Peristiwa
Polsek Mojoroto, TNI dan Satpol PP Tegur 19 Pelaku Pelanggar Prokes di Jalan
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto kembali melaksanakan operasi yustisi. Kegiatan ini dalam rangka penerapan perda prov jatim no. 2 tahun 2020, perwalikota kediri no. 32 tahun 2020 dan penerapan se walikota terbaru 443 /2/419.003/2021. Terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat).
Kegiatan itu berlangsung, pada hari ini Rabu tanggal 18Juli 2021, Pukul 20.30 wib s/d selesai. Kegiatan Operasi dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto dipimpin Pawas lptu Sarwo Edi ,SH.
Kuat Personel, 11Personel dalam operasi kali ini. Polri 6 Pers. TNI 1 Pers. Pol PP 4 Pers. Penertiban pedagang makanan, cafe “Bejo” jln Raung Kel bandar kidul, cafe istana tembakau jln. Penanggungan dan angkringan sepanjang jln kawi kec. Mojoroto, kota Kediri.
Petugas memberikan pemahaman terkait diterapkan SE Walikota yang terbaru Nomor 443 /2/419.003 /2021. Terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat), Dan Perpanjangan Prmberlakuan Se Walikota.
Sanksi Operasi Yustisi terdiri dari. Teguran lisan 19 dan Himbauan 19. Petugas Polsek Mojoroto dan Instansi Terkait membagikan masker 25 buah kepada masyarakat. “ Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Gatot Setyo Budi, S.H., M.H. (res/an).
Lalu Lintas
Pengemudi Diingatkan Hindari ODOL dan Patuhi Aturan Selama Arus Mudik-Balik Idul Fitri 1447 H
Kediriseseludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar sosialisasi Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait ketentuan operasional angkutan barang selama masa mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Cargo, Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri, Kamis (5/3/2026) pukul 10.30–12.00 WIB.
Sosialisasi dilakukan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota kepada para pengemudi angkutan barang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pembatasan operasional serta ketentuan teknis kendaraan selama periode mudik Lebaran.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menjelaskan, SKB tersebut diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai langkah antisipasi kepadatan lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Melalui sosialisasi ini, kami mengingatkan pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan barang agar mematuhi ketentuan SKB, sehingga arus mudik dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah poin penting, antara lain kewajiban mematuhi peraturan lalu lintas, larangan mengangkut muatan over dimensi dan over load (ODOL), serta imbauan untuk memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan atau di lokasi PPMB (Pos Pemeriksaan Muatan Barang).
Penegasan terhadap larangan ODOL menjadi perhatian khusus karena kendaraan dengan muatan berlebih berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan serta kerusakan infrastruktur jalan.
Menurut Tutud, kepatuhan terhadap aturan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran arus mudik, tetapi juga melindungi keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya.
“Momentum Idul Fitri adalah masa mobilitas tinggi masyarakat. Karena itu, disiplin dan kesadaran seluruh pengguna jalan, termasuk pengemudi angkutan barang, sangat menentukan keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan lancar dan tertib. Para pengemudi angkutan barang disebut memahami materi yang disampaikan.
Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri 1447 H. (res/aro)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Campurejo Lakukan Pendekatan Preventif Dikedepankan Cegah Premanisme, Miras Ilegal, hingga Kejahatan Berbasis Online Jelang Ramadan
Kediriselaludihati.com – Kegiatan sambang warga yang dilakukan jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota di Kelurahan Campurejo, pada Kamis (5/3/2026), menjadi bagian dari rangkaian Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar Polda Jawa Timur beserta seluruh jajaran.
Operasi Pekat Semeru 2026 dilaksanakan sebagai langkah cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang dan selama bulan Ramadhan serta Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi ini digelar di tengah meningkatnya dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo, Aiptu Dwi Kiswanto, melaksanakan sambang di lingkungan RT 05 RW 01 dengan menyapa warga yang tengah beraktivitas, termasuk memancing ikan lele di sekitar permukiman. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi pendekatan preventif dalam Operasi Pekat Semeru 2026.
