitosari, SE.
  5. Danramil Dim 0809/Kediri Mojoroto Lettu Czi. Bibit.
  6. Danramil Dim 0809/Kediri Kota Kapten Inf Sunarjo
  7. Danramil Dim 0809/Kediri Pesantren Kapten inf Sutejo
  8. Kapolsek Mojoroto Kompol Muklason. SH.
  9. Kapolsek Pesanten di wakili Kanit Intelkam IPTU Nur Hidayat.
  10. Camat Kota diwakili
  11. Camat Pesantren diwakili Bpk. Bayu
  12. Camat Mojoroto diwakili
  13. BPBD Kota Kediri diwakil Moh. Aspan.
  14. Kabid Trantibum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Kediri. Bpk. Agus Dwi Ratmoko, S.Sos., M.Si.
  15. Dinkes Bpk. Kokoh
  16. Dispenduk capil Bpk. Arief Andi
  17. Bagian umum Bpk. Arvian
  18. Bagian pemerintah Bpk. M. Rosid.
  19. Dishub diwakili Bpk. Joko.

Rangkaian kegiatan diawali regristrasi. pembukaan dibuka oleh kakan kesbangpol dan selanjutnya dipersilah Ketua KPU Kota Kediri selalu penyelenggara pemilu untuk menyampaikan apa apa terkait dengan Pemilu 2024

Penyampaian Ketua KPU Kota Kediri Ibu Dra. Pusporini Endah Palupi yang intinya :

“Pentahapan Pemilu 2024 sudah masuk masa kampanye dimulai tgl 28 Nopember sampai 10 Pebruari. Berkaitan dengan dimulainya kampanye baik dari rapat umum maupun tatap muka dgn pembatasan 1000 orang dalam tingkat kota/kabupaten. Ketentuan ketentuan yang sdh di atur diperaturan KPU no 15 th 2023,” ujarnya.

Penyampaian Kapolsek Mojoroto. Larangan dalam pelaksanaan Kampanye. Larangan Penempelan Bahan Kampanye antara lain :

1) Tempat Ibadah (termasuk halaman, pagar, dan/atau tembok)
2) Rumah Sakit atau tempat pelayanan kesehatan (termasuk halaman, pagar, dan/atau tembok)
3) Tempat Pendidikan, meliputi gedung dan/atau halaman sekolah dan/atau perguruan tinggi (termasuk halaman, pagar, dan/atau tembok)
4) Gedung atau fasilitas milik pemerintah (termasuk halaman, pagar, dan/atau tembok)
5) Jalan-jalan protokol
6) Jalan Bebas Hambatan
7) Sarana dan prasarana publik (termasuk halaman, pagar, dan/atau tembok), dan/atau
8) Taman dan pepohonan.

b. Larangan Mengikutsertakan Para Pihak
1) Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda, Hakim Agung pada Mahkamah Agung, dan Hakim pada semua badan peradilan di bawah Mahkamah Agung, dan Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi
2) Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan
3) Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia
4) Direksi, Komisaris, Dewan Pengawas, dan Karyawan BUMN/BUMD
5) Pejabat Negara bukan anggota partai politik yang menjabat sebagai pimpinan di lembaga nonstruktural
6) Aparatur Sipil Negara
7) Prajurit Tentara Nasional Indonesia dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
8) Kepala Desa
9) Perangkat desa
10) Anggota BPD, dan
11) Warga negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih.

Potensi Kerawanan pada masa Tahapan kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota Tahun 2024 :

Terjadinya bentrok antar pendukung/simpatisan Calon di lokasi yang sama dikarenakan tidak adanya pembagian jadwal dan zona kampanye.

Money Politic yang dikemas dalam bentuk kegiatan pemberian Bansos berupa sembako, voucher, kupon, undian berhadiah, dll.

Kampanye di area terlarang (Tempat Ibadah, Sekolah dan Kantor Instansi Pemerintahan). Penggunaan fasilitas Pemerintah khususnya oleh Calon Petahana.

Aksi protes dan unjuk rasa akibat penyelenggara Pemilu yang tidak netral. Black Campaign dan hate speech melalui media sosial maupun media massa.

APK (Alat Peraga Kampanye) mengandung SARA dan Pembuatan APK diluar ketentuan. Pengerusakan APK dan Pemasangan APK di area terlarang. Peredaran uang palsu.

