Connect with us

Peristiwa

Polsek Pesantren Bersama Satpol PP Jaring 27 Pelanggar Prokes

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren Polres Kediri Kota, melaksanakan Operasi Yustisi Penerapan Perda Prov Jatim Nomor  2 Tahun  2020 Dan Perwalikota Kediri Nomor  32 Tahun  2020 Serta Pembagian Masker

Polsek Pesantren  pada hari Rabu tanggal 03 Maret 2021 pukul 13.00 wib s/d selesai, bertempat di wilkum Polsek Pesantren Polres Kediri Kota bersama Instansi Terkait telah melaksanakan giat Operasi Yustisi Penerapan Perda Prov Jatim Nomor  2 Tahun  2020, Perwalikota Kediri Nomor  32 Tahun  2020 dan pembagian masker.

Kegiatan Ops Yustisi gabungan dengan Satpol PP dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile dipimpin Pawas AKP Arif Efendi dan Padal Aiptu Kadariyanto  melaksanakan giat pemberian sanksi dan himbauan massa di  Jl Raya Simpang 3 Kel Bawang Kec Pesantren Kota Kediri .

Sanksi ops yustisi sebanyak 27 terdiri dari   lisan   14 orang memakai masker namun tidak sempurna. tertulis   10 orang nilai denda  3 orang dengan membeli masker masing-masing `2\   20 lembar, total 60 lembar. Petugas Polsek Pesantren Polres Kediri Kota dan Instansi membagikan masker 11 lembar kepada warga masyarakat yang maskernya sudah kusam / jelek.

Razia di  Jl Raya Depan Pasar Centong Kec Pesantren Kota Kediri. . Sanksi Ops Yustisi sebanyak 37 terdiri dari : Lisan :17 orang memakai masker namun tidak sempurna. Tertulis : 9 orang.  Nilai denda : 6 orang dengan membeli masker masing-masing 20 lembar, total 120 lembar. Petugas Polsek Pesantren Polres Kediri Kota dan Instansi membagikan masker 18 lembar kepada warga masyarakat yang maskernya sudah kusam / jelek.

“Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Pesantren, Kompol Suyitno, S.H.

Sementara BKTM Kelurahan  Tosaren Aiptu Setio Harsono  bersama Tiga Pilar giat PPKM MIKRO sambang masjid Ngasaluddin RT.37 RW.13 lingkungan  Cakarwesi Kelurahan  Tosaren menggiatkan warga yang melaksanakan ibadah sholat dzuhur agar selalu mematuhi protokol kesehatan 5M dan pemberian masker pada warga yang melaksanakan sholat. Agar teTahun indar dari bersebarnya virus corona /covid – 19 dilingkungan masjid. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Lahan Dandangan Kediri Jadi Lokasi Penerapan Advanced Agriculture System, Petani dan PPL Kota Kediri Terlibat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kelompok Tani (Poktan) Adil Makmur mulai menerapkan sistem pertanian modern atau Advanced Agriculture System di lahan persawahan Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu melibatkan penyuluh pertanian, petani, mahasiswa, serta unsur TNI-Polri untuk memantau penerapan pola pertanian dari proses penanaman, perawatan hingga pemanenan.

Kegiatan tersebut diikuti penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kota Kediri bersama anggota Poktan Adil Makmur. Hadir pula Badrun selaku Katim Ker Kota Kediri, Robi dari BRMP Tas Malang, PPL Kelurahan Dandangan Rifka, Ketua Poktan Adil Makmur Tukimen, mahasiswa PKL UNIK Kota Kediri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan.

Penerapan sistem tersebut diarahkan untuk memperkenalkan pola pertanian yang lebih modern kepada petani. Pendampingan tidak hanya dilakukan pada tahap penanaman, tetapi juga mencakup perawatan tanaman hingga proses pemanenan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra melakukan sambang sekaligus memantau kegiatan Poktan Adil Makmur bersama para penyuluh pertanian.

Dalam pertemuan dengan petani, Heppy mendorong kelompok tani untuk terus meningkatkan pola penanaman, perawatan dan pemanenan, sekaligus mempertahankan kebersamaan antarpetani dalam mengelola kegiatan pertanian.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan pendampingan Bhabinkamtibmas dilakukan untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat di wilayah binaan.

