Peristiwa
Polsek Mojoroto Teguran Lisan 15 Pelanggar Prokes
Kediriselaludihati.com -Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanaan Operasi Yustisi Penerapan Perda Prov Jatim Nomor 2 Th 2020, Perwalikota Kediri Nomor 32 Th 2020 Dan Pemberitahuan Se Walikota Terbaru 443 /2/419.003/2021. Terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat).
Kegiatan pada hari ini Kamis 6 Mei 2021, Pukul 22.00 Wib s/d selesai. Kegiatan Operasi dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto dipimpin Pawas IPTU Hari Siswanto, SH bersama Padal Ipda Agung Indarto S.
Razia Protokol Kesehatan. Sasaran 2 ( dua ) Sepajang Gor Joyoboyo Bandarkidul, Mojoroto dan Sepanjang jalan Raung, Bandar Kidul, Mojoroto
Petugas memberikan sosialisasi terkait diterapkan pelaksanaan SE Walikota yang terbaru Nomor 443 /2/419.003/2021. terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat),
Sanksi Operasi Yustisi terdiri dari. Teguran lisan 15. Kerja Sosial Sangsi sosial Pus Up 5 orang tanpa masker. Himbauan masyarakat 10 kali.
Petugas Polsek Mojoroto yang melaksanakan Ops Yustisi membagikan masker sebanyak 25 buah. Pada Jumat (7/5) Razia Protokol Kesehatan. Sasaran Toko AWW FASHION, Kel. Bandar kidol, Kec. Mojoroto, Kota Kediri.
Petugas memberikan sosialisasi terkait diterapkan pelaksanaan SE Walikota yang terbaru Nomor 443 /2/419.003/2021. Terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat).
Sanksi Ops Yustisi terdiri dari, Teguran lisan 12. Himbauan masyarakat 12 kali. “Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Gatot Setyo B. S.H. (res/an).
Peristiwa
Polisi Siaga di Kodim Selatan dan Jalan A Yani Kediri, Cegah Balap Liar Ganggu Pengguna Jalan
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota meningkatkan pengawasan di sejumlah ruas jalan, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Melalui kegiatan Strong Point Blue Light, personel ditempatkan di kawasan Simpang Tiga Kodim Selatan dan Jalan A Yani untuk mengantisipasi balap liar yang kerap dikaitkan dengan aktivitas malam “Jumat Gaul”.
Pengawasan dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan melibatkan personel peleton Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan berada di bawah pengendalian Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.
Pemilihan waktu selepas tengah malam menjadi bagian dari langkah pencegahan terhadap potensi penggunaan jalan umum untuk balapan. Pada jam tersebut, arus kendaraan mulai berkurang sehingga sejumlah ruas jalan berpotensi disalahgunakan sebagai arena memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Personel ditempatkan pada titik yang telah ditentukan dengan menyalakan lampu rotator biru kendaraan kepolisian. Kehadiran polisi secara terbuka tersebut diarahkan untuk memberikan efek pencegahan sekaligus menunjukkan bahwa ruas jalan tetap dalam pengawasan petugas pada malam hingga dini hari.
Sasaran utamanya bukan sekadar pengendara yang berpotensi melakukan balap liar. Aktivitas berkendara berisiko di jalan umum juga dapat membahayakan masyarakat lain yang masih beraktivitas pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui jajaran Turjawali terus mengarahkan kegiatan preventif pada lokasi dan waktu yang dinilai memiliki potensi munculnya pelanggaran lalu lintas.
Pencegahan balap liar menjadi penting karena jalan raya merupakan ruang bersama. Kecepatan tinggi, manuver berbahaya, hingga kerumunan kendaraan di badan jalan dapat meningkatkan risiko kecelakaan sekaligus mengganggu hak pengguna jalan lainnya.
Strong Point Blue Light juga menjadi bagian dari pola pengawasan kepolisian terhadap aktivitas malam akhir pekan di Kota Kediri. Kehadiran personel pada titik tertentu diharapkan mampu mempersempit ruang munculnya balap liar sebelum berkembang menjadi kerumunan yang lebih besar.