Polarisasi Agama dan Politik Identitas.
Provokasi oleh penyusup pada saat kampanye. Penggunaan atribut yang melanggar ketentuan. Pelibatan Oknum TNI/POLRI dan ASN dalam kampanye. Penutup.

  1. Ramah tamah

Bahwa dalam pemilu 2024 TNI, Polri dan ASN dalam pemilu 2024 harus Bersikap Netral. Adanya Larangan dan ketentuan bagi peserta dalam pelaksanaan tahapan pemilu 2024.

“Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, SH. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Kawal Perencanaan Pembangunan Desa Kerep Kediri, Wujudkan Program yang Partisipatif dan Tepat Sasaran

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kerep, Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota bersama unsur Tiga Pilar menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi dan Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun Anggaran 2027 di Gedung Olahraga Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan program pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027. Kehadiran aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin hadir bersama Babinsa Sertu Chomaruz Zaman sebagai bagian dari sinergi Tiga Pilar dalam mendampingi jalannya musyawarah.

Musyawarah juga dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Tarokan Siswanto, S.E., Kepala Desa Kerep Herman Afandi, S.Sos., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sutini beserta anggota, Ketua LPMD Made S. beserta anggota, perangkat desa, serta para Ketua RT dan RW se-Desa Kerep.

Dalam forum tersebut, peserta membahas sosialisasi penyusunan RKP Desa sekaligus membentuk tim yang nantinya bertugas menyusun rencana pembangunan desa berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pemerintahan desa merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berlangsung aman dan mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Musyawarah desa merupakan forum penting untuk menentukan arah pembangunan desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan,” ujarnya.

AKP Priyo berharap hasil musyawarah dapat menghasilkan program-program pembangunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kerep.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mengedepankan musyawarah mufakat, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selama pelaksanaan musyawarah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar mendapat apresiasi dari peserta sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan desa sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Mojo Kediri Kawal Musyawarah Petani, Dukung Tata Kelola Irigasi yang Transparan dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, Polsek Mojo, Polres Kediri Kota bersama Babinsa melaksanakan pendampingan dan pengamanan musyawarah pergantian ketua serta pengurus sumur bor pertanian di Balai Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Ngadi Aiptu Rudi Sutanto bersama Babinsa sebagai bentuk dukungan TNI-Polri terhadap penyelenggaraan musyawarah masyarakat yang demokratis, tertib, dan kondusif.

Musyawarah digelar untuk menentukan kepengurusan baru pengelola sumur bor pertanian yang selama ini menjadi salah satu sarana vital dalam mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian warga Desa Ngadi. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memastikan seluruh proses berlangsung lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada peserta musyawarah.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan masyarakat serta penguatan sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani.

“Kami mendukung setiap musyawarah masyarakat yang dilaksanakan secara terbuka dan mengedepankan mufakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa bertujuan memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sarana pertanian seperti sumur bor memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas pertanian sehingga dibutuhkan kepengurusan yang mampu bekerja secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Polri akan terus hadir mendampingi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman serta kondusif,” tambah Iptu Mahmud.

Selama pelaksanaan musyawarah, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai bentuk komitmen TNI-Polri dalam mendukung pembangunan desa serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

16 Mahasiswa KKN Diterima di Kelurahan Jagalan Kediri, Polri Ajak Wujudkan Kamtibmas Selama Masa Pengabdian

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Polsek Kediri Kota, bersama unsur Tiga Pilar menghadiri kegiatan pembukaan dan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri di Gedung Serbaguna Kelurahan Jagalan, pada Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut menjadi awal pengabdian 16 mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari di Kelurahan Jagalan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Tiga Pilar Kelurahan Jagalan, Sekretaris Kelurahan Jagalan, ketua RT dan RW, Ketua Karang Taruna, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa peserta KKN.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada seluruh peserta. Ia mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan selama pelaksanaan program KKN.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Kelurahan Jagalan. Semoga program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah,” ujar Kompol Bowo.

Ia juga berharap mahasiswa dapat menjadi mitra Polri dalam mengedukasi masyarakat serta ikut berperan menjaga kondusivitas lingkungan selama menjalankan pengabdian.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa KKN untuk bersinergi dengan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta harmonis. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program pengabdian dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri, perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menciptakan keamanan di wilayah Kelurahan Jagalan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page