“Poktan didorong terus meningkatkan pola penanaman, perawatan hingga pemanenan, sekaligus tetap menjaga keguyuban antarpetani,” kata Bowo, merujuk pesan yang disampaikan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran seluruh PPL se-Kota Kediri membuat kegiatan di lahan Poktan Adil Makmur tidak hanya menjadi aktivitas kelompok tani setempat. Lahan pertanian tersebut sekaligus menjadi ruang praktik dan pertukaran pengetahuan mengenai penerapan sistem pertanian modern.

Petani dapat melihat langsung penerapan pola tanam sekaligus berdiskusi dengan tenaga penyuluh mengenai pengelolaan tanaman pada setiap tahap produksi.

Keterlibatan mahasiswa PKL juga membuka ruang pembelajaran langsung di lahan pertanian. Mereka dapat mengamati bagaimana pendekatan pertanian modern diterapkan bersama petani dan tenaga penyuluh.

Menurut Bowo, peran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut lebih diarahkan pada pendampingan dan membangun komunikasi dengan kelompok masyarakat yang menjalankan kegiatan produktif.

“Bhabinkamtibmas melakukan sambang dan monitoring kegiatan Poktan Adil Makmur bersama penyuluh pertanian. Komunikasi dengan petani juga terus dibangun di wilayah binaan,” ujarnya, berdasarkan laporan kegiatan tersebut.

Penerapan Advanced Agriculture System di Dandangan menjadi bagian dari upaya penyuluh pertanian memperkenalkan pengelolaan budidaya yang lebih modern kepada kelompok tani. Keberhasilannya akan sangat bergantung pada penerapan di lapangan, mulai pola penanaman, pemeliharaan tanaman hingga proses panen.

Bagi Poktan Adil Makmur, kegiatan tersebut memberi kesempatan bagi anggotanya untuk mendapatkan pendampingan langsung dari penyuluh sekaligus mengembangkan cara pengelolaan lahan tanpa meninggalkan kerja bersama yang selama ini menjadi kekuatan kelompok tani. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Orkes Melayu Meriahkan Plasemen PG Pesantren Baru Kediri, Tiga Pilar Pantau Kegiatan Komunitas Tebang Angkut

Published

on

Kediriselaludihati.com – Komunitas tebang angkut, pengusaha tebu dan sopir menggelar pertunjukan orkes melayu dangdut di Plasemen Timur PG Pesantren Baru, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia itu mendapat pengamanan dari Polsek Pesantren bersama Koramil dan tiga pilar Kelurahan Pesantren.

Sejumlah personel ditempatkan di lokasi untuk memantau jalannya pertunjukan dan aktivitas masyarakat di lingkungan pabrik gula. Pengamanan dipimpin Wakapolsek Pesantren bersama Pawas yang dijabat Kanit Intel Polsek Pesantren.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto turut berada di lokasi bersama Babinsa dan personel Polsek Pesantren yang telah ditugaskan dalam pengamanan.

Pertunjukan tersebut dihadiri jajaran manajemen PG Pesantren Baru, komunitas tebang angkut, pengusaha tebu, sopir serta sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan di lingkungan pabrik.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan personel diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan selama pertunjukan berlangsung.

“Personel Polsek Pesantren Kediri bersama tiga pilar dan anggota Koramil melakukan pemantauan serta pengamanan pertunjukan orkes melayu dangdut di Plasemen PG Pesantren Baru,” kata Siswandi, merujuk pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

Keterlibatan komunitas tebang angkut, pengusaha tebu dan sopir membuat peringatan kemerdekaan kali ini juga menjadi ruang pertemuan bagi kelompok yang sehari-hari berkaitan dengan aktivitas pengangkutan tebu dan operasional pabrik gula.

Di sisi pengamanan, personel melakukan pemantauan pada area pertunjukan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat muncul ketika kegiatan hiburan menghadirkan banyak peserta dalam satu lokasi.