“Operasi Pekat tidak hanya penindakan, tetapi juga pencegahan. Sambang dan dialogis menjadi cara membangun kesadaran masyarakat agar tidak terlibat maupun menjadi korban penyakit masyarakat,” ujarnya.
Ancaman Kejahatan Konvensional dan Digital
Operasi Pekat Semeru 2026 digelar merespons perkembangan situasi yang semakin kompleks. Di satu sisi, kemajuan teknologi informasi dan globalisasi membawa manfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan akses informasi. Namun di sisi lain, muncul kejahatan berbasis teknologi seperti judi online, prostitusi daring, penyebaran pornografi, hingga berbagai bentuk penipuan digital.
Kejahatan tersebut bersifat serius, terorganisir, lintas wilayah, dan sulit terdeteksi. Anak-anak dan kelompok rentan menjadi pihak yang paling berisiko terdampak.
Selain itu, tekanan ekonomi global dan nasional, seperti perlambatan pertumbuhan, melemahnya nilai tukar rupiah, meningkatnya angka pengangguran dan pemutusan hubungan kerja, berpotensi mendorong sebagian masyarakat melakukan pelanggaran hukum.
Implikasinya terlihat pada maraknya premanisme, peredaran minuman keras ilegal, narkotika, perjudian, prostitusi, hingga kejahatan jalanan.
Data kriminalitas di Jawa Timur juga menunjukkan tren peningkatan pengungkapan kasus, khususnya pada kejahatan konvensional, narkotika, dan penyakit masyarakat. Menjelang Ramadhan, peredaran miras ilegal dan bahan peledak rakitan seperti petasan, bondet, dan mercon menjadi perhatian serius karena berisiko membahayakan keselamatan warga.
Preventif dan Represif
Melalui Operasi Pekat Semeru 2026, kepolisian menerapkan pendekatan preventif dan represif secara terpadu. Preventif dilakukan melalui pencegahan, pengawasan, edukasi, serta pembinaan masyarakat. Sementara represif ditempuh lewat penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap pelaku pelanggaran.
Kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Campurejo merupakan bagian dari strategi preventif tersebut. Polisi berupaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat guna mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Partisipasi masyarakat menjadi kunci. Tanpa dukungan warga, operasi tidak akan maksimal,” kata Rudi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Campurejo dilaporkan aman dan lancar. Kepolisian memastikan kegiatan pembinaan, patroli, dan penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Operasi Pekat Semeru 2026.
Operasi ini diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional serta menjamin rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri. (res/an)
Lalu Lintas
Edukasi Safety Riding dan Etika Berlalu Lintas Ditekankan pada Momentum Pondok Ramadhan
Kediriseseludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Police Goes To School dalam rangka Pondok Ramadhan bersama siswa SMA 5 Taruna Brawijaya Kediri, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada edukasi safety riding dan etika berlalu lintas kepada para pelajar.
Kegiatan yang dilaksanakan pukul 08.30–10.00 WIB tersebut dipimpin Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota. Hadir dalam kegiatan itu Kanit Kamsel beserta anggota, kepala sekolah, serta seluruh siswa-siswi SMA 5 Taruna Brawijaya Kediri.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H mengatakan, program Police Goes To School merupakan langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.
“Melalui edukasi ini kami ingin membentuk kedisiplinan dan kepatuhan berlalu lintas sejak dini. Pelajar harus menjadi pelopor keselamatan, bukan justru terlibat pelanggaran,” ujarnya.
Dalam penyuluhan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, penggunaan helm standar, serta bahaya berkendara secara ugal-ugalan. Polisi juga mengingatkan agar tidak melakukan konvoi kendaraan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain, terutama menjelang kelulusan atau perayaan tertentu.
Selain itu, materi safety riding disampaikan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang teknik berkendara yang aman dan berkeselamatan. Penekanan diberikan pada sikap tanggung jawab di jalan raya sebagai bagian dari budaya tertib berlalu lintas.
Menurut AKP Yudho, momentum Pondok Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan pengendalian diri kepada generasi muda, termasuk dalam berlalu lintas.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan lancar dan tertib. Materi yang disampaikan juga dipahami para siswa.
Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan serupa akan terus digelar di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari upaya menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
