Peristiwa
Polsek Mojoroto Sosialisasi Aturan Prokes di tengah PPKM Skala Mikro
Polres Kediri Kota – Polsek Mojoroto melaksanaan Operasi Yustisi Penerapan Perda Prov Jatim Nomor 2 Tahun 2020, Perwalikota Kediri Nomor 32 Tahun 2020 Dan Pememberitahuan Se Walikota Terbaru 443 /2/419.003/2021. terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat)
Kegiatan Ops dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto .Sasaran Jalan Penanggungan Kel Bandar Lor, Kec.Mojoroto, Kota Kediri antara lain cafe EXPO, Telkopi, Warung Angkringan, Cafe Maktam.
Petugas memberikan sosialisasi terkait diterapkan pelaksanaan SE Walikota yang terbaru Nomor 443 /2/419.003/2021. Terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat),
“Sanksi Ops Yustisi terdiri dari Teguran lisan 10 , Tertulis 2, Himbauan masyarakat 15 kali,” kata Plh Kapolsek Mojoroto AKP BUDI WIYONO. (res/an).
Peristiwa
Pendekatan Humanis, Bhabinkamtibmas Cerme Ajak Pedagang Pasar Unggas Gringging Jaga Kebersihan dan Keamanan
Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melalui pendekatan langsung ke lapangan. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cerme Aipda Agus SBW dengan melaksanakan kegiatan sambang di Pasar Gringging, pada Minggu (26/4/2026) pagi.
Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB tersebut, petugas menyasar area pasar unggas yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat. Melalui dialog santai, Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum.
Salah satu fokus imbauan adalah larangan praktik adu ayam yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Selain itu, pedagang juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar serta memperhatikan keamanan di sekitar lokasi usaha.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sambang merupakan bagian dari strategi pembinaan masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.
“Pendekatan dialogis seperti ini penting untuk membangun kesadaran masyarakat, sekaligus mencegah potensi gangguan sejak dini,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Gringging terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat juga mendapat respons positif dari para pedagang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. (res/an)
Peristiwa
39 Klub Se-Karesidenan Kediri Bertanding di Turnamen Voli Putri U-15, Polsek Mojoroto Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif
Kediriselaludihati.com – Suasana kompetitif dan penuh semangat tampak dalam gelaran Premiere League Mars 76 U-15 Putri Turnamen Cup 1 Vollybal Mbah Tugu yang berlangsung di Kampus 4 UNP PGRI Kediri, pada Minggu (26/4/2026). Turnamen yang digelar dalam rangka peringatan Mars 76 Kediri ke-20 ini diikuti sebanyak 39 klub dari berbagai daerah di wilayah karesidenan Kediri.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota menerjunkan personel pengamanan yang dipimpin AKP Henry Setiawan, S.H., M.H. Pengamanan turut melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Aiptu Andri Jatmiko, bersama anggota yang terseprin.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian bertujuan menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada peserta dan penonton selama turnamen berlangsung.
“Selain melakukan pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada panitia dan peserta agar bersama-sama menjaga ketertiban sehingga kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Turnamen yang digelar selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026 ini menghadirkan antusiasme tinggi dari para atlet muda. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang pembinaan serta pencarian bibit atlet voli putri berbakat di tingkat daerah.
Dengan jumlah peserta mencapai 39 klub, kompetisi berlangsung dinamis dan menarik perhatian masyarakat sekitar. Penanggung jawab kegiatan, Ahmad Roni, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian turut mendukung kelancaran jalannya turnamen serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam setiap kegiatan publik. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Polisi dan Warga Kelurahan Dermo Kota Kediri Jaga Tradisi Budaya Tetap Kondusif
Kediriselaludihati.com – Pentas seni tradisional kuda lumping “Wahyu Singo Krido” yang digelar di Lapangan Puntuk, Jalan Gunung Agung, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Minggu (26/4/2026), berlangsung meriah dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut mendapat perhatian masyarakat setempat. Untuk memastikan jalannya acara tetap aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo Aiptu Suhartono bersama personel Polsek Mojoroto yang terseprin melaksanakan pengamanan secara langsung di lokasi.
Pengamanan dipimpin oleh AKP Henry Setiawan, S.H., M.H., selaku perwira pengendali, dengan melibatkan sejumlah personel kepolisian, anggota Koramil, serta Linmas setempat. Kehadiran aparat gabungan ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam menjaga keamanan kegiatan masyarakat.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian seni budaya daerah.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini juga bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada penonton dan panitia agar tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Kehadiran polisi di tengah kegiatan masyarakat pun mendapat respons positif dari warga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Antusiasme masyarakat yang tinggi tetap diiringi dengan kesadaran menjaga ketertiban, sehingga pentas budaya tersebut dapat berjalan sukses tanpa gangguan berarti.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang harmonis dalam setiap aktivitas sosial dan budaya di lingkungan warga. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