Menurut Siswandi, koordinasi antara kepolisian, TNI dan unsur kelurahan dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung tanpa mengganggu lingkungan sekitar.

“Pengamanan dilakukan bersama unsur terkait sebagai bagian dari pelayanan terhadap kegiatan masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren,” ujar Siswandi, berdasarkan laporan kegiatan Bhabinkamtibmas.

Selain personel kepolisian dan TNI, unsur PG Pesantren Baru turut berada di lokasi. Kehadiran manajemen pabrik diperlukan karena pertunjukan dilaksanakan di kawasan Plasemen Timur PG Pesantren Baru.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 yang digelar komunitas di lingkungan pabrik gula. Berbeda dengan peringatan yang berlangsung pada Agustus, agenda komunitas tebang angkut ini digelar pada pertengahan September dengan hiburan orkes melayu dangdut sebagai kegiatan utama.

Bagi komunitas tebang angkut dan sopir, acara tersebut juga menjadi momentum berkumpul di tengah aktivitas yang berkaitan dengan industri gula. Sementara aparat memusatkan perhatian pada pengamanan lokasi agar pertunjukan dapat berlangsung tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya. (res/an)

Continue Reading

Lalu Lintas

Tiga Titik di Kota Kediri Jadi Sasaran Patroli, Satlantas Siaga Cegah Balap Liar dan Gesekan Pesilat

Published

on

Kediriselaludihati- Satlantas Polres Kediri Kota menggelar patroli gabungan bersama instansi terkait mulai pukul 23.00 WIB, 17 September 2026, dengan menyasar tiga titik di Kota Kediri. Patroli difokuskan untuk mengantisipasi balap liar dan potensi konflik yang melibatkan perguruan silat, sekaligus melakukan pengaturan dan penguraian arus kendaraan apabila terjadi kepadatan.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran kegiatan adalah Simpang Empat Alun-alun Kota Kediri, kawasan depan Pasar Grosir Buah Ngronggo, serta Simpang Empat RS Baptis.

Kegiatan diawali dengan apel patroli gabungan sebelum personel bergerak menuju titik yang telah ditentukan.

Patroli dikendalikan Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Satlantas. Petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengguna jalan sekaligus bersiaga melakukan pengaturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi dua potensi gangguan pada malam hingga dini hari, yakni balap liar dan konflik yang melibatkan kelompok perguruan silat.

“Patroli dilaksanakan untuk mengantisipasi kegiatan balap liar maupun konflik perguruan silat, disertai pengaturan dan penguraian arus lalu lintas,” kata Septia, merujuk pada sasaran kegiatan Satlantas Polres Kediri Kota.

Pemilihan tiga titik membuat personel dapat melakukan pengawasan pada sejumlah kawasan berbeda dalam satu rangkaian patroli. Selain kawasan pusat kota di sekitar Alun-alun, pemantauan dilakukan di Ngronggo dan kawasan Simpang Empat RS Baptis.

Petugas juga mengantisipasi munculnya aktivitas kendaraan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya. Jika ditemukan peningkatan kepadatan, personel disiapkan melakukan penguraian agar arus kendaraan tetap bergerak.

Menurut Septia, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari langkah pencegahan sebelum aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan maupun keselamatan pengguna jalan berkembang lebih jauh.

“Kami melakukan pemantauan sekaligus menempatkan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan di titik-titik yang menjadi sasaran patroli,” ujar Septia, berdasarkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Antisipasi balap liar menjadi perhatian karena aktivitas tersebut menggunakan ruang jalan yang juga dipakai masyarakat. Sementara potensi gesekan antarkelompok perguruan silat menjadi bagian dari aspek kamtibmas yang dipantau selama patroli.

Karena itu, patroli tidak hanya diarahkan pada penindakan pelanggaran lalu lintas. Personel lebih dahulu melakukan pengawasan, pengaturan dan langkah pencegahan di lokasi yang menjadi sasaran kegiatan.

Patroli gabungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan malam Polres Kediri Kota untuk mencegah jalan raya digunakan sebagai arena balap liar sekaligus mempersempit peluang terjadinya gesekan kelompok yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page