Bagi masyarakat, langkah pencegahan tersebut bermuara pada satu kepentingan yang sama: memastikan jalan raya tetap menjadi ruang mobilitas publik, bukan arena balapan. (res/an)
Peristiwa
Ketika Polisi Menjadi Khotib, Pesan Kamtibmas Disampaikan Lewat Nasihat Keagamaan di Masjid Baiturrohman Petungroto Kediri
Kediriselaludihati.com – Suasana Masjid Baiturrohman di Dusun Winong, Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, terasa berbeda, pada Jumat siang (11/9/2026). Di hadapan para jamaah, seorang anggota kepolisian berdiri di mimbar bukan hanya untuk menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga keharmonisan kehidupan bersama.
Bhabinkamtibmas Desa Petungroto, Aiptu Eko Setyo Prayitno, S.H., bertindak sebagai khotib sekaligus imam salat Jumat di masjid tersebut. Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema tentang “Bahaya Penyakit Iri Hati”, sebuah persoalan batin yang dinilai dapat memengaruhi hubungan sosial apabila tidak dikendalikan.
Melalui pesan keagamaan tersebut, jamaah diajak untuk menjaga kebersihan hati, memperkuat rasa syukur, serta menghindari sikap yang dapat merusak persaudaraan di tengah masyarakat.
Tidak hanya menyampaikan nilai-nilai moral, Aiptu Eko juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengingatkan warga mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Di hadapan jamaah, ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Warga juga diingatkan agar tidak mudah tergoda oleh berbagai bentuk aktivitas yang dapat membawa dampak buruk bagi keluarga dan ekonomi.
Salah satu perhatian yang disampaikan adalah bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang saat ini banyak menyasar masyarakat melalui kemudahan akses digital.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk pencegahan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama terhadap tawaran yang terlihat mudah tetapi dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan warga agar tidak ragu berkomunikasi dengan aparat apabila menghadapi persoalan di lingkungan maupun membutuhkan bantuan.
Kehadiran polisi di ruang-ruang sosial masyarakat seperti masjid menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian. Melalui kedekatan dengan warga, pesan keamanan tidak hanya disampaikan melalui patroli atau kegiatan formal, tetapi juga melalui ruang keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bagi Desa Petungroto, kehadiran Bhabinkamtibmas di mimbar Jumat menjadi gambaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya berbicara tentang penegakan aturan, tetapi juga membangun karakter masyarakat melalui nilai agama, kepedulian, dan kebersamaan.
Dari masjid, pesan sederhana disampaikan: menjaga hati, menjaga hubungan dengan sesama, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis. (res/an)
Peristiwa
Masjid Al-Huda Tambibendo Kediri Jadi Ruang Kebersamaan Warga, Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Logistik Disalurkan
Kediriselaludihati.com – Masjid Al-Huda Dusun Sentonorejo, Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah, pada Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari optimalisasi program BAZNAS Kabupaten Kediri melalui program Kediri Taqwa dan Kediri Peduli yang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian Paket Logistik Keluarga (PLK) bagi masyarakat.
Tiga pilar Desa Tambibendo yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Kehadiran unsur tiga pilar tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Tambibendo Aiptu Endyk Cahyo Semedi, S.H., bersama unsur terkait terlebih dahulu melaksanakan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Huda. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan pelaksanaan program sosial agar berjalan tertib dan memberikan pelayanan maksimal kepada warga.
Program Jumat Berkah tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta hubungan antara lembaga, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan lebih mudah, sementara bantuan Paket Logistik Keluarga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang membutuhkan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari peran kepolisian yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sinergi tiga pilar bersama lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli, kuat, dan saling membantu.
Kegiatan Jumat Berkah di Masjid Al-Huda tersebut berlangsung dengan melibatkan masyarakat secara langsung dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai kepedulian di tengah kehidupan warga Desa Tambibendo. